Sab11182017

Last update02:34:06 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA PENDIDIKAN KESEHATAN DAN TRANSPORTASI Kesehatan

Kesehatan

Pencanangan GERMAS Pada Peringatan HKN Ke-53 Tahun 2017

"MARI KITA KOBARKAN SEMANGAT MELAYANI, SEMANGAT MENGGERAKKAN, SEMANGAT UNTUK MAMPU MENANGKAP ASPIRASI MASYARAKAT, SEMANGAT MEMANDIRIKAN DAN MEMBERDAYAKAN MASYARKAT DALAM PENCAPAIAN DERAJAT KESEHATAN." Cetus Menteri Kesehatan Republik Indonesia, yang disampaikan melalui Wakil Bupati Poso Ir, Samsuri, M.Si pada perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53 Tingkat Kabupaten Poso , di lapangan Sintuwu Maroso Poso 17/11/17. Kegiatan mewarnai peringatan HKN 2017 antara lain, pencanangan gerakan hidup sehat (GERMAS) dengan banyak mengkonsumsi buah-buahan. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Pelaksanaan GERMAS harus dimulai dari keluarga, karena keluarga adalah bagian terkecil dari masyarakat yang membentuk kepribadian.

GERMAS merupakan gerakan nasional yang diprakarsai oleh Presiden RI yang mengedepankan upaya promotif dan preventif, tanpa mengesampingkan upaya kuratif-rehabilitatif dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam memasyarakatkan paradigma sehat. Untuk menyukseskan GERMAS, tidak bisa hanya mengandalkan peran sektor kesehatan saja. Peran Kementerian dan Lembaga di sektor lainnya juga turut menentukan, dan ditunjang peran serta seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari individu, keluarga, dan masyarakat dalam mempraktekkan pola hidup sehat, akademisi, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi profesi dalam menggerakkan anggotanya untuk berperilaku sehat; serta Pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah dalam menyiapkan sarana dan prasarana pendukung, memantau dan mengevaluasi pelaksanaannya.

Kegiatan ini juga diadakan Lomba Cipta Menu Sehat, senam sehat bersama stakeholder kesehatan, hiburan musik bambu dan atraksi menarik lainnya. //ca’/pulalt

altalt

Pelaksanaan Sosialisasi GERMAS Tingkat Kabupaten Poso

Pelaksanaan sosialisasi gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) tingkat kabupaten poso tahun 2017 yang diprakarsai dari dinas kesehatan kabupaten poso, dilaksanakan di banua mpogombo torulemba poso, kamis (16/11/17.) Dibuka secara langsung oleh wakil bupati poso Ir. Samsuri, M.Si, dihadiri kepala dinas kesehatan kabupaten poso dr. N. Taufan Karwur, tim dari germas terpadu tingkat I provinsi sulawesi tengah Alfina A. Deu, SKM, M. K, sekaligus memberikan materi.

Germas adalah suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup, ungkap dr. Marwan Neno, M.Kes selaku ketua panitia. Disamping itu, dr. Marwan Neno, M.Kes juga katakan bahwa germas melakukan berbagai macam kegiatan diantaranya melakukan aktifitas fisik, mengkonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan dan menggunakan jamban. Pada tahap awal germas melakukan aktifitas fisik 30 menit perhari, mengkonsumsi buah dan sayur, memeriksakan kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali sebagai upaya deteksi dini penyakit. Germas diharapkan dapat membangkitkan rasa tanggung jawab bahwa sehat harus diawali dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

Sementara wakil bupati poso Ir. Samsuri, M.Si dalam sambutannya menyampaikan, bahwa germas merupakan langkah pemerintah secara nasional dalam rangka menyadarkan secara prefentif untuk mencegah penyakit menular dan tidak menular kepada masyarakat khususnya di wilayah-wilayah daerah. Ir. Samsuri, M.Si mengharapkan dengan sosialisasi germas dapat meningkatkan pemahaman dan pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat sehingga masyarakat menjadi tahu, mau dan mampu untuk berperilaku sehat dalam upayah meningkatkan kualitas hidup. Diakhir sambutannya wakil bupati poso ir. Samsuri, M.Si mengingatkan.kepada seluruh peserta sosialisasi diantaranya para OPD, camat, lurah, kepala desa, tim penggerak PKK kabupaten poso Yang sempat hadir saat ini, dapat mengambil manfaat yang sebesar-besarnya didalam pelaksanaan kegiatan Germas demi untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan kita bersama untuk kabupaten poso cerdas dimasa yang akan datang. //ca’/pul

alt

alt

Seminar Nasional dan Workshop Hari Kesehatan Nasional ke-53 2017

altaltAcara seminar nasional dan workshop dalam rangka hari kesehatan nasional ke-53 tahun 2017 bertempat di gedung wanita poso, dibuka secara resmi Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si, pada Rabu, (15/11/17).


Tema dari kegiatan kali ini adalah bahaya HIV/AIDS sebagai faktor resiko penyalahgunaan narkoba karena melihat insiden atau kasus semakin hari semakin meningkat.
dr. Massalindri Hasmar, M. Epid, M.Kes, Sp. S selaku ketua panitia dalam laporannya mengatakan peserta seminar kali ini berjumlah kurang lebih 500 orang berasal dari kalangan dokter, perawat, bidan, apoteker, sarjana kesehatan masyarakat dan organisasi profesi lainnya, peserta bukan hanya berasal dari kabupaten poso bahkan dari luar kabupaten yaitu tojo una-una dan kota palu.


Massalindri Hasmar mengatakan bahwa kegiatan kali ini menghadirkan empat narasumber yaitu dr. Suryani, Sp. PD, KAI dosen fakultas kedokteran universitas hasanuddin, Ners. Rizal, S.Kep dari dinas kesehatan pare-pare, Dra. Hadijah Tahir, Apt. dari rumah sakit pusatbotak nasional jakarta dan Dedy Febriansyah, DpOg dari dokter kesehatan RSUD poso.
Sementara Kepala dinas kesehatan kabupaten poso dr. N. Taufan Karwur sampaikan kegiatan seminar nasional dan workshop dengan tema penyalahgunaan narkoba sebagai faktor resiko HIV/AIDS bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan kita terhadap isu kesehatan masalah HIV/AIDS yang terjadi di kalangan masyarakat dan memahami dampak yang terjadi dari akibat itu semua.Sementara Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si dalam sambutannya menyampaikan kita harus memberikan pendidikan dan pemahaman kepada anak-anak yang rawan dengan kasus penyalahgunaan narkoba, melalui forum ilmiah yang membahas korelasi narkoba terhadap resiko tertularnya virus HIV/AIDS tentunya sangat menarik untuk diikuti sebagai tambahan pengetahuan tentu juga akan mendapatkan informasi tentang bagaimana narkoba yang bisa menjerumuskan sekaligus dapat mengantarkan kejalan kematian.


