Jum12152017

Last update12:01:25 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA PERTANIAN PETERNAKAN PERKEBUNAN KETAHANAN PANGAN

BARUGA

Pembinaan Ormas, LSM dan OKP Kecamatan Poso Kota

  • PDF

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si membuka secara resmi penyelenggaraan kegiatan pembinaan Organisasi kemasyarakatan (Ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan organisasi kepemudaan (OKP) kecamatan poso kota yang diprakarsai oleh Badan Kesantuan Bangsa dan Politik Kabupaten Poso, bertempat di ruang pogombo kantor bupati poso, 15/09/17. Hadir dalam kegiatan tersebut kepala badan kesatuan bangsa dan politik kabupaten poso Drs. Mahmudin Jamal, MM, kepala OPD terkait, camat poso kota bersama unsur pimpinan kecamatan. Peserta kegiatan pembinaan ormas, LSM dan OKP kecamatan poso kota serta undangan lainnya.

Laporan sekretaris Badan Kesbangpol kabupaten poso selaku ketua panitia I Wayan Susanto, SSTP menyampaikan adapun maksud dan tujuan kegiatan pembinaan ormas, LSM dan OKP adalah sebagai pilar demokrasi untuk mewujudkan kemerdekaan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat dalam rangka memperkuat semangat dalam bingkai NKRI yang demokratis sehingga dapat membentuk sikap dan perilaku yang terpadu dan sistimatik, terbentuk budaya yang mendukung prinsip-prinsip dasar demokrasi serta meningkatkan fungsi ormas, LSM dan OKP dalam pembangunan yang demokratis, profesional, mandiri, transparan serta akuntabel. I Wayan Susanto juga sampaikan bahwa peserta pembinaan berjumlah 40 orang terdiri dari ormas, LSM, OKP dan masyarakat di kecamatan poso kota.

Sementara Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si dalam sambutannya menyampaikan ormas, LSM dan OKP merupakan mitra kerja pemerintah dalam mewujudkan cita-cita bersama untuk kesejahteraan masyarakat dan keteriban bangsa sehingga dengan tumbuh suburnya ormas, LSM dan OKP di tengah-tengah masyarakat diharapkan dapat menumbuhkembangkan kesadaran bermasyarakat, berbangsa dan bernegara karena orienrasi pencapaian tugas pembangunan nasional juga tidak terlepas dari peran aktif ormas, LSM dan OKP yang memiliki peran konsultatif, advokatif, edukatif serta mempunyai fungsi menyalurkan aspirasi. Ir. Samsuri, M.Si juga mengharapkan peran ormas, LSM dan OKP agar senantiasa dapat memperteguh tegaknya supermasi hukum dan menjaga keutuhan indonesia karena dapat dipandang dan dijadikan sebagai mitra strategis dalam menjalin tali kebinekaan yang telah lama terbangun. Diakhir sambutannya Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si mengharapkan kepada para peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini sebaik-baiknya serta turut berpartisipasi mengeluarkan pendapat, masukan dan ide sehingga kegiatan ini berlangsung dinamis dan terjadi interaktif antara pemateri dengan para peserta.//ca’/pul

alt

10 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 13 dan Gontor Putri Kampus 6 Ittihadul Ummah Poso

  • PDF
Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si menghadiri tabligh akbar dalam peringatan 10 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 13 dan Gontor Putri Kampus 6 Ittihadul Ummah Poso, bertempat di balai pertemuan Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 13 Ittihadul Ummah Poso, kamis 14/09/17. Hadir dalam kegiatan tabligh akbar Dandim 1307 poso Letkol. Inf. Dody Triyo Hadi, S.Sos, Wakapolres Poso, pengasuh pondok modern gontor kampus 13 Al. Ust. H. Cecep Sobar Rachmad, M.Pd.I, pengasuh pondok modern darussalam gontor poso kampus 6 Al. Ust. M. Salim, S.Ag, Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh wanita, santri/santriwan serta jama'ah tabligh akbar.

