Jum07282017

Last update12:52:00 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Sosial Budaya

Sosial Budaya

Rakor Tim Pengawasan Orang Asing Kabupaten Poso

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si mengukuhkan Tim Pengawas Orang Asing Kabupaten Poso Tahun 2017 didampingi oleh Kepala Devisi Keimigrasian Kanwil Kemenkhukam Sulteng yang diwakili oleh Kepala Bidang Lalulintas dan Izin Tinggal Keimigrasian Fredi Firmantoko, SH sekaligus Penandatanganan Piagam Pengukuhan oleh Wakil Bupati Poso dan Kepala Kantor Devisi Imigrasi Sulteng, bertempat di Aula Hotel 77 Poso, 20/07/17. Hadir dalam kegiatan Rakor pembentukan tim pengawas orang asing adalah Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Palu Suparman, SH, MH, Para Tim Pengawas Orang Asing Kabupaten Poso yang dikukuhkan diantaranya dari Satuan Pol. PP Kabupaten Poso, BNN Kabupaten Poso, Kejaksaan Negeri Kabupaten Poso, Kepolisian Resort Poso, Komando Distrik Militer 1307 Poso, BIN Pos Daerah Kabupaten Poso, Badan Kesbangpol Kabupaten Poso, Bea Cukai Kabupaten Poso, Dinas Pariwisata Kabupaten Poso, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Poso, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Poso, Bagian Hukum Setdakab Poso, Kasi Wasdakim serta dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Poso.

Dalam Sambutan Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.SI menyampaikan bahwa ruang lingkup pemantauan orang asing dan organisasi masyarakat asing bisa meliputi diplomat atau tamu vip asing, tenaga ahli, pakar, akademisi konsultan asing, wartawan dan shoting film asing, peneliti asing, artis asing, rokhaniawan asing dan ormas asing yang pengawasnya harus melalui verivikasi dokumen (meneliti kelengkapan/Kesahihan dokumen) administratif bersama dengan petugas imigrasi. selain itu kata Ir. Samsuri, M.Si perlu adanya tindakan dilapangan yang meliputi pengumpulan bahan, data dan informasi, klarifikasi serta menganalisis data dan informasi, mendatangi kantor, perusahaan dan tempat tujuan keberadaan dan aktifitas orang asing dan organisasi masyarakat asing. Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si juga katakan betapa urgennya permasalahan tamu asing ini sehingga langkah didalam pertemuan kali ini melalui rakor dan pembentukan tim pengawas diharapkan menjadi sarana yang efektif dalam merumuskan beberapa formulasi yang dapat disimpulkan bersama khususnya penanganan kunjungan orang asing di daerah ini sehingga tidak membawa masalah tetapi akan mendatangkan keuntungan bagi perkembangan dan kemajuan daerah poso kedepan.

Diakhir sambutannya Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si mengharapkan agar seluruh peserta rakor pembentukan tim pengawas orang asing di kabupaten poso dapat dilaksanakan secara bersama dengan pihak dan instansi terkait sehingga tujuan dibentuknya tim pengawas orang asing di kabupaten poso dapat berjalan efektif dan sesuai harapan kita bersama.//ca’/pul

altalt

Pemda Poso Berikan Perlindungan Keselamatan Kepada Tenaga Honorer

Sebanyak 535 Pegawai Honorer Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, telah terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.


Hal itu diungkapkan Kepala Penata Pemasaran, Keuangan, dan TI, BPJS Ketenagakerjaan Poso, Ahmad Jodhi, saat memberikan kartu perserta BPJS kepada 301 orang yang diserahkan melalui 7 SKPD masing-masing, pada upacara 17-an setiap bulan berjalan di lapangan Sintuwu Maroso, pada Senin (17/7/17).

Penyerahan Kartu BPJS tersebut di serahkan langsung oleh Bupati Poso, Darmin A. Sigilipu secara simbolis kepada 7 SKPD yang disaksikan Dandim 1307 Poso, Letkol Dody Tri Hadi, Kapolres Poso  AKBP Bogiek.S, Kepala Penata Pemasaran, Keuangan, dan TI, BPJS Ketenagakerjaan Poso, Ahmad Jodhi dan selurh PNS serta Honorer Pemda Poso saat melakukan upacara 17-an.