Ir. Samsuri, M.Si diakhir sambutannya mengharapkan, kepada seluruh peserta seminar agar serius dalam mengikuti jalannya seminar ilmiah sehingga hasil dan manfaat serta tujuan dapat terwujud serta menghasilkan point-point penting yang bisa dijadikan standar atau pedoman untuk meminimalisir dampak buruk penyalahgunaan narkoba dan seks bebas dikalangan remaja khususnya dan orang dewasa.
Kegiatan ini diprakarsai oleh dinas kesehatan kabupaten poso, dihadiri direktur RSUD poso dr. Asna Awad, MH.Mars, kepala BNN kabupaten poso Ir. Max Tungka, kepala KKP poso, kepala-kepala prodi poltekes poso, kepala direktur stikes mandiri husada poso, ketua organisasi profesi, IAI, PPNI, IBI, IDI, Persakmi kabupaten poso dan peserta seminar dari mahasiswa poltekes poso, stikes mandiri husada poso serta undangan lainnya.

alt

Penutupan Diklat Prajabatan CPNS Formasi Dokter, Dokter Gigi, Bidan PTT dan Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian

Balai Diklat Maliwuko menjadi tempat kegiatan Penutupan Diklat Prajabatan Bagi CPNS Formasi Dokter (14/11/17) Dokter Gigi, Bidan PTT dan Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian, dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si didampingi FKPD Kabupaten Poso. Kegiatan ini dilaksanakan merupakan hasil Kerja sama Pemerintah Daerah Kabupaten Poso dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Tahun 2017 membentuk dan Menghadirkan Karakter Baru Abdi Masyarakat Lewat Diklat Prajabatan. Turut hadir dalam acara ini, Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Poso dr. Djani Moula, M.Kse, MM, yang mewakili Kepala-kepala OPD dilingkungan Pemdakab Poso, serta para peserta diklat Prajabatan.


Melalui laporan Ketua Panitia oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Poso Yan Edward Guluda, SH., MH menyatakan bahwa pendidikan dan pelatihan Prajabatan dilaksanakan sesuai dengan Kurikulum untuk membentuk CPNS yang memiliki pengetahuan dan wawasan terutama dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat, membentuk jiwa yang anti korupsi. Dalam mengukur kemampuan peserta diklat, maka dilakukan evaluasi dan hasilnya keseluruhan peserta dinyatakan lulus dan beberapa peserta berhasil dengan nilai terbaik.


Kepala BPSDM Propinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Menejerial dan Fungsional Mohamad Fahri menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini dilaksanakan sebagai penguatan terhadap pelayanan kepada masyarakat. 
Pelayanan publik, harus memenuhi unsur : sederhana, kejelasan, kepastian waktu, akurasi, kemanan, serta kelengkapan sarana dan prasarana kerja. Pengabdian kepada masyarakat harus berdasarkan kemampuan dan integritas sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan maksimal dan sesuai dengan harapan masyarakat.


Dalam sambutan Wakil Bupati Poso menyampaikan permohonan maaf karena banyaknya kegiatan, sehingga acara ditempat ini agak molor waktu dimulainya. Wakil Bupati Ir. Samsuri, M.Si juga mengucapkan selamat karena apa yang menjadi dambaan saudara semua bisa terwujud. Saudara harus menyadari bahwa tidak banyak orang yang bisa mendapatkan apa yang saat ini saudara alami, olehnya harus dipertanggungjawabkan. Pengembangan kopetensi mutlak harus dipenuhi oleh para peserta Diklat agar dalam mengemban tugas dapat berjalan baik karena sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Memiliki wawasan Kebangsaan, jiwa patriotisme, yang bekerja sepenuh hati terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Korupsi adalah musuh kita bersama, sejak dini pemahaman akan pemberantasan korupsi harus menjadi pedoman dalam menjalankan suatu pekerjaan, sehingga kepercayaan masyarakat tidak akan sia-sia. Sebagai ASN, harus memahami keberadaan dirinya untuk melayani masyarakat. Pengabdian sesungguhnya yang harus dilakukan adalah untuk memberikan servis terbaik kepada masyarakat, mendahulukan apa yang menjadi kebutuhan khalayak ramai daripada dirinya sendiri. Mengakhiri sambutannya Wakil Bupati Poso mengingatkan kepada seluruh CPNS yang telah mengikuti Diklat Prajabatan, untuk mari bersama membangun Poso dengan kerja keras. Karena Poso yang maju adalah Poso yang Cerdas. //ca’/pul

alt

alt

Launching two in one "Akku So Ada"

Kabupaten Poso terus berinovasi menemukan formulasi yang tepat bagi terselenggaranya pelayanan prima bagi masyarakat, teristimewa dalam hal memperoleh identitas sah sebagai warga negara. 

alt

Pihak Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Poso melaunching two in one  "Akku So Ada" yaitu program Layanan Dokumen Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga Secara Bersama, pada Selasa ( 24/10/17),di halaman Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Poso.

Akku So Ada, adalah singkatan dan memiliki makna (Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga) So ada. Bahasa sehari-hari yang sering dipakai oleh masyarakat Poso dan mengartikan sudah ada. Hal ini menjadi suatu keharusan agar masyarakat yang bersangkutan dapat menikmati program-program Pemerintah baik dari segi Pendidikan, Kesehatan serta kehidupan yang layak sehingga akan tercapai tujuan menjadikan Poso sebagai Kota CERDAS.


Dalam laporan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Drs. Sophia Purayow, M.Ap bahwa kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama pihak Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Poso dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Bagi warga yang ingin mendapatkan AKKU So Ada, diperlukan beberapa Persyaratan Penerbitan Akta Lahir yaitu, foto copy Kartu Keluarga, foto copy KTP el Orang Tua, foto copy KTP el saksi 2 orang, foto copy buku nikah/akta nikah dan surat keterangan kelahiran dari bidan/dokter.


Sementara Bupati Poso melalui sambutannya, yang dibacakan oleh Wakil Bupati Poso,
 Ir. Samsuri, M.Si menegaskan bahka program ini sangat baik karena akan membantu masyarakat, terhadap ibu yang melahirkan akan langsung mendapatkan Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga Secara Gratis.


Kedepan pelayanan ini akan berlaku juga di Puskesmas-Puskesmas yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Poso. Menurut wabup, bahwa hal-hal terkecil, kadang dilupakan namun memiliki pengaruh besar terhadap anak dan keluarga. Olehnya jangan menyepelekan identitas anak, karena kedepan sangat dibutuhkan dan akan memudahkan dia dalam menjalani kehidupan terlebih dalam meraih cita-cita dan masa depannya. 
Melalui program kerjasama ini, semoga masyarakat mendapat kemudahan terhadap hak mendapatkan pengakuan dari Negara.

Menutup sambutannya Wakil Bupati Poso, menyerahkan secara simbolis kepada seorang pasien bersalin di RSUD Poso, Ibu Zulfikry Fadila berupa Dokumen Akte Kelahiran dan Kartu Keluarga didampingi Kepala Dinas Dukcapil dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Poso.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Kesehatan, Kadis PU dan OPD lain, Bidang dan Seksi yang terkait, staf dan karyawan RSUD, undangan serta perwakilan penerima dokumen akta kelahiran dan kartu keluarga serta pewarta baik cetak maupun elektronik. (sumber Humas dan Protokoler Setrdakab Poso)


Penilaian Lomba Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS), BKB, GSI, Kesatuan Gerak PKK KB - Kesehatan Sulteng

Penilaian Lomba Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS), BKB, GSI, Kesatuan Gerak PKK KB - Kesehatan Tingkat Propinsi Sulawesi Tengah Tahun 2017 di laksanakan di Desa Bangun Jaya Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso (23/10/17).