Dalam tausiahnya KH. Nonop Hanafi mengatakan kehadiran kita saat ini merupakan lambang dari burung garuda yaitu hakikat bhineka tunggal ika yang artinya berbeda suku, agama, RAS ini semua tidak ada rasa perbedaan tentunya membuka tabir kepada kita semua betapa pentingnya kebersamaan dan silaturahmi yang diajarkan dalam islam sebagai agama rahmatan lilalamin dan islam sebagai agama perdamaian sesuai dengan tema dalam tabligh akbar. KH. Nonop Hanafi juga sampaikan bahwa kita harus berpegang teguh pada nilai-nilai pancasila karena santri pancasila, umat beragama pancasila dan kabupaten poso pancasila. Diakhir tausiahnya KH. Nonop Hanafi katakan bahwa ada tiga nama buah yang menandakan keimanan bagi manusia yaitu semangka (semangat karena Allah), stroberi (selalu terobsesi untuk memberi) dan sirsak (silaturahmi).

Sementara Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran pengasuh pondok pesantren gontor poso yang selama ini aktif dan terus bersinergi dengan pemda dalam berbagai kegiatan dalam bidang sosial kemasyarakatan. Ir. Samsuri, M.Si juga mengatakan kegiatan tabligh akbar dilaksanakan oleh pondok pesantern gontor ini merupakan luar biasa karena dapat dikunjungi oleh KH. Nonop Hanafi dan sekaligus memberikan tausiah atau pencerahan kepada kita semua yang nantinya akan menjadikan atau membentuk pribadi yg pandai bersyukur, damai, adil dan sejahtera, ini merupakan kerja sama semua elemen masyarakat poso untuk mewujudkan manusia yang bermartabat.//ca’/pulaltaltaltalt

Kunjungan Kerja Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah

  • PDF

Poso, 12/09/17 , Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu dan Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri, M.Si bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah didampingi oleh kepala-kepala OPD menghadiri Acara Ramah Tamah Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah, Ida Bagus Djagra, SH, MH dengan Jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat. Hadir juga dalam kesempatan ini Rektor Unsimar dan beberapa wartawan cetak.

Menurut Bupati Darmin Agustinus Sigilipu, sinergitas antara Pemda dan FKPD Kabupaten Poso selama ini telah berjalan baik, sehingga mampu menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi guna perbaikan dimasa datang. Bupati Poso juga menambahkan Pemerintahan yang transparan adalah salah satu cara membangun Tana Poso agar mendapatkan respon positif dan kepercayaan masyarakat. Bupati Poso juga mengharapkan melalui acara ini, agar selalu menjaga kekompakkan antara pihak terkait sehingga percepatan pembangunan di Kabupaten Poso bisa tercapai yang tujuan utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah Ida Bagus Djagra, SH, MH pada kunjungan kerja saat ini, didampingi oleh Hakim Tinggi Pengawas Daerah, Marisi Siregar, SH, MH dan Komang Wijaya Adhi, SH, MH.

Mengawali sambutannya, Ketua Pengadilan Tinggi menyampaikan apresiasi atas kerjasama Pemda Kabupaten Poso yang sangat terbuka menyambut dan memberikan kesempatan untuk menyampaikan beberapa pesan. Menurut Ida Bagus Djagra, Kabupaten Poso ternyata tidak seperti kondisi yang banyak diceritakan diluar, Poso adalah sebuah Daerah yang tengah menggeliatkan Pembangunan. Kabupaten Poso mulai nampak perubahan yang semakin mengarah pada kemajuan. Kedatangan saya di Poso merupakan tugas dari Mahkamah Agung. Sebagai mana moto MA mewujudkan peradilan yang agung di Indonesia. Hal ini menjadi keinginan bersama dan secara berjenjang sampai Pengadilan Negeri Poso untuk Mewujudkan Peradilan yang agung di Kabupaten Poso. Untuk terwujudnya peradilan yg agung, kami melakukan supervisi, melaksanakan pembinaan dan pengarahan Pengadilan tinggi palu terakreditasi B yang sementara dalam persiapan untuk mengikuti akreditasi A. Kedepan diharapkan Pengadilan Negeri Kabupaten Poso melakukan akreditasi, untuk dapat dilihat sejauh mana eksistensinya dimasyarakat. Pelayanan terpadu satu pintu, "One Gate Integrated services", sehingga transparansi pelayanan para pencari keadilan dapat diwujudkan. Menyamakan setiap pencari keadilan agar tercipta kesamaan dimata hukum. Tidak melakukan pungli dan diharapkan kepada kita semua termasuk rekan wartawan untuk selalu mengawasi kinerja kami. //ca’/pul

