Kam02222018

Last update12:37:21 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Sosial Budaya Workhsop Penanganan Radikalisme Dan Strategi Memperkuat Peran Pemuda Dalam Pembangunan Perdamaian Di Poso

Workhsop Penanganan Radikalisme Dan Strategi Memperkuat Peran Pemuda Dalam Pembangunan Perdamaian Di Poso

alt
alt
  • Sebelumnya
  • 1 of 2
  • Selanjutnya

 Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si membuka secara resmi sekaligus menjadi nara sumber dalam kegiatan Workhsop Penanganan Radikalisme Dan Strategi Memperkuat Peran Pemuda Dalam Pembangunan Perdamaian Di Poso.

Acara ini diprakarsai oleh Lembaga Penguatan Masyarakar Sipil (LPMS) bekerjasama dengan Pusat Studi Timur Tengah dan Perdamaian Global UIN Jakarta dan didukung oleh UNDP dan PPIM UIN Jakarta, bertempat di hotel Kartika Poso, pada Selasa (23/01/17).

Satu dasawarsa masalah radikalisme marak di tanah air yang sebelumnya di zaman orde baru keadaan kondusif dan aman, berulangnya kasus radikalisme yang berujung pada terorisme di tanah air dipandang sebagai petaka apalagi pelakunya rata-rata para pemuda harapan masa depan bangsa, aksi terorisme merupakan sebuah keyakinan dan ideologi yang hidup di dalam pikiran atau bahkan alam bawah sadar yang jauh, semua ini menunjukkan bahwa faktor radikalisme yang utama adalah ideologi atau keyakinan, kemiskinan, ketidakadilan global, ketidakadilan negara dan faktor-faktor lainnya.

Dalam konteks poso pencegahan aksi ekstremisme selama ini sudah banyak dilakukan oleh kelompok masyarakat sipil maupun pemerintah pusat dan daerah dengan sejumlah program dan kegiatan yang sifatnya melakukan counter serta pemberdayaan baik bersifat umum secara khusus bagi kalangan pemuda itu sendiri, dalam merespon isu-isu penanganan radikalisme harus diingat bahwa salah satu komponen penting yang menjadi perhatian serius adalah sejauh mana peran anak muda dalam menghadapi ideologi radikal di dunia maya maupun media pendidikan di sekolah/kampus.

Dalam sambutan direktur lembaga penguatan masyarakat sipil (LPMS) kabupaten poso Budiman Maliki, S.Sos menyampaikan kegiatan workshop penanganan radikalisme dan strategi memperkuat peran pemuda dalam pembangunan perdamaian di poso bagi para pakar dari berbagai lembaga yang selama ini berkontribusi atau berperan aktif dalam penanganan ekstrimisme di poso dengan tujuan menfasilitasi forum pertukaran para pihak baik pemerintah, akademis, praktisi, tokoh pemuda dan organisasi kepemudaan serta organisasi masyarakat sipil untuk berbagai tantangan, peluang dan lesson learnt dalam merespon masalah ekstrimisme dan radikalisme di poso, menggali inisiasi-inisiasi baru dalam hal penanganan radikalisme dan ekstrimisme melalui peran aktif kaum muda dan organisasinya,

Budiman Maliki, S.Sos juga katakan bahwa dengan adanya update dan analisa program-program penanganan ekstrimisme baik yang dilakukan oleh pemerintah, institusi pendidikan dan madyarakat sipil serta peluang membangun jaringan dan kerja kolektif dan adanya rekomendasi dan inisiasi penguatan peran kaum muda dalam penanganan radikalisme di poso maka semua itu akan tetcapai sesuai hasil akhir yang kita harapkan bersama.

Sementara Wakil Bupati Poso ir. Samsuri, M.Si dalam sambutannya menyampaikan masalah radikalisme yang cenderung mengarah ketindakan terorisme, saat ini memang sudah marak terjadi dimana-mana termasuk diindonesia sendiri, karena pemahaman baru ini dibuat oleh pihak-pihak tertentu seperti agama, sosial dan politik seakan menjadi semakin rumit karena berbaur dengan tindak terorisme yang cenderung mengarah ketindak kekerasan.

Ir. Samsuri, M.Si juga mengharapkan melalui workshop ini, agar menjadi salah satu upayah kita bersama untuk memberikan pencerahan kepada para pemuda agar dapat memahami radikalisme dan terorisme sehingga mampu menangkalnya melalui strategi dan peran para pemuda khususnya anak-anak muda poso untuk kelangsungan pembangunan perdamaian di tanah poso tercinta.

Diakhir sambutannya wakil bupati poso Ir. Samsuri, M.Si memberikan apresiasi yang tinggi terhadap terlaksananya kegiatan positif ini, dan diharapkan kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan workshop agar aktif dalam menyampaikan pendapat dan sumbang saran pada saat acara sesi tanya jawab yang tentunya diberikam ruang waktu tersendiri dari pihak penyelenggara dan pemateri sehingga tujuan kegiatan ini dapat tercapai dengan maksimal sesuai yang diharapkan.

Setelah selesai acara sesi tanya jawab, dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata secara langsung dari direktur lembaga penguatan masyarakat sipil (LPMS) kabupaten poso Budiman Maliki, S.Sos kepada wakil bupati poso Ir. Samsuri, M.Si.

Hadir dalam kegiatan tersebut dari pusat studi pengkajian islam dan masyarakat UIN syarif hidayatullah dan UNDP jakarta Dr. Jajang Jahroni, anggota DPRD kabupaten poso Iskandar Lamuka, Kabag humas polres poso sekaligus menjadi nara sumber, kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten poso Dr. Drs. Yus Madoli, M.Si, perwakilan OPD terkait, Ketua FKAUB kabupaten poso S. Runa, S.sos ormas keagamaan, institusi pendidikan, organisasi kepemudaan, LSM lokal, tokoh pemuda, tokoh perempuan serta mahasiswa dan pelajar.