Sen12112017

Last update02:16:50 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Sosial Budaya

Sosial Budaya

Pelepasan Jama'ah Calon Haji Kabupaten Poso Tahun 2017

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu hadiri pemberangkatan sekaligus melepas secara resmi jama'ah calon haji kabupaten poso musim haji tahun 1438 hijriah/2017 masehi bertempat di gedung PGRI poso, 08/08/17. Hadir dalam kegiatan tersebut forum koordinasi pimpinan daerah (FKPD) kabupaten poso, ketua DPRD kabupaten poso Ny. Ester Elen Pelealu, SE bersama anggota, rektor unsimar poso Kisman Lantang, SE, M.Si, Ketua KPUD kabupaten poso Hidayat, ketua dan anggota persaudaraan haji poso, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh wanita, seluruh jama'ah calon haji kabupaten poso serta undangan lainnya. Acara diawali dengan laporan ketua panitia Drs. Moh. Yunus, S.Ag, M.Pd menyampaikan bahwa jumlah jama'ah calon Haji 76 orang terdiri Laki-Laki 29 orang perempuan 42 orang masing-masing kecamatan poso kota dan poso kota utara 38 orang , kecamatan poso pesisir 20 orang, kecamatan poso pesisir utara 12 orang dan kecamatan pamona selatan 2 orang dan calon jama'ah haji tertua atas nama Satiem Dalijo Sakir umur 79 tahun dari poso kota dan jama'ah haji termuda atas nama Dewi Anggraini Karim umur 30 tahun dari poso kota, selanjutnya yang bertindak selaku ketua rombongan atas nama Suwadi Kardjan Sarbo.

Sementara Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu dalam sambutannya menyampaikan ibadah haji merupakan ibadah yang dijalankan hanya semata-mata karena Allah SWT, sehingga para jama'ah calon haji hendaknya berlaku sabar dan ikhlas terhadap berbagai prosesi ibadah haji yang dijalani baik yang dilaksanakan ditingkat kabupaten, provinsi maupun saat meninggalkan tanah air. Darmin Agustinus Sigilipu juga katakan bahwa ibadah haji membutuhkan biaya yang besar tentunya memerlukan kesehatan fisik dan mental yang cukup karena kondisi wilayah poso indonesia sangat berbeda jauh dengan cuaca dan iklim di tanah arab, sehingga dibutuhkan fisik yang kuat dengan menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh, memakan makanan yang cukup bergizi ditambah vitamin dan suplemen yang dianjurkan dokter untuk persiapan yang cukup bagi kesehatan tubuh jama'ah calon haji yang dibarengi dengan kesehatan jiwa, pikiran dan hati yang jernih tetap bersandar kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa yang memberikan cobaan dan kenikmatan dalam hidup ini apalagi calon jama'ah haji yang mengikuti ibadah haji tahun ini jumlahnya dibilang begitu banyak tentunya menjadi kesyukuran bagi pemda poso bahwa menandakan penduduk kabupaten poso sudah sejahtera lahir batin. Diakhir sambutannya Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menitip pesan kepada saudara para jama'ah calon haji yang melaksanakan ibadah haji bersama rombongan untuk selalu menjaga kekompakkan bersama jama'ah haji asal poso dan lebih penting jumlah para jama'ah calon haji yang akan berangkat ketanah suci Mekkah jumlahnya sama dengan yang pulang keposo nantinya, dan jangan lupa kepada para jama'ah calon haji yang nantinya melaksanakan ibadah di tanah suci dapat mendo’akan kabupaten poso agar masyarakatnya lebih aman, adil dan sejahtera.

Sementara di tempat yang sama kepala kantor kementerian agama kabupaten poso Dr. H. Najamudin, S.Ag, S.Pd, M.Pd dalam sambutannya mengingatkan kepada calon haji agar mempersiapkan alat pelindung seperti sandal, kaca mata hitam, payung, masker, semprotan air karena cuaca saat ini agak panas, obat-obatan yang sudah direkomendasikan dokter atau tim kesehatan agar di persiapkan dan di minum sesuai petunjuk dokter kesehatan. H. Nahamudin juga mengingatkan kepada jama'ah calon haji tahun tahun depan 2018 agar jauh-jauh sebelumnya melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, sehingga jama'ah calon haji bisa mengetahui penyakitinya dan selanjutnya dapat melakukan pengobatan secara rutin terutama penyakit kronis yang kemungkinan bisa membatalkan yang bersangkutan menunaikan ibadah haji, apalagi kalau calon haji sudah berada di balikpapan pemeriksaan kesehatan sangat ketat lebih baik keberangkatan kita dibatalkan
karena sakit masih di daerah asal dari pada kita sudah berada di asrama haji atau sudah berada di balikpapan. Pengalaman sebelumnya ada calon haji yang dibatalkan keberangkatannya karena terbukti hamil dan sakitnya para, bila ini terjadi maka akan di tunda keberangkatannya dan akan menjadi prioritas pada tahun berikutnya. Diakhir sambutannya Dr. H. Najamudin, S.Ag, S.Pd, M.Pd. sarankan agar ilmu dan pengalaman haji tidak di lupa selalu tesambung silaturrahim antar sesama Haji dan Hajjah dalam suasana seperti menunaikan ibadah haji untuk ikut organisasi (IPHI) ikatan
Persaudaraan Haji Indonesia Kabupaten Poso, jangan lupa doakan poso selalu aman dan selalu diberi rezeki yang melimpah. Selanjutnya sebelum Jama'ah calon haji berangkat Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu memasangkan kacu secara simbolis kepada jama'ah calon haji kepada bapak Husni Tamrin dan kepada Jama'ah calon haja diakukan oleh ketua DPRD kabupaten poso Ny. Ester Elen Pelealu, SE kepada ibu Musda H. Sudding Kuraga didampingi FKPD kabupaten poso, rektor unsimar poso, kepala kantor kementerian agama kabupaten poso dilanjutkan dengan penyerahan bendera jama'ah haji kabupaten poso yang diserahkan langsung Bupati Poso kepada ketua rombongan bapak Suwadi Kardjan Sarbo. Suasana semakin haru jama'ah calon haji saat meninggalkan tempat melakukan jabatan tangan bersama Bupati Poso didampingi FKPD kabupaten poso, ketua DPRD bersama anggota, rektor unsimar poso, kepala kantor kementerian agama kabupaten poso dan semua undangan yang hadir terlebih lagi kepada sanak keluarga yang ditinggalkan utamanya suami/istri dan anak yang tidak bisa dibendung lagi air mata kesedihan saat naik kemobil menuju asrama haji palu. //ca’/pul

altaltalt

Pop Singer Antara Fans Dalam Rangka Hut Radio Swara Praja Mukti Pemda Poso

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si membuka secara resmi lomba pop singer antara fans dalam rangka HUT radio swara praja mukti pemda poso sekaligus turut memeriahkan HUT proklamsi kemerdekaan RI ke-72 tahun 2017, bertempat dihalaman gedung radio swara praja mukti pemda poso, (04/08/2017). Turut hadir dalam kegiatan lomba, Komandan Kodim 1307 poso Kolonel Inf. Dody Triyo Hadi, S. Sos, Asisten Pemerintahan dan Kesta Setdakab Poso H. Ari Pamungkas, SH. MH, kepala Rutan Poso, Kabag Sumba Polres Poso Kompol. Duka Beddu, SH, Kabag Humas Setdakab Poso Drs. Armol Songko, seluruh fans radio swara praja mukti pemda poso dan peserta lomba pop singer.

