Jum12152017

Last update12:01:25 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Sosial Budaya Hari Ulang Tahun Desa Owini yang ke- 4

Hari Ulang Tahun Desa Owini yang ke- 4

alt
alt
  • Sebelumnya
  • 1 of 2
  • Selanjutnya

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu didampingi oleh Subdanpom dan beberapa kepala OPD menghadiri Hari Ulang Tahun Desa Owini yang ke- 4 diperingati secara sederhana namun penuh rasa syukur dan suka cita, bertempat dilapangan Desa Owini, Kecamatan Pamona Barat. (20/06/17). Hadir dalam acara ini, Camat dan Sekcam Pamona Barat beserta Ketua Penggerak PKK Kecamatan dan Desa Owini, Kapolsek, Danramil Pamona Barat beserta anggotanya, Kepala UPTD Pamona Barat, Kepala Puskesmas Meko dan staf, para Pendeta dari denominasi Gereja, kepala desa se-Kecamatan Pamona Barat, perangkat desa Owini, tokoh Adat dan tokoh Agama serta seluruh warga masyarakat. Rombongan Bupati Poso disambut dengan acara Adat Pamoma dan disuguhi hiburan Tarian Torompio dan Pantomin oleh sisawa SDN Owini. Jumlah Penduduk Desa Owini sebanyak 169 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 639. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat Desa Owini adalah sebagai Petani, PNS sebanyak 16 orang dan 1 orang Pensiunan ABRI dan 3 orang Pensiunan Guru.

Lewat sambutannya, Kepala Desa Owini Adrianus Tologugu mewakili seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Poso yang telah meluangkan waktu untuk hadir pada acara HUT Desa Owini sekaligus meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Serbaguna, yang disamping sebagai tempat berkumpulnya masyarakat (Balai Desa) juga dapat digunakan untuk hal lainnya teristimewa bagi kemaslahatan masyarakat. “Owini” berasal dari kata, O dgn wini.. “O” brarti jauh dan “wini” berarti rok panjang jadi diartikan sebagai tempat mencuci rok panjang yang jauh. Acara dimulai dengan Ibadah dan Bupati Poso menyempatkan untuk menyampaikan kesaksian lewat Pujian dan memberikan bantuan kepada seorang masyarakat yang mengalami cacat.

Dalam sambutannya Bupati Poso menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh masyarakat dan mengapresiasi rencana pembangunan gedung serbaguna, Pemerintah Kabupaten Poso menggiatkan Pembangunan yang dimulai dari desa. Karena pada dasarnya desa merupakan pondasi daerah yang harus dikuatkan dengan pembangunan yang merupakan kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup. Sumber daya alam yang dimiliki desa harus dikelola secara maksimal agar dapat menunjang pertumbuhan Desa, Kecamatan, Kabupaten bahkan Propinsi. Hal ini akan terwujud, jika kita semua bergandeng tangan se-ia sekata dalam melakukan segala pekerjaan kita secara sungguh-sungguh, karena saling membutuhkan sehingga kita akan tetap dan selalu bekerja sama. Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati Poso Memberikan kesempatan kepada kepala-kepala OPD yang terkait untuk menjawab pertanyaan terkait kebutuhan masyarakat. Kadis P&K, mengatakan bahwa Tenaga Pendidik di desa Owini, harus di tingkatkan baik kualitas maupun ditambah jumlahnya sehingga dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan baik. Jumlah siswa SD 85 orang dengan 6 rombel (rombongan belajar), yang seharusnya berjumlah 9. Renovasi 6 Kelas ditambah 1 Kelas serta ruanga Perpustakaan akan dimulai tahun 2018 dan ketersediaan buku referensi tahun ini akan mulai didistribusikan. Kadis Pertanian menjawab permasalahan masyarakat terhadap kebutuhan air untuk irigasi, akan dibangun saluran air yang akan menghubungkan mulai dari sumber air ke petak sawah masyarakat dan terhadap tanaman cacao telah dilakukan komunikasi dengan dua perusahaan yang menangani masalah tanaman cacao dan akan segera ditindaklanjuti. Kadis Perlindungan anak dan KB lebih menitikberatkan pada slogan dua anak cukup, dengan asumsi bahwa masyarakat Indonesia secara rata-rata hanya mampu membiayai dua anak sampai ke jenjang Pendidikan Tinggi, menjaga Kesehatan Reproduksi diantaranya jangan menikah di usia muda, jangan melahirkan diatas usia 35 Tahun dan usahakan jarak 3-5 Tahun terhadap kelahiran anak pertama dan kedua. Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil mengharapkan data kependudukan supaya diperhatikan karena untuk mengurus segala hal dibutuhkan data penduduk serta jika di Kecamatan mengalami masalah dalam Perekaman data agar segera melaporkan untuk mendapatkan solusi. Sekretaris Dinas Kesehatan menghimbau kepada masyarakat untuk membuat surat keterangan kependudukan agar bisa memperoleh Kartu Indonesia Sehat (KIS) sehingga bisa digunakan untuk mendapatkan pelayanan Kesehatan. Masyarakat antusias mendengar pernyataan tersebut dan berharap segera terealisasi sesuai rencana. //ca’/pul