Sen01222018

Last update02:08:50 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Sosial Budaya

Sosial Budaya

Bantuan Beras Sejahtera Kepada Keluarga Penerima Manfaat di Poso

Poso – Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyerahkan secara langsung bantuan sosial beras sejahtera provinsi sulawesi tengah khususnya Kabupaten Poso Tahun 2018 kepada keluarga penerima manfaat (KPM) untuk perwakilan dari 7 (tujuh) kelurahan di wilayah kecamatan poso kota.

altalt

Pemberian langsung beras sejahtera kepada perwakilan keluarga penerima manfaat tersebut, berlangsung saat apel bersama di halaman kantor bupati poso, pada Senin (22/01/17) yang didampingi Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si, Para Staf Ahli, Para Asisten, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Poso, Drs. George V. Y. Tumonggi, Camat Poso Kota dan disaksikan seluruh kepala OPD kabupaten poso serta karyawan dan karyawati di lingkungan pemerintah daerah kabupaten poso

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu dalam sambutannya menyampaikan ucapan syukur, karena pihak pemerintah pusat terus memberikan perhatian dan bantuannya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui bantuan secara simbolis dan bantuan ini merupakan program baru kementerian sosial RI melalui direktorat penanganan fakir miskin dalam rangka penanggulangan kemiskinan membantu kebutuhan pangan masyarakat kurang mampu.

"Agar instansi terkait di dalam penyaluran bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan, sehingga data jangan sampai dimanipulasi demi mendapatkan beras gratis" Pinta Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu.

Darmin Agustinus Sigilipu juga katakan, bahwa bantuan sosial beras sejahtera sebelumnya sudah berjalan, namun masyarakat penerima bantuan masih membayar dengan harga Rp. 25.000,- untuk 15 kg beras, dengan adanya program baru kementerian sosial RI tahun 2018, sekarang masyarakat penerima bantuan tidak lagi membayar alias gratis yaitu 10 kg/KK dalam kemasan Perum Bulog, dan untuk kabupaten poso terdata dan tercatat jumlah keluarga penerima manfaat bantuan sejumlah 19.779 KK dengan total jumlah bantuan beras 197.700 kg beras.

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu dalam akhir sambutannya, tak henti-hentinya mengingatkan kembali bahwa target besar kita di tahun 2018 adalah meraih penghargaan adipura dan penilaian BPK untuk mendapatkan laporan pengelolaan keuangan bisa meraih predikat WTP (wajar tanpa pengecualian), sehingga lebih bersemangat untuk memacu kinerja bersama seluruh stakeholder bahkan masyarakat kabupaten poso untuk bersama-sama mendukung target besar tersebut yang akan dipersembahkan demi tanah poso tercinta.

Hut Desa Taripa ke-106

Bupati Poso didampingi oleh anggota DPRD Kabupaten Poso, para kepala OPD kabupaten Poso, Camat Pamona Timur, Kapolsek, dan dihadiri oleh Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Wanita,Tokoh Adat dan masyarakat Desa Taripa, Rabu (27/12/17).

Kepala Desa Taripa Aman Wuri, BA sebelum menyampaikan dalam laporannya, mengajak para tamu undangan untuk berdiri sejenak untuk mengenang jasa para pendiri desa Taripa yang telah mendahului.
Dalam laporannya, Kepala Desa Taripa menyatakan bahwa Desa Taripa berdiri pada 27 Desember tahun 1911 dan sampai saat ini, pada 27 Desember tahun 2017 , telah genap berusia 106 Tahun. Dokumen sah yang menyatakan bahwa Desa Taripa berdiri sejak tahun 1911, di tanda tangani oleh Ir. WR. Tobondo, moderator pada saat itu, TY. Marola, Tokoh masyarakat Drs. S. Pelima, Tokoh Perempuan Melania Manganti, Lembaga Adat MD. Pindongo. Ketua panitia Aman Wuri dan Camat Yesaya Laweangi.

Melalui acara ini, Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu juga meresmikan Balai Desa, penginapan desa yang terdapat 4 kamar, riol, sarana olah raga desa (Lapangan futsal, volly ball, bulu tangkis dan sepak takraw) yang pembangunannya melalui Anggaran Dana Desa Tahun 2017.
Melalui sambutannya, Bupati Poso menyampaikan Desa Taripa memiliki potensi alam untuk pengembangan budidaya pertanian, sehingga menjadi primadona bagi produktifitas hasil pertanian. Diusia ke- 106 tahun Desa Taripa kali ini, menjadi momentum Instropeksi bersama antara pemerintah dan masyarakat, untuk resolusi berupa kebulatan tekad dalam mengambil sikap, guna meningkatkan kesejahteraan, kemajuan dan kemakmuran di desa ini. Karenanya Bupati Poso sangat merespon langkah-langkah pemerintah desa Taripa yang mengupayakan kesejahteraan warga masyarakatnya melalui kegiatan Program yang pro rakyat serta upaya lainnya yang dapat mendorong pertumbuhan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Bupati Poso, Darmin A. Sigilipu menambahkan bahwa momen HUT Desa ini juga harus menjadi suatu kekuatan yang akan memberikan motivasi bagi seluruh masyarakat untuk terus bekerjasama dalam membangun desa. Menanamkan jiwa gotong royong dan cinta desa. Sehingga desa Taripa yang menjadi perlintasan antar kabupaten maupun antar propinsi menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Selanjutnya, Bupati Poso menyerahkan hadiah bagi pemenang lomba kebersihan antar RT. Sebagai pemenang yang meraih Juara 1 adalah Rt 3, juara 2 adalah RT 2, juara 3 diraih oleh RT 4, juara harapan 1 dirah RT 1, dan juara harapan 2 diraih oleh RT 5. Menutup rangkaian acara, Bupati Poso menyempatkan waktu untuk mengunjungi dan melihat langsung bangunan sarana olah raga bagi masyarakat desa Taripa. Mencintai desa dan menjadikannya pujaan hati, akan menghadirkan nuansa indah bagi pembangunan desa. Karena bermula dari desa, segala hal tercipta. //ca’/pul

altaltalt

Hari Ulang Tahun Desa Peura Ke-129

Dihari yang sama dengan waktu yang berbeda, Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menghadiri acara Ramah Tamah Natal, Reuni dan Peringatan Hari Ulang Tahun Desa Peura Ke- 129, Rabu (27/12/17). Di dampingi Anggota DPRD Kabupaten Poso Fraksi Golkar, Syarifudin Odjobolo, Kepala-kepala OPD Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, Camat Pamona Puselemba dan para undangan (8 Desa dan 3 Kelurahan) Serta dihadiri oleh masyarakat Desa Peura dan desa tetangga. Dengan mengusung tema Madago-dago Po Mberata. Reuni to Peura, (Reuni Orang Peura) dilangsungkan bertepatan dengan HUT Desa Peura.
Ketua Panitia Tanel Siolemba, BA melalui Laporannya, kegiatan dimulai pukul 08.00 sejak pagi hari sampai saat ini. Berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan berupa olah raga, kesenian dan sarasehan dengan judul "Peura dulu, Sekarang dan yang akan datang". Hasil sarasehan yang telah dilakukan, akan diserahkan kepada Bupati Poso dalam bentuk laporan.
Bertepatan dengan gelaran ini, masyarakat desa Peura dapat bertemu dan saling melepas kerinduan baik masyarakat yang ada di desa, maupun mereka yang telah merantau, begitu juga yang menjadi pucuk pimpinan saat ini di Kabupaten Poso adalah Putera terbaik desa Peura. Hal ini harus dijadikan motivasi, bahwa desa Peura dapat melahirkan orang-orang terbaik untuk Indonesia. Peura mempunyai arti maju bergeser karena situasi dan kondisi yang ada pada saat itu dan tidak memungkinkan untuk menetap, sehingga mereka berpindah. Jadi filosofi yang dimaknai dari arti ini adalah menjadi orang atau masyarakat yang maju demi perubahan ke arah yang lebih baik. Selanjutnya di tampilkan tarian torompio dari putera puteri desa Peura. Melalui sambutan yang disampaikan oleh kepala desa Peura Agrein Solitan, beberapa hal yang disepakati dalam rapat desa yang diantaranya mengupayakan Sumber Daya Manusia yang ada berkembang sesuai dengan tuntutan jaman agar mampu untuk mensejajarkan desa Peura dengan desa lainnya di Indonesia, menjadi desa maju dan mandiri. Dengan bantuan Pemda besar harapan masyarakat agar program-program yang ada di desa bisa terealisasi dan tujuan akhirnya adalah kesejahteraan untuk seluruh masyarakat.