Sementara Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M. Si dalam sambutannya menyampaikan keberadaan radio khususnya radio pemda saat ini masih dibutuhkan masyarakat dalam menyampaikan informasi sehingga punya keistimewaan tersendiri dibandingkan media lain karena beraktifitas dapat menyimak informasi yang disajikan dan bisa mendengarkan dalam aktifitas apapun. Ir. Samsuri, M.Si juga mengharapkan agar kualitas siaran dan penyiaran harus ditingkatkan agar fans radio semakin bertambah dari semua kalangan umur dan kegiatan lomba pop singer diselenggarakan sebagai rangkaian menyemarakan HUT RI dan ulang tahun radio tentunya menjadi sarana meningkatkan tali silaturrahim dan persaudaraan antara sesama fans dan menorehkan hasil yang positif bagi masyarakat poso yang berasaskan pancasila, UUD 1945 dan tetap menjaga keutuhan NKRI.

Dalam laporan panitia pelaksana sukarmin Podungge menyampaikan kegiatan ini terlaksana atas petunjuk langsung dari kepala dinas komunikasi, informatika dan persandian kabupaten poso Drs. Syahrur, MM dan hasil musyawarah mufakat seluruh fans radio swara prajamukti. Sukarmin Podungge juga menyampaikan adapun tujuan kegiatan ini sebagai hiburan untuk masyarakat, menjalin silaturahim antara fans radio swara prajamukti dan mempererat persaudaraan, persatuan dan kesatuan sesuai dengan tema menyuarakan perdamaian lewat musik demi tercapainya poso kota cerdas menuju kota adipura. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan akan ditutup oleh Sekertaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Roslin, L. Taruklabi, SE. Ditempat yang sama kepala seksi penyiaran Firatna Panande, SE, M.Si mewakili Kepala Dinas Kominfo Dan Persandian Kabupaten Poso dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana bersama fans yang sudah memberikan inisiatif untuk melakukan kegiatan lomba pop singer sebagai wujud kecintaan terhadap radio pemda poso sekaligus memeriahkan HUT proklamasi kemerdekaan RI ke-72 sebagai bukti aku cinta indonesia, aku cinta NKRI. Firatna panande juga mengatakan bahwa lomba ini lain dari pada yang lain yang biasa kita nonton atau kita saksikan dimedia elektronik sebagai ajang pencarian bakat atau tskenta, akan tetapi lomba ini adalah sebagai ajang hiburan sebagai wadah silaturrahim antar fans radio yang mungkin tidak pernah mengenal satu dengan lainnya. //ca’/pulaltalt

Penyerahan Kartu Keluarga Sejahtera Program Keluarga Harapan

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si menghadiri acara Penyerahan secara Simbolis Kartu Keluarga Sejahtera Program Keluarga Harapan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso. Dilaksanakan di halaman PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Poso (31/07/2017). Didampingi oleh KADIS Sosial, Sekretaris Dinas Kesehatan, Kabid dari Dinas P&K, Kabag Humas & Protokoler, Kabag Hukum dan Camat Poso Kota Utara serta dihadiri oleh masyarakat penerima manfaat serta staf BRI Cabang Poso.

Wakil Bupati Poso melalui sambutannya menyampaikan, pemerintah daerah akan mengucurkan bantuan Keluarga Harapan kepada masyarakat yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Dalam upaya pencegahan berbagai hal negatif yang dapat terjadi dilingkungan keluarga dan masyarakat, sehingga diharapkan dengan adanya bantuan ini, maka Rumah Tangga bisa memenuhi kebutuhan keluarga yang paling mendesak, sehingga harus digunakan sebaiknya dan harus pandai memilih kebutuhan mana yang harus diprioritaskan. Bantuan ini akan diberikan per tiga bulan dengan jumlah 500.000 rupiah. Jika tidak ditarik untuk kebutuhan maka dapat menjadi tabungan yang sewaktu-waktu bisa diambil melalui ATM. Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si kembali mengingatkan bahwa anak adalah tulang punggung, dimasa datang merekalah yang akan meneruskan tumbuh dan kembang Daerah dan Negara kita. Jadi anak semestinya menjadi fokus utama keluarga untuk memenuhi kesehatan dan pendidikannya agar menjadi anak yang siap menghadapi perkembangan jaman. Mengakhiri sambutannya Wakil Bupati Poso berharap semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi penerimanya. Selanjutnya penyerahan buku rekening dan jumlah bantuan yang akan diterima.


Kepala BRI Cabang Poso Syafrudin menyampaikan bahwa Bank BRI merupakan salah satu Bank yang dipercaya oleh Pemerintah untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui Kartu Keluarga Sejahtera. Program Keluarga Sejahtera dimaksudkan untuk memberikan bantuan Sosial baik tunai maupun non tunai kepada masyarakat kurang mampu sebagai penerima manfaat. Penerima manfaat diharuskan untuk membuka buku rekening, sehingga dana bantuan dapat ditransfer langsung ke masing-masing penerima tanpa harus antri menunggu giliran pembayaran dan dapat menarik dana dengan ATM yang bisa dilakukan dimana saja. Tujuan penggunaan rekening agar lebih memudahkan dalam penyaluran bantuan. BANK BRI telah membuat sejumlah 1.171 kartu ATM untuk Kecamatan Poso Kota Bersaudara dan sebanyak 8.709 kartu ATM untuk Kecamatan lainnya. Bagi desa yang belum tersedia ATM, Bank BRI menyediakan sebanyak 55 Agen Briling dan akan terus ditambah, diharapkan nantinya di setiap desa tersedia 1 Agen Briling. Agen Briling pada prinsipnya menyerupai ATM yang dapat melakukan transaksi tarik tunai, tabungan, transfer, pembelian pulsa listrik maupun pulsa telepon. Dioperasikan oleh orang yang ditunjuk oleh Bank BRI dengan beberapa syarat tertentu. Biasanya terdapat di toko yang ada di desa. Bank BRI membuka kesempatan untuk menjadi Agen Briling di desa karena akan menambah penghasilan bagi para pelakunya.
Penyerahan bantuan ini diperuntukan untuk peninkatkan gizi keluarga dan pendidikan anak . Tidak bisa digunakan untuk hal yang lain. Bank BRI juga akan mengeluarkan Kartu Tani, sehingga Petani dapat meningkatkan hasil pertanian dengan produk yang maksimal, sehingga menambah pendapatan. Dengan cara ini, tidak akan bisa dimanfaatkan oleh orang lain untuk meraup keuntungan terlebih terhadap pengadaan saprotan bersubsidi. //ca’/pul
altalt

