Sel12122017

Last update02:16:50 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA PENDIDIKAN KESEHATAN DAN TRANSPORTASI Kesehatan Hari Anti Narkoba Internasional di Tentena

Hari Anti Narkoba Internasional di Tentena

alt
alt
alt
  • Sebelumnya
  • 1 of 3
  • Selanjutnya

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu Menghadiri sekaligus memberikan orasinya Pada acara memperingati HANI (Hari Anti Narkoba Internasional) tahun 2017 di Lapangan Puselemba Tentena - Kecamatan Pamona Puselemba Kab. Poso Kamis, 13 Juli 2017 hadir dalam acara tersebut Kepala BNN Ir. Max Tungka, unsur tripika Kecamatan Pamona Puselemba, Kadis Perhubungan Bpk Okto Lebang.SE, Kadis Sosial Bpk Viktor Tumonggi, Kaban Kesbang Bpk Drs. Mahmuddin Jamal SE, Kadis Kesehatan Bpk Tofan Karwur, Inspektur Inspektorat Bpk. Abram Sigilipu, Sekretaris Pol PP Bpk Nelson Rongkaloe Sekretaris Dispora Bpk Mursid Laisa, sekretaris Bapelitbangda bpk Noldy Tobondo Para undangan dari tokoh pemuda dan masyarakat serta para guru dan siswa Se-Pamona Puselemba.
Dalam Orasinya Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu mengemukakan bahwa Indonesia Darurat Narkoba karena setiap hari kurang lebih 40 orang meninggal dunia karena narkoba dan sebagian besar dari mereka adalah pemuda remaja yaitu dr kalangan SMU, SMP, maupun Mahasiswa.
narkoba sudah merajalela diseluruh strata kehidupan masyarakat Indonesia, mulai dari buruh kasar, pekerja swasta, PNS, Anggota TNI/POLRI,Murid Pelajar mahasiswa, maupun Dosen baik yg diperkotaan dan pedesaan termasuk yang dikabupaten poso tidak luput dari sasaran penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkoba. sampai dengan akhir tahun 2016 di Indonesia terdapat hampir 40ribu jiwa pengguna Narkoba, dan sangat memprihatinkan di Kabupaten Poso terdapat 3.265 jiwa pengguna barang haram tersebut.
Untuk itu Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyerukan hal pertama untuk menangkap dan menghukum seberat beratnya bagi mereka yang menyebabkan jatuhnya korban korban akibat narkoba hal ini ditujukan kepada aparat keamanan baik Polri / BNN Maupun Kejaksaan dan yang kedua merehabilitasi sebanyak mungkin mereka yang menjadi korban akibat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Bupati Yakin jika kedua hal ini dikeroyok bersama sama, maka yakinlah jika Tuhan berkenan maka suatu waktu Kabupaten Poso akan terbebas dari penyalahgunaan Narkoba dan Poso akan bersinar sehingga Damai Adil Sejahtera yang merupakan cita-cita mulia kita bersama dapat terwujud. Perang terhadap narkoba, perang terhadap penyalahgunaan narkoba, perang terhadap peredaran gelap narkoba di Kabupaten Poso sudah di legalkan melalui peraturan daerah Kabupaten Poso No 7 tahun 2016. Jadi kita tidak perlu takut melawan semuanya itu. sesuai dengan tema perayaan Hari Anti Narkoba Internasional tahun ini yaitu : Peran Aktif dan Pendayagunaan seluruh komponen dan potensi bangsa dalam menghadapi keadaan darurat narkoba menuju Indonesia yang sehat, Maka Bupati Poso menginstruksikan beberapa hal SBB:
1. Agar seluruh komponen bangsa di Kab. Poso berperan aktif untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
2. Agar seluruh potensi baik yang terdapat dipemerintahan, aparat keamanan maupun dikalangan masyarakat kita gunakan semaksimal mungkin untuk upaya pencegahan, pemberantasan maupun rehabilitasi terhadap korban narkoba.
3. Agar peraturan Daerah Kabupaten Poso No 7 tahun 2016 tentang pencegahan dan penanggulangan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, kita sosialisasikan kepada seluruh komponen bangsa di bumi sintuwu maroso ini. //ca’/pul