Sel10172017

Last update12:46:39 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA PERTANIAN PETERNAKAN PERKEBUNAN KETAHANAN PANGAN

BARUGA

Rencana Pembangunan UPTD Perbibitan Ternak Sulawesi Tengah

  • PDF

Bertempat di Ruang Kerja Kantor Bupati, Bupati Poso menerima kunjungan kerja rombongan Dinas Pertanian Propinsi Sulawesi Tengah, (19/9/17). 

Menurut laporan hasil Survey yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Propinsi Sulteng bersama Tim dari Dinas Pertanian Kabupaten Poso, Padang penggembalaan yg potensial di sulteng terdapat di 2 Kabupaten, yaitu Morowali dan Poso. 


Kabupaten Poso yang saat ini mendapat prioritas pengembangan karena mempunyai prospek yang lebih baik, disesuaikan dengan kondisi yang ada. Terletak disekitar jalan trans Poso - Napu tepatnya berada di desa Watutau. 


Kabupaten Poso sudah diusulkan ke Kementrian Pertanian untuk menjadi lokasi penggembalaan ternak, dan sekitar 500 Ha dipersiapkan untuk areal peternakan sapi dengan biaya sekitar 3,5 M. Sapi indukan akan diberikan kepada tiap kelompok untuk menjadi modal dan harus dikembangkan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. 
Menurut Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Propinsi Sulawesi Tengah Nahyun Biantong yang didampingi Sekretaris bersama staf, merupakan alasan non teknis yang menjadikan desa Watutau menjadi padang penggembalaan karna Lembah Napu, sangat melimpah pakan ternak karena terdiri dari areal padang yang sangat luas. 
Kadis Perkebunan dan Peternakan Propinsi dalam kesempatan ini sangat mengharapkan kerja sama Pemda Kabupaten Poso agar kegiatan ini mendapat persetujuan sehingga hal yang menyangkut legalitas bisa disiapkan sebelum realisasi. 


Menurut 
Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, setahun lalu ada kunjungan dari Kementrian Pertanian di dampingi oleh Pangdam dan Danrem. Dari Kementrian menyarankan untuk membuat proposal, hal ini langsung ditindaklanjuti oleh Bupati Poso dan sudah diserahkan kepada Pangdam. 

Bupati Poso, sangat mendukung kegiatan ini, karena dibalik semuanya itu, mempunyai tujuan utama yaitu untuk kesejahteraan rakyat. Pertemuan ini dihadiri oleh Kadis Pertanian Kab Poso bersama Staf, Kepala Bappeda Kab Poso dan Kabag Hukum. 

Mengakhiri pertemuan ini, Bupati Poso mengharapkan kepada semua pihak, baik Propinsi, Kabupaten dan masyarakat untuk menerapkan Kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan krja nyata. Agar yang menjadi program dapat berjalan baik serta sesuai tujuannya.

Peresmian Gereja Katolik, Kristus Raja Damai Wuasa

  • PDF

Tolerasi Adalah Perekat Utama Menuju Pembangunan yang Berkarakter dan Beriman. Wuasa, Lore Utara. 20-09-2017.

Peresmian Gereja Katolik, Kristus Raja Damai Wuasa Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso Propinsi Sulawesi Tengah,(20/9/17) berlangsung dengan meriah dan hikmat. 
Hadir dalam acara ini, 
Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu bersama FORKOPIMDA Kabupaten Poso dan didampingi oleh kepala-kepala OPD. Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Provinsi bersama anggota FORKOPIMDA Sulawesi Tengah. 



Hadir juga, Ketua Umum Majelis Sinode GKST, Uskup Keuskupan Manado Monsinyur Benedictus Estephanus Rolly Untu Msc. Para Pendeta dari Denominasi Gereja, Para Pastor dan Biarawan, Para Ustad, Kepala Binmas Kristen Kantor Agama, Camat Lore Utara, Kepala-kepala Desa di Kecamatan Lore Utara, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Panitia Pembangunan serta Segenap warga masyarakat, anggota Jemaat Katolik Kristus Raja Damai, dan para pewarta baik elektronik maupun cetak.


Bupati Poso dalam sambutannya mengingatkan bahwa pembangunan yang Cerdas adalah wujud dari toleransi. Cerdas karena membangun tana Poso sesuai dengan kebutuhan yang menjadi keinginan seluruh masyarakat. Kebersamaan ternyata mampu memberikan dampak dasyat terhadap tercapainya suatu tujuan. Hal ini terbukti dengan suka cita yang dirasakan oleh seluruh jemaat saat ini dengan diresmikannya Gereja Katolik Kristus Raja Damai. 