HUT Desa Pendolo Ke-108

Acara puncak Hari Ulang Tahun Yang Ke-108 Desa Pendolo mengangkat tema "Bersama Membangun Desa". Dengan Semangat Hari Ulang Tahun Desa Pendolo Ke-108 Tahun 2017, Mari Bersama - sama Bergandengan Tangan Membangun Desa Demi Terwujudnya Masyarakat Yang Sehat, Sejahtera, Mandiri dan Berkeadilan, sebagai sub tema pada kegiatan ini. Senin, (31/07/2017). Kepala dinas Perhubungan, Kepaladinas Pemberdayaan dan Keluarga Berencana, Camat Pamona Selatan, Camat Pamona Tenggara, Danramil, Kapolsek, Ketua Penggerak PKK Kepala - kepala Desa lingkup Kecamatan Pamona Selatan, ikut mendampingi Wakil Bupati Poso. Kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh warga masyarakat Desa Pendolo, mantan Kepala Desa Pendolo R. Ladjeba, Tokoh Agama, Majelis Adat, Tokoh Pemuda, Ketua dan anggota BPD, LPM, para Pendeta dari Denominasi Gereja, para pewarta cetak maupun elektronik serta para undangan.

Ketua Panitia Jemi Rangian menyampaikan 5 Juli adalah tanggal bersejarah bagi Desa Pendolo, karena pada tanggal tersebut kisah Desa Pendolo bermula. Pelaksanaan acara ini dimaksudkan untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan dalam membangun nilai-nilai budaya serta memberi semangat baru untuk bersama membangun desa dalam bingkai Sintuwu Maroso sebagaimana juga yang tertuang dalam Visi Misi Pemdes Pendolo. Panitia pelaksana dipilih dalam Forum Musyawarah Desa dan ditetapkan oleh Kades Pendolo. Jenis lomba yang dilaksanakan pada HUT kali ini meliputi Bola Kaki, Bola Voli Putra dan Putri yang diikuti oleh 9 peserta sebagaimana jumlah RT yang ada dan telah dilaksanakan sejak tanggal 20 s/d 28 Juli 2017, lomba kuliner yang sudah terlaksana saat ini dan Lomba Kebersihan dan Keindahan Lingkungan yang terlaksana pada tanggal 24 s/d 27 Juli 2017. Selanjutnya disajikan Pagelaran Seni Musik Tradisional 'Karawitan' yang dipersembahkan oleh anak-anak SMP 1 Pamona Selatan, Abram Darma Badilo, S.Pt mewakili masyarakat Desa Pendolo menyampaikan rasa syukur yang tak terkira karena kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan baik. Terima kasih kepada Pemda Kabupaten Poso atas kesediaan untuk menghadiri acara ini, dan kedepan Masyarakat Desa Pendolo akan terus mendukung setiap kebijakan Pemda Kabupaten Poso untuk membangun Poso kearah yang lebih baik. Dilanjutkan dengan penampilan Tari Ende Asli dan Musik Karambangan. Kepala Desa Pendolo Jon Agus Melubu menyampaikan bahwa kegiatan ini bisa terlaksana atas partisipasi seluruh masyarakat Desa Pendolo yang telah berlelah untuk mensukseskan acara ini.

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa ditengah kesibukan yang padat, adalah suatu keharusan untuk terus bekerja bagi seluruh warga masyarakat, dan pada saat ini bertemu kembali dengan masyarakat Desa Pendolo untuk menghadiri langsung HUT Desa Pendolo yang ke-108. Wakil bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam memeriahkan hari besar bagi desanya tercinta, dengan menggelar hajatan besar. Pendolo adalah desa yang terletak di pinggiran danau poso dan memiliki potensi pariwisata yang harus dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat, potensi hasil danau yang merupakan sumber protein bagi keluarga harus dikelola dengan baik agar bisa dinikmati oleh anak cucu kita. Sumber daya alam yang melimpah, serta potensi pertanian yang sekiranya jika dikelola dengan lebih baik maka pasti akan memberikan hasil yang menggembirakan, menambah PAD desa dan Kabupaten serta akan meningkatkan kesejahteraan warga. Desa Pendolo merupakan desa yang tengah bergerak maju terhadap pemenuhan hajat hidup masyarakat. Sudah banyak hal yang menunjukkan bahwa desa Pendolo telah banyak mengalami perubahan. Danau yang merupakan ciri desa Pendolo harus dijaga dan dipelihara dengan tidak mengotori dengan membuang sampah dan mengelola hasil danau harus sesuai ketentuan. Masyarakat Desa Pendolo memiliki inovasi dan kreatifitas tinggi, hal ini juga menjadikan kekuatan bagi desa untuk maju dan dapat memaknai dinamika penduduknya dengan pembangunan yang berkualitas dan merata. Selamat HUT Ke - 108 Desa Pendolo, Semakin Maju dan Sejahtera.

Pemukulan gong oleh Wakil Bupati Poso menutup seluruh rangkaian acara kemudian perkunjungan ke sejumlah 9 stand sesuai jumlah RT yang ada di Desa Pendolo. Penyalaan dan peniupan lilin serta pemasangan kembang api menambah kemeriahan acara. //ca’/pul

altalt

Rakor Tim Pengawasan Orang Asing Kabupaten Poso

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si mengukuhkan Tim Pengawas Orang Asing Kabupaten Poso Tahun 2017 didampingi oleh Kepala Devisi Keimigrasian Kanwil Kemenkhukam Sulteng yang diwakili oleh Kepala Bidang Lalulintas dan Izin Tinggal Keimigrasian Fredi Firmantoko, SH sekaligus Penandatanganan Piagam Pengukuhan oleh Wakil Bupati Poso dan Kepala Kantor Devisi Imigrasi Sulteng, bertempat di Aula Hotel 77 Poso, 20/07/17. Hadir dalam kegiatan Rakor pembentukan tim pengawas orang asing adalah Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Palu Suparman, SH, MH, Para Tim Pengawas Orang Asing Kabupaten Poso yang dikukuhkan diantaranya dari Satuan Pol. PP Kabupaten Poso, BNN Kabupaten Poso, Kejaksaan Negeri Kabupaten Poso, Kepolisian Resort Poso, Komando Distrik Militer 1307 Poso, BIN Pos Daerah Kabupaten Poso, Badan Kesbangpol Kabupaten Poso, Bea Cukai Kabupaten Poso, Dinas Pariwisata Kabupaten Poso, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Poso, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Poso, Bagian Hukum Setdakab Poso, Kasi Wasdakim serta dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Poso.