alt

Fasilitasi Penanganan Bencana Berbasis Masyarakat Provinsi Sulawesi Tengah

  • PDF

Pemerintah Daerah mempunyai kewajiban untuk melindungi masyarakat dengan melakukan langkah-langkah preventif bersama instansi terkait, pihak swasta dan masyarakat lainnya untuk menangani korban bencana secara cepat dan tepat, terpadu, terkordinasi, transparansi dan akuntabilitas serta non diskriminatif”. Hal ini disampaikan Wabup Poso Ir Samsuri, M.Si didalam membuka kegiatan fasilitasi penanganan bencana berbasis masyarakat Provinsi Sulawesi tengah di Kabupaten Poso Rabu, 13/09/17 di Hotel 77 Poso. Acara pembukaan ditandai dengan pemasangan tanda peserta kepada dua perwakilan peserta yang mengikuti kegiatan fasilitasi bencana berbasis masyarakat oleh wabup Poso.


Menurut Wabup, wilayah Sulawesi Tengah memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi di Indonesia, terutama gempa bumi karena wilayah ini berada di daerah patahan-patahan rangkaian jalur sesar aktif seperti Palu Koro dan Banggai Sula, Sesar Gorontalo, Sesar Busur Belakang Minahasa dan Sesar Poso. Lanjut wabup, ancaman bencana lainnya yang dapat mengancam kehidupan masyarakat Sulawesi Tengah adalah bencana akibat hidrometerologi dan biologi serta konflik social yang berlatar belakang perbedaan etnis kelompok kepentingan, agama dan adat istiadat. Menyikapi kondisi ancaman bencana tersebut, Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah secara berkelanjutan telah melakukan upaya-upaya pelaksanaan program dan kegiatan penanggulangan bencana khususnya pada status darurat bencana yang berbasis masyarakat.
“Permasalahan yang perlu di evaluasi dan diperbaiki dalam penanganan bencana selama ini diantaranya kesimpangsiuran data dan informasi korban bencana maupun kerusakan yang dapat mempersulit pengambilan kebijakan penanganan darurat. Distribusi bantuan dan pelayanan kurang cepat, kurang merata dan tidak tepat sasaran yang tidak terpantau dengan baik akibat kurangnya koordinasi antar instansi terkait, dunia usaha dan masyarakat dalam penanganan korban bencana.” Terang wabup.


Sementara itu, Mewakili Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Drs. Irvan Aryanto, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan fasilitasi penanganan darurat bencana berbasis masyarakat merupakan salah satu kegiatan implementasi program dan kegiatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah untuk memberdayakan masyarakat dalam meningkatkan kualitas penanganan darurat bencana di daerah, khususnya di Kabupaten Poso. //ca’/pulaltaltalt

Seminar Laporan Akhir Pembangunan Jembatan Kabose

  • PDF

Wakil Bupati Poso menghadiri sekaligus membuka secara resmi Seminar Laporan Akhir Study kelayakan atau Feasibility Study ( FS ) Jalan Kabose dan Laporan Akhir FS Jembatan dan Laporan antara Detail Engineering Design ( DED ) Jalan Kabose yang diprakarsai dinas PU dan penataan ruang kabupaten poso,bertempat di Aula dinas Pekerjaan Umum dan penataan ruang kabupaten poso Selasa, 12/09/17. Turut hadir dalam seminar tersebut wakil ketua DPRD kabupaten poso Suharto Kandar, SE, anggota DPRD komisi III Sarifudin Odjobolo, kepala badan lingkungan hidup murniati Potosi, SP, M.Si, Sekretaris DPRD Putra Botilangi, lurah kayamanya Hasanudin, lurah bonesompe Ruslam Mustafa, S.Sos, para konsultan CV. Geocentris Consultant, serta dinas terkait lainnya.

