Kam02222018

Last update12:37:21 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA PERTANIAN PETERNAKAN PERKEBUNAN KETAHANAN PANGAN Pertanian Desa Saatu Poso Pesisir Menjadi Lokasi Untuk Penerapan Teknologi Jarwo Super

Desa Saatu Poso Pesisir Menjadi Lokasi Untuk Penerapan Teknologi Jarwo Super

  • PDF
alt

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si didampingi oleh Kepala BPTP BALITBANGTAN Sulawesi Tengah yang sekaligus menjadi pelaksana kegiatan, Anggota DPRD Kabupaten Poso, Dandim 1307 Poso, Kepala Dinas Pertanian, Camat Poso Pesisir, Babinsa, Babinkamtibmas, Kepala Desa se Kecamatan Poso Pesisir menghadiri Panen Raya Padi Penerapan Inovasi Teknologi Jajar Legowo Super Terintegrasi Perbenihan. Bertempat di Areal Persawahan Ue Manga'a Desa Saatu Kecamatan Poso Pesisir.Hadir juga dalam kegiatan ini, staf Kantor Kecamatan Poso Pesisir, anggota kelompok tani dan masyarakat serta pewarta baik cetak maupun elektronik, di Saatu, (29/01/18).

Camat Poso Pesisir Muhlis S Dulah SH, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan BPTP memilih desa Saatu menjadi lokasi untuk penerapan Teknologi Jarwo Super sebagai perlakuan bagi tanaman padi, harapan kualitas dan kuantitas padi yang dihasilkan akan menguntungkan baik bagi masyarakat maupun petani sebagai produsen.

Sambutan Kepala BPTP BALITBANGTAN Sulawesi Tengah DR. Andi Baso Lompengang menitikberatkan pada hasil, melalui penerapan teknologi Jarwo Super, sistem Tanam Pindah (Tapin) varietas Inpan 36 perhektar menghasilkan 9,2 ton, mekongga menghasilkan 8,1 ton dan Impan 34 menghasilkan 7,1 ton per hektar. Untuk sistem Tanam benih langsung (Tabela) varietas mekongga, menghasilkan 8,9 ton per hektar. Tentunya teknologi ini sangat baik diterapkan untuk budidaya tanaman padi baik terhadap varietas yang telah disebutkan, maupun varietas lainnya.

Sambutan Dandim 1307 Poso Letkol Inf. Dodi Triohadi S.sos. mengharapkan semoga Pertanian di Kabupaten Poso lebih meningkat. Kondisi ini tentunya sangat menggairahkan bagi petani padi sawah untuk pembudidayaan, dengan mengembangkan potensi yang ada maka hasil panen yang diperoleh akan lebih maksimal.

Wakil Bupati Samsuri melalui sambutannya menegaskan bahwa suasana Pertanian yang kondusif merupakan harapan seluruh Petani. Kondusif karena dapat memaksimalkan produktifitas hasil, melalui penerapan teknologi yang tepat sasaran. Tersedianya pasar yang mampu menampung hasil panen petani. Masyarakat juga sebagai penikmat dan konsumen, bisa memenuhi kebutuhan beras dengan mudah.

Kerja yang bersinergi antar seluruh instransi dengan peran aktif masyarakat, tersedianya informasi maupun alat pertanian yang memadai, penerapan teknologi tepat guna dan sasaran akan menjadi penentu bagi keberhasilan program pemerintah. Baik terhadap peningkatan kesejahteraan petani melalui budidaya pertanian dalam hal produktifitas dan terpenuhinya kebutuhan masyarakat akan pangan dengan ketersediaan yang memadai. "Sumber daya alam yang memadai di Kabupaten Poso, harus menjadi kekuatan bagi tercapainya tujuan pembangunan daerah" Tutup Samsuri.