Dalam Sambutan Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.SI menyampaikan bahwa ruang lingkup pemantauan orang asing dan organisasi masyarakat asing bisa meliputi diplomat atau tamu vip asing, tenaga ahli, pakar, akademisi konsultan asing, wartawan dan shoting film asing, peneliti asing, artis asing, rokhaniawan asing dan ormas asing yang pengawasnya harus melalui verivikasi dokumen (meneliti kelengkapan/Kesahihan dokumen) administratif bersama dengan petugas imigrasi. selain itu kata Ir. Samsuri, M.Si perlu adanya tindakan dilapangan yang meliputi pengumpulan bahan, data dan informasi, klarifikasi serta menganalisis data dan informasi, mendatangi kantor, perusahaan dan tempat tujuan keberadaan dan aktifitas orang asing dan organisasi masyarakat asing. Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si juga katakan betapa urgennya permasalahan tamu asing ini sehingga langkah didalam pertemuan kali ini melalui rakor dan pembentukan tim pengawas diharapkan menjadi sarana yang efektif dalam merumuskan beberapa formulasi yang dapat disimpulkan bersama khususnya penanganan kunjungan orang asing di daerah ini sehingga tidak membawa masalah tetapi akan mendatangkan keuntungan bagi perkembangan dan kemajuan daerah poso kedepan.

Diakhir sambutannya Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si mengharapkan agar seluruh peserta rakor pembentukan tim pengawas orang asing di kabupaten poso dapat dilaksanakan secara bersama dengan pihak dan instansi terkait sehingga tujuan dibentuknya tim pengawas orang asing di kabupaten poso dapat berjalan efektif dan sesuai harapan kita bersama.//ca’/pul

altalt

Pemda Poso Berikan Perlindungan Keselamatan Kepada Tenaga Honorer

Sebanyak 535 Pegawai Honorer Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, telah terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.


Hal itu diungkapkan Kepala Penata Pemasaran, Keuangan, dan TI, BPJS Ketenagakerjaan Poso, Ahmad Jodhi, saat memberikan kartu perserta BPJS kepada 301 orang yang diserahkan melalui 7 SKPD masing-masing, pada upacara 17-an setiap bulan berjalan di lapangan Sintuwu Maroso, pada Senin (17/7/17).

Penyerahan Kartu BPJS tersebut di serahkan langsung oleh Bupati Poso, Darmin A. Sigilipu secara simbolis kepada 7 SKPD yang disaksikan Dandim 1307 Poso, Letkol Dody Tri Hadi, Kapolres Poso  AKBP Bogiek.S, Kepala Penata Pemasaran, Keuangan, dan TI, BPJS Ketenagakerjaan Poso, Ahmad Jodhi dan selurh PNS serta Honorer Pemda Poso saat melakukan upacara 17-an.

Bupati Poso, Darmin A. Sigilipu, dalam sambutanyan sebagai Inspektur Upacara merespon baik dengan program BPJS Ketenagkerjaan Kabupaten Poso yang telah melakukan terobosan untuk melindungi tenaga kerja dari jaminan keselamatan serta perlindungan Jaminan Kematian.

Menurut Ahmad Jodhi, Kepala Penata Pemasaran, Keuangan, dan TI, BPJS Ketenagakerjaan Poso sebelumnya, 4 OPD untuk 80 peserta BPJS ketenagakerjaan yang terdaftar di lingkungan OPD masing-masing, sudah didaftarkan pada bulan Mei lalu. Hingga saat ini menurutnya, perseta BPJS Ketenagakerjaan di Pemda Poso telah mencapai  11 OPD atau sebanyak 535 peserta BPJS, dan akan terus berlanjut hingga mencapai 32 OPD atau sekitar 3067 tenaga honorer, berdasarkan data BKPSDM Kabupaten Poso.

Kunjungan Kerja Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Ke Poso

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja sekaligus tatap muka ke Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, pada Senin (10/7/17).

alt

alt

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia diwakili oleh Kepala Pusat P2K2 Amerika/Eropa BPPK Kementerian Luar Negeri Leonard F. Hutabarat. Kunker Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia ini dalam rangka kegiatan penelitian terikat di Brunai Darusalam, Indonesia, Malasya, Philipina East Asean Grounth Area (BIMP-Eaga). wakil dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia ini diterima langsung oleh Bupati Poso, Darmin A. Sigilipu di Ruang Mpogombo Kantor Bupati Poso.

HUT Desa Sangginora Ke- 77

Kampung Waroe merupakan sebuah Kampung yang di huni oleh sebagian warga suku Pebato, seiring dengan berkuasanya Kolonial Belanda diwilayah Pebato maka warga Waroe dipaksa untuk meninggalkan kampung halamanya. Exodus warga Waroe yang mencari tempat untuk bermukim, mereka menemukan tempat yang dirasa cocok untuk dijadikan sebagai pemukiman yang bernama Poencu (Pindah/Bergeser) yang merupakan Tanah Ulayat. Pada tanggal 06 Juli 1940 Kampung Sangginora disahkan menjadi Desa definitif. Nama Sangginora diambil dari salah satu jenis tumbuhan yang tumbuh ditepi aliran sungai Puna yang konon akarnya berkhasiat menyembuhkan penyakit sampar yang menyerang masyarakat pada masa itu. Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Joksan Lakukua, menghadiri HUT Desa Sangginora Ke- 77 Tahun 2017, bertempat di depan Kantor Desa Sangginora Kecamatan Poso Pesisir Selatan Kabupaten Poso, kamis (06-07-2017). Dimulai dengan acara penyambutan, Plt. Sekda Kabupaten Poso diiringi dengan tarian menuju tempat acara bersama Camat Poso Pesisir Selatan, Danramil, Kapolres serta Ketua Penggerak PKK Kecamatan Poso Pesisir Selatan dan disambut secara adat Pekasiwia.

Selanjutnya Ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt. Frans Untundjepa, Sth. Selanjutnya sambutan kepala Desa Sangginora Yusia Panjopu, SP. Menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas waktu yang sudah diberikan kepada masyarakat Sangginora untuk menghadiri HUT Desa dan merupakan kebanggan bagi masyarakat karena bisa merayakan Bersama Bupati Poso yang diwakili oleh Plt. Sekda Kabupaten Poso hari bersejarah bagi masyarakat Desa Sangginora. Secara Geografis, luas wilayah Desa Sangginora 18.589 Km dengan jumlah penduduk 880 Jiwa. Laki-laki 446 Jiwa dan Perempuan 434 Jiwa dengan Jumlah KK 254.

Melalui sambutan Bupati Poso yang disampaikan oleh Plt. Sekda Kabupaten Poso menyampaikan selamat atas HUT Desa Sangginora yang ke- 77, sudah banyak perubahan yang terjadi di Desa Sangginora dari segi Pembangunan, dan akan terus melanjutkan Pembangunan di Desa ini agar kesejahteraan masyarakat bisa tercapai dengan merata. Kerjasama saling bahu membahu seluruh elemen masyarakat harus terus ditingkatkan untuk mencapai tujuan bersama yaitu membangun Kabupaten Poso sehingga slogan CERDAS akan terwujud secara nyata. Disela-sela sambutaan Bupati Poso yang dibacakan oleh Plt Sekda Kabupaten Poso, menghimbau bagi masyarakat Wajib mengibarkan bendera Merah Putih selama bulan Agustus dan harus dibuat sebaik mungkin terlebih harus kuat. Upacara Kemerdekaan RI tahun ini harus bernuansa merah Putih. Mengakhiri sambutan Bupati Poso oleh Plt. Sekda Kabupaten Poso diajarkan yel-yel Kabupaten Poso yang harus diketahui oleh seluruh masyarakat sebagai salah satu ciri masyarakat Poso. Jika Pemberi salam menyampaikan Selamat Pagi, Siang, Sore atau malam maka yang mejawab harus mengatakan pagi, siang, sore atau malam sebanyak 3 kali dan diakhiri dengan kalimat Maroso secara tegas. Hal ini menjadi salah satu ciri khas bagi masyarakat Poso untuk penyemangat. Selanjutnya oleh panitia dibacakan nama-nama Kepala Desa Sangginora sejak Tahun 1940 s/d sekarang dan memberikan piagam penghargaan, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah bagi Dasa Wisma yang berhasil memenangkan lomba kebersihan lingkungan.alt