Gloria Tobondo, SE Camat Pamona Puselemba juga menyampaikan sambutannya yang menitikberatkan pada tujuan pemerintah Kecamatan, teristimewa melalui rencana pembangunan jangka menengah untuk tercapainya Kecamatan yang masyarakatnya Cerdas dan bersinergi dengan pemerintah. Desa Peura adalah desa tertua dikecamatan Pamona Puselemba, oleh karena itu pembangunanya juga diharapkan bisa maju sebagaimana desa atau kelurahan lain yang ada di sekitarnya. Selanjutnya Tarian Motaro yang dibawakan oleh anak-anak SD Peura.

Dalam sambutannya, Bupati Poso Darmin A Sigilipu menyampaikan beberapa hal menyambung apa yang telah disampaikan oleh kepala desa Peura, mengenai masalah jalan masuk dari Kelurahan Sangele menuju ke desa Peura dalam masa kepemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Poso sudah merupakan rencana yang telah diawali dengan membangun sekitar 1 KM jalan desa Peura. Diharapkan jalan akan ter aspal sampai tembus ke Desa Pendolo. Patut disyukuri, karena jalan yang telah ada berkualitas hot mix dan tahun depan akan dilanjutkan lagi sampai telah teraspal jalan dari Sangele menuju desa Peura. Masalah signal, Pemda Kabupaten Poso sudah berkoordinasi dengan Telkom dan akan dipertimbangkan karena ada patokan dasar bagi Telkom untuk memperluas jaringan Telepon. Rencananya Pemda Kabupaten Poso kedepan, akan membuat akses jalan yang menghubungkan antara desa satu dengan desa lainnya yang ada disekitaran Danau Poso, diharapkan Pariwisata Kabupaten Poso akan kembali bergeliat, tumbuh dan mekar. Imbasnya plus bagi masyarakat,karena akan ada peningkatan ekonomi, sehingga harus dijaga dan dilestarikan untuk keberlanjutannya dan selalu menjaga stabilitas dengan teruslah menyebarkan damai dan kasih.

Bupati Poso Darmin A Sigilipu mengatakan, bahwa kegiatan ini menjadi lebih bermakna karena bertepatan dengan Natal, damai sukacita yang dirasakan lebih hikmat karena bertemu dengan sanak saudara dan teman yang merantau dan datang untuk bersama berkumpul merayakan Natal dan reuni. Agar selalu terjalin komunikasi dan hubungan erat antar sesama warga Peura baik yang ada di desa maupun yang berasal dari tanah rantau. Perlu kerjasama seluruh pihak dan masyarakat agar tercipta kualitas masyarakat yang CERDAS dalam seluruh aktifitas kehidupannya. Peran masyarakat sangat diperlukan untuk mendukung dan menjaga agar pembangunan Insfrastruktur terus terbangun, berkembang dan dapat dinikmati untuk waktu yang tidak terbatas. Kemudahan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Poso terhadap masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya perlu dikembangkan. Hasil kreatifitas masyarakat akan diakomodir dengan mendatangkan konsumen, sehingga hasil yang dibuat akan laku terjual. Reuni to Peura, ibarat meminum air dingin yang segar ditengah padang gurun yang panas. Pertemuan yang terjadi dari sekian lamanya kita berpisah, meringankan sedikit beban kerinduan. Sehingga suasana yang terjadi saat ini, hampir menyerupai waktu dulu saat bersama kita menjemput impian. Reuni akbar to Peura yang dilaksanakan adalah reuni bagi seluruh orang Peura dengan tidak terbatas pada angkatan, sehingga yang hadir berasal dari seluruh tingkatan umur.

Menutup sambutannya, Bupati Poso mengajak seluruh anggota reuni agar bukan hanya suasana melepas rindu yang terjadi, namun dari reuni ini ada imbas positif yang harus diaktualisasikan untuk menjadikan Peura menjadi desa yang lebih maju. Hal ini juga yang menjadikan motivasi bagi Bupati Poso untuk melayani masyarakat melalui tanggung jawab yang diemban sebagai Pimpinan Daerah. Rangkaian kegiatan ini dapat terwujud karena partisipasi seluruh masyarakat desa Peura didukung oleh perangkat desa dan kecamatan, gol yang menjadi tujuan akhir akan mnjadi bahan evaluasi oleh Pemda Kabupaten Poso. Mari menjadi masyarakat yang cinta damai dan terus menebarkan Kasih, untuk terwujudnya kehidupan yang aman dan sejahtera. Dilanjutkan dengan penyerahan mobil operasional untuk BUMDES Peura, selanjutnya Bupati Poso mempersembahkan sebuah lagu karya anak Peura sebagai hadiah ulang tahun dan meniup lilin sebagai pertanda ketambahan usia Desa Peura. //ca’/pul

altalt

alt

Peringatan Hari Ibu Ke-89 Dan Hut Dharma Wanita Ke - 18 Tahun 2017 Tingkat Kabupaten Poso

Selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Poso dan sebagai Sesepuh perempuan di Kabupaten Poso Indah Setyowati Samsuri, SH dalam sambutannya mengatakan bahwa hari ibu diperingati untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia yang telah berjuang bersama sama kaum lelaki dalam merebut kemerdekaan Indonesia sebagaimana di deklarasikan pertama kali dalam kongres perempuan Indonesia pada tanggal 22 Desember 1982 di Yokyakarta. Lanjut dikatakan, bahwa usia ke 18 tahun adalah usia yang cukup dewasa untuk mengambil keputusan menuju organisasi yang mandiri dengan visi menjadi organisasi istri Aparatur Sipil Negara yang progesional untuk memperkuat peran serta perempuan dan pembangunan bangsa. Indah Setyowati Samsuri, SH juga mengajak kepada seluruh perempuan untuk lebih bijaksana, inovatif, kreatif dan percaya diri dan meningkatkan kualitas dan kapabilitas sehingga bersama kaum lelaki menjadi kekuatan yang besar dalam membangun keluarga, masyarakat dan bangsa.

Ditempat yang sama pula Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, menyampaikan upaya pemberdayaan perempuan dan pembangunan berwawasan gender, pemerintah daerah akan selalu berupaya memberikan kesempatan dan apresiasi atas keterlibatan kaum perempuan dalam mendukung pembangunan di kabupaten Poso. Bupati Poso juga menyampaikan sebagai istri-istri PNS, peran anggota Dharmawanita sangat strategis untuk mendukung program pemerintah. Sementara dalam keluarga anggota Dharma wanita, istri diharapkan mampu menjadi pendamping bagi suami. Karena sukses seorang lelaki atau suami tidak terlepas dari peran perempuan atau istri yang mendukungnya. Diakhir sambutannya Bupati Poso menyampaikan selamat hari ibu yang ke-89 dan dirgahayu Dharma wanita ke-18, semoga semakin sukses dalam setiap program-program nya.

Selanjutnya Bupati Poso menyerahan bantuan pemda kabupaten Poso melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kepada masyarakat kurang mampu dan menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada TK Pertiwi sebagai TK binaan Dharma wanita kabupaten poso, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Poso diberikan kepada ibunda tercinta sebagai tanda terimakasih dan sayang dari anak untuk orang tua terkasih dan ditutup dengan menyanyikan hymne Hari Ibu oleh kelompok paduan suara lansia Debora dan persembahan lagu dari anak anak TK Pertiwi Poso. //ca’/pul

altaltalt

Peringatan Hari Nusantara dan Bela Negara Ke-69

Upacara setiap tanggal 17 bulan berjalan dilingkup Pemda Kabupaten Poso dirangkaikan dengan Peringatan Hari Nusantara dan Bela Negara Ke-69 Tahun dilaksanakan dilapangan Maroso Poso, Senin 19/12/17. Upacara ini diikuti oleh seluruh ASN yang ada di Kabupaten Poso, perwakilan dari TNI (Kodim, Batalyon dan Marinir), anggota Polres Poso, BRIMOB, Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI), para mahasiswa dan dihadiri juga oleh kepala-kepala OPD lingkup Pemda Kabupaten Poso. Mendampingi Bupati Poso, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Poso, Ketua DPRD Kabupaten Poso, Wakapolres Poso, mewakili KODIM 1307 Poso, Danlanal serta Ketua Pengadilan Negeri Poso.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada kelompok usaha masyarakat yang difasilitasi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Poso melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Pemberian bantuan ini sejumlah masing-masing Rp. 25 juta kepada 5 kelompok binaan yaitu pada kelompok pembuatan Abon Ikan dari Desa Labuan, kelompok kue bolu "Gita" dari desa Tambaro, kelompok kue ranggina "Sindintowe" dari desa Patiwunga,kelompok kue "Andin's Story" dari desa Owini, serta kelompok Kripik "Mombine" dari desa Masamba.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu.
Melalui sambutannya menyampaikan, bahwa perlu peningkatan Nasionalisme bagi kita semua terlebih bagi ASN. Memang tidak bisa disamakan dengan TNI POLRI dalam urusan kedisiplinan mengikuti upacara namun sebagai warga negara yang telah menerima kemerdekaan, seharusnya menunjukkan sikap Nasionalisme dengan setidaknya disiplin mengikuti upacara. Penghormatan kepada sang merah putih harus dengan sikap sempurna. Bendera merah putih harus kita jaga dengan jiwa dan raga, karena perjuangan untuk mengibarkannya bukan suatu hal mudah dan sebentar sampai menjadikan Indonesia merdeka seperti sekarang ini, membutuhkan pemahaman tinggi akan arti Nasionalisme. Bersatu padu dalam rasa Kebangsaan untuk berdaulatnya Negara kita. Olehnya sejak dini, marilah kita secara bersama untuk menumbuhkan jiwa Nasionalisme dengan cara sekecil apapun NKRI merupakan Harga Mati dan Harus Kita Bela Demi Indonesia Yang Mandiri.

Sebagai ASN yang merupakan karyawan negara, telah banyak kemudahan yang diberikan negara bagi kita. Selayaknya kita juga harus memberikan yang banyak bagi negeri ini. Teristimewa bagi Kabupaten Poso agar maju pembangunanya dan sejahtera masyarakatnya. Hidup akan indah apabila hak dan kewajiban bergerak bersamaan secara adil. Kedisiplinan adalah satu kewajiban yang harus kita laksanakan untuk poso yang lebih baik. //ca/pul

alt

Peringatan Hari Bhakti Transmigrasi Ke-67 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah

Kabupaten poso kali ini mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan Peringatan Hari Bhakti Transmigrasi Ke-67 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Bhakti Transmigrasi Ke-67 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Di Unit Pemukiman Transmigrasi Watutau Rodo-Rodo Kecamatan Lore Peore Kabupaten Poso. Selasa, 12/12/17.

Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si membacakan Sambutan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia mengatakan bahwa 67 Tahun proses penyelenggaran program transmigrasi mewarnai kehidupan bangsa Indonesia. Namun lepas dari itu semua transmigrasi telah berhasil membangun 3.608 satuan permukiman transmigrasi yang berada di 619 kawasan transmigrasi, diantaranya telah berkembang menjadi menjadi pusat-pusat pertumbuhan baru berupa 1.183 desa definitive, 385 eks satuan permukaan transmigrasi berkembang menjadi ibu kota kecamatan, 104 eks satuan permukiman transmigrasi mendukung ibu kota kabupaten serta 2 ibu kota provinsi.

Dalam Upacara peringatan tersebut hadir Staf Ahli Menteri Bidang Pengembangan Kawasan Transmigrasi Dr. Conrad, Kepala Dinas Nakertrans Provinsi Sulawesi Tengah bersama seluruh Pegawai Dinas Nakertrans Provinsi, Wakil Bupati Poso, Dandim 1307 Poso, Kapolres Poso serta Seluruh Kepala-Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah bersama sejumlah Pimpinan OPD terkait Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah seperti Dinas Pekerjaan Umum & Dinas Pengendalian Penduduk & KB.

Pelaksanaan pemindahan penduduk transmigrasi di Sulawesi Tengah setelah kemerdekaan Indonesia ditandai dengan penempatan transmigran yang pertama di lokasi Kalora Lembah Gumbasa, Desa Sidondo Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Donggala yang sekarang Kecamatan Gumbasa Kabupaten Sigi pada tahun 1959 sejumlah 50 KK transmigran lokal yang berasal dari Desa Sidondo 25 KK dan dari Desa Kaleke 25 KK. Penempatan transmigrasi umum pertama di Sulawesi Tengah yakni pada tanggal 28 Februari 1962 sejumlah 52 KK 243 jiwa yang berasal dari Pulau Bali ditempatkan di Desa Nambaru Kecamatan Parigi Kabupaten Donggala yang sekarang telah menjadi Kabupaten Parigi Moutong. //ca'/pul

altalt

Rapat Kerja Sama Operasional BPJS Ketenagakerjaan Dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso

Rapat kerja sama operasional BPJS ketenagakerjaan dengan pemerintah daerah kabupaten poso tahun 2017 di buka secara resmi asisten administrasi pemerintahan dan kesra setdakab poso M. Ari Pamungkas, SH, MH dengan mengusung tema perlindingan non-ASN, aparatur desa dan jasa konstruksi, bertempat di Aula hotel 77 poso, pada Selasa (28/11/17).

alt

Kegiatan rapat ini dihadiri oleh kabid pemasaran BPJS ketenagakerjaan cabang palu Fachri Idris, kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi kabupaten poso Filson Gundo, S.Sos, M.Si, kepala kantor cabang perintis BPJS ketenagakerjaan kabupaten poso Dody Risdianto dan para OPD selaku peserta rapat.
maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini diantaranya adalah menjaga silaturahmi antara BPJS ketenagakerjaan dan Pemerintah Daerah kabupaten poso serta melakukan evaluasi khususnya jasa konstruksi, membahas tentang perlindungan kesehatan aparatur desa yang ada di kabupaten poso serta perlindungan tenaga kerja bagi tenaga Non-ASN menurut Ahmad Jodhi setiawan selaku ketua penyelenggara rapat kerjasama operasional.


Sementara kabid pemasaran BPJS ketenagakerjaan cabang palu Fachri Idris mengatakan BPJS kesehatan adalah program pemerintah yang dituangkan dalam undang-undang, dimana keberhasilan pelaksanaan program ini tidak bisa hanya pihak BPJS sendiri melainkan perlu bantuan dari pemerintah baik pusat maupun daerah dalam hal ini pemerintah kabupaten poso, "Kami juga mengapresiasi terhadap dukungan pemerintah kabupaten poso atas adanya perhatian yang lebih terhadap program-program yang dilaksanakan oleh BPJS" ungkapnya.
Diakhir penyampaiannya Fachri Idris mengatakan pihak BPJS ketenagakerjaan dan pemerintah daerah kabupaten poso agar dapat bekerjasama dan didiskusikan sehingga pelaksanaan kegiatan ini dapat memberikan pelayanan yang jauh lebih baik kedepannya.
Sementara bupati poso dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh aisten administrasi pemerintahan dan kesra setdakab poso M. Ari Pamungkas, SH, MH mengatakan, sangat mengapresiasi dan menyambut baik rapat koordinasi yang dilaksanakan hari ini sebagai upaya menjalin kerjasama yang baik kedua belah pihak antara BPJS ketenagakerjaan dengan pemda.


M.Ari Pamungkas, SH, MH juga katakan BPJS kesehatan yang sudah hadir di daerah kabupaten poso yang merupakan salah satu lembaga penjamin kesehatan dan keselamatan kerja dengan memberikan jaminan kepastian perlindungan terhadap resiko-resiko didalam melaksanakan tugas-tugas pekerjaan, karena saat ini kesadaran masyarakat indonesia khususnya para pekerja mengenai perlindungan atas resiko-resiko kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja semakin meningkat.