Acara diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PKK. Selanjutnya doa oleh Syarifudin, S.Hi., M.Hi. 
Tim Penggerak PKK Desa Bangun Jaya, Hasnawiah Purnomo menyampaikan beberapa hal terkait kegiatan yang telah dilaksanakan, seperti : Mengadakan Praktek & Latihan, serta Kerjasama Pemerintah atau Instansi Terkait dan LSM, Melakukan Pengkaderan, Meningkatkan Pengelolaan Administrasi, Melakukan Pertemuan Rutin Setiap bulan sekali di Balai Desa, Membuat Rencana Kerja Tahun TP PKK, Mengevaluasi Prog Yang Telah Dilaksanakan.


Adapun Kegiatan POKJA selama tahun 2016 s/d 2017 : Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, Gotong Royong membersihkan kebun PKK, Kegiatan Majelis Taklim setiap hari Jumat, Pertemuan Kegiatan Simpan Pinjam, Menghadiri Kegiatan PAUD Terpadu dan Mengaji Bagi Anak TK-KB. Melaksanakan kegiatan POSYANDU baik bagi Balita, Ibu Hamil dan Lansia. Melakukan kelas ibu hamil, Pendataan PHBS, Pendataan Jamban Sehat dan Rumah Sehat.

Kepala Desa Bangun Jaya dalam sambutannya menyampaikan jumlah penduduk sebanyak 556 jiwa dan KK sebanyak 168. 70% masyarakat desa berprofesi sebagai petani dan pekebun. Desa Bangun Jaya sebagaimana desa-desa lainnya yang ada di Kecamatan Pamona Selatan, ikut memberikan kontribusi terhadap tercapainya Poso Kota CERDAS menuju Adipura. Kami bersyukur telah diberikan kepercayaan dan tanggungjawab sebagai tempat penyelenggaraan Penilaian P2WKSS oleh Pemda Kabupaten Poso. Semoga amanah ini tidak sia-sia karenanya secara bersama seluruh masyarakat turut berperan aktif, dibantu masyarakat dari desa lain terlebih oleh Pemda Poso melalui OPD terkait. 


WAKIL BUPATI POSO dalam sambutannya memberikan kepercayaan dan harapan agar Desa Bangun Jaya dapat meraih hasil yang terbaik. Meskipun pada awalnya meragukan, namun atas kerjasama seluruh pihak terkait keraguan itu bisa terjawab dengan terlaksanya kegiatan pada saat ini.
Ketua TP PKK Propinsi yang diwakili oleh Wakil Ketua Dra. Hj. Hasiati Ponulele, M.Kes mengharapkan semoga dengan segala persiapan yang telah dilakukan, Desa Bangun Jaya akan meraih hasil terbaik.


Melalui sambutan Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakil oleh Ketua Tim 2 P2WKSS Drs. Ridwan Mumu, M.Si selaku Kepala Biro Humas dan Protokoler Propinsi Sulteng menyampaikan agar kegiatan ini menjadi acuan bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera.


Acara dilanjutkan dengan mengunjungi stan pameran gelar produk tanaman pangan dan hortikultura oleh Dinas Pertanian. Sembari istirahat, Tim Penilai lomba disuguhi tarian Reog Ponorogo.

Turut Hadir di kegiatan ini, Rombongan Tim Penilai P2WKSS Propinsi Sulteng,Ketua TP PKK Kabupaten Poso bersama beberapa Satuan OPD Kabupaten Poso, Camat Pamona Selatan, Pamona Tenggara, dan Camat Sekabupaten Poso lainnya, Unsur Tripika Kecamatan dan Para Kepala Desa Se Kecamatan Pamona Selatan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda dan Warga Masyarakat baik desa Bangun Jaya maupun desa tetangga. 

(Sumber Humas dan Protokoler Setdakab Poso)

Launching Public Safety Center (PSC) 119 Maroso

Dalam apel bersama di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, bertempat di halaman Kantor Bupati , Senin (16/10/2017). Bupati Poso Darmin Agsutinus Sigilipu, melaunching Public Safety Center (PSC) 119 Maroso Kabupaten Poso Tahun 2017 sekaligus penyamatan Pin, penyamatan gelang PSC dan penyerahan kunci mobil ambulance operasional PSC 119 maroso secara simbolis kepada Tim Medis PSC 119 serta menyaksikan penandatanganan MOU Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten Poso oleh Dra. Sophia Porajow tentang layanan penerbitan akte kelahiran dan kartu keluarga “two in one” Akku So Ada dengan Direktur RSUD Poso dr. Asna Awad, MARS dan Dinas Kesehatan Kabupaten Poso dr. Napoleon Taufan Karwur, serta disaksikan pula Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri, MSi, Plt. Sekretaris Daerah kabupaten Poso Drs. Joksan Lakukua, Para Staf Ahli, para kepala OPD kabupaten poso, dan seluruh karyawan karyawati di lingkungan pemerintah daerah kabupaten poso.
Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu mengatakan patut bersyukur karena adanya public safeti center (PSC) 119 maroso kabupaten poso tahun 2017, dimana PSC merupakan bentuk layanan gawat darurat medis terpadu sebelum pasien/korban mendapatkan tindakan fasilitas kesehatan di rumah sakit.
“adapun tujuan program dilaunchingnya PSC adalah meningkatkan akses dan mutu pelayanan kegawatdaruratan bagi masyarakat, mempercepat waktu penanganan korban/pasien gawat darurat yang terjadi di masyarakat dan menurunkan angka kematian dan kecatatan.
Darmin Agustinus Sigilipu juga menjelaskan, untuk Public Safety Center (PSC) 119 maroso kabupaten poso bermarkas di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Poso, dan wilayah kerja PSC tahap awal melayani tiga kecamatan yaitu kecamatan poso kota, kecamatan poso kota utara dan kecamatan poso kota selatan, dengan menghubungi HP 082187875030 atau 082187875080 juga dapat menghubungi lewat HT dengan frekwensi 143.600 untuk mendapatkan layanan gawat darurat seperti kedaruratan system pernafasan, jantung dan pembuluh dara, saraf pusat, saluran kemih dan kedaruratan dalam kebidanan sebelum dirujuk di rumah sakit poso.
Darmin Agustinus Sigilipu menambahkan diakhir sambutannya, dengan harapan PSC dapat melaksanakan tugas kemanusiaan sebaik-baiknya dengan tulus serta penuh semangat untuk kesehatan dan keselamatan masyarakat kota poso. //ca’/pul

alt

altalt

Sepulang Dari China Bupati Poso Paparkan Hasil Studi Pemberantasan Schistosomiasis

alt

Keberhasilan China dalam pemberantasan schistosomiasis, karena dukungan kuat dari seluruh instansi mulai dari pusat hingga desa yaitu dengan mendirikan satu kantor Departemen Khusus Institut Nasional Penyakit Parasit dan Pengendalian (NIPD) schistosomiasis, jelas Darmin di dampingiKepala Dinas Kesehatan, PU, Dinas Pertanian dan Peternakan serta Kepala Balitbangda Kabupaten Poso, diruang kerjanya.