Hari Ulang Tahun Desa Owini yang ke- 4

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu didampingi oleh Subdanpom dan beberapa kepala OPD menghadiri Hari Ulang Tahun Desa Owini yang ke- 4 diperingati secara sederhana namun penuh rasa syukur dan suka cita, bertempat dilapangan Desa Owini, Kecamatan Pamona Barat. (20/06/17). Hadir dalam acara ini, Camat dan Sekcam Pamona Barat beserta Ketua Penggerak PKK Kecamatan dan Desa Owini, Kapolsek, Danramil Pamona Barat beserta anggotanya, Kepala UPTD Pamona Barat, Kepala Puskesmas Meko dan staf, para Pendeta dari denominasi Gereja, kepala desa se-Kecamatan Pamona Barat, perangkat desa Owini, tokoh Adat dan tokoh Agama serta seluruh warga masyarakat. Rombongan Bupati Poso disambut dengan acara Adat Pamoma dan disuguhi hiburan Tarian Torompio dan Pantomin oleh sisawa SDN Owini. Jumlah Penduduk Desa Owini sebanyak 169 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 639. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat Desa Owini adalah sebagai Petani, PNS sebanyak 16 orang dan 1 orang Pensiunan ABRI dan 3 orang Pensiunan Guru.

Lewat sambutannya, Kepala Desa Owini Adrianus Tologugu mewakili seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Poso yang telah meluangkan waktu untuk hadir pada acara HUT Desa Owini sekaligus meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Serbaguna, yang disamping sebagai tempat berkumpulnya masyarakat (Balai Desa) juga dapat digunakan untuk hal lainnya teristimewa bagi kemaslahatan masyarakat. “Owini” berasal dari kata, O dgn wini.. “O” brarti jauh dan “wini” berarti rok panjang jadi diartikan sebagai tempat mencuci rok panjang yang jauh. Acara dimulai dengan Ibadah dan Bupati Poso menyempatkan untuk menyampaikan kesaksian lewat Pujian dan memberikan bantuan kepada seorang masyarakat yang mengalami cacat.

Dalam sambutannya Bupati Poso menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh masyarakat dan mengapresiasi rencana pembangunan gedung serbaguna, Pemerintah Kabupaten Poso menggiatkan Pembangunan yang dimulai dari desa. Karena pada dasarnya desa merupakan pondasi daerah yang harus dikuatkan dengan pembangunan yang merupakan kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup. Sumber daya alam yang dimiliki desa harus dikelola secara maksimal agar dapat menunjang pertumbuhan Desa, Kecamatan, Kabupaten bahkan Propinsi. Hal ini akan terwujud, jika kita semua bergandeng tangan se-ia sekata dalam melakukan segala pekerjaan kita secara sungguh-sungguh, karena saling membutuhkan sehingga kita akan tetap dan selalu bekerja sama. Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati Poso Memberikan kesempatan kepada kepala-kepala OPD yang terkait untuk menjawab pertanyaan terkait kebutuhan masyarakat. Kadis P&K, mengatakan bahwa Tenaga Pendidik di desa Owini, harus di tingkatkan baik kualitas maupun ditambah jumlahnya sehingga dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan baik. Jumlah siswa SD 85 orang dengan 6 rombel (rombongan belajar), yang seharusnya berjumlah 9. Renovasi 6 Kelas ditambah 1 Kelas serta ruanga Perpustakaan akan dimulai tahun 2018 dan ketersediaan buku referensi tahun ini akan mulai didistribusikan. Kadis Pertanian menjawab permasalahan masyarakat terhadap kebutuhan air untuk irigasi, akan dibangun saluran air yang akan menghubungkan mulai dari sumber air ke petak sawah masyarakat dan terhadap tanaman cacao telah dilakukan komunikasi dengan dua perusahaan yang menangani masalah tanaman cacao dan akan segera ditindaklanjuti. Kadis Perlindungan anak dan KB lebih menitikberatkan pada slogan dua anak cukup, dengan asumsi bahwa masyarakat Indonesia secara rata-rata hanya mampu membiayai dua anak sampai ke jenjang Pendidikan Tinggi, menjaga Kesehatan Reproduksi diantaranya jangan menikah di usia muda, jangan melahirkan diatas usia 35 Tahun dan usahakan jarak 3-5 Tahun terhadap kelahiran anak pertama dan kedua. Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil mengharapkan data kependudukan supaya diperhatikan karena untuk mengurus segala hal dibutuhkan data penduduk serta jika di Kecamatan mengalami masalah dalam Perekaman data agar segera melaporkan untuk mendapatkan solusi. Sekretaris Dinas Kesehatan menghimbau kepada masyarakat untuk membuat surat keterangan kependudukan agar bisa memperoleh Kartu Indonesia Sehat (KIS) sehingga bisa digunakan untuk mendapatkan pelayanan Kesehatan. Masyarakat antusias mendengar pernyataan tersebut dan berharap segera terealisasi sesuai rencana. //ca’/pul

altalt

Fasilitasi Kegiatan Dengan Mitra Kependudukan

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu diwakili oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Sinsigus Songgo, MM membuka secara resmi Fasilitasi Kegiatan Dengan Mitra Kependudukan (Koalisi Kependudukan & Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan (FAPSEDU) Kabupaten Poso Tahun 2017) Rabu, 29/3/2017 oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Poso. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Poso, Perwakilan Kepala BKKBN Propinsi Sulawesi Tengah, Pemateri,peserta kegiatan serta tamu undangan lainnya.


