Sel08222017

Last update04:53:29 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA PERTANIAN PETERNAKAN PERKEBUNAN KETAHANAN PANGAN Pertanian Proyek Perubahan : Pemeliharaan Irigasi Oleh Petani

Proyek Perubahan : Pemeliharaan Irigasi Oleh Petani

  • PDF
alt
alt
  • Sebelumnya
  • 1 of 2
  • Selanjutnya

Sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 14/PRT/M/2015 tentang  Kriteria dan Penetapan Status Daerah Irigasi, Kabupaten Poso memiliki sebanyak 130 Daerah irigasi dengan luas fungsional 20.698,50 Ha. Namun sesuai data yang dihimpun dilapangan, sekitar 45% jaringan irigasi rusak sedang dan rusak berat.

 Menurut Kepala Seksi Irigasi Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Poso, Dedi Fransiscus, ST.,MT hal ini di akibatkan karena kurangnya pemeliharaan terhadap jaringan-jaringan irgasi yang ada sehingga mengakibatkan banyak jaringan-jaringan irigasi yang rusak yang berpengaruh terhadap fungsi dari jaringan-jaringan irigasi tersebut.  “Ini juga sangat berpengaruh terhadap peningkatan hasil pertanian terutama hasil panen padi.” Ujarnya.


Untuk itu sebagai Kepala Seksi yang menangani bidang ini, beliau menekankan agar pemeliharaan jaringan-jaringan irigasi yang ada perlu melibatkan masyarakat terutama masyarakat petani. “Masyarakat petani jangan selalu mengharapkan uluran tangan pemerintah. Sebagai pengguna irigasi, masyarakat petani diharapkan agar ikut berpartisipasi dalam pemeliharaan jaringan-jaringan irigasi yang ada” Ujarnya. 

Untuk itu dalam rangka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan IV PKP2A II LAN Makassar, sebagai Kepala Seksi yang menangani bidang ini mengangkat permasalahan ini sebagai proyek perubahan. Adapun lokasi yang dipilih sebagai lokasi percontohan adalah Daerah irigasi Tambarana Kiri Desa Bhakti Agung. Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri, M.Si pada pembukaan pelaksanaan implementasi proyek perubahan di Desa Bhakti Agung, sangat mengapresiasi kegiatan ini dan menghimbau agar pelaksanaan kegiatan pemeliharaan jaringan irigasi seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menyeluruh di Kabupaten Poso. Beliau juga menghimbau kepada stakeholder yang terkait agar bersinergi untuk menggalakan kegiataan seperti ini.