“Departemen itu, melibatkan semua instansi hingga ke desa-desa yang terkena penyakit schistosomiasis dengan anggaran yang banyak. Sementara untuk Indonesia khususnya Kabupaten Poso, penanganannya masih bersifat sektoral hanya melalui Dinas Kesehatan” ungkap Bupati Poso.

Menurutnya, pembentukkan departemen khusus seperti di Tiongkok itu telah diusulkan kepada kementerian kesehatan. Dirinya berharap ke depan pemberantasan schistosomiasis bisa menerapkan cara yang dilakukan negara Tirai Bambu itu."Ke depan kami akan melakukan seperti di China, dan saat di China saya sudah mengusulkan kepada kementerian kesehatan agar mendirikan departemen khusus," katanya.

Selain Bupati Poso, dinas terkait yang berangkat ke china juga memaparkan hasil berdasarkan bidang masing-masing, terkait pemberantasan penyakit keong.

Menurut Kadis Kesehatan Poso, dr Taufan Karwur mengatakan bahwa hal yang bisa dikutip dari Tiongkok dalam memberantas penyakit schisto adalah keterpaduan seluruh Intansi. Jika penanganannya hanya oleh Dinas Kesehatan saja, dipastikan tidak dapat memutuskan mata rantai penyebaran penyakit.
Selama ini, katanya, pemberantasan hanya dengan pemberian obat schistosomiasis kepada pasien padahal yang juga harus diberantas adalah tempat hidup cacing keong pembawa schistosoma di air yang lembab dan tergenang yang tidak terkena sinar matahari.“Disana, mereka menggunakan penyemprotan molluscicide (racun pembunuh keong). saat ini sudah terdapat 500 fokus habitat schistosomiasis yang tersebar di dataran Bada dan Napu," ujarnya.

Sedangkan Kadis Pertanian dan Peternakan, Herningsi Tampai mengatakan bahwa di China, semua lokasi yang terkena fokus habitat keong dibanguni jaringan irigasi tersier, lahan pertanian, dan binatang ternak dan liar seperti tikus dilakukan pengambilan sample kotoran.Sebab katanya, penyebaran penyakit dapat melalui kotoran hewan yang sempat lama di lokasi fokus dan menyebar kepada manusia melalui lubang pori. Untuk itu, kedepan Dinas Pertanian akan membangun jaringan irigasi di lokasi fokus agar tidak ada air yang tergenang dan akan menanam tanaman kopi dan kakao sehingga lokasi hutan hidupnya schistosomiasis akan terbuka dan kena sinar matahari.


Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Faidul Keteng mengatakan sesuai dengan pola pemberantasan schistosomiasis di Tiongkok, semua desa-desa yang terkena fokus schistosomiasis dibangun irigasi sekunder yang lebih besar dengan saluran tersier.

Selain itu di lokasi fokus schistosomiasis dibangun jalan untuk memudahkan akses kendaraan roda empat untuk mempermudah petugas kesehatan mengamati dan meninjau lokasi itu. “Semua desa yang kena penyakit itu diberikan bantuan MCK sehingga kotoran tidak menyebar ke tempat lain atau menular ke makhluk hidup” tutup Faidul Keteng.

Roadshow Pameran Dan Pengenalan Teknologi Penunjang Kesehatan

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu diwakili Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kabupaten Poso, P. Rama Tandawuya, SE, M.Si, membuka secara resmi kegiatan Roadshow Pameran Dan Pengenalan Teknologi Penunjang Kesehatan yang diprakarsai oleh PT. Bahtera Nusantara Mandiri, bertempat di gedung sanggar pemuda poso, 07/08/17. Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Gebang Rejo Timur Agung Jamal, S.Sos, M.Si, Senior Manejer PT. Bahtera Nusantara Mandiri Suratno, dr. Chaterine selaku pembawa materi tentang diabetes mellitus (kencing manis) "bahaya dan komplikasinya", para pengunjung masyarakat kabupaten poso pencinta kesehatan serta undangan lainnya.

Dalam sambutan tertulis Bupati Poso dibacakan oleh Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kabupaten Poso, P. Rama Tandawuya, SE, M.Si menyampaikan kesehatan adalah hal yang paling vital termahal harganya dalam hidup ini, namun hal tersebut baru disadari ketika menderita sakit, untuk itu tidak ada pilihan lain kalau sudah sakit seperti stroke, jantung atau menderita penyakit berbahaya lainnya dan dapat merogoh kantong dalam-dalam untuk biaya pengobatan, memang harus demikian karena biaya untuk berobat sangatlah mahal untuk mendapatkan kesembuhan dari penyakit yang diderita. P. Rama Tandawuya, SE, M.Si juga mengatakan melalui roadshow dan pameran ini, masyarakat mendapat banyak manfaat karena terapi kesehatan yang diselenggarakan PT. Bahtera Nusantara Mandiri tidak dipungut biaya alias gratis, karena itu masyarakat poso khususnya para pengunjung pameran ini untuk memanfaatkan kesempatan yang baik untuk memeriksakan kesehatan masing-masing. Diakhir sambutannya P. Rama Tandawuya mengucapkan terima kasih dan apresiasi disampaikan kepada dinas kesehatan poso bersama PT. Bahtera Nusantara Mandiri yang sudah melaksanakan pameran sekaligus perkenalan teknologi kesehatan jepang pada acara roadshow yang telah berlangsung beberapa hari sebelumnya untuk masyarakat poso dan sekitarnya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dari PT. Bahtera Nusantara Mandiri oleh senior manejer Suratno kepada pemerintah daerah kabupaten poso yang diterima oleh kepala dinas koperasi, UMKM dan perdagangan kabupaten poso P. Rama Tandawuya, SE, M.Si, kemudian acara dilanjutkan dengan pengundian nomor dengan hadiah hiburan lainnya berupa tas dan payung dilanjutkan dengan seminar talk show dengan pembawa pemateri dr. Chaterine salah satu dokter spesialis penyakit dalam yang bekerja di RSUD Poso tentang diabetes mellitus dan stroke sebagai penyebab kecatatan diindonesia. //ca’/pulalt

Bupati Poso Studi Lapangan Ke China

Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu beserta rombongan melakukan studi lapangan di Desa Pingley dan Provinsi Anhui China Bagian Timur, pada Selasa (2/8/17) terkait upaya penanganan keong pembawa penyakit atau Schistosomiasis yang masih berkembang biak di dua daerah Poso seperti wilayah kecamatan Lore bersaudara, dimana sumber keong pembawa penyakit ini berada dan berkembang biak di sekitar danau Lindu yang masuk dalam kawasan hutan lindung kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

altaltaltaltaltalt

Rombongan yang mendampingi Bupati Poso dalam malaksanakan studi lapangan di China terdiri dari SKPD terkait seperti Kadis Kesehatan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Poso, serta Kadis PU Kabupaten Poso. Di negeri tirai bambu ini Bupati Poso beserta rombongan melakukan observasi lapangan untuk mendapatkan informasi, data, dan grafik tentang pengendalian dan pemberantasan siput dan cacing penyebab Schistosomiasis.

Anhui, China Timur, adalah salah satu daerah yang dianggap berhasil di dunia, yang dapat mengendalikan atau menurunkan grafik terhadap kasus Schistosomiasis. Disaat yang sama rombongan mendapat undangan makan malam dari pejabat pengendali Schistosomiasis, Prof. Zang di Anhui.