Bupati Poso melanjutkan, Gereja memiliki fungsi sosial dimana akan memberikan peran serta nyata dalam kemaslahatan masyarakat sekitar. Untuk itu diharapkan bagi kita sekalian agar selalu menjaga dan merawat gedung Gereja ini, sehingga setiap saat melalui peribadatan akan lebih meningkatkan kualitas Iman kita kepada Tuhan. Toleransi untuk kebebasan menjalankan ibadah setiap Agama adalah mutlak harus dilakukan, sehingga tujuan bersama untuk membangun Kabupaten Poso sebagai Kota CERDAS bisa terwujud. Mari terus menjaga kerukunan dan saling bergandengan tangan agar kita mampu menghadapi segala permasalahan dan menemukan solusi yang tepat. 


Selanjutnya melalui sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sangat mengapresiasi apa yang telah diperbuat oleh Bapak, Ibu sekalian para Jemaat Gereja Katolik Kristus Raja Damai yang ada di Wuasa sebagai upaya menguatkan ibadah Pelayanan, mudah-mudahan rumah ibadah yang akan diresmikan ini benar-benar dapat melayani kepada seluruh jemaatnya sebagai panggilan Tuhan. Selain memiliki fungsi utama sebagai rumah doa, keberadaan Gedung Gereja juga dapat dimanfaatkan dengan kegiatan kerohanian lainnya sebagai upaya pembinaan kehidupan umat untuk membentuk jemaat tangguh dalam menghadapi beragam pengaruh dan harus terus meningkatkan kebersamaan dan kerukunan sesama Umat Beragama. Kerukunam beragama harus tercermin jiwa toleransi dengan sesama dengan saling menghormati dan menghargai sekaligus memberi perhatian dan kepedulian kita pada sesama. Agar Sulteng yang maju, mandiri dan berdaya saing akan menjadi nyata. 


Bupati Poso bersama Asisten 1 Provinsi Sulawesi Tengah menekan tombol dan gunting pita sebagai tanda diresmikannya penggunaan Gereja Katolik Kristus Raja Damai dan menandatangani prasasti.
Mengakhiri lawatanya di Wuasa, 
Bupati Poso menyempatkan diri untuk berkunjung ke sekolah yamg mengalami kerusakan akibat Gempa dan menikmati keindahan alam padang Lembah Napu.

Seluruh Jemaah Haji Poso Tiba Dengan Selamat

  • PDF

Tujuh puluh lima jemaah haji asal Kabupaten Poso yang tergabung dalam Kelompok terbang (kloter) 9 bersama kabupaten Buol, Donggala dan Kota Palu melalui embarkasi Balikpapan tiba di Bandara Mutiara Palu tepat jam 8.00 wita Kamis, (21/9/17).

altalt

yang langsung menuju Asrama Haji untuk diserahkan ke Pemda masing-masing. Kabag Kesramas Poso Muhammad Yunus S.Pd, M.Pd selaku Panitia Penyelenggara Ibadah Haji baca:PPIH mewakli PPIH kabupaten dan kota menerima secara resmi penyerahan jemaah haji dari PPIH Provinsi Sulawesi Tengah di Asrama Haji Palu.


Sesuai dengan waktu yang dijadwalkan Jemaah Haji Poso yang menempuh perjalanan Palu-Poso selama kurang lebih enam jam akhirnya tepat pukul 16.00 wita tiba di Poso disambut langsung Wabup Poso Ir, Samburi, M.Si bersama anggota FKPD Poso, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Poso DR.Najamuddin, M.Ag, Ketua MUI Poso H.Arifin Tuamaka, Rektor Unsimar Poso, para pejabat dilingkup Pemda Poso, keluarga para jemaah haji dan undangan lainnya.


Wabup dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang atas kembalinya para jemaah haji asal kabupaten Poso yang telah melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekkah. Wabup juga meminta maaf atas kekurangan-kekurangan dalam pelaksanaan Ibadah haji tahun ini. Karena menurut wabup yang terus memantau pelaksanaan ibadah haji telah berupaya semaksimal mungkin bersama seluruh panitia haji lainnya termasuk dari kementerian Agama Kabupaten Poso serta Instansi terkait. 
Menutup sambutannya wabup mengharapkan para jemaah haji asal Poso yang nantinya kembali ke masyarakat untuk menjadi manusia-manusia yang baik, dapat mempertahankan predikat haji mabrur yang disandang para haji serta menjadi tauladan didalam bertutur, bertindak dan berbuat yang terbaik bagi kemajuan daerah menuju Kabupaten Poso Cerdas meraih adipura 

Wabup Poso Hadiri Tabligh Akbar PHBI

  • PDF

 Memaknai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439H Panitia Hari-hari Besar Islam Kabupaten Poso menggelar acara Tabligh Akbar di Lapangan Sintuwu Maroso Poso, dengan mengangkat tema: "Melalui Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439H sebagai langkah Peningkatan Nilai Kepedulian dalam bingkai Kebersamaan (Peduli Rohingnya adalah bentuk Hijrah Nyata)." Rabu (20/9/17).