Diawali laporan pengantar kepala dinas pekerjaan umum dan penataan ruang kabupaten poso Dr. H. Faidul Keteng, ST. M.Si, MT menyampaikan proyek ini memakan dana yang cukup besar sehingga perlu diperhatikan amdal dan amdalin dan diusahakan bulan ini bisa diusulkan kepusat yaitu kementerian PUPR sehingga bisa di anggarkan di tahun 2018. Faidul Keteng juga katakan pembiayaan tidak mengganggu APBD DAU akan tetapi menggunakan APBN DAK, dan kepada konsultan memperhatikan studi kelayakan pembangunan jembatan kabose karna merupakan suatu tahap awal yang sangat penting sehingga dapat menghasilkan rekomendasi perlu tidaknya proyek dikaji dan dilanjutkan ketahap berikutnya.

Sementara Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si dalam sambutannya menyampaikan ini merupakan agenda yg sangat penting bagi kabupaten poso dan merupakan mimpi kita bersama karena pembangunan jembatan kabose sektor prasarana jalan yang merupakan urat nadi dalam pertumbuhan ekonomi di wilayah kabupaten poso. Ir. Samsuri, M.Si juga katakan pembangunan jembatan kabose memerlukan biaya yang sangat besar dan pembangunannya dibuat dengan konsep yang bagus pula. Diakhir sambutannya Ir. Samsuri, M.Si mengharapkan agar para peserta seminar memahami serta mendalami masalah pembangunan jembatan kabose dan memberikan pikiran-pikiran yang positif sehingga terlaksana dengan baik.

Dan acara dilanjutkan dengan pemaparan FS jalan kabose dan FS jembatan oleh konsultan dan dilakukan dengan tanya jawab yang dilaksanakan kurang lebih 2 jam dan menghasilkan beberapa kesimpulan diantaranya pembuatan jembatan kabose 100 m dua alur dua jalur, pasang sprit 30 m kiri + 30 m kanan, tanggul panjang sungai dari kayamanya dan bonesompe, hasil analisis ekonomi biaya konstruksi dengan biaya 130 milyar rupiah (jembatan + tanggul sungai +spit jembatan) dan BEP 6 tahun 4 bulan.//ca/pul

altalt

Bupati Poso Terima Penghargaan dari Menpora

  • PDF

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilpu menerima penghargaan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (menpora) Republik Indoensia, Imam Nahrawi usai pelaksanaan Liga Pelajar Indonesia Usia 14 di Magelang, Jawa Tengah, (9/9/17).

altalt

Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Poso didamping oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahrga Kabupaten Poso, Frits Sampurnama, SH di Magelang .

Penghargaan ini diberikan kepada Bupati Poso oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia sebagai pembina penghargaan olahraga berprestasi tahun 2017.

Tahun ini Tim Kesebelasan Liga Pelajar Indonesia Usia 14 (LPI U-14) Kabupaten Poso mewakili Sulawesi Tengah untuk ikut dalam liga pelajar se-indonesia  piala Menpora di Magelang yang finalnya berlangsung pada tanggal 9 September bertepatan pada Hari Olah Raga Nasional (Haornas).

Kabupaten Poso yang mewakili Sulawsei Tengah berada di Grup F, bersama dengan Kalimantan Tengah,  Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan. Turnamen ini diikuti oleh 34 provinsi dan dibagi dalam 8 grup.

Hasil dari dari grup F, Poso vs Kalteng 1-1, Poso vs Kal. Utara 1-4, dan Poso vs Kalsel 0-1.