Momen ini juga dijadikan saling tukar cindera mata antar kedua belah pihak.

Jalan Santai Dalam Rangka Hari Ulang Tahun Knpi Ke-44

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si melepas secara langsung sekaligus mengikuti jalan santai dalam rangka hari ulang tahun KNPI ke-44 tahun 2017, bertempat didepan tribun alun-alun sintuwu maroso poso, minggu, (23/07/2017) kegiatan jalan santai ini dihadiri oleh Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Poso, Rektor Unsimar Poso Kisman Lantang, SE, M.SI, Para Kepala OPD Kabupaten Poso, Ketua KNPI Kabupaten Poso Dr. Faidul Keteng, Ketua KPU Kabupaten Poso Taufik Hidayat, TNI/Polri, Ibu-ibu Persit/Bhayangkari, Para Pelajar dari tingkat SD, SMP dan SMA , serta seluruh warga masyarakat kota poso. Dalam kegiatan jalan santai dilanjutkan dengan senam bersama dan pengundian doorprise berupa hadiah utama kulkas mini, televisi, mesin cuci, sepeda, kompor gas dan hadiah hiburan lainnya.

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta jalan santai masyarakat kabupaten poso, yang sudah ikut dalam mengikuti kegiatan jaln santai ini.Wakil Bupati Poso juga mengucapkan selamat untuk KNPI yang sudah bertambah usia ke-44, semoga kedepan KNPI akan menjadi semakin solid dalam bekerjasama dengan Pemerintah Daerah untuk membangun Kabupaten Poso yang kita cintai ini.

Acara dilanjutkan pula dengan pemotongan tumpeng pertama yang dilakukan oleh Ketua KNPI Kabupaten Poso Dr. Faidul Keteng dan diserahkan kepada Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si dan pemotongan tumpeng kedua diserahkan kepada Rektor Unsimar Poso Kisman Lantang, SE,. M.Si. //ca’/pulaltaltalt

Hari Anti Narkoba Internasional di Tentena

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu Menghadiri sekaligus memberikan orasinya Pada acara memperingati HANI (Hari Anti Narkoba Internasional) tahun 2017 di Lapangan Puselemba Tentena - Kecamatan Pamona Puselemba Kab. Poso Kamis, 13 Juli 2017 hadir dalam acara tersebut Kepala BNN Ir. Max Tungka, unsur tripika Kecamatan Pamona Puselemba, Kadis Perhubungan Bpk Okto Lebang.SE, Kadis Sosial Bpk Viktor Tumonggi, Kaban Kesbang Bpk Drs. Mahmuddin Jamal SE, Kadis Kesehatan Bpk Tofan Karwur, Inspektur Inspektorat Bpk. Abram Sigilipu, Sekretaris Pol PP Bpk Nelson Rongkaloe Sekretaris Dispora Bpk Mursid Laisa, sekretaris Bapelitbangda bpk Noldy Tobondo Para undangan dari tokoh pemuda dan masyarakat serta para guru dan siswa Se-Pamona Puselemba.
Dalam Orasinya Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu mengemukakan bahwa Indonesia Darurat Narkoba karena setiap hari kurang lebih 40 orang meninggal dunia karena narkoba dan sebagian besar dari mereka adalah pemuda remaja yaitu dr kalangan SMU, SMP, maupun Mahasiswa.
narkoba sudah merajalela diseluruh strata kehidupan masyarakat Indonesia, mulai dari buruh kasar, pekerja swasta, PNS, Anggota TNI/POLRI,Murid Pelajar mahasiswa, maupun Dosen baik yg diperkotaan dan pedesaan termasuk yang dikabupaten poso tidak luput dari sasaran penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkoba. sampai dengan akhir tahun 2016 di Indonesia terdapat hampir 40ribu jiwa pengguna Narkoba, dan sangat memprihatinkan di Kabupaten Poso terdapat 3.265 jiwa pengguna barang haram tersebut.
Untuk itu Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyerukan hal pertama untuk menangkap dan menghukum seberat beratnya bagi mereka yang menyebabkan jatuhnya korban korban akibat narkoba hal ini ditujukan kepada aparat keamanan baik Polri / BNN Maupun Kejaksaan dan yang kedua merehabilitasi sebanyak mungkin mereka yang menjadi korban akibat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Bupati Yakin jika kedua hal ini dikeroyok bersama sama, maka yakinlah jika Tuhan berkenan maka suatu waktu Kabupaten Poso akan terbebas dari penyalahgunaan Narkoba dan Poso akan bersinar sehingga Damai Adil Sejahtera yang merupakan cita-cita mulia kita bersama dapat terwujud. Perang terhadap narkoba, perang terhadap penyalahgunaan narkoba, perang terhadap peredaran gelap narkoba di Kabupaten Poso sudah di legalkan melalui peraturan daerah Kabupaten Poso No 7 tahun 2016. Jadi kita tidak perlu takut melawan semuanya itu. sesuai dengan tema perayaan Hari Anti Narkoba Internasional tahun ini yaitu : Peran Aktif dan Pendayagunaan seluruh komponen dan potensi bangsa dalam menghadapi keadaan darurat narkoba menuju Indonesia yang sehat, Maka Bupati Poso menginstruksikan beberapa hal SBB:
1. Agar seluruh komponen bangsa di Kab. Poso berperan aktif untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
2. Agar seluruh potensi baik yang terdapat dipemerintahan, aparat keamanan maupun dikalangan masyarakat kita gunakan semaksimal mungkin untuk upaya pencegahan, pemberantasan maupun rehabilitasi terhadap korban narkoba.
3. Agar peraturan Daerah Kabupaten Poso No 7 tahun 2016 tentang pencegahan dan penanggulangan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, kita sosialisasikan kepada seluruh komponen bangsa di bumi sintuwu maroso ini. //ca’/pul

altaltalt

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Integrasi Jamkesda

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menghadiri sekaligus melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama integrasi jamkesda kabupaten poso dirangkaikan dengan penyerahan OSR bencana alam gempa bumi bertempat di ruang kerja bupati poso, rabu, 21/06/17. Kegiatan tersebut dihadiri wakil bupati poso Ir. Samsuri, M.Si, kepala kejaksaan negeri kabupaten poso Nurtamam, SH, Plt. Sekdakab poso Drs. Joksan Lakukua, para kepala OPD kabupaten poso yang tekait, kepala BPJS kesehatan cabang palu Hartati Rachim, SE, AAAK dan kepala kantor layanan kesehatan kabupaten poso Nelvan Kristian Timbe.

Dalam sambutan bupati poso Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan bahwa semoga proses pembangunan khususnya pelayanan kesehatan terhadap masyarakat kabupaten podo saat ini meningkat dengan adanya perjanjian kerja sama integritas jamkesda dan ini merupakan tanggung jawab bagi pemerintah daerah kabupaten poso untuk dapat melayani masyarakat dengan baik. Darmin Agustinus Sigilipu juga nenyampaikan bahwa penambahan anggaran kesehatan yang diperuntukan bagi masyarakat tahun 2017 akan direalisasikan melalui anggaran perubahan dan rencana tahun 2018 masalah anggaran kesehatan akan lebih ditingkatkan Diakhir sambutannya bupati poso Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada deputi wilayah sulutenggo malut yang sudah membantu pemerintah daerah kabupaten poso atas peran serta dalam menyehatkan masyarakat indonesia khususnya di kabupaten poso.