Tabligh Akbar ini juga merupakan Program Kerja dari PHBI Kabupaten Poso yang bertujuan untuk lebih mempererat tali Silaturahmi dan Ukhuwah dikalangan pengurus PHBI baik PHBI Kabupaten, Kecamatan maupun Desa/ Kelurahan.


Ketua PHBI Kabupaten Poso Sugianto Kaimudin, SKM dalam sambutannya menyampaikan bahwa PHBI sebagai suatu organisasi yang bernafaskan agama haruslah terus-menerus memposisikan diri sebagai satu kekuatan yang mampu melahirkan, menciptakan berbagai kegiatan kemanusiaan dan keagamaan yang memiliki manfaat bagi kemaslahatan umat di Daerah khususnya Tana Poso yang dicintai dan dibanggakan. Selanjutnya Ketua PHBI mengajak kepada segenap pengurus PHBI disemua tingkatan untuk berperan aktif menyukseskan program-program pemerintah serta disetiap kegiatan pembangunan dan kemasyarakatan lainnya.


Tabligh Akbar ini dilaksanakan diawali dengan Dzikir dan Do’a yang dipimpin oleh Baharuddin, S.Ag. M.Pdi, dilanjutkan dengan Tausyiah yang disampaikan oleh Wakil Ketua NU Propinsi Sulawesi Tengah Dr.H. Abd. Gani Jumat, M.Ag. Dalam Tausyiahnya Ustadz menyampaikan betapa indahnya hidup dalam kebersamaan, kekeluargaan dan kedamaian dimana kita selaku hamba Allah yang Rahmatan Lil Alamin, dengan pola hidup demikian kita akan dapat menjalankan seluruh kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.
Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si dalam sambutan tertulisnya Bapak Bupati Poso memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Tabliqh Akbar PHBI Kabupaten Poso dimana kegiatan ini merupakan momen silaturahim bagi kita semua untuk lebih mempererat tali persaudaraan. Bupati juga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas dukungan masyarakat Kabupaten Poso selama ini terhadap berbagai program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan di Poso tercinta, olehnya Pemerintah Daerah akan terus berikhtiar, berupaya dan bekerja untuk mewujudkan Poso Kota Cerdas, Poso yang Ceria, Elok, Ramah, Damai, Adil, dan Sejahtera dalam rangka meraih Piala Adipura. Wabup Samsuri Diakhir sambutannya mengajak masyarakat untuk lebih memperkuat tali Silaturahmi dan persaudaraan kita sesama umat muslim dan umat lainnya serta senantiasa menjaga kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, lebih meningkatkan kehidupan yang rukun, damai dan sejahtera. Marilah kita bekerja dengan sungguh-sungguh, lebih optimis dan selalu berfikir positif, hindari sikap pesimis dan fikiran yang negatif. Mari kita melangkah bersama membangun hari esok yang lebih baik menjadikan daerah Tana Poso tetap rukun bersatu dan berbudaya serta memiliki daya saing untuk mencapai masyarakat Poso yang Cerdas, ujar Samsuri.


Hadir pada acara Tabliqh Akbar ini Unsur Muspida Kabupaten Poso, Para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dijajaran pemerintah Kabupaten Poso, para Camat, Pengurus dan Anggota PHBI se-Kabupaten Poso, Para Pelajar, serta undangan lainnya.

Upacara 17 Bulan Berjalan September 2017

  • PDF

Pemerintah Daerah Kabupaten Poso melaksanakan Upacara 17 bulan berjalan yang dilaksanakan di lapangan Sintuwu Maroso Poso tepat pukul 07. 30 WIT, yang di ikuti oleh segenap Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Poso, Para Kepala OPD Kabupaten Poso, BUMN/BUMD serta segenap Peserta Upacara Baik Dari TNI/Polri maupun Pegawai Aparatus Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, bertindak sebagai Pembina Upacara Bupati Poso.

Upacara 17 bulan berjalan yang dilaksanakan kali ini berlangsung hikmah, di pimpin langsung oleh Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu. Dalam amanatnya, menyampaikan memasukli tahun kedua kepemimpinan kami bersama Wakil Bupati telah memperoleh beberapa penghargaan antara lain penghargaan dari WHO kepada kepala daerah yang peduli/serius memberantas shistosomiosis, rekor muri (pemasangan stiker indonesia dihatiku), penghargaan dari menpora kepada kepala daerah sebagai pelaku olah raga berprestasi, dari menteri kesehatan berupa penghargaan tertinggi dalam penerapan kawasan tanpa rokok di daerah “pastika prama”, dari KPPN wilayah poso mendapat penghargaan sebagai kabupaten terbaik dari 13 kabupaten/kota di sulawesi tengah dalam pengelolaan/penyerapan anggaran tahun 2017, sehingga semua bidang dan fisik triwulan II dan dana desa tahun anggaran 2017 dapat disalurkan tepat waktu dan Penghargaan dari kwartir nasional gerakan pramuka untuk pramuka poso/kwarcab poso, semua ini merupakan prestasi yang patut kita banggakan namun kiranya tidak membuat kita bertepuk dada karena tugas kita masih banyak, perjuangan kita masih panjang dan begitu banyak masyarakat yang menunggu hasil dari dan kerja keras dan nyata kita semua.