  Dalam sambutann Bupati Poso yang dibacakan oleh Sekda Kabupaten Poso Drs. Sinsigus Songgo, MM menghendaki agar pengendalian penduduk perlu untuk menjadi perhatian kita bersama, karena akan berhubungan erat dengan tingkat kesejahteraan Masyarakat khususnya di Kabupaten Poso yang secara tidak langsung berpengaruh besar terhadap Kesinambungan akselerasi pembangunan di Kabupaten Poso. Untuk itu perlu adanya pengendalian penduduk yang dilandasi dengan nilai-nilai keagamaan, sehingga nantinya akan menghasilkan ketersediaan penduduk Kabupaten Poso yang berkualitas. Lebih lanjut disampaikan oleh BUPATI POSO, FAPSEDU adalah sebuah wahana perjuangan untuk kita bersama-sama mengatasi masalah Kependudukan demi terciptanya SDM yang bermoral, handal dan berkualitas, yang nantinya akan mendukung program pemerintah menuju Kabupaten Poso yang lebih baik.//ca’/pul

alt


Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Focal Point Dalam Penyusunan Perencanaan dan Pengaanggaran Responsif Gender (PPRG) Kabupaten Poso Tahun 2017

  Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri, M.Si membuka secara resmi acara Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Focal Point Dalam Penyusunan Perencanaan dan Pengaanggaran Responsif Gender (PPRG) Kabupaten Poso Tahun 2017 oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Poso, selasa 21/3/17  bertempat diaula Pogombo Kabupaten Poso.
  Melalui sambutanya Wakil Bupati Poso menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia dalam kegiatan ini, karena kegiatan seperti ini sangatlah penting dilaksanakan dalam upaya peningkatan kwalitas sumber daya manusia serta menjaga keharmonisan antar sesama yang dimulai minimal dari ruang lingkup terkecil yaitu keluarga. Tidak dapat dipungkiri, peran seorang istri akan turut mendukung kerja suami terlebih dalam mendidik dan membesarkan anak. Wakil Bupati Poso berharap dalam pelaksanaan ini nantinya  dapat memberikan kontribusi dan mengimplementasikan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender sehingga dapat memberikan dampak dan manfaat positif bagi masyarakat perempuan dan laki-laki. Seperti yang kita ketahui bersama, pengintegrasian gender dalam Program Pembangunan, antara lain bertujuan untuk mewujudkan kesetaraan kender di berbagai bidang pembangunan di daerah dan mewujudkan sistim politik yang demokratis,pemerintahan yang desentralistik, pembangunan daerah yang berkelan-jutan, serta pemberdayaan masyarakat yang partisipatif.
  Lanjut disampaikan oleh Wakil Bupati Poso untuk selalu saling menjaga dan melindungi anak kita sebagai generasi penerus bangsa, serta memberikan kesempatan kepada anak-anak kita untuk mengembangkan potensinya sehingga nantinya mereka dapat membanggakan keluarga,masyarakat,serta untuk daerah Kabupaten Poso.//ca’/pul

alt

Penyerahan Piagam Penghargaan Kepada Kepala Desa Tokorondo

  Kunjungan kerja Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu dalam rangka penyerahan piagam penghargaan kepada Kepala Desa Tokorondo Umar Dg. Situju, Babinsa DesaTokorondo Sertu Sudarman Safei, Babhinkamtibmas Desa Tokorondo Brig. Pol Nurlan, ST atas prestasinya telah berhasil menangkap bandar narkoba di Desa Tokorondo Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso, pelaksanaan kegiatan bertempat di Balai Pertemuan Desa Tokorondo, selasa 21/3/17. Hadir dalam acara tersebut, Komandan Kodim 1307 Poso Letkol. Inf. Dody Triyono Hadi, S.Sos, Komandan Batalyon 714 Sintuwu Maroso, Rektor Unsimar Poso Kisman Lantang, SE.M.Si,Wakil Ketua DPRD Kabupaten Poso Suharto Kandar, Wakapolres Poso, Kepala BNN Kabupaten Poso, Ir. Max Imanuel Tungka, M.Si, Unsur Tripika Kecamatan Poso Pesisir, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda dan seluruh warga masyarakat desa tokorondo.
   Dalam sambutan Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan bahwa untuk indonesia khususnya Kabupaten Poso pertama kalinya telah membuat perda No. 7 tahun 2016, tentang peredaran dan penyalahgunaan narkoba hal ini kita berbangga atas ditetapkannya perda tersebut agar pengedar dan pengguna narkoba jerah dan berhenti. Apalagi sudah banyak kita temui anak-anak kita yg masih duduk dibangku SD dan SMP yang mencoba-coba menyalah gunakan lem fox yang bisa memabukan dan beberapa anak sudah ditangkap oleh Sat Pol PP untuk dibina, agar tidak mengulangi kembali kejadian tersebut hal ini merupakan kerja keras pemerintah daerah kabupaten poso, TNI/Polri serta seluruh warga Masyarakat.
   Darmin Agustinus Sigilipu juga mengharapkan agar bersama-sama memerangi tiga musuh utama yaitu Teroris, Korupsi dan narkoba karena ini semua dapat merusak mental dan fisik generasi muda indonesia khusunya kabupaten poso, hal ini sudah ditunjukkan desa tokorondo yang sudah berhasil mengungkap dan menangkap bandar narkoba, saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras kepala desa, babinsa, bhabinkamtibmas dan seluruh warga masyarakat desa tokorondo.Mari bersama-sama kita jaga anak dan lingkungan kita dari bahaya narkoba.//ca’/pul\

altaltalt

Puncak HUT Kota Poso Yang Ke-122

alt

alt

alt

Jalan Sehat dilaksanakan oleh Pegawai Negeri Sipil bersama seluruh elemen masyarakat Poso untuk memperingati Puncak HUT Kota Poso Yang Ke-122, pada Jumatpagi (10/3/17).

Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu, secara langsung membuka dan melepas ribuan peserta jalan sehat bersama Wakil Bupati Poso, Sekab Poso, FKPD, Kepala-Kepala SKPD, Rektor UNSIMAR Poso, dan para undangan.

Peserta jalan sehat yang finish di alun-alun Sintuwu Maroso langsung diajak senam bersama oleh artis Ibukota, kemudian diteruskan dengan pemberian berbagai hadiah bagi pemenang undian oleh panitia.

Dalam rangkaian kegiatan HUT Poso yang ke-122 ini Bupati poso memotong tumpeng sebagai tanda syukur untuk memperingati lahirnya Kota Poso, serta ikut mendonorkan darahnya.

Dan pada malam harinya warga poso dihibur oleh artis/penyanyi ibukota, Syahrini.


Pelaksanaan acara HUT Poso ke-122 sudah berjalan sejak dua minggu dengan berbagai lomba yang dilaksanakan tingkat SKPD,Kecamatan, hingga Kelurahan. diantaranya Lomba Kebersihan dan Keindahan, Tarik Tambang,

Sepak Bola Dangdut, dll.

Bupati Poso Nikahkan 49 Warga Desa Barati

49 pasangan pasutri di Poso Sulawesi Tengah ikuti kegiatan pernikahan massal yang di pimpin langsung oleh Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu pada Rabu, 8 Maret 2017.alt

Pernikahan massal yang diantaranya diikuti pasangan berusia 55 tahun itu di khususkan bagi mereka yang pernikahannya belum tercatat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.


49 pasangan rentang usia 37 hingga 55 tahun pada Rabu, (8/3/17) ikuti pernikahan massal yang digelar di desa Barati, Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso Sulawesi Tengah.

Kegiatan pernikahan massal ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Poso untuk membantu 49 pasangan yang sudah sekian lama menikah namun belum tercatat secara resmi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Poso.

Para peserta pernikahan massal ini berasal dari sejumlah desa di Kecamatan Pamona Tenggara yang pada hari itu mengenakan pakaian adat berwarna merah berikrar saling saling setia kepada pasangan masing-masing yang di pimpin langsung oleh Bupati Poso Darmin Sigilipu yang sebelumnya memberikan tuntunan pernikahan.

