Jum05262017

Last update12:19:57 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel

Pertanian

Pencanangan Gerakan Tanam Padi Serentak Program Nasional Kementerian Nasional RI

  • PDF

  Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menghadiri pencanangan gerakan tanam padi serentak Program Nasional Kementerian Nasional RI tentang Upsus Pajala melalui kegiatan percepatan dan peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi di kabupaten poso yang diprakarsai oleh Dinas Pertanian Kabupaten Poso bertempat di desa masamba kecamatan poso pesisir, senin, 27/3/17. Hadir dalam kegiatan tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Poso, Wakil Ketua DPRD kabupaten poso Suharto Kandar bersama anggota, Komandan Korem 132 Tadulako Kolonel Inf. Muh. Saleh Mustafa, Ka Ops Tinombala Kombes Pol. Suhendri, Wadan Satgas Tinombala Kolonel Inf. Purba Lubis, Kepala bidang penyuluhan Provinsi Sulawesi Tengah, para pejabat dilingkungan pemerintah daerah kabupaten poso, unsur tripika kecamatan, para kelompok tani serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan saat ini sektor pertanian masih menjadi salah satu skala prioritas utama di daerah kabupaten poso yang sejalan dengan target nasional untuk swasembada pangan di tahun 2017 melalui upsus pajala (upaya khusus padi, jagung dan kedelai) , karena itu momentum tanam padi serentak sebagai bagian dari program upsus pajala yang akan kita canangkan bersama dalam satu aksi gerakan tanam padi secara serentak di kabupaten poso. Darmin Agustinus Sigilipu mengharapkan semua stakeholder bidang pertanian untuk lebih serius mencurahkan semua pikiran dan tenaga bekerja sama dengan jajaran TNI untuk mencapai target swasembada pangan di tahun ini, kami sampaikan kepada pihak TNI, jajaran dinas pertanian kabupaten poso beberapa tahun terakhir ini terus menggalakkan dan mensukseskan program nasional upsus pajala di daerah ini sebagai salah satu langkah srategis didalam memperkuat ketahanan pangan.

   Dalam kegiatan pencanagan gerakan tanam padi serentak Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu juga turun secara langsung melakukan tanam padi di sawah diikuti oleh Danrem 132 Tadulako, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Poso, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Poso dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Poso Ir. Herningsih E. G. Tampai, M.Si, setelah selesai melakukan tanam padi Darmin Agustinus Sigilipu juga menyerahkan alat dan mesin pertanian secara langsung kepada kelompok tani uerapi desa masamba kecamatan poso pesisir. Sementara itu kepala bidang penyuluhan provinsi sulawesi tengah menyampaikan bahwa, seiring dengan semangat reformasi dan otonomi daerah, peran pemerintah lebih difokuskan sebagai fasilitator, motivator dan dinamisator pembangunan sehingga tujuan dan cita-cita pembangunan sulawesi tengah sejajar dengan provinsi yang maju dikawasan timur indonesia melalui pengembangan agrebisnis dan kelautan dengan kualitas sumber daya manusia yang bersaya saing.//ca'/pulaltaltalt

Kunjungan Menteri Pertanian RI di Poso

  • PDF

Andi Amran Sulaiman selaku Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia berkunjung ke Poso pada Selasa, (13/12/16).

altalt

alt
Dalam kunjungan pertama kalinya ini, Menteri Pertanian melaksanakan panen raya didesa Masamba Kecamatan Poso Pesisir.


Setelah itu beliau melaksanakan kunjungan dan makan bersama dengan warga  Dusun Tamenjeka, Poso Pesisir 

Turut bersama Menteri Pertanian, Pangdam VII/Wirabuana Mayor Jenderal TNI Agus Surya Bakti bersama ibu, Gubernur Sulawesi Tengah Drs. Longki Djanggola didampingi oleh Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu


PANEN PADI PADA LOKASI CETAK SAWAH BARU

  • PDF

altaltaltalt

Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Poso bekerjasama dengan KODIM 1307 Poso dengan program upsus pajalanya melaksanakan panen padi pada lokasi cetak sawah baru bertempat di desa Salokaiya kecamatan Pamona Barat Jumat  (11/11/16).

Acara yang dihadiri Dandim 1307 Poso, Anggota DPRD Kab Poso, Sejumlah Pimpinan SKPD Kab Poso, Kepala Pelaksana Lapangan Kodam VII Wirabuana Kapt. Caca dan Unsur Tripika kecamatan Pamona Barat.

Dalam sambutannya bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan keberhasilan panen padi kali tidak lepas dari kemanunggalan TNI dengan rakyat yang sejak lama sudah terjalin dengan baik bahkan semakin hari semakin erat, untuk itu pemerintah daerah tentunya selalu berupaya agar seluruh aparat baik TNI dan Polri harus selalu bekerjasama dan manunggal dengan rakyat sehingga kita mampu menciptakan sesuatu kekuatan yang dahsyat baik untuk menghadapi orang-orang yang berusaha menggangu kedamaian kita di tanah Poso maupun untuk memajukan dan mengembangkan tanah Poso kearah yang lebih baik, Pada panen itu Bupati terkesan dengan mesin panen yang para petani sebut odang – odang sehingga beliau menyempatkan diri untuk mencoba alat mesin pertanian (Alsintan) yang dipakai petani untuk panen padi tersebut.

Selain melaksanakan panen pelaksana Kodam VII Wirabuana yang diwakili Dandim 1307 Poso Letkol. Inf. Ryan Hanandi, S.Sos menyerahkan cetak sawah baru kepada Pemerintah Kabupaten Poso yang diterima langsung oleh Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu. selanjutnya Bupati juga menyerahkan hibah cetak sawah baru dari pemerintah daerah kabupaten Poso kepada sepuluh Kelompok tani kemudian melakukan tanya jawab bersama Kelompok tani, Interaksi dua arah ini dimanfaatkan oleh petani untuk menyampaikan permasalahan yang mereka hadapi selama ini.

Tanam Padi Di Desa Wuasa Lore Utara

  • PDF

Pemerintah daerah Kabupaten Poso melalui dinas pertanian bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat melaksanakan kegiatan tanam serentak pada lokasi cetak sawah baru untuk mewujudkan swasembada Pangan Nasional yang berkelanjutan bertempat di desa Wuasa Kecamatan Lore utara Selasa, 27 September 2016 .

Wakil bupati Poso Ir, T Syamsuri, M.si menyampaikan kabupaten Poso untuk sementara ini menargetkan 20.000 hektar lahan, sesuai data lahan sawah yang setiap tahun di Tanami kurang lebih 18.000 hektar sedangkan 2.000 hektar mungkin masih tidur dengan sendirinya lahan yang tidur itulah yang harus dikembangkan agar target 20.000 hektar dapat tercapai, kesempatan seperti inilah yang dapat mendorong dan memotifasi masyarakat untuk lebih giat sehingga kedepan target kualitas dan kuantitas lahan bisa dicapai. 

Sementara itu Danrem 132 Tadulako Kolonel Infantri Muh. Saleh, Mutofa menyampaikan bahwa kegiatan ini dalam rangka mensukseskan swasembada pangan yang menjadi bagian dari program bapak Presiden Joko Widodo yaitu ketahanan pangan nasional, sebagai danrem 132 tadulako akan siap membantu serta mendukung para petani sehingga kehidupan para petani akan lebih baik.

alt

alt

Percepatan Cetak Sawah Baru Percepat PeningkatanKesejahteraan Kabupaten Poso

  • PDF

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si mendampingi Ketua Tim Satgas PCS TNI-AD Brigjen Wahyu Agung bersama rombongan mengadakan kunjungan dalam rangka operasi teritorial meninjau langsung lokasi cetak sawah baru di Desa Salukaia dan Meko Kecamatan Pamona barat, pada hari Kamis, (11/08/16).

"jika ketahanan pangan terwujud maka ketahanan nasional terwujud sehingga setiap daerah di seluruh tanah air akan mempunyai kekuatan terhadap aspek pangan," Ujar  Ketua Tim Satgas PCS  (Percepatan Cetak Sawah ) TNI-AD Brigjen Wahyu Agung saat meninjau langsung percetakan sawah baru di Desa Salukaia Kecamatan Pamona Barat Kabupaten Poso.

Ia juga menjelaskan bahwa program cetak sawah baru merupakan program pemerintah melalui Kementerian Pertanian bekerjasama dengan TNI sehingga dengan program tersebut bangsa Indonesia kedepannya jadi mandiri tidak 
akan impor beras lagi " Instruksi ini datang dari Presiden Joko Widodo kepada kementerian Pertanian yang kemudian meminta TNI untuk membantu, sehingga mau tidak mau TNI berjuang dan kerja keras bersama komponen masyarakat  yang ada di wilayah ini untuk  mewujudkan Perintah dari Presiden RI.” Kata Jnederal TNI berbintang Satu ini.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Poso Ir, Samsuri, M.Si menyebutkan bahwa lahan yang akan dicetak menjadi sawah baru seluas  241 hektar di dua Desa di Kecamatan Pamona Barat yaitu Desa Salukaia dan Desa Meko. ia pun berharap dengan program Nawacita presiden tersebut di bidang pertanian akan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga masyarakat tani kabupaten Poso bisa swasembada pangan  menuju kemandirian dan keadilan sejahtera .

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Dandim 1307 Poso Ryan Hanandi, dari Kementrian Pertanian RI Eka Susanti, S.Hut, Dinas Pertanian Propinsi Sulteng Emilya, SP, Dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Kab. Poso Ulfa Badjeber, Camat Pamona Barat Gloria Tobondo, SE, Kades Salukaia Dafid A. Bandalo, S.Sos serta warga masyarakat kelompok tani desa salukaia.

alt

Proyek Perubahan : Pemeliharaan Irigasi Oleh Petani

  • PDF

altSesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 14/PRT/M/2015 tentang  Kriteria dan Penetapan Status Daerah Irigasi, Kabupaten Poso memiliki sebanyak 130 Daerah irigasi dengan luas fungsional 20.698,50 Ha. Namun sesuai data yang dihimpun dilapangan, sekitar 45% jaringan irigasi rusak sedang dan rusak berat.

 Menurut Kepala Seksi Irigasi Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Poso, Dedi Fransiscus, ST.,MT hal ini di akibatkan karena kurangnya pemeliharaan terhadap jaringan-jaringan irgasi yang ada sehingga mengakibatkan banyak jaringan-jaringan irigasi yang rusak yang berpengaruh terhadap fungsi dari jaringan-jaringan irigasi tersebut.  “Ini juga sangat berpengaruh terhadap peningkatan hasil pertanian terutama hasil panen padi.” Ujarnya.


Untuk itu sebagai Kepala Seksi yang menangani bidang ini, beliau menekankan agar pemeliharaan jaringan-jaringan irigasi yang ada perlu melibatkan masyarakat terutama masyarakat petani. “Masyarakat petani jangan selalu mengharapkan uluran tangan pemerintah. Sebagai pengguna irigasi, masyarakat petani diharapkan agar ikut berpartisipasi dalam pemeliharaan jaringan-jaringan irigasi yang ada” Ujarnya. 

Untuk itu dalam rangka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan IV PKP2A II LAN Makassar, sebagai Kepala Seksi yang menangani bidang ini mengangkat permasalahan ini sebagai proyek perubahan. Adapun lokasi yang dipilih sebagai lokasi percontohan adalah Daerah irigasi Tambarana Kiri Desa Bhakti Agung. Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri, M.Si pada pembukaan pelaksanaan implementasi proyek perubahan di Desa Bhakti Agung, sangat mengapresiasi kegiatan ini dan menghimbau agar pelaksanaan kegiatan pemeliharaan jaringan irigasi seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menyeluruh di Kabupaten Poso. Beliau juga menghimbau kepada stakeholder yang terkait agar bersinergi untuk menggalakan kegiataan seperti ini.

alt

Pemda Poso dan TNI Bentuk Brigade Tanam

  • PDF

Untuk mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan pihak TNI yang tergabung dalam operasi teritorial membentuk brigade tanam bekerja sama dengan pemerintah daerah kabupaten Poso melalui Dinas Pertanian melakukan tanam perdana dilahan sawah Desa Masamba Poso Pesisir Selatan Kabupaten Poso Sulawesi Tengah.

Tanam perdana di desa Masamba ini ditandai dengan pembajakan lahan menggunakan kendaraan traktor oleh Danrem 312 Tadulako Kolonel Infanteri Muhammad Saleh Mustafa , Bupati  Poso Darmin Sigilipu, Dandim 1307 Poso Letkol Ryan Hanandi, serta melibatkan warga dan kelompok tani, pada Jumat (22/7/16).

Bupati Poso dalam sambutannya meminta agar warga di poso pesisir bersaudara bisa mendukung program pemerintah untuk meciptakan swasembada pangan di wilayah sulawesi tengah. "

Setelah melakukan pembajakan perdana kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bantuan secara simbolik kepada warga yang diserahkan oleh Pemerintah Daerah dan Pihak TNI-Polri. Bupati Poso didampingi Danrem 312 tadulako beserta Dandim 1307 Poso usai kegiatan langsung meninjau bedah rumah warga yang dilakukan TNI yang masih terkait operasi teritorial di desa Pantangolemba, Poso Pesisir Selatan.

alt

alt

PEMBUKAAN SIDANG DEWAN KETAHANAN PANGAN DAN LOMBA CIPTA MENU KABUPATEN POSO TAHUN 2015

  • PDF

“Sidang dewan ketahanan pangan tingkat kabupaten poso tahun ini memfokuskan pada tema memampukan petani sebagai pelaku utama menuju kemandirian dan kedaulatan pangan di bumi sintuwu maroso.  Tema ini akan menuntun kita dalam merumuskan kebijakan dan langkah strategis dalam membina dan memberdayakan petani sebagai pelaku utama dalam mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan.” Ungkap Penjabat Bupati Poso Drs, S.Songgo, MM dalam sambutannya pada acara puncak sidang Dewan Ketahanan Pangan dan Lomba Cipta Menu Poso Tahun 2015 di Halaman Kantor Ketahanan Pangan Poso Selasa, 3/11.

Lanjut Bupati,   Namun kita ketahui bersama permasalahan pangan merupakan permasalahan yang sangat kompleks dan memerlukan koordinasi lintas sektor dalam penanganannya, sehingga pertemuan ini memiliki arti penting sebagai salah satu forum yang tepat untuk membicarakan langkah-langkah kongkrit dalam penanganan masalah pangan, agar terwujud kemandirian dan kedaulatan pangan di kabupaten poso. Terangnya.“ Sebagai warga masyarakat kabupaten poso, kita patut bersyukur kepada tuhan yang maha esa, sebab sekalipun daerah kita dilanda musim kemarau yang berkepanjangan, namun secara nyata kita tidak mengalami kekurangan bahan pangan.  bahkan 3 (tiga) tahun belakangan ini kita terus mengalami surplus beras sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, bahkan sebagai pemasok beras ke beberapa kabupaten tetangga dan provinsi sulawesi utara. Dari sisi konsumsi pangan, kita juga mengalami peningkatan kualitas yang ditandai dengan naiknya indikator pola pangan harapan (pph) yang mencapai poin 91, selain itu tingkat konsumsi beras menunjukan penurunan yang signifikan dari 130 kg/kapita/tahun menjadi 104,55 kg/kapita/tahun. hal ini sebagai bukti nyata bahwa ekonomi masyarakat di kabupaten poso mengalami peningkatan serta telah memanfaatkan pangan lokal lainnya selain beras. Tutupnya.Dalam kegiatan tersebut juga diselenggarakan lomba cipta menu yang diikuti 19 Kecamatan wialayah Kabupaten Poso.  Sekian Rusman/Anca'

altalt

Gerakan Pengendalian OPT

  • PDF

Rabu 21 Oktober 2015, Wakil Gubernur Sulteng H. Sudarto,SH M.Hum membuka secara resmi Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) di desa Masamba Kec.Poso Pesisir. Kegiatan ini bagian dari kerjasama antara TNI/AD dengan pemerintah daerah yang berupaya untuk meningkatkan hasil pertanian terutama bagi komoditas padi, jagung, dan kedelai (Pajala). Kegiatan ini dihari oleh para pejabat baik dilingkungan Pemprov Sulteng dan Pemda Poso bersama dengan tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh agama serta para babinsa di Kec. Poso Pesisir.

Bupati Poso yang diwakili oleh Assisten Adm. Umum Drs. Yoksan Lakukua dalam sambutannnya berterima kasih kepada pemerintah provinsi dan seluruh jajaran TNI AD atas terlaksananya kegiatan ini.

Dalam sambutannya Wagub menyatakan bahwa pemerintah menyambut baik terlaksananya kegiatan ini. Karena kegiatan ini memberikan informasi bagi para petani dalam mengatasi OPT dilahan pertanian mereka. Sehingga hasil akhir yang diharapkan yaitu meningkatnya produksi pertanian. Kita harus bisa mempertahankan Sulteng sebagai daerah lumbung pangan Sulawesi. Lanjut dikatakan Wagub bahwa akan ada hadiah bagi para petani yang mampu meningkatkan hasil produksi lahan mereka. Untuk itu dimintakan seluruh petani penyuluh bahkan para babinsa yang ada untuk meningkatkan kerjasama.

Kegiatan ini diakhiri dengan pembasmian OPT yaitu dengan metode pengasapan di tempat-tempat yang dicurigai sebagai sarang OPT.

alt

Padi Ciherang di Pantangolemba Poso Pesisir Selatan di Panen

  • PDF
Dandim 1307 Poso  Letkol Inf. Ryan, S,Sos bersama wakil Bupati Poso Ir, Samsuri, M.Si Kajari Poso Nur Taman, SH dan sejumlah pejabat lainnya dari kabupaten maupun dari kecamatan melaksanakan panen perdana padi Ciherang yang telah genap masa petiknya di areal persawahan Desa Pantango Lemba Kecamatan Poso Pesisir Selatan Sabtu 16/05.

Panen perdana tersebut merupakan kegiatan yang dilangsungkan Koramil  wilayah Poso Pesisir dan Kodim 1307 Poso dengan penetapan wilayah program binaan Upsus (Upaya Khusus)  peningkatan  produksi padi, jagung dan kedelei (pajala) di wilayah kodam VII  Wirabuana sejak bulan Januari 2015 yang lalu.

Dalam sambutannya Dandim menyebutkan program yang telah dilaksanakan bersama rakyta/masyarakat tersebut merupakan wujud kepeduliaan TNI kepada warga masyarakat didalam membantu meningkatkan kesejahteraannya melalui sector pertanian. “ Program ini merupkan upaya TNI di seluruh Wilayah NKRI  sebagai bentuk kepeduliaan kepada warga masyarakat dibidang pertanian dan perkebunan” Katanya.

Menurut Dandim benih yang sengaja dipilih sebagai variatas unggulan adalah jenis ciherang yang bisa dipanen selama kurang lebih seratus hari dengan hasil sekitar 7 ton per hektar. Sehingga hal ini membantu para petani didalam meningkatkan hasil produksi padinya sehingga perekonomiaan masyarakat tani dapat meningkat signifikan.

Wabup Poso Ir, Samsuri, M.Si mengapresiasi program yang telah dijalankan pihak TNI yang tentunya sejalan dengan visi misi pemerintah daerah kabupaten Poso yang memilih sector pertanian dan perkebunan sebagai salah satu ikon dan prioritas pembangunan di wilayah ini. Karena itu melalui sambutan selaku mewakili Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang, MM menyampaikan ungkapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pihak TNI dan masyarakat Desa Pantango Lemba yang sudah mengikuti program tersebut sebagai salah satu upaya meningkatkan perekonomiaan masyarakat tani pada khususnya dan peningkatan perekonomiaan masyarakat Kabupaten Poso pada umumnya.

Kegiatan Panen Perdana yang berlangsung di areal persawahan tersebut ditandai dengan pemotongan padi varietas ciherang oleh Dandim 1307 Poso, Wabup Poso, Kajari Poso, Polsek Poso Pesisir Selatan, Kepala Bulog/Dolog wilayah Poso,  Danramil, Camat serta Ketua Kelompok Tani Pantango Lemba yang disaksikan masyarakat tani Desa PantangoLemba.

 

altalt