Sementara deputi wilayah sulutenggo malut Lisa Nurena menyampaikan bahwa BPJS kesehatan tidaklah mungkin dapat berjalan tanpa adanya dukungan semua pihak untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih baik terutama untuk masyarakat lapisan bawah. Lisa Nurena juga menyampaikan atas nama direksi BPJS kesehatan menyampaikan penghargaan yang tinggi dan ucapan terima kasih serta rasa bangga atas kepercayaan pemerintah kabupaten poso dalam mengintegrasikan jaminan kesehatan daerah kabupaten poso, semoga dengan penandatanganan perjanjian kersasama ini dapat tercipta sinergi dan harmonisasi, mengenai komitmen bersama mengimplementasikan rencana strategis jaminan kesehatan nasional sebagai bentuk implementasi nawacita. Penandatanganan perjanjian kerjasama integrasi jamkesda kabupaten poso yang dilakukan oleh pihak pertama bupati poso Darmin Agustinus Sigilipu dan pihak kedua kepala BPJS kesehatan cabang palu Hartati Rachim, SE, AAAK dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bantuan kepada korban bencana alam gempa bumi di napu sebanyak 100 sak semen yang diberikan melalui posko bantuan di desa wuasa didampingi wakil bupati poso Ir. Samsuri, M.Si, Kepala kejaksaan negeri kabupaten poso Nrtamam, SH, deputi direksi wilayah suluttenggo malut Lisa Nurena dan Plt. Sekdakab Poso Drs. Joksan Lakukua //ca'/pul

alt

Sosialisasi Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik

Bupati Poso yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Isnain T. Hi. Karim, M.PM, M.Si membuka secara resmi Sosialisasi Gerakan satu Rumah Satu Jumantik( Juru Pemantau Jentik) di Kabupaten Poso,Ruang Pogombo Kantor Bupati poso, kamis 04/05/17.
Dalam sambutannya Bapak Bupati Poso memberikan apresiasi mengenai kegiatan jumantik yang sangat perlu untuk menggiatkan Gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan metode 3M Plus. Partisipasi seluruh lapisan masyarakat dan peran serta keluarga perlu terus ditingkatkan untuk melakukan pemantauan, pemeriksaan, dan pemberantasan jentik, tuturnya.

Upaya pencegahan terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Poso, terus dilakukan oleh pemerintah setempat. Ini bisa dilihat dari program Dinas Kesehatan (Dinkes) Poso yang akan melakukan Pelatihan kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik).
“Jentik itu merupakan bakal nyamuk, yang membawa virus penyakit yang bisa berjangkit pada manusia tergigit olehnya. Sehingga, jika kesadaran warga untuk senantiasa menjaga lingkungan ini bisa terus di dorong. Maka otomatis resiko terserang penyakit dapat di minimalisir,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Poso,Taufan Karwur
Untuk melakukan pelatihan kader Jumantik, Taufan mengatakan kalau pihaknya akan melakukan komunikasi dengan seluruh pemerintah desa dan Kelurahan yang ada di Wilayah Kabupaten Poso.“Kita akan bekerja sama dengan pemerintah desa se Kabupaten Poso untuk mempersiapkan calon Kader jumantik, yang nantinya akan di bekali dengan pengetahuan tentang, pencegahan dan penanggulangan lingkungan lewat pelatihan. Dan setelah itu akan di terjunkan kelapangan,” terangnya.
Meski demikian juga mengakui, kalau apapun upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah pada intinya tergantung pada masyarakat.“Pilihannya ada pada masyarakat, jika ingin sehat, maka lewat program ini muda-mudahan ada kerjasamanya yang baik untuk mengimplementasikanya di lingkungan tempat tinggalnya,” tutupnya,//ca’/pul

alt

Rakorda Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Tahun 2017

  Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu diwakili Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Poso dr. Jani Moula, M.Kes.MM, membuka secara resmi kegiatan rapat koordinasi daerah dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana tahun 2017 ditandai dengan pemukulan gong yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus koalisi kependudukan kabupaten poso dan forum antar umat beragama peduli keluarga sejahtera dan kependudukan bertempat di aula bapelitbangda kabupaten poso, kamis, 30/3/17. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Forum Koordinasi Pompinan Daerah Kabupaten Poso, Ketua Koalisi Kependudukan Provinsi Sulawesi Tengah Prof. Dr. Chairil Anwar, Ketua Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan Provinsi Sulawesi Tengah Drs. H. M. As'ad Syukur, M.Pd, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga Maxi Milaan La'lang, SE, para camat beserta kader-kader dalam partisipasi peningkatan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga kabupaten poso sekaligus sebagai peserta rapat koordinasi daerah dinas pengendalian penduduk keluarga berencana tahun 2017.

   Arif S. Tandah, SE sebagai ketua panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa adapun tujuan kegiatan tersebut salah satunya merumuskan arah kebijakan dan strategis pengelolaan program kependudukan keluarga berencana dan pembanguna keluarga tahun 2017, peserta kegiatan terdiri dari kepala OPD se kabupaten poso 46 orang, camat se kabupaten poso 19 orang, PKB/PLKB se kabupaten poso 49 orang, mitra kerja tingkat kabupaten poso 16 orang, perwakilan PPKBD 12 orang, pejabat administrasi DP2KB 3 orang dan pejabat pengawas DP2KB 11 orang.

   Sementara itu sambutan kepala perwakilan badan kependudukan dan keluarga berencana nasional provinsi sulawesi tengah di bacakan oleh kepala bidang keluarga sejahtera dan pembangunan keluarga Maxi Milaan La'lang, SE menyampaikan bahwa melalui rakorda program KKBPK kabupaten poso tahun 2017 mari kita sinkronisasi arah kebijakan dan pengembangan kegiatan prioritas program KKBPK khususnya di kabupaten poso, selain itu mari kita perkuat sinergitas lintas sektor pemerintah daerah serta dengan segenap pemangku kepentingan dan mitra kerja dalam pelaksanaan program KKBPK di provinsi sulawesi tengah khususnya kabupaten poso.

   Ditempat yang sama Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu dalam sambutannya yang dibacakan kepala dinas pengendalian penduduk dan KB kabupaten poso dr. Jani Moula, M.Kes.MM menyampaikan keberhasilan dalam mewujudkan pertumbuhan penduduk yang seimbang dan mengembangkan kualitas penduduk serta keluarga akan memperbaiki segala aspek dan dimensi pembangunan kehidupan masyarakat untuk lebih maju, mandiri dan dapat mempercepat terwujudnya pembangunan berkelanjutan dan dengan adanya pengendalian penduduk melalui program KB dapat mewujudkan norma keluarga kecil, bahagia dan sejahtera menuju keluarga yang berkualitas, Bupati Poso juga mengharapkan untuk duduk bersama dan berkomitmen baik dalam perencanaam program sampai kepada implementasi yang kesemuanya menjurus pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan adanya rakor ini kita dapat menghasilkan suatu rumusan yang disusun untuk dapat dilaksanakan agar lebih terarah, efektif dan efesien, diakhir sambutannya dr. Jani moula, M.Kes. MM menyampaikan apresiasi dan berterima kasih atas pelaksanaan program KKBPK melalui kampung KB dan kepada seluruh pemangku kepentingan yang ada di kabupaten poso untuk mensukseskan program KKBPK melalui kampung KB terlebih pada tahun 2017 dicanangkan satu kampung KB disetiap kecamatan. Dan acara dilanjutkan dengan pengukuhan koalisi kependudukan kabupaten poso yang dikukuhkan oleh ketua koalisi kependudukan provinsi sulawesi tengah Prof. Dr. Chairil Anwar dan pengukuhan forum antar umat beragama peduli keluarga sejahtera dan kependudukan kabupaten poso dikukuhkan langsung oleh ketua forum antar umat beragama peduli keluarga sejahtera dan kependudukan provinsi sulawesi tengah Drs. H.M. As'ad Syukur. P.Pd, usai pengukuhan dilanjutkan dengan penandatanganan tiga MOU antara dinas pengendalian penduduk dan KB kabupaten poso dengan dinas kesehatan kabupaten poso, RSUD poso dan rumah sakit sinar kasih tentena.//ca’/pul

alt

Hari Ulang Tahun Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Ke-43

  Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si menghadiri acara Hari Ulang Tahun Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Ke-43 dengan tema “Gerakan Perawat Mendukung Masyarakat Sehat” bertempat dilapangan Sintuwu Maroso Poso, yang ditandai dengan pelepasan balon gas, Jumat, 17/3/2017. Hadir dalam kegiatan tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Poso, Ketua DPRD Kabupaten Poso Ny. Elen Inkiriwang Pelealu, SE bersama anggota, Rektor Unsimar Poso Kisman Lantang, SE,M.Si, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Poso Ny. Indah Sri Setyowati Samsuri,SH, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Poso Ny. Hj. Endang Isnain, Ketua Persit KCK Cab. 63, Ketua Bhayangkari, Para Pejabat dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso dan para Perawat Se Kabupaten poso.
Sebelum acara puncak HUT PPNI Ke-34 dimulai, dilaksanakan senam jantung sehat bersama, dilanjutkan dengan kegiatan cara mencuci tangan yang benar oleh Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si serta seluruh peserta senam guna mengajak seluruh masyarakat kabupaten poso untuk membiasakan pola hidup bersih.


  Ketua Panitia PPNI Hayati, SKM dalam laporannya menyampaikan adapun tujuan dari kegiatan ini salah satunya mempererat jalinan kerjasama yang kuat antar sesama anggota profesi perawat, kerjasama secara etis-profesional/kemitraan dengan lintas sektor maupun lintas program, terutama dengan para penentu kebijajan.
Sementara itu Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si dalam sambutannya menyampaikan peran penting perawat sebagai pelaksana pelayanan perawatan, baik untuk infividu, keluarga maupun didalam komunitas masyarakat, dan melalui peringatan HUT Ke-43 kali ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh perawat indonesia khususnya perawat di kabupaten poso untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada pasien karena para perawat poso dituntut untuk meningkatkan kompetensi dan kapabilitas serta dedikasi sebagai perawat profesional di daerah ini.

  Disamping itu Ir. T. Samsuri, M.SI juga mengatakan dalam tantangan global saat ini dimana tuntutan masyarakat semakin gencar agar para abdi masyarakat selalu memberikan pelayanan prima, mau tidak mau perawat indonesia khususnya perawat kabupaten poso harus mengikuti irama dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para personil perawat sebagai langkah cerdas didalam menumbuhkan kepercayaan masyarakat (pasien).

  Diakhir sambutannya Ir. Samsuri, M.Si mengajak kepada seluruh masyarakat poso untuk membiasakan diri berperilaku hidup sehat yang dimulai dari diri sendiri, lingkungan keluarga dan lingkungan kantor bahkan sampai pada tingkat masyarakat karena kesehatan itu sangat mahal harganya.//ca’/pul

altaltalt

Peresmian Puskesmas Tokorondo

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu  meresmikan PUSKESMAS Tokorondo, Kecamatan Poso Pesisir pada Rabu(2/2/17).

altalt

Rombongan Bupati disambut adat Pamona oleh masyarakat setempat. Keberadaan PUSKESMAS ini akan melayani 6 desa disekitarnya (Tokorondo, Lape, Masani, Ueralulu, Towu dan Tiwaa).

Dalam sambutannya Bupati Poso mengharapkan penggunaan puskemas ini bisa melayani masyarakat dalam bidang kesehatan khususnya diwilayah poso pesisir. Pembangunan puskesmas ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat didaerah ini.

"Segala fasilitas yang tersedia supaya digunakan dengan baik sebagaimana fungsinya, dan keberadaan Puskesmas ini akan sangat membanggakan Pemerintah Kabupaten Poso dengan pelayananya yang baik. Masyarakat tidak akan jauh menempuh jarak untuk mendapatkan pelayanan Kesehatan" Ungkap Bupati Poso.

“Puskesmas ini akan sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan tehadap kesehatan. Sehingga harus bersama kita jaga dan rawat. Bagi seluruh pegawai yang bertugas di PUSKESMAS ini, supaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien, berikanlah pelayanan secara maksimal dengan penuh kasih tanpa memandang status" Ungkap bupati Poso dalam akhir sambutannya.

Masyarakat yang ada di Kecamatan Poso Pesisir terdiri dari berbagai suku (Pamona, Toraja, Maros) terdiri dari agama yang berbeda (Islm dan Kristen), hidup dalam Kebhinekaan.

Dalam acara tersebut, hadir pula: Kapolres Poso, Dandim 1307 Poso, Danyon 714 Sintuwu Maroso, Pimpinan SKPD, Camat Poso Pesisir, Unsur MUSPIKA, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, wartawan baik media cetak maupun elektronik, serta seluruh masyarakat perwakilan dari 6 desa.

Melalui kesempatan ini juga, Bupati Poso menyerahkan sebanyak 13 unit kendaraan yang terdiri dari roda 2 (9 unit) dan roda 4 (4 unit). Acara dilanjutkan dengan adat MOLIMBU (makan bersama). Sebelum acara ditutup, panitia melakukan lelang hasil olahan makanan. 

Pelantikan Dewan Pengurus Komisariat PPNI

 Pelantikan Dewan Pengurus Komisariat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) se Kabupaten Poso Periode 2017-2022, di Aula Bappeda Poso, Sabtu 21 Januari 2017. Ketua Dewan Pengurus Daerah PPNI Kabupaten Poso Ns. R.B. Bambang Hermanto,S.Kep yang melantik pengurus PPNI ini disaksikan langsung oleh Bupati Poso yang diwakili Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setdakab Poso M. Ari Pamungkas,SH,MH dan Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah PPNI Propinsi Sulteng Ns. Masri Dg.Taha, S.Kep, M.Kep.