Setelah kegiatan itu setiap pasangan mendapatkan akta pernikahan. Bupati Poso Darmin Sigilipu mengatakan kegiatan pernikahan massal serupa masih akan dilakukan di desa-desa lainnya untuk membantu pasangan-pasangan yang hingga kini belum mendapatkan akta nikah meskipun pernikahan mereka sudah dilakukan baik secara agama dan adat.

PEMDA POSO SALURKAN BANTUAN KE SATU KELUARGA YANG LUMPUH LAYU

Pemerintah Daerah Kabupaten Poso memberikan bantuan kepada keluarga Penyakit Disabilitas Berat atau penyakit lumpuh layu di Desa Barati Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Rabu pagi (9/3/17).

alt

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu didampingi Kapolres Poso AKBP Bogiek Sugiyarto dan sejumlah pejabat SKPD Pemda Poso mengunjungi rumah keluarga Penyakit Disabilitas Berat atau Penyakit lumpuh layu di Desa Barati Kecamatan Pamona Tenggara 


Bupati Poso yang datang bersama rombongan itu memberikan bantuan berupa sejumlah uang tunai, bahan makanan, dan alat tidur.

Selain itu Bupati Poso juga menyerahkan langsung  KTP Elektronik Dan Akta Kematian kepada salah satu Keluarga lumpuh layu yang meninggal dunia.  

Ratusan warga turut hadir menyaksikan proses pemberian bantuan oleh Pemda Poso ini.

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu mengatakan pihak Pemda Poso sangat peduli dengan Keluarga yang terkena penyakit lumpuh layu ini, sehingga bantuan yang diberikan diharapkan berguna dan bisa mengurangi beban hidup selama ini.

Menurut Bupati, setiap bulannya Pemda Poso akan menyiapkan bantuan serta pengobatan kesehatan gratis untuk keluarga lumpuh layu ini. 

Seperti Di Ketahui Empat Kakak Beradik Yang Lumpuh Layu Itu Adalah Yerid Burunguju (48), Lonis Burunguju (35), Ebit Burunguju (33), dan Nigar Burunguju (31).

Keempat warga Barati itu sudah berpuluh-puluh tahun hanya menghabiskan hidupnya terbaring di tempat tidur. Salah satunya dari mereka Yerid Burunguju sudah meninggal dunia beberapa waktu yang lalu.

Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa Kunker Ke Poso

Untuk pertama kali Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pada Sabtu, (17/2/16).

altaltalt

Dalam kunjungan selama satu hari Menteri Sosial (mensos) bersama rombongan didampingi Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu selain memberikan sejumlah bantuan sosial dihadapan ratusan warga poso mensos khofifah selalu berpesan kepada warga poso agar selalu menjaga kerukunan antar umat beragama.Penyerahan bantuan sosial oleh mensos ini dipusatkan di koramil1307-09 kelurahan Kasiguncu Kecamatan Poso Pesisir.

Disaksikan secara langsung Danrem 132 Tadulako Kolonel Muhamad Saleh Mustafa serta Bupati Poso.Bantuan sosial yang disalurkan terdiri dari program keluarga harapan, bansos disabilitas, bansos lansia, beras sejahtera, bantuan kube, bansos keserasian sosial, dan bantuan hibah dalam negeri.Menteri sosial Khofifah usai penyerahan bansos meminta keluarga penerima manfaat program keluarga harapan untuk ikut serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan mengawal sekaligus menjaga kebhinekaan bangsa.


Menurutnya sudah menjadi kenyataan yang harus diterima jika bangsa indonesia adalah bangsa yang majemuk berbeda-beda suku/ras dan budaya, sehingga toleransi adalah hal yang mutlakdiperlukan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Mensos juga berharap seluruh bantuan yang diberikan bisa bermanfaat terutama untuk anak-anak indonesia akanterlahir dan besar sebagai anak-anak yang sehat dan pintar.Pihak kementerian sosisal menjelaskan pemerintah pusat setidaknya telah mengucurkan dana bantuan sosial ke Sulawesi Tengah mencapai rp,402,5 miliar.

Jumlah tersebut dikucurkan secara khusus untuk Kabupaten Poso dengan jumlah bansos yangdisalukan sebanyak rp 36,9 miliar yang disebar secara merata hingga ke pelosok desa dengan harapan untuk mengurangi tingkatkemiskinan.Dalam kunjunganya menteri sosial juga sekaligus melakukan penandatanganan prasasti keserasian sosial, yangdirangkai dengan peninjauan taman baca lintas agama dan rumahkopi poso di Koramil 1307 poso. khusus taman baca dan rumah kopiposo diinisiasi langsung oleh ibu guru kembar Sri Rossyati dan Sriirianingsih bersama Persatuan Istri Tentara di poso.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa juga berkesempatan  meninjau aktifitas menjahit para ibu rumah tangga dari terduga kelompok bersenjata di Rumah Jahit yang mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial berupa 28 Mesin Jahit. Lokasi tersebut berada di wilayah dusun Tamanjeka, Kecamatan Poso Pesisir.

BPJS KETENAGAKERJAAN DISOSIALISASIKAN DI POSO

Poso_Rapat Koordinasi sekaligus Sosialisasi BPJS Ketanagakerjaan di Kabupaten Poso dibuka langsung Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu di Gedung Pogombo Kantor Bupati Poso Rabu, (15/12/16) dihadiri beberapa kepala skpd terkait. Bupati dalam kesempatan tersebut didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palu Zulkarnaen Nasution dan BPJS Ketenagakerjaan Poso Herdin.

alt

Dalam sambutannya bupati menyampaikan bahwa, Bpjs ketenagakerjaan yang dulunya dikenal sebagai PT Jamsostek bertransformasi sejak juli 2015 sesuai dengan UU Nomor 24 tahun 2011, dimana kehadiran bpjs menggantikan sejumlah lembaga jaminan sosial yang telah ada sebelumnya askes diganti menjadi bpjs kesehatan dan jamsostek diganti menjadi bpjs ketenagakerjaan. Menurut bupati, untuk memahami BPJS Ketenagakerjaan sangat perlu dilaksanakan sosisalisasi dan koordinasi dengan instansi terkait sehingga informasi penting dari kehadiran bpjs sebagai salah satu lembaga jaminan sosial di Indonesia yang kini juga telah hadir di wilayah kabupaten Poso dapat diketahui masyarakat banyak.

Dalam kesempatan lain Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palu Zulkarnaen Nasution sebagai narasumber juga memaparkan sekelumit program jaminan Bpjs Ketenagakerjaan antara lain jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan pensiun kepada para peserta sosialisasi dengan bahasa yang komunikatif. Sosialisasi yang berlangsung setengah hari tersebut turut dihadiri Sekab Poso Drs, Sin Songgo, MM, para kepala skpd terkait dan para undangan lainnya.

konsultasi pemantauan Komnas Perempuan tentang pemenuhan hak-hak konstitusional perempuan korban kekerasan dan diskriminasi

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si membuka secara resmi kegiatan pertemuan konsultasi pemantauan Komnas Perempuan tentang pemenuhan hak-hak konstitusional perempuan korban kekerasan dan diskriminasi dalam berbagai konteks konflik di indonesia, bertempat di ruang Mpogombo Kantor Bupati Poso, Rabu/14/12/16.

altalt

 Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komnas Perempuan yang berkedudukan di jakarta ibu Azriana, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB Kab. Poso drg. Urip Heriyanto, M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Poso dr Jani moula serta para SKPD terkait.