Diakhir sambutannya M. Ari Pamungkas, SH, MH mengharapkan kepada para peserta rapat koordinasi agar dapat memberikan saran dan masukan serta ide-ide yang kreatif sehingga langkah-langkah kerjasama yang disepakati dapat menguntungkan kedua belah pihak baik BPJS ketenagakerjaan kabupaten poso maupun pihak pemda poso.

Pertemuan Koordinasi Kegiatan Pengendalian HIV/AIDS

Bupati Poso membuka secara resmi kegiatan HIV/AIDS Bertempat di Aula Pogombo kantor Bupati Poso, pada Selasa (28/11/17).

alt
Dalam sambutannya Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu mengingatkan Kasus HIV/AIDS di Indonesia Khususnya di kabupaten Poso cenderung meningkat.

Lanjut dikatakan Bupati bahwa penilaian HIV/AIDS mempunyai implikasi luas terhadap pembangunan kesehatan, Politik, ekonomi sosial budaya, Etika, agama Dan hukum sehingga perlu dilakukan langkah langkah strategis sebagai upaya pengendalian serta dukungan Dan penghargaan atas hak hak pribadi pengidap HIV bersama dengan keluargannya. Untuk itu ditetapkannya Komisi Penanggulangan Penyakit HIV/AIDS di kabupaten Poso sehingga terjalin koordinasi Dan integrasi program.


Bupati juga sangat menyayangkan, Infeksi HIV/AIDS di Poso cenderung meningkat pada dua tahun terakhir berkaitan dengan bertambah banyaknya hubungan seksual Yang tidak terlindungi yaitu TAHUN 2016 sebanyak 15 Kasus HIV Dan 12 Kasus AIDS, ditahun 2017 ditemukan Kasus HIV sebanyak 17 Kasus Dan AIDS sebanyak 16 Kasus Dan Kasus kematian sebanyak 26 persen, disamping itu masih banyak Yang belum terlaporkan sedangkan kelompok beresiko tinggi.


Bupati berharap melalui pertemuan ini ada upaya upaya untuk menjaga Dan menanggulangi berbagai Penyakit Yang dimaksud Secara terpadu, terkoordinasi, berkesinambungan dibawah koordinasi Komisi Penaggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Poso.


Acara dilanjutkan dengan pemaparan Dan tanya jawab oleh sekretaris KPA provinsi Sulteng. Acara ini Turut dihadiri oleh kirim Kodim 1307 poso, kepala Titan klas II B Poso, ketua penggerak kab. Poso, BNN, Dan seluruh OPD.

Kabupaten Poso Raih Juara I Dalam Program Satu Milyar Pohon

Bupati Poso Darmin Agustnus Sigilipu bertindak sebagai Pejabat Penerima Apel saat Apel bersama dilingkungan Pemerintah Kabupaten Poso tadi pagi, bertempat dilapangan Sintuwu Maroso Poso, (27/11/17).


Bupati mengharapkan keseriusan setiap ASN dalam menjalankan tugas dan kewajiban, sehingga tidak bertolak belakang dengan kenyataannya. Apel pagi terutama setiap hari Senin, dimaksudkan untuk menggelorakan semangat kerja kita dalam mengawali pekerjaan selama 1 minggu ke depan.
Kedisiplinan adalah salah satu tugas dan kewajiban setiap ASN Dilingkungan Pemda Poso disamping tugas dan pekerjaan lainnya sebagaimana tupoksi masing-masing. Apel pagi, harus dijadikan jati diri kita sebagai ASN. Ketidakhadiran ASN dalam mengikuti apel pagi, harus disertai dengan alasan dan bukti yang sesuai. Karena hal ini juga merupakan penilaian pimpinan dan akan ada konsekwensi apabila tidak diindahkan.


Dalam apel yang dilaksanakan setiap Senin dilingkungan Pemda Poso, seluruh OPD hadir. Mulai dari tingkat Pejabat Eselon II sampai staf maupun Honorer. Akan disertai dengan absensi, sehingga bagi siapa saja yang tidak hadir tanpa keterangan dengan melalui akumulasi dari beberapa kali pelaksanaan apel maka akan diberikan sanksi sesuai tingkatan.


Kedepan akan diberikan reward bagi ASN dalam mendukung kinerjanya agar menjadi lebih baik, sehingga bagi ASN harus lebih meningkatkan kuantitas maupun kualitas pekerjaan terlebih kedisiplinan.
Setelah dilangsungkannya apel, dilanjutkan dengan gladi kotor pelaksanaan Upacara memperingati HUT KORPRI.

Seluruh peserta apel dihimbau untuk mengikuti gladi dan selama proses berlangsungnya gladi, seluruh peserta harus mengikuti dengan seksama.


Bupati Poso juga melalui arahan apel menyampaikan bahwa Kabupaten Poso mendapatkan juara 1 Tingkat Sulawesi Tengah pada lomba penanaman satu milyar pohon tahun 2016. Melalui Dinas Kehutanan Propinsi,  Kabupaten Poso yang akan mewakili Propinsi Sulawesi Tengah pada lomba Tingkat Nasional.

Bupati Poso berharap agar hal ini terus dipertahankan dan dijaga agar Eboni sebagai salah satu tanaman unggul yang ada di Kabupaten Poso terus menjadi Ikon yang sangat berperan dan berguna bagi masyarakat.


altaltalt

HUT KORPRI Pemda Poso Anjangsana Ke Panti Asuhan

Masih dalam rangkaian kegiatan memperingati HUT KORPRI yang ke-46 Tahun 2017. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Poso melaksanakan kegiatan Anjangsana kunjungan ke Panti Asuhan Al'Muqaddas yang beralamat di Jl. Pulau Batam RT. I RW IV Belakang Hadji Kalla Kelurahan Moengko, Kecamatan Poso Kota, Senin (27/11/17).

Pembinaan Kesejahteraan Sosial dan Pemberdayaan Manusia Pusat Pembinaan Anak Yatim Piatu / Fakir Miskin dan Anak Terlantar. Yayasan Panti Asuhan Al'Muqaddas, tercatat melalui Akta Notaris No : 34 tanggal 26 Juni 2017.

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, berkenan hadir dalam perkunjungan ini dan didampingi oleh Kadis Bapelitbangda Kabupaten Poso, Kadis PU, Kadis Pol PP serta Kadis Perhubungan. Tema HUT KORPRI tahun ini, 46 Tahun KORPRI, Kerja Bersama, Setia Sepanjang Masa.
Pengurus Panti Asuhan Al-Muqaddas Suwandi mewakili ketua menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Poso atas waktu dan kesempatan yang sudah diluangkan untuk bisa berkunjung ditempat kami.


Hal ini yang akan memberikan motiflvasi bagi anak-anak Panti bahwa mereka tidak sendiri, karena ada orang tua yang juga selalu akan bersama dengan mereka dikondisi apapun. Anak-anak panti yang ada disini, semuanya sekolah di sekolah umum baik di SD, SMP dan SMA.


Bupati Poso melalui sambutannya menyampaikan bahwa Karena Perkenaan Tuhan, sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini. Kegiatan perkunjungan ini juga dilaksanakan di Kecamatan Pamona Puselemba, dan dibagi tim untuk bisa menjangkau semuanya.


Sebagai warga negara, kita semua wajib untuk saling menolong dan mengasihi terhadap siapa saja tanpa dibatasi oleh adanya perbedaan. Kalian harus memiliki kepercayaan diri untuk bisa menjadi sesuatu yang berguna bagi Poso dan bagi Indonesia. Tuhan punya rencana yang indah bagi kalian semua ditempat ini.
Kesempatan ini juga dberikan bantuan sembako yang dapat digunakan untuk konsumsi di panti sehingga akan meringankan beban pengeluaran.

Bupati Poso juga berjanji akan memperhatikan biaya sekolah anak-anak disini agar lebih fokus dalam menuntut ilmum. Mengakhiri kunjungannya, Bupati Poso menyempatkan untuk berfoto bersama anak panti dan pengurus panti.

alt

Kegiatan Rapat Pleno Lembaga Kerjasama (LKS) Tripartit Tingkat Kabupaten Poso Tahun 2017

Dibuka secara langsung oleh asisten administrasi perekonomian dan pembangunan Ir. Hi. Isnain T. Hi. Karim, NPM, M.Si mewakili bupati poso, kegiatan Rapat pleno lembaga kerjasama (LKS) Tripartit tingkat kabupaten poso tahun 2017 yang diprakarsai oleh dinas tenaga kerja dan transmigrasi kabupaten poso, Rabu (22/11/17). Lembaga Kerja Sama Tripartit yang selanjutnya disebut LKS Tripartit adalah forum komunikasi, konsultasi dan musyawarah tentang masalah ketenagakerjaan yang anggotanya terdiri dari unsur Pemerintah, organisasi pengusaha, dan serikat pekerja/serikat buruh.
Kegiatan rapat pleno LKS Tripartit ini bertujuan sebagai forum komunikasi, konsultasi dan musyawarah guna memberikan pertimbangan, saran dan pendapat kepada pemerintah terkait penyusunan kebijakan dan pemecahan masalah ketenagakerjaan, hal ini sesuai amanat pasal 107 UU ketenagakerjaan no. 13 tahun 2013 menurut Tatmono Tasman, SH selaku ketua panitia. Disamping itu Tatmono Tasman mengatakan peserta rapat terdiri dari ketua Apindo Kabupaten poso Idris Mapatoba, ketua SPSI kabupaten poso Bambang Daud, kepala BPJS ketenagakerjaan kabupaten Poso, Kepala Badan Pusat Statistik kabupaten poso Yaslin H. T, ketua kadin poso, ketua gapensi poso, ketua IKPE poso energi 2, dan OPD terkait.
Sementara kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi kabupaten poso Filson Gundo, S.Sos, MM mengatakan lembaga kerjasama tripartit merupakan forum komunikasi, konsultasi musyawarah tentang masalah ketenagakerjaan yang anggotanya terdiri dari unsur organisasi pengusaha, serikat pekerja/serikat buruh dan pemerintah. Filson Gundo juga katakan adapun tugas LKS Tripatrit adalah memberikan pertimbangan, saran dan pendapat terkait dalam.penyusunan kebijakan dan pemecahan masalah ketenagakerjaan baik dari LKS nasional, provinsi maupun kabupaten/kota dan pihak terkait lainnya.
Sementara ditempat yang sama Ir. Hi. Isnain T. Hi. Karim, NPM, M.Si menyampaikan dalam sambutan tertulis bupati poso katakan, kegiatan rapat pleno LKS Tripartit adalah salah satu cara untuk menyelenggarakan pemerintahan yang baik adalah dengan memberikan kesempatan seluas mungkin kepada masyarakat dalam pembuatan kebijakan pemerintahan, sehingga pemerintah dapat lebih akomodatif terhadap aspirasi dan kepentingan masyarakat. Segala kebijakan ketenagakerjaan yang diterapkan oleh pemerintah dapat menjadi instrumen yang efektif dalam mencapai tujuan bersama. Diakhir sambutannya Ir. Hi. Isnain T. Hi. Karim, NPM, M.Si mengharapkan rapat pleno LKS Tripartit yang dilaksanakan di kabupaten poso dapat menjadi jembatan penghubung antara pihak pemerintah, pelaku usaha, para pekerja/buruh sehingga dapat diambil keputusan yang tepat untuk menetapkan langkah-langkah strategis kedepan. //ca’/pul

alt

Sosialisasi Perencanaan Kontijensi Bencana Banjir

Pemerintah daerah Kabupaten Poso melalui badan Penanggulangan Bencana Daerah melaksanakan sosialisasi perencanaan Kontijensi bencana banjir bertempat di Aula Bapelitbangda, pada Senin (20/11/17).

Sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan Forum Koordinasi pimpinan daerah, Ketua bidang 1 BPPD Provinsi Sulawesi Tengah, Tim LPPM Universitas Tadulako, serta para kepala dinas, kepala badan dan kepala kantor dilingkungan pemerintah daerah Kabupaten Poso.Bupati Poso Darmin Agustrinus Sigilipu dalam sambutannya yang dibacakan oleh Plt, sekretaris Daerah Drs, Joksan Lakukua saat membuka acara sosialisasi tersebut menyampaikan penyelenggaraan penanggulangan bencana dikabupaten Poso diarahkan untuk meningkatkan kebersamaan yang sinergi antara pemerintah dan stakeholder termasuk lembaga-lembaga organisasi kemasyarakatan dalam menghadapi ancaman bencana, mulai dari tahapan pra bencana, saat tanggap darurat atau saat terjadi bencana hingga tahap pasca bencana dengan berbagai program dan kegiatan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu dan menyeluruh.

Oleh karena itu menurut Bupati sangat penting penyusunan program Kontijensi banjir dilaksanakan agar dapat memperkirakan dampak yang ditimbulkan ketika bencana terjadi, sehingga kita lebih siap dan lebih waspada untuk mengurangi resiko bencana seperti adanya korban jiwa, dan kerugian harta serta resiko lainnya. Solihin Umar selaku ketua panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta sosialisasi sebanyak 40 orang adapun tujuan kegiatan sosialisasi ini adalah untuk menyamakan presepsi semua pemangku kepentingan terkait penanggulangan bencana tentang pentinganya rencana kontijensi

Bimbingan Teknis Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) & Sosialisasi Indikator Kinerja Utama

Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri, M. Si kembali mendorong Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Poso untuk dapat menyelenggarakan tugas umum pemerintahan secara baik & benar yg berdasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta kebijakan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan pada masyarakat melalui Bimbingan Teknis Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) & Sosialisasi Indikator Kinerja Utama (IKU), di Gedung Torulemba Poso, pada Senin, (13/11/17).

alt

Pemerintah Daerah terus berbenah diri dengan mewajibkan setiap OPD untuk dapat memaparkan Laporan Akuntabilitasnya masing-masing kepada Bupati & Wakil Bupati Poso sebelum dievaluasi oleh Kementrian PAN & RB. Wakil Bupati Poso juga menegaskan kepada setiap Instansi di Lingkup Pemda Poso agar wajib merumuskan indikator kinerja utama sebagai suatu prioritas program dan kegiatan yang mengacu pada sasaran strategis dalam RPJMD & Renstra Satuan Kerja Perangkat Daerah.

 

Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-72 tahun 2017 Poso

Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-72 tahun 2017 di kabupaten poso bertempat di lapangan sintuwu maroso berlangsung dengan hikmat, aman dan tertib, bertindak sebagai Inspektur upacara bupati poso Darmin Agustinus Sigilipu, perwira upacara kapten inf. Lamudele dan sebagai perwira upacara kapten. Czi Muhammad Basir Manra, turut hadir dalam upacara tersebut wakil bupati poso Ir. Samsuri, M.Si, anggota forum koordinasi pimpinan daerah (FKPD) kabupaten poso, rektor unsimar poso Kisman Lantang, SE, M.Si masing-masing bersama isteri, wakil DPRD kabupaten poso Suharto Kandar, SE bersama anggota, para pejabat dilingkungan pemerintah daerah kabuparen poso, unsur kepemudaan KNPI poso, para kepala OPD kabupaten poso serta undangan lainnya, sementara personil upacara dari kesatuan kodim, yonif 714 sm, marinir, polres poso, brimob poso, polisi pamong praja, damkar, dinas perhubungan organisasi kepemudaan, BUMN/BUMD, mahasiswa dan para pelajar tingkat SD, SMP dan SMA.

Dalam amanat menteri sosial RI Khofifah Indar Parawansa disampaikan langsung oleh bupati poso Darmin Agustinus Sigilipu mengatakan, bahwa semangat kebangsaan kita yang juga kita kenang hari ini di hari pahlawan adalah sebuah nasionalisme yang dilandasi oleh kemanusiaan universal bukan nasionalisme yang sempit, sebuah nasionalisme yang oleh Bung Karno diikrarkan bahwa "my nationalism is humanity”. Sebuah nasionalisme yang ditegaskan dalam pidato 1 juni lahirnya pancasila bahwa nasionalisme hanya bisa hidup subur di dalam tamasarinya internasionalisme, internasionalisme dapat hidup subur jikalau berakar dalam buminya nasionalisme.
Diakhir amanatnya bupati poso Darmin Agustinus Sigilipu mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus berjuang, bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat maupun pahlawan bagi negeri ini.


Selesai upacara bupati poso, wakil bupati poso dan FKPD kabupaten poso menyerahkan bantuan sosial dari pemerintah daerah kabupaten poso bagi keluarga pahlawan dan penyerahan piala juara umum tingkat nasional dalam rangka akarena-3 marching band kompotision 2017 di makassar kepada bupati poso Darmin Agustinus Sigilipu.
Usai pelaksanaan upacara bupati poso, wakil bupati poso, anggota FKPD, rektor unsimar, wakil ketua DPRD bersama rombongan lainnya menuju taman makam pahlawan kawua kecamatan poso kota selatan untuk.mengikuti upacara ziarah nasional, sementara bertindak sebagai inspektur upacara komandan kodim 1307 poso letkol. inf. Dody Triyo Hadi, S.Sos sekaligus meletakan karangan bunga, usai pelaksanaan upacara ziarah nasional dilanjutkan dengan tabur bunga dimakam para pahlawan oleh bupati poso, wakill bupati poso, anggota FKPD diikuti tamu undangan lainnya.


Selanjutnya upacara ziara nasional, bupati poso, wakil bupati poso bersama rombongan menuju dermaga pelabuhan poso dalam rangka mengikuti upacara ziara laut, dan bertindak sebagai inspektur upacara dalam ziarah laut ketua pengadilan negeri poso Moch.Yuli Hadi, SH, MH. Selesai upacara, kembali bupati poso melaksanakan pelarungan bunga dan tabur bunga di laut diikuti wakil bupati poso, anggota FKPD serta undangan lainnya. 

Penyuluhan Bahasa Indonesia Di Media Publik Bagi Instansi Pemerintah Dan Swasta Sekabupaten Poso

Balai Bahasa Sulawesi Tengah mengadakan penyuluhan bahasa indonesia di media publik bagi instansi pemerintah dan swasta sekabupaten poso, dibuka secara resmi Bupati Poso yang diwakili oleh Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Joksan Lakukua, bertempat di aula hotel 77 poso, 16/10/17.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Bahasa Sulawesi Tengah diwakili oleh koordinator pengajaran bahasa indonesia bagi penutur asing (BIPA) Dr. Herawati, SS, MA, Kepala Bagian Hukum Dan HAM Setdakab Poso Eske Sonora, SH, para pesuluh dan undangan lainnya.

Dalam sambutan tertulis kepala balai bahasa sulawesi tengah yang dibacakan koordinator pengajaran BIPA Dr. Herawati, SS, MA menyampaikan bahwa bangsa indonesia terdiri atas beribu suku bangsa yang menjalin hubungan bilateral dengan negara lain. oleh sebab itu sudah sepatutnya kita utamakan penggunaan bahasa indonesia, kita lestarikan bahasa daerah tetapi tetap kita pelajari bahasa asing. Dr. Herawati, SS, MA juga mengatakan bahwa berdasarkan undang-undang republik indonesia nomor 24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa dan lambang negara serta lagu kebangsaan terutama dalam pasal 36 ayar 3-4 "bahasa indonesia wajib digunakan untuk nama bangunan atau bangunan atau gedung, jalan, apartemen atau pemukiman, perkantoran, kompleks perdagangan, merek dagang, lembaga usaha, lembaga pendidikan, organisasi yang didirikan atau dimiliki oleh warga negara indonesia atau badan hukum indonesia". Diakhir sambutannya Dr. Herawati mengatakan pemartabatan bahasa indonesia bukan hanya tanggung jawab balai bahasa sulteng sebagai lembaga kebahasaan di daerah, melainkan juga tanggung jawab pemerintah daerah agar bahasa indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan melestarikan bahasa daerah, terutama bahasa daerah yang ada di kabupaten poso sebagai lambang jati diri kedaerahan agar tetap lestari dan tidak terancam punah.

Sementara ditempat yang sama Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Poso dalam sambutan tertulis Bupati mengatakan penggunaan bahasa indonesia dengan baik dan benar dalam media luar ruang perlu didukung dengan kemampuan berbahasa indonesia para pejabat, staf atau karyawan pemerintah dan swasta sehingga perlu bekerja sama dalam hal peningkatan kompetensi berbahasa indonesia, bukan hanya bagi pejabat melainkan juga bagi seluruh staf atau karyawan pemerintah dan swasta yang ada di kabupaten poso. Diakhir sambutannya Drs. Joksan Lakukua mengatakan kegiatan penyuluhan bahasa indonesia merupakan momen yang sangat penting untuk menimbah ilmu kebahasaan, terutama penggunaan bahasa di media luar ruang baik bahasa indonesia, bahasa daerah maupun bahasa asing.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dari Balai Bahasa Sulawesi Tengah, diserahkan langsung oleh Dr. Herawati, SS, MM kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Poso yang secara langsung diterima oleh Drs. Joksan Lakukua. //ca’/pul

altalt

Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) Provinsi Sulawesi Tengah ke-57

Gubernur sulawesi tengah Drs.H. Longki Djangola, M Si diwakili sekretaris dinas sosial provinsi sulawesi tengah Dra. Hj. Sitty Hasbiah N. Zaenong, M.Si membuka secara resmi kegiatan pelaksanaan bulan bakti karang taruna (BBKT) provinsi sulawesi tengah ke-57 tahun 2017 di kabupaten poso bertempat di desa tongko kecamatan lage, Rabu, (20/09/17). Hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut ketua DPRD kabupaten poso Ny. Elen Ester Pelealu, SE, Plt. Sekretaris daerah kabupaten poso Drs. Joksan Lakukua, Ketua dan pengurus karang taruna provinsi sulawesi tengah, kepala dinas sosial kabupaten poso Drs. G. V. Y. Tumonggi, M.Si, para kepala OPD terkait dilingkungan pemerintah daerah kabupaten poso, para pejabat sipil, TNI/Polri, para pimpinan organisasi kepemudaan, kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat serta jajaran karang taruna sewilayah kabupaten/kota, kecamatan dan kelurahan.


Dalam sambutan bupati poso yang dibacakan langsung Plt. Sekretaris daerah kabupaten Drs. Joksan Lakukua sangat mengapresiasi karang taruna kabupaten poso khususnya para pemuda desa tongko yang menjadi tuan rumah kegiatan bertaraf provinsi, tentu hal ini membutuhkan keberanian dan kecerdasan dalam menggerakan sekala potensi yang ada disekeliling kita termasuk kesabaran dalam merespon tantangan yang dihadapi serta ucapan terimah kasih kepada pemuda desa tongko dan seluruh panitia sehingga even ini dapat berlangsung dengan baik, aman dan lancar. Drs. Joksan Lakukua juga katakan BBKT yang dilaksanakan hari ini sampai tanggal 21 september 2017 menjadi momen penting untuk membuktikan peran aktif pemuda khususnya karang taruna provinsi sulawesi tengah dan karang taruna kabupaten poso, pemuda desa dan pemuda karang taruna menjadi ujung tombak pembangunan diwilayah masing-masing serta ikut berpartisipasi dan berkolaborasi dengan pemda menciptakan karya-karya yang terbaik bagi bumi sulawesi tengah yang indah dan kaya. Diakhir sambutannya Drs. Joksan Lakukua berharap agar karang taruna poso khususnya desa tongko sebagai tuan rumah dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada para tamu yang datang khususnya peserta BBKT dari utusan masing-masing kabupaten se provinsi sulawesi rengah sehingga kelak dapat meninggalkan kesan yang baik dari seluruh tamu bahwa kabupaten poso memiliki keindahan panorama alam dan dapat menjalin keakraban dan persaudaraan sesama masyarakat sulawesi tengah, sesama anak bangsa indonesia.


Sementara ditempat yang sama Gubernur sulawesi tengah dalam sambutan resminya yang dibacakan oleh sekretais dinas sosial provinsi sulawesi tengah Drs. Hj. Sitty Hasbiah N. Zaenong, M.Si menyampaikan dengan BBKT tentunya akan dapat mengatasi berbagai masalah sosial karena lembaga-lembaga sosial perlu ditumbuhkan kembali utamanya dalam masyarakat yang dimulai dari keluarga dan juga lingkungan karena sebagai wadah utama membentuk pola perilaku infividu dan sistem sosial. Hj. Sitty Hasbiah N. Zaenong, M. Si juga berharap BBKT dapat memberi semangat kepada organisasi-organisasi sosial yang betul-betul tumbuh dari, oleh dan untuk masyarakat karena merupakan organisasi kepemudaan yang eksitensinya dibidang pembangunan kesejahteraan sosial sudah tidak diragukan lagi dan menjadi organisasi yang mandiri yang berpihak kepada kepentingan masyarakat. Diakhir sambutannya Hj. Sitty Hasbiah N. Zaenong, M.Si mengatakan mudah-mudahan BBKT tahun ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat agar sulteng lebih maju, mandiri dan berdaya saing.


Acara dilanjutkan dengan pemasangan pin BBGT kepada perwakilan kabupaten/kota secara simbolis oleh gubernur sulawesi tengah diwakili sekretaris dinas sosial provinsi sulawesi tengah, plt. sekretaris daerah kab. poso, Ketua DPRD kab. poso dan kepala dinas kabupaten poso kepada kabupaten touna, poso, parimo, donggala, banggai, sigi dan kota palu serta penyerahan piagam dan piala penghargaan prestasi satu dalam seleksi orientasi pilar bangsa berprestasi karang taruna tingkat kabupaten dan provinsi sulteng kepada karang taruna simpotowe desa tongko serta pemberian plakat penghargaan kepada duta karang taruna provinsi sulteng dan prestasi karang raruna nasional kepada karang taruna simpotowe desa tongko atas nama Yazid Amri dan juga penyerahan hadiah turnamen sepak bola pra-BBGT simpotowe cup kepada At-taqwa desa tongko, sepe FC desa sepe, persikabo desa tongko dan malei putra desa malei lage. Dan dilanjutkan dengan peninjauan stand pameran BBGT provinsi sulteng.

Rencana Pembangunan UPTD Perbibitan Ternak Sulawesi Tengah

Bertempat di Ruang Kerja Kantor Bupati, Bupati Poso menerima kunjungan kerja rombongan Dinas Pertanian Propinsi Sulawesi Tengah, (19/9/17). 

Menurut laporan hasil Survey yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Propinsi Sulteng bersama Tim dari Dinas Pertanian Kabupaten Poso, Padang penggembalaan yg potensial di sulteng terdapat di 2 Kabupaten, yaitu Morowali dan Poso. 


Kabupaten Poso yang saat ini mendapat prioritas pengembangan karena mempunyai prospek yang lebih baik, disesuaikan dengan kondisi yang ada. Terletak disekitar jalan trans Poso - Napu tepatnya berada di desa Watutau. 


Kabupaten Poso sudah diusulkan ke Kementrian Pertanian untuk menjadi lokasi penggembalaan ternak, dan sekitar 500 Ha dipersiapkan untuk areal peternakan sapi dengan biaya sekitar 3,5 M. Sapi indukan akan diberikan kepada tiap kelompok untuk menjadi modal dan harus dikembangkan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. 
Menurut Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Propinsi Sulawesi Tengah Nahyun Biantong yang didampingi Sekretaris bersama staf, merupakan alasan non teknis yang menjadikan desa Watutau menjadi padang penggembalaan karna Lembah Napu, sangat melimpah pakan ternak karena terdiri dari areal padang yang sangat luas. 
Kadis Perkebunan dan Peternakan Propinsi dalam kesempatan ini sangat mengharapkan kerja sama Pemda Kabupaten Poso agar kegiatan ini mendapat persetujuan sehingga hal yang menyangkut legalitas bisa disiapkan sebelum realisasi. 


Menurut 
Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, setahun lalu ada kunjungan dari Kementrian Pertanian di dampingi oleh Pangdam dan Danrem. Dari Kementrian menyarankan untuk membuat proposal, hal ini langsung ditindaklanjuti oleh Bupati Poso dan sudah diserahkan kepada Pangdam. 

Bupati Poso, sangat mendukung kegiatan ini, karena dibalik semuanya itu, mempunyai tujuan utama yaitu untuk kesejahteraan rakyat. Pertemuan ini dihadiri oleh Kadis Pertanian Kab Poso bersama Staf, Kepala Bappeda Kab Poso dan Kabag Hukum. 

Mengakhiri pertemuan ini, Bupati Poso mengharapkan kepada semua pihak, baik Propinsi, Kabupaten dan masyarakat untuk menerapkan Kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan krja nyata. Agar yang menjadi program dapat berjalan baik serta sesuai tujuannya.

Syukuran Hari Ulang Tahun Ke-12 Batalyon Infantri 714/Sintuwu Maroso

Bupati Poso menghadiri acara Syukuran Hari Ulang Tahun Ke-12 Batalyon Infantri 714/Sintuwu Maroso di Lapangan Merah Putih Yonif 714/SM, Rabu 30 Agustus 2017.


Acara syukuran yang diisi dengan berbagai atraksi dari Prajurit Batalyon 714/SM bersama Ibu-ibu Persit KCK Cab. LXIII Yonif 714 ini diantara lain menampilkan tarian Bali, vokal group, group Marawis dan sejumlah penampilan lainnya yang sangat menghibur para tamu/undangan. Kegiatan ini dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah bersama Istri, Wadan kolakops, Dansatgaspur, para Tokoh-Tokoh masyarakat, tokoh-tokoh agama dan para perwira, bintara, tamtama dan segenap keluarga besar Yonif 714/SM.

Dalam sambutannya, Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan bahwa kehadiran Batalyon Infantri 714/SM di Kab. Poso yang berada di bawah Komando Korem 132 Tadulako Kodam XIII/Merdeka ini telah banyak memberikan kontribusi bagi daerah sebagai wujud bhakti TNI terhadap nusa dan bangsa lebih khususnya bagi masyarakat di Bumi Sintuwu Maroso. Kemanunggalan TNI dan rakyat selama ini telah dicontohkan para prajurit infanteri 714/SM melalui gotong-royong dan kerja bersama masyarakat Poso dalam berbagai kesempatan dan kegiatan kemasyarakatan seperti dalam pembangunan rumah-rumah ibadah serta perbaikan-perbaikan jalan hingga ke pelosok-pelosok desa. Bupati Poso juga berharap semoga sinergitas yang sudah terjalin dengan baik ini antara pemerintah daerah bersama TNI/POLRI bahkan seluruh elemen masyarakat Kab. Poso kiranya dapat terus berkelanjutan. Di akhir sambutannya Bupati Poso atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan selamat ulang tahun kepada seluruh prajurit-prajurit Batalyon 714/SM dan mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang baik yang telah terjalin selama ini.

Pada pelaksanaan Syukuran HUT kali ini, Letkol Inf. Allan Surya Lesmana, S. Sos selaku Komandan Batalyon 714/SM menyampaikan bahwa peristiwa ini dapat dijadikan sebagai wahana untuk mawas diri terhadap pelaksanaan tugas sekaligus menjadi sumber motivasi dalam meningkatkan pengabdian guna menyongsong tugas ke depan. Dalam syukuran ini Danyon 714/SM bersama Ketua Persit KCK Cab. LXIII Yonif 714 memberikan potongan tumpeng yang pertama kepada prajurit termuda yang ada di Batalyon 714/SM.

Musyawarah Daerah (MUSDA) Ke 2 Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Daerah Pamona Poso

Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu membuka secara resmi Musyawarah Daerah (MUSDA) II Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Daerah (AMANDA) Pamona Poso Tahun 2017, di Desa Taripa Kec. Pamona Timur pada Rabu, 30 Agustus 2017.


Apresiasi yang sangat besar diberikan kepada Masyarakat Adat Pamona yang senantiasa menjaga dan memelihara kelestarian adat dan budaya leluhur Pamona Poso sampai pada saat ini. Karena lewat kearifan lokal atau adat yang masih kental di tana Poso, dapat menjadi filter terhadap masuknya hal-hal negative yang dapat merusak tatanan moral masyarakat di Bumi Sintuwu Maroso. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Poso dalam sambutannya sekaligus menyampaikan dukungan Pemerintah Daerah kepada kegiatan ini sebagai ruang komunikasi antara pemangku-pemangku adat dalam merumuskan program kerja yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat daerah Sintuwu Maroso. Sehingga dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam pembangunan, pemerintahan dan pelayanan sosial kemasyarakatan.

Selanjutnya dalam sambutan Ketua Persekutuan Perempuan Adat Pamona mengajak kepada seluruh masyarakat adat Pamona agar menyatukan semua potensi yang ada serta mengaplikasikan budaya Mosintuwu yang merupakan warisan leluhur tana Poso guna mendukung dan menopang Pemerintah Daerah dalam melaksanakan program-program pembangunan di Bumi Sintuwu Maroso.

Pada kesempatan ini pula dilantik Sejumlah Pengurus Harian Daerah dan Pengurus Dewan Pamona periode 2017/2023. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Wilayah Aliansi Masyarakat Adat (Rizal Mahfud), Ketua Lembaga Adat Kab. Poso (Yan Edward Guluda, SH, MH), Ketua Pengurus Daerah AMANDA Pamona, Ketua Persekutuan Perempuan Adat Pamona, Unsur Tripika Kecamatan, Tokoh-Tokoh agama serta Tokoh-Tokoh masyarakat dan peserta Musda.

Fasilitasi Pokja Pengarusutamaan Gender dan Anak

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu membuka secara resmi kegiatan fasilitasi pokja pengarusutamaan gender dan anak dalam rangka peningkatan kapasitas kelembagaan pengarusutamaan gender (PUG) di kabupaten poso yang diprakarsai oleh dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kabupaten poso bertempat di ruang pogombo kantor bupati poso, (29/08/17).

alt

Dalam laporan kepala bidang kwalitas hidup perempuan, kwalitas keluarga data dan informasi selaku ketua panitia Summiati, SS menyampaikan adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan komitmen pejabat di daerah mengenai PUG dan perencanaan penganggaran responsif gender (PPRG), meningkatkan koordinasi, sinkronisasi dan integrasi didalam proses penyusunan rencana pembangunan nasional, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pada pelaksanaan PUG dan PPRG di seluruh OPD yang ada di daerah, meningkatkan kesadaran dan pemahaman para pengambil keputusan tentang pentingnya isu gender dalam kebijakan pembangunan dan mempercepat terwujudnya kesetaraan gender dan keadilan gender, mengoptimalkan peran dan fungsi Pokja PUG sebagai wadah konsultasi bagi pelaksanaan dan Penggerak PUG, sehingga semua tujuan ini dapat diharapkan adanya kesamaan persepsi dan pandangan serta pemahaman pelaksanaan PUG di kabupaten poso dan sinergi, sinkronisasi program dan kegiatan pelaksanaan PUG di kabupaten poso.

Summiati, SS juga katakan bahwa peserta kegiatan fasilitasi pokja pengarusutamaan gender dan anak berjumlah 40 orang yang terdiri dari 30 orang kepala OPD dan 10 orang kepala bagian sekretariat daerah kabupaten poso.

Sementara bupati poso Darmin Agustinus Sigilipu dalam sambutannya mengatakan pengarusutamaan gender dalam pembangunan merupakan upaya strategi untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam seluruh proses sumber daya serta hasil-hasil pembangunan, adapun indikator yang dipakai dalam mengukur pelaksanaan pengarustamaan gender adalah adanya akses, adanya partisipasi, manfaat serta adanya kontrol masyarakat perempuan dan laki-laki secara adil dalam pembangunan yang dijamin oleh negara dalam undang-undang dasar.

Darmin Agustinus Sigilipu juga mengharapkan melalui kegiatan fasilitasi pokja pengarusutamaan gender yang dilaksanakan nantinya setiap OPD mampu mensinergikan dan mengimplementasikan program-program OPD kepada masyarakat dan organisasi pemerhati perempuan dalam pengarusutamaan gender dan kepada OPD agar kegiatan ini diikuti sampai dengan selesai sehingga membawa dampak yang positif terhadap peningkatan peran dan partisipasi aktif gender dalam pembangunan. Diakhir sambutannya Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu mengharapkan kepada nara sumber dan pemateri agar memaparkan atau menyampaikan materinya dengan bahasa yang luges dan komunikatif sehingga para peserya dapat dengan mudah memahami maksud dan tujuan pelaksanaan fasilitas pokja pengarusutamaan gender.

Hadir dalam kegiatan tersebut para staf ahli bupati poso, asisten administrasi pemerintahan dan kesra setdakab poso M.Ari Pamungkas, SH, MH, para kepala OPD kabupaten poso serta undangan lainnya.

Forum Koordinasi Peningkatan Peran Masyarakat Terhadap Perkembangan Kebudayaan/Kesenian

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu membuka secara resmi kegiatan Forum Koordinasi Peningkatan Peran Masyarakat Terhadap Perkembangan ebudayaan/Ksenian daerah Provinsi Sulawesi Tengah di Kabupaten Poso tahun 2017 yang diprakarsai oleh badan kesatuan bangsa dan politik daerah Provinsi Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Poso di aula Alugoro Poso, pada  Rabu (23/08/17).

altalt

 Acara diawali dengan laporan panitia Ansar. R. Yotomarwani, SH kepala bidang ketahanan ekonomi, seni budayaan kemasyarakatan dan agama provinsi sulawesi tengah menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan forum komunikasi peningkatan peran kebudayaan/kesenian di daerah kabupaten poso yaitu meningkatkan peran masyarakat terhadap perkembangan kebudayaan/kesenian
sebagai salah satu nilai kebangsaan guna terciptanya kelestarian kesenian di daerah sehingga dapat mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal di tengah tingginya arus globalisasi untuk mempertahan nilai kebudayaan/kesenian di masyarakat. Ansar. R. Yotomarwani, SH juga katakan bahwa peserta kali ini dari unsur masyarakat dan instansi pemerintah kabupaten poso.

Sementara dalam sambutan gubernur sulawesi tengah dibacakan langsung bupati poso Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan dengan maraknya arus globalisasi informasi yang masuk ke indonesia akan berdampak positif maupun berdampak negatif terutama dalam bidang kebudayaan karena semakin terkikisnya nilai-nilai budaya yang karena pengaruh budaya asing masuk kenegara kita, oleh karena itu untuk meningkatkan ketahanan budaya bangsa maka pembangunan nasional bertitik tolak dari upaya pengembangan kesenian yang mampu melahirkan nilai tambah kultural, disinilah awal dari kekayaan budaya dan modal sosial kultural masyarakat. Darmin Agustinus Sigilipu juga katakan bahwa sulawesi tengah kaya akan budaya yang diwariskan secara turun temurun, tradisi yang menyangkut aspek kehidupan dipelihara dalam kehidupan masyarakat sehari-hari kepercayaan lama adalah warisan budaya yang tetap dipelihara dan dilakukan dalam beberapa bentuk dengan berbagai pengaruh moderen serta pengaruh agama karena banyak kelompok etnis tersebut yang merupakan kekhasaan yang harmonis dalam masyarakat.

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu juga mengharapkan kepada masyarakat agar dapat berperan dalam mempertahankan serta mengembangkan kebudayaan yang dimiliki baik untuk masa sekarang maupun masa yang akan datang, yang berdaya saing dan bernilai jual karena dengan nilai budaya yang unggul dapat meningkatkan industri pariwisata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah obyek-obyek wisata, disamping dapat dijual atau dipromosikan, kekayaan budaya juga diharapkan nilai-nilai budaya yang menjadi kearifan lokal disuatu daerah dapat menfilter budaya-budaya asing yang tidak sesuai dengan adat istiadat kita. Diakhir sambutannya Darmin Agustinus Sigilipu berpesan kepada saudara-saudara peserta agar dalam kegiatan forkom dapat dimanfaatkan dan dilaksanakan semaksimal mungkin sehingga bisa menggali atau menumbuhkembangkan kembali kearifan lokal dalam rangka penguatan karakter bangsa berdasarkan nilai-nilai pancasila. 

Hadir Dalam kegiatan tersebut asisten administrasi pemerintahan dan kesra setdakab poso M. Ari Pamungkas, SH, MH, kepala dinas pariwisata, ekonomi dan kreatif kabupaten poso Drs. Josep Magido, kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten poso Dr. Drs. Jhon Yus Madoli, M.Si, kepala bapelitbangda kabupaten poso Suratno, SP, M.Si, Dr. Cristian Tinjabate, M.Si.selaku pembawa materi, para peserta dan undangan lainnya.