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu juga mengatakan bahwa upacara setiap tanggaal 17 bulan berjalan yang dilaksanakan hari ini adalah upacara yang istimewa karena selain diikuti ASN lingkup pemda poso juga diikuti rekan-rekan dari kesatuan Kodim 1307 Poso, Batalyon 714 Sinmar dan Polres Poso, disamping itu juga digelar doa bersama untuk saudara-saudara kita di rohingya yang mengalami musibah kemanusiaan, semoga nantinya dapat meringankan beban penderitaan yang dialami saudara kita disana serta dapat diberikan jalan yang terbaik agar terlepas dari derita kemanusiaan . Diakhir amanatnya Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, Berharap upacara yang dilaksanakan saat ini menjadi salah satu bagian dari komitmen bersama untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara serta daerah tercinta ditengah isu kebinekaan yang menerpa bangsa indonesia dan kesempatan yang sitimewa ini mengajak kepada semua untuk tetap merapatkan barisan serta memperkokoh pesratuan dan kesatuan sesama anak bangsa dan anak daerah dalam menghadapi dan menangkal isu-isu perpecahan ditengah masyarakat sintuwu maroso tercinta.//ca’/pulaltaltaltalt

Pembinaan Ormas, LSM dan OKP Kecamatan Poso Kota

  • PDF

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si membuka secara resmi penyelenggaraan kegiatan pembinaan Organisasi kemasyarakatan (Ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan organisasi kepemudaan (OKP) kecamatan poso kota yang diprakarsai oleh Badan Kesantuan Bangsa dan Politik Kabupaten Poso, bertempat di ruang pogombo kantor bupati poso, 15/09/17. Hadir dalam kegiatan tersebut kepala badan kesatuan bangsa dan politik kabupaten poso Drs. Mahmudin Jamal, MM, kepala OPD terkait, camat poso kota bersama unsur pimpinan kecamatan. Peserta kegiatan pembinaan ormas, LSM dan OKP kecamatan poso kota serta undangan lainnya.

Laporan sekretaris Badan Kesbangpol kabupaten poso selaku ketua panitia I Wayan Susanto, SSTP menyampaikan adapun maksud dan tujuan kegiatan pembinaan ormas, LSM dan OKP adalah sebagai pilar demokrasi untuk mewujudkan kemerdekaan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat dalam rangka memperkuat semangat dalam bingkai NKRI yang demokratis sehingga dapat membentuk sikap dan perilaku yang terpadu dan sistimatik, terbentuk budaya yang mendukung prinsip-prinsip dasar demokrasi serta meningkatkan fungsi ormas, LSM dan OKP dalam pembangunan yang demokratis, profesional, mandiri, transparan serta akuntabel. I Wayan Susanto juga sampaikan bahwa peserta pembinaan berjumlah 40 orang terdiri dari ormas, LSM, OKP dan masyarakat di kecamatan poso kota.

Sementara Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si dalam sambutannya menyampaikan ormas, LSM dan OKP merupakan mitra kerja pemerintah dalam mewujudkan cita-cita bersama untuk kesejahteraan masyarakat dan keteriban bangsa sehingga dengan tumbuh suburnya ormas, LSM dan OKP di tengah-tengah masyarakat diharapkan dapat menumbuhkembangkan kesadaran bermasyarakat, berbangsa dan bernegara karena orienrasi pencapaian tugas pembangunan nasional juga tidak terlepas dari peran aktif ormas, LSM dan OKP yang memiliki peran konsultatif, advokatif, edukatif serta mempunyai fungsi menyalurkan aspirasi. Ir. Samsuri, M.Si juga mengharapkan peran ormas, LSM dan OKP agar senantiasa dapat memperteguh tegaknya supermasi hukum dan menjaga keutuhan indonesia karena dapat dipandang dan dijadikan sebagai mitra strategis dalam menjalin tali kebinekaan yang telah lama terbangun. Diakhir sambutannya Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si mengharapkan kepada para peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini sebaik-baiknya serta turut berpartisipasi mengeluarkan pendapat, masukan dan ide sehingga kegiatan ini berlangsung dinamis dan terjadi interaktif antara pemateri dengan para peserta.//ca’/pul

alt