Bupati Poso, Darmin A. Sigilipu, dalam sambutanyan sebagai Inspektur Upacara merespon baik dengan program BPJS Ketenagkerjaan Kabupaten Poso yang telah melakukan terobosan untuk melindungi tenaga kerja dari jaminan keselamatan serta perlindungan Jaminan Kematian.

Menurut Ahmad Jodhi, Kepala Penata Pemasaran, Keuangan, dan TI, BPJS Ketenagakerjaan Poso sebelumnya, 4 OPD untuk 80 peserta BPJS ketenagakerjaan yang terdaftar di lingkungan OPD masing-masing, sudah didaftarkan pada bulan Mei lalu. Hingga saat ini menurutnya, perseta BPJS Ketenagakerjaan di Pemda Poso telah mencapai  11 OPD atau sebanyak 535 peserta BPJS, dan akan terus berlanjut hingga mencapai 32 OPD atau sekitar 3067 tenaga honorer, berdasarkan data BKPSDM Kabupaten Poso.

Kunjungan Kerja Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Ke Poso

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja sekaligus tatap muka ke Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, pada Senin (10/7/17).

alt

alt

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia diwakili oleh Kepala Pusat P2K2 Amerika/Eropa BPPK Kementerian Luar Negeri Leonard F. Hutabarat. Kunker Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia ini dalam rangka kegiatan penelitian terikat di Brunai Darusalam, Indonesia, Malasya, Philipina East Asean Grounth Area (BIMP-Eaga). wakil dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia ini diterima langsung oleh Bupati Poso, Darmin A. Sigilipu di Ruang Mpogombo Kantor Bupati Poso.

HUT Desa Sangginora Ke- 77

Kampung Waroe merupakan sebuah Kampung yang di huni oleh sebagian warga suku Pebato, seiring dengan berkuasanya Kolonial Belanda diwilayah Pebato maka warga Waroe dipaksa untuk meninggalkan kampung halamanya. Exodus warga Waroe yang mencari tempat untuk bermukim, mereka menemukan tempat yang dirasa cocok untuk dijadikan sebagai pemukiman yang bernama Poencu (Pindah/Bergeser) yang merupakan Tanah Ulayat. Pada tanggal 06 Juli 1940 Kampung Sangginora disahkan menjadi Desa definitif. Nama Sangginora diambil dari salah satu jenis tumbuhan yang tumbuh ditepi aliran sungai Puna yang konon akarnya berkhasiat menyembuhkan penyakit sampar yang menyerang masyarakat pada masa itu. Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Joksan Lakukua, menghadiri HUT Desa Sangginora Ke- 77 Tahun 2017, bertempat di depan Kantor Desa Sangginora Kecamatan Poso Pesisir Selatan Kabupaten Poso, kamis (06-07-2017). Dimulai dengan acara penyambutan, Plt. Sekda Kabupaten Poso diiringi dengan tarian menuju tempat acara bersama Camat Poso Pesisir Selatan, Danramil, Kapolres serta Ketua Penggerak PKK Kecamatan Poso Pesisir Selatan dan disambut secara adat Pekasiwia.

Selanjutnya Ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt. Frans Untundjepa, Sth. Selanjutnya sambutan kepala Desa Sangginora Yusia Panjopu, SP. Menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas waktu yang sudah diberikan kepada masyarakat Sangginora untuk menghadiri HUT Desa dan merupakan kebanggan bagi masyarakat karena bisa merayakan Bersama Bupati Poso yang diwakili oleh Plt. Sekda Kabupaten Poso hari bersejarah bagi masyarakat Desa Sangginora. Secara Geografis, luas wilayah Desa Sangginora 18.589 Km dengan jumlah penduduk 880 Jiwa. Laki-laki 446 Jiwa dan Perempuan 434 Jiwa dengan Jumlah KK 254.

