Sen01222018

Last update02:08:50 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA PERIKANAN KELAUTAN DAN KESEHATAN HEWAN Perikanan

Perikanan

Bantuan Excavator Untuk Poso Pesisir

  • PDF

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menghadiri acara penyerahan bantuan 1 unit Excavator bantuan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan di desa Bega Kecamatan Poso Pesisir, pada  Ssenin (08/01/18).

Penyerahan Bantuan Kementrian Kelautan dan Perikanan 1 (satu) Unit Excavatordiserahkan kepada Koperasi "Azat Perkasa Membangun" di Desa Bega Kecamatan Poso Pesisir.


Dalam sambutan yang disampaikan oleh Camat Poso Pesisir, bahwa selama ini bantuan bagi Kecamatan Poso Pesisir terlebih di desa Bega sangat jauh dari harapan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup.

menurutnya dengan adanya bantuan ini, terjawab sudah keinginan masyarakat Poso Pesisir terlebih yang berusaha dibidang budidaya perikanan, selama ini didominasi oleh budidaya ikan bandeng.ini dikarenakan masalah pemasaran, hingga maka para pengusaha tambak beralih ke udang jenis pamane. "Dari segi ekonomi sangat menguntungan karena dijual dengan harga 50.000/Kg dan pembelinya datang ditempat. dengan adanya bantuan ini, tentu masalah penyiapan lahan tambak akan lebih mudah karena menggunakan alat berat dan masyarakat sangat berterima kasih atas bantuan ini"jelasCamat Poso Pesisir.


Menurut Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Poso, Poso patut bersyukur karena bisa mendapatkan alat ini yang tentunya dapat digunakan untuk mempercepat pengolahan lahan bagi budidaya tambak. Ada kriteria bagi penerima bantuan yang diharapkan oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) diantaranya adalah alat ini dapat digunakan dengan baik dan harus memiliki tempat garasi buat excavator agar kendaraan ini tidak terkena langsung oleh hujan dan panas, sehingga kendaraan ini bisa bertahan lama. Dengan memaksimalkan penggunaan kendaraan ini, maka tidak menutup kemungkinan kedepan Poso akan mendapatkan lagi bantuan yang sama lagi bagi Kecamatan lain.


Sementara Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu dalam sambutannya menyebukan bantuan ini bisa diperoleh berkat usaha dan kerja keras. Sebagaimana maksud dari pengadaan alat ini, dengan melihat potensi Kecamatan Poso Pesisir yang besar untuk budidaya tambak ikan dan udang, maka para petani tambak akan lebih mudah dalam penyediaan lahan. Karena dengan alat ini, akar-akar kayu yang besar yang dapat mengganggu perkembangan ikan dan udang bisa dibersihkan dengan mudah, begitu pun untuk pembuatan lahan tambak yang baru.Selain menghemat anggaran, para petani ikan juga dapat menghemat waktu, proses pengerjaannya akan lebih cepat dari sebelumnya.


Bupati Poso pun berharap agar alat ini dirawatdenganbaik serta dapat digunakan secara berkelompok dan harus untuk kesejahteraan masyarakat khususnya Kecamatan Poso Pesisir. Sebelum menutup rangkaian acara, Bupati Poso menyerahkan kunci exavator kepad ketua Koperasi yang langsung diberikan kepada operator untuk dihidupkan dan memastikan semua bagian kendaraan berfungsi dengan baik.

Hadir dalam kegiatan ini, para Kepala OPD, unsur Tripika Kecamatan Poso Pesisir, Camat, Danramil, Kapolsek, kepala-kepala desa diwilayah Poso Pesisir, pengurus dan anggota koperasi Azat Perkasa Membangun serta masyarakat Desa Bega Kecamatan Poso Pesisir.//ca’/pul

alt

alt

Pencanangan Kampung Sidat "Desa Asal Sidat" (DAS)

  • PDF

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu tadi pagi menghadiri acara Pencanangan Kampung Sidat "Desa Asal Sidat" (DAS) jenis Marmorata di Desa Pantangolemba Kecamatan Poso Pesisir Selatan, pada Kamis (9/11/17).alt

Kepala Desa Pantangolemba Taras Badjaji, pada sambutannya menyampaikan rasa gembira dengan pencanangan kampung sidat di desa Pantangolemba, dan menjadi desa pembudidaya sidat. menurutnya dengan pencanangan ini akan menjadi salah satu faktor pendukung untuk peningkatan ekonomi masyarakat. "Karena saat ini budidaya ikan sidat masih dilakukan dengan menggunakan kolam terpal, maka sangat berharap agar Pemdakab Poso bisa mengupayakan bangunan yang lebih ideal sebagai tempat budiaya" imbuhnya. Saat ini desa Pantangolemba sangat kondusif sehingga masyarakat bisa mengupayakan pemenuhan ekonomi secara maksimal.

Sementara Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Poso Ir. Yusak Mentara, mengatakan bahwa selama ini masyarakat hanya mengandalkan tempat penangkapan umum untuk mencari sidat, seperti sungai dan rawa. Namun dengan semakin meningkatnya jumlah permintaan akan sidat.sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut maka digagaslah kegiatan ini. desa Pantangolemba terdapat aliran air deras, dan rencananya tempat tersebut akan dijadikan lokasi untuk penelitian sidat bekerjasama dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi Sulawesi Tengah dan sokongan dari Kementrian Perikanan dan Kelautan. 

Melalui sambutannya,Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan, jila kesuksesan suatu kegiatan,di dasari atas jumlah kehadiran, kuantitas.