PASAR MURAH NATAL 2016

Dalam rangka menyambut hari natal tanggal 25 Desember pemerintah derah Kabupaten Poso melalui dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah bertempat dipasar sentral siwagi lemba Tentena Kecamatan Pamona Puselemba Kamis 1 Desember 2016.

alt

Acara dihadiri Camat Pamona Puselemba bersama Danramil dan Kapolsek serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat lainya.Sekretaris daerah kabupaten Poso Drs, Sin. S. Songgo, MM yang mewakili bupati Darmin Agustinus Sigilipu dalam sambutan tertulisnya bupati menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah merupakan program pemerintah yang setiap tahun diadakan untuk hadir ditengah-tengah masyarakat yang ingin merayakan hari raya baik itu lebaran maupun natal, sesungguhnya pemerintah sangat memahami kebutuhan masyarakat sehingga diharapakan dengan pasar murah ini akan mengurangi sedikit beban pada masyarakat yang ingin merayakan natal.

Bupati juga berharap melalui pasar murah ini persatuan dan kesatuan tetap terjaga sehingga kedamaian dan kesejukan natal dapat terpelihara.Sementara itu kepala bidang UMKM dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Ibu Merry CH Nggau Rompas melaporkan tujuan pelaksanaan Pasar murah ini adalah sebagai wujud rasa simpatik dan kepedulian yang tinggi dari pemerintah daerah pada semua masyarakat kurang mampu yang berada di Kabupaten Poso serta memperpendek arus distribusi barang kepada masyarakat kurang mampu sehingga barang kebutuhan menjelang hari raya natal dapat terpenuhi.

Adapun kupon yang dibagikan kepada masyarakat melalui dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan sebanyak 750 lembar kupon, di tambah dengan Hyper Mart Poso yang juga berpartisipasi pada pasar murah ini dengan menyediakan 200 paket murah, jadi secara keseluruhan jumlah paket murah tersedia sebanyak 950 paket.Diakhir acara sekretaris daerah kabupaten Poso menyerahkan secara simbolis paket murah kepada perwakilan masyarakat yang telah mendapat kupon paket murah.

Sosialisasi Hasil Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) VIII PKK Tahun 2016

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Setdakab Poso Zadrak matasak, ST, membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Hasil Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) VIII PKK Tahun 2016 bagi TP. PKK Kecamatan Se Kabupaten Poso, bertempat di Gedung Torulemba Rumah Jabatan Bupati Poso, Rabu 30/11/16. Turut hadir dalam kegiatas sosialisasi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Poso Ny. Indah Sri Setyowati Samsuri, SH, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Poso Ny. Marie Posundu Tungka, Para SKPD, seluruh peserta sosialisasi TP. PKK Kabupaten dan Kecamatan Se Kabupaten Poso.

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu dalam sambutannya disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Zadrak Matasak, ST, mengatakan pada dasarnya pemerintah sangat mendukung eksitensi TP. PKK yang selama ini telah dikenal sebagai organisasi yang mampu mengorganisir diri sendiri, keluarga dan juga masyarakat yang bisa mewujudkan masyarakat yang sejahtera bagi indonesia.Bupati Poso juga mengharapkan agar dapat memberikan masukan yang baik bagi semua kader TP.

PKK bisa terus eksis, memahami kondisi daerahnya masing-masing dan mengajak seluruh kaum perempuan dan seluruh Kader PKK khususnya di Kabupaten Poso untuk bergandengan tangan membangun semangat juang untuk berkarya dalam bidang dan profesi masing-masing.

Sementara itu Ketua TP. PKK Kabupaten Poso Ny. Indah Sri Setyowati Samsuri, SH menyampaikan dalam sambutannya, Gerakan Nasional PKK adalah merupakan gerakan nasional yang bertujuan memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia dan berbudi luhur, sehat, sejahtera dan mandiri. Disamping itu Sosialisasi RAKERNAS VIII adalah momen untuk mensosialisasikan program lima tahun kedepan yang telah disepakati di Tingkat Nasional dan dijabarkan sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing,Diakhir sambutannya Ny. Indah Sri Setyowati Samsuri, SH selaku Ketua TP.

PKK Kabupaten Poso selalu berkomitmen dan serius untuk mendukung pelaksanaan dan percepatan keberhasilan pembangunan dalam rangka mewujudkan Kabupaten Poso CERDAS (Ceria, Elok, Rapih, Damai, Adil.dan Sejahtera).Wakil Ketua TP. PKK Kabupaten Poso Ny. Marie Posundu Tungka selaku Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Sosialisasi Hasil Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) VIII PKK Tahun 2016 bagi TP. PKK Kecamatan Se Kabupaten Poso melaporkan bahwa adapun maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah untuk menyebarkan infrmasi hasil RAKERNAS VIII PKK kepada seluruh TP. PKK di Tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan serta meningkatkan pemahaman, persamaan persepsi terhadap hasil-hasil RAKERNAS VII Tahun 2015.

MUSDA KE-3 MASYARAKAT ADAT PAMONA

Wakil bupati Poso Ir, Syamsuri, M.si membuka secara resmi musyawarah daerah (MUSDA) ke- 3 masyarakat adat Pamona Kabupaten Poso bertempat di gedung diklat Aparatur Sipil Negara desa Maliwuko kecamatan Poso Kota Selatan, Senin 28 Nopember 2016.

alt

Sambutan tetulis bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu yang dibacakan wakil bupati menyampaikan pelaksanaan musyawarah adat adalah pertemuan akbar yang merupakan hal terpenting untuk mempersatukan hati dan pikiran kita sehingga akan lebih mengedepankan jalinan tali silaturahim dan komunikasi yang baik antara satu etnis, agama dan suku.

Oleh karena itu bupati berharap melalui musda masyarakat adat pamona ini dapat melahirkan suatu kesamaan persepsi dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa dan daerah khususnya persoalan kebhinekaan yang akhir-akhir ini mendapat ujian dan cobaan.

Sebelumnya ketua pelaksana musyawarah adat Pamona Kabupaten Poso Bapak Hendrik Tauro menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan musda ini antara lain bahwa musyawarah adat Pamona dapat merumuskan konsep nilai-nilai dasar tatanan kehidupan masyarakat yang berbudaya, dengan semangat sintuwu maroso yang diikat oleh hukum adat sebagai kekuatan moril dalam bingkai koridor hukum positif, dan juga majelis adat adalah mitra pemerintah untuk melaksanakan pembinaan ketertiban dan ketentraman dalam kehidupan masyarakat kabupaten Poso yang CERDAS.