 Dalam pelantikan kepengurusan ini, sebanyak 88 orang yang dilantik terdiri dari delapan komisariat. Untuk dewan pengurs komisariat (DPK) RSUD Poso terpilih Sugianto Kaimudin, S.Kep sebagai ketua, Ketua DPK Lage Albert Kalengkongan, A.Md.Kep, Ketua DPK Pamona Utara Ns. Nancy Tinagari, S.Kep, Ketua DPK Tentena-Taripa Ns. Meylly Sumampouw, S.Kep, Ketua DPK Rumah Sakit Sinar Kasih Tentena Ns. Ferderika Amtiran, S.Kep, Ketua DPK Pamona Barat Ns. I Wayan Suardano, S.Kep, Ketua DPK Pamona Selatan-Tenggara Mardalis Langgara, S.Kep, dan Ketua DPK Lore Bersaudara Agus Salim Suali, A.Md.Kep.Setelah pelaksanaan pelantikan ini dilanjutkan seminar dan workshop keperawatan tentang Sim K-Online Pendidikan Keperawatan Berkelanjutan (PKB) Perawat Indonesia dan Pelatihan Sekretaris dan Bendahara. /*Ok/ca'/pul

alt

GIAT HKN DI POSO DIBUKA RESMI WABUP

Rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-52 Tingkat Kabupaten Poso ditandai berbagai kegiatan olah raga, senam, seminar, donor darah serta kegiatan social lainnya di buka langsung Wakil Bupati Poso Ir, Samsuri, M.Si di lapangan Sintuwu Maroso Poso Selasa, (22/11/16).

Dalam sambutan tertulis Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu yang dibacakan wabup dikatakan momentum HKN ke-52 Tingkat Kabupaten Poso 2016 akan memberi motivasi kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan kesehatan masing-masing, lingkungan kantor dan tempat tinggal karena menurut bupati kesehatan adalah suatu investasi yang tak ternilai harganya.Lanjut sambutan bupati, bahwa membangun kesehatan dengan prilaku menjaga kebersihan, sanitasi, dan prilaku hidup sehat lainnya akan membentuk sumber daya manusia yang sehat, handal dan kuat sebagai modal dan asset pembangunan bangsa dan daerah tercinta sesuai dengan tema HKN tahun 2016 masyarakat hidup sehat Indonesia kuat.

Menutup sambutannya bupati mengingatkan bahwa dengan menjaga kesehatan diri sendiri, lingkungan sekitar serta olah raga yang cukup, merupakan salah satu langkah cerdas peventif didalam mencegah timbulnya penyakit dan gangguan kesehatan lainnya.Rangkaian acara pembukaan HKN tingkat kabupaten Poso diwarnai dengan senam massal maumere dan senam pinguin bersama seluruh peserta yang berasal dari institusi rumpun kesehatan diantaranya jajaran Dinkes Poso, RSUD Poso, RS SInar Kasih Tentena, 23 Puskesmas se wilayah kabupaten poso dan undangan lainnya

HUT IBI KE-65

   Dalam rangka HUT IBI ( Ikatan Bidan Indonesia ) ke-65 dengan tema “Penguatan Peran  Bidan Dalam Pemberdayaan perempuan dan keluarga untuk mendukung pencapaian SDGs”. Sasaran dalam kegiatan yang dilaksanakan adalah keluarga yang ditinggal mati ibu akibat proses kehamilan,persalinan dan nifas. SDGs (sustainable development goals)  yaitu sebuah dokumen yang akan menjadi sebuah acuan dalam kerangka pembangunan dan perundingan negara-negara di dunia.Kegiatan yang dilaksanakan IBI Kab. Poso ini melakukan Santunan kepada seorang anak dari desa Kilo yg terkena penyakit tumor ganas pada bagian kepala. Hal ini sebagai bukti bahwa IBI benar benar turut prihatin dan mensuport agar tetap memperhatikan tumbuh kembang anaknya walaupun tanpa ibu tercinta.
   Ada banyak tujuan dari konsep SDGs, diantaranya yaitu SDGs diharapkan bisa mengakhiri segala bentuk kemiskinan di semua negara manapun, SDGs bertujuan mengakhiri segala bentuk kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan meningkatkan gizi dan mendorong pertanian secara berkelanjutan, SDGs juga memiliki target menjamin adanya kehidupan yang sehat, serta mendorong kesejahteraan untuk semua orang di dunia pada semua usia yang semuanya ini merupakan Prioritas utama dari Pemerintah Daerah. Olehnya itu, Pemerintah Daerah sangat mendukung dan mengapresiasi Kegiatan ini. Perjuangan bidan dalam penyelamatan ibu sangat kita apresiasi,sehingga ibu dan bayi sehat menjadi generasi yang berkualitas untuk mendukung pencapaian SDGs demi menuju Kota Poso Cerdas didukung dengan Sumber daya manusianya yang berkualitas. Demikian anrata lain sambutan tertulis Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu yang dibacakan Wakil Bupati Poso Ir, Samsuri, M.Si saat menghadiri kegiatan HUT IBI ( Ikatan Bidan Indonesia ) ke-65, yang dilaksanakan di Aula BAPPEDA Kab. Poso, Sabtu (20/10).***/ca’

altalt

SINTUWU MAROSO LAWAN NARKOBA DI KABUPATEN POSO

  Tujuan Gagasan Proyek Perubahan Peserta Diklat PIM II LAN  Makssar Ir. Heningsih E.G. Tampai, Msi untuk pencegahan dan penanganan Kasus Narkoba, melalui Pola Kerja Model  Sintuwu Maroso yakni melibatkan Pemerintah Daerah, Sekolah-sekolah dan Masyarakat serta pelaksanaan rehabilitasi para korban narkoba dapat terwujud karena adanya dukungan stakeholder terutama BNN Kabupaten Poso. Untuk mewujudkan tujuan tersebut terlebih dahulu Reformer Ir. Heningsih E.G. Tampai, MSi bersama Tim Internal dan Tim Efektif melaksanakan penyuluhan Narkoba di Sekolah, SKPD dan Masyarakat serta pembentukan Tim Peduli  Sahabat di Sekolah, Tim Peduli Narkoba di SKPD dan Satgas Anti Narkoba pada 3 kecamatan di wilayah Poso Kota Bersaudara sebagai  Pilot Project. Para Tim inilah yang selanjutnya bekerja mengkampanyekan Lawan Narkoba, memantau dan mengawasi lingkungannya sekaligus melakukan penjangkauan korban narkoba untuk diajak direhabilitasi pada klinik yang sudah disediakan bersama BNN Kabupaten Poso. Dengan demikian Program ini berkontribusi memberi manfaat yaitu Terbangunnya Sistem atau Jaringan kerja yang membentengi peredaran narkoba di Kabupaten Poso serta adanya partisipasi  masyarakat untuk lawan narkoba.

  Gagasan proyek perubahan ini juga telah tereplikasi di-19 Kecematan Se-Kabupaten Poso, hal ini ditandai dengan adanya penandatanganan Deklarasi Anti Narkoba oleh Pemuda Gereja Kristen Sulawesi Tengah pada pelaksanaan Pekan Raya Pemuda Grejawi Ke-8 Tahun 2016 yang di pusatkan di Desa Gintu Kecamatan Lore Selatan yang dihadiri oleh 4.500 orang pemuda GKST, demikian diungkapkan oleh Bramy L. Limbong, S. Kom. M. Ap. Ketua Pengurus Persekutuan Pemuda Gereja Kristen Sulawesi Tengah.

alt

alt