"Karena antusiasme orang yang banyak, berarti ikut mendukung apa yang ingin dicapai" kata Darmin. dirinya mengharapkan Kelompok yang sudah terbentuk, dapat bekerja keras agar tujuan keberhasilan bisa tercapai dengan mengembangkan dengan inovasi-inovasi baru untuk peningkatan produksi sampai dengan pemasaran.

Jenis sidat (ikan sogili) marmorata adalah speises endemik yang hidup di poso. speises ini banyak diminati di luar negeri, diantaranya Jepang, Cina, Korea, Taiwan.

"Hal ini mengharuskan kita semua meningkatkan kualitas dan kuantitas sidat, agar pangsa pasar akan terus bertambah.Dengan kerjasama semua pihak, yang saling bergandengan tangan maka kita akan mendapatkan hasil terbaik' tutup bupati.

Rencananya kegiatan pencanangan Kampung Sidat "Desa Asal Sidat" (DAS) jenis Marmorata juga akan di laksanakan di Desa Peura Kecamatan Pamona Puselemba.

Hadir dalam acara pencanangan kampung sidat ini, ketua KTNA Kabupaten Poso, Syarifudin Odjobolo, Anggota DPRD Kabupaten Poso H. Usman, Camat Poso Pesisir dan Poso Pesisir Selatan, Muspika Kecamatan Poso Pesisir dan Poso Pesisir Selatan, tokoh masyarakat dan masyarakat desa Pantangolemba serta pewarta cetak dan elektronik.

PANEN PERDANA BUDIDAYA IKAN MINA PADI

  • PDF

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si dengan antusiasnya dan senang secara langsung melakukan panen perdana ikan nilam, mas dan ikan mujair dengan cara menjala sehingga mendapatkan ikan yang banyak dan memuaskan di kolam percontohan mina padi binaan dari dinas kelautan dan perikanan provinsi sulawesi tengah bekerjasama dengan dinas kelautan dan perikanan kabupaten poso bertempat di desa lape kecamatan poso pesisir, senin, 15/05/17.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Poso menyampaikan panen perdana ikan yang dipelihara di sawah sekaligus ditanami padi atau disebut budidaya ikan dengan cara mina padi, ini sebenarnya sudah lama diterapkan khususnya di jawa karna lahan pertaniannya sangat terbatas dan kini kita lihat bersama panen perdana ikan dengan cara mina padi sekarang dilaksanakan di desa lape adalah salah satu kolam percontohan artinya harus lebih serius lagi tentunya dengan semakin bertambahnya pengetahuan dan pengalaman tentang mina padi hasilnya pasti lebih baik lagi dan ini menjadi penyemangat bagi kita semua khususnya bagi kelompok tani untuk dapat mencoba mengembangkan budidaya mina padi atau minimal menyebarluaskan informasi kepada masyarakat yang ada di desa lain agar dapat meningkatkan produksi ikan dan padi serta dapat meningkatkan pendapatan bagi masyarakat. Diakhir sambutannya Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si mengucapkan terima kasi kepada gubernur melalui dinas kelautan dan perikanan provinsi sulawesi tengah yang telah menetapkan dalam perencanaan pembangunan yaitu kabupaten poso sebagai daerah sentral produksi ikan air tawar sehingga kegiatan ini terlaksana dengan baik dan target yang ditetapkan dapat terealisasi dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat kabupaten poso.

Sementara di tempat yang sama sekretaris desa lape Romansa, S.Sos selaku kelompok mina padi dalam testimoninya menyampaikan beberapa hal persoalan yang terjadi dalam percontohan mina padi salah satunya adalah hama untuk ikan yaitu burung bangau, biawak dan ikan gabus sedangkan untuk padi serangan burung pipit, penyediaan bak penampung benih dan penampung hasil panen belum ada dan penyediaan pakan terbatas semoga pemerintah baik dari provinsi maupun kabupaten dapat membantu dan memberikan solusi terhadap persoalan yang kami hadapi karna kolam percontohan mina padi ini sangat bermanfaat dan mensejahterakan masyarakat, hama tikus dapat teratasi 90 %, penggunaan pemberantasan hama secara kimiawi dan penggunaan pupuk kimia berkurang hingga 50 %. Diakhir testimoninya Romansa, S.Sos menyampaikan kami dari kelompok tani mekar jaya berterima kasih kepada pemerintah provinsi yang sudah membantu dalam program budidaya mina padi dan di lokasi ini juga ada uji coba budidaya ikan sidat di area 25 are dengan bibit 100 kg dengan ukuran 20-40 cm.

Dalam panen perdana ikan dihadiri oleh kepala dinas kelautan dan perikanan provinsi sulawesi tengah Dr. Ir. Hasanudin Aco, MP, Kepala Dinas Kelautan dan perikanan kabupaten poso yusak Mentara, Para OPD terkait kabupaten poso, unsur tripika kecamatan poso pesisir, kepala desa lape, serta masyarakat desa lape. //ca’/pul

alt

altalt

Lomba Masak Serba Ikan

  • PDF

Bupati Poso membuka secara resmi Lomba Masak Serba Ikan se-Kabupaten Poso  di gedung PGRI pada hari ini Senin, (22/08/16).

Kegiatan ini merupakan kegiatan Dinas Perikanan dan Kelautan Poso yg diikuti oleh seluruh kecamatan se-kabupaten Poso.

Dalam sambutannya Bupati berharap agar lomba ini diikuti sebaik-baiknya sehingga prestasi pada tahun 2013 dimna Poso mewakili provinsi sulawesi tengah diitngkat nasional bisa kembali diraih kembali tahun 2016 ini.

alt