Melalui sambutan Bupati Poso yang disampaikan oleh Plt. Sekda Kabupaten Poso menyampaikan selamat atas HUT Desa Sangginora yang ke- 77, sudah banyak perubahan yang terjadi di Desa Sangginora dari segi Pembangunan, dan akan terus melanjutkan Pembangunan di Desa ini agar kesejahteraan masyarakat bisa tercapai dengan merata. Kerjasama saling bahu membahu seluruh elemen masyarakat harus terus ditingkatkan untuk mencapai tujuan bersama yaitu membangun Kabupaten Poso sehingga slogan CERDAS akan terwujud secara nyata. Disela-sela sambutaan Bupati Poso yang dibacakan oleh Plt Sekda Kabupaten Poso, menghimbau bagi masyarakat Wajib mengibarkan bendera Merah Putih selama bulan Agustus dan harus dibuat sebaik mungkin terlebih harus kuat. Upacara Kemerdekaan RI tahun ini harus bernuansa merah Putih. Mengakhiri sambutan Bupati Poso oleh Plt. Sekda Kabupaten Poso diajarkan yel-yel Kabupaten Poso yang harus diketahui oleh seluruh masyarakat sebagai salah satu ciri masyarakat Poso. Jika Pemberi salam menyampaikan Selamat Pagi, Siang, Sore atau malam maka yang mejawab harus mengatakan pagi, siang, sore atau malam sebanyak 3 kali dan diakhiri dengan kalimat Maroso secara tegas. Hal ini menjadi salah satu ciri khas bagi masyarakat Poso untuk penyemangat. Selanjutnya oleh panitia dibacakan nama-nama Kepala Desa Sangginora sejak Tahun 1940 s/d sekarang dan memberikan piagam penghargaan, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah bagi Dasa Wisma yang berhasil memenangkan lomba kebersihan lingkungan.alt

Hari Ulang Tahun Desa Owini yang ke- 4

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu didampingi oleh Subdanpom dan beberapa kepala OPD menghadiri Hari Ulang Tahun Desa Owini yang ke- 4 diperingati secara sederhana namun penuh rasa syukur dan suka cita, bertempat dilapangan Desa Owini, Kecamatan Pamona Barat. (20/06/17). Hadir dalam acara ini, Camat dan Sekcam Pamona Barat beserta Ketua Penggerak PKK Kecamatan dan Desa Owini, Kapolsek, Danramil Pamona Barat beserta anggotanya, Kepala UPTD Pamona Barat, Kepala Puskesmas Meko dan staf, para Pendeta dari denominasi Gereja, kepala desa se-Kecamatan Pamona Barat, perangkat desa Owini, tokoh Adat dan tokoh Agama serta seluruh warga masyarakat. Rombongan Bupati Poso disambut dengan acara Adat Pamoma dan disuguhi hiburan Tarian Torompio dan Pantomin oleh sisawa SDN Owini. Jumlah Penduduk Desa Owini sebanyak 169 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 639. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat Desa Owini adalah sebagai Petani, PNS sebanyak 16 orang dan 1 orang Pensiunan ABRI dan 3 orang Pensiunan Guru.

Lewat sambutannya, Kepala Desa Owini Adrianus Tologugu mewakili seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Poso yang telah meluangkan waktu untuk hadir pada acara HUT Desa Owini sekaligus meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Serbaguna, yang disamping sebagai tempat berkumpulnya masyarakat (Balai Desa) juga dapat digunakan untuk hal lainnya teristimewa bagi kemaslahatan masyarakat. “Owini” berasal dari kata, O dgn wini.. “O” brarti jauh dan “wini” berarti rok panjang jadi diartikan sebagai tempat mencuci rok panjang yang jauh. Acara dimulai dengan Ibadah dan Bupati Poso menyempatkan untuk menyampaikan kesaksian lewat Pujian dan memberikan bantuan kepada seorang masyarakat yang mengalami cacat.

Dalam sambutannya Bupati Poso menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh masyarakat dan mengapresiasi rencana pembangunan gedung serbaguna, Pemerintah Kabupaten Poso menggiatkan Pembangunan yang dimulai dari desa. Karena pada dasarnya desa merupakan pondasi daerah yang harus dikuatkan dengan pembangunan yang merupakan kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup. Sumber daya alam yang dimiliki desa harus dikelola secara maksimal agar dapat menunjang pertumbuhan Desa, Kecamatan, Kabupaten bahkan Propinsi. Hal ini akan terwujud, jika kita semua bergandeng tangan se-ia sekata dalam melakukan segala pekerjaan kita secara sungguh-sungguh, karena saling membutuhkan sehingga kita akan tetap dan selalu bekerja sama. Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati Poso Memberikan kesempatan kepada kepala-kepala OPD yang terkait untuk menjawab pertanyaan terkait kebutuhan masyarakat. Kadis P&K, mengatakan bahwa Tenaga Pendidik di desa Owini, harus di tingkatkan baik kualitas maupun ditambah jumlahnya sehingga dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan baik. Jumlah siswa SD 85 orang dengan 6 rombel (rombongan belajar), yang seharusnya berjumlah 9. Renovasi 6 Kelas ditambah 1 Kelas serta ruanga Perpustakaan akan dimulai tahun 2018 dan ketersediaan buku referensi tahun ini akan mulai didistribusikan. Kadis Pertanian menjawab permasalahan masyarakat terhadap kebutuhan air untuk irigasi, akan dibangun saluran air yang akan menghubungkan mulai dari sumber air ke petak sawah masyarakat dan terhadap tanaman cacao telah dilakukan komunikasi dengan dua perusahaan yang menangani masalah tanaman cacao dan akan segera ditindaklanjuti. Kadis Perlindungan anak dan KB lebih menitikberatkan pada slogan dua anak cukup, dengan asumsi bahwa masyarakat Indonesia secara rata-rata hanya mampu membiayai dua anak sampai ke jenjang Pendidikan Tinggi, menjaga Kesehatan Reproduksi diantaranya jangan menikah di usia muda, jangan melahirkan diatas usia 35 Tahun dan usahakan jarak 3-5 Tahun terhadap kelahiran anak pertama dan kedua. Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil mengharapkan data kependudukan supaya diperhatikan karena untuk mengurus segala hal dibutuhkan data penduduk serta jika di Kecamatan mengalami masalah dalam Perekaman data agar segera melaporkan untuk mendapatkan solusi. Sekretaris Dinas Kesehatan menghimbau kepada masyarakat untuk membuat surat keterangan kependudukan agar bisa memperoleh Kartu Indonesia Sehat (KIS) sehingga bisa digunakan untuk mendapatkan pelayanan Kesehatan. Masyarakat antusias mendengar pernyataan tersebut dan berharap segera terealisasi sesuai rencana. //ca’/pul

altalt

Fasilitasi Kegiatan Dengan Mitra Kependudukan

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu diwakili oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Sinsigus Songgo, MM membuka secara resmi Fasilitasi Kegiatan Dengan Mitra Kependudukan (Koalisi Kependudukan & Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan (FAPSEDU) Kabupaten Poso Tahun 2017) Rabu, 29/3/2017 oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Poso. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Poso, Perwakilan Kepala BKKBN Propinsi Sulawesi Tengah, Pemateri,peserta kegiatan serta tamu undangan lainnya.


  Dalam sambutann Bupati Poso yang dibacakan oleh Sekda Kabupaten Poso Drs. Sinsigus Songgo, MM menghendaki agar pengendalian penduduk perlu untuk menjadi perhatian kita bersama, karena akan berhubungan erat dengan tingkat kesejahteraan Masyarakat khususnya di Kabupaten Poso yang secara tidak langsung berpengaruh besar terhadap Kesinambungan akselerasi pembangunan di Kabupaten Poso. Untuk itu perlu adanya pengendalian penduduk yang dilandasi dengan nilai-nilai keagamaan, sehingga nantinya akan menghasilkan ketersediaan penduduk Kabupaten Poso yang berkualitas. Lebih lanjut disampaikan oleh BUPATI POSO, FAPSEDU adalah sebuah wahana perjuangan untuk kita bersama-sama mengatasi masalah Kependudukan demi terciptanya SDM yang bermoral, handal dan berkualitas, yang nantinya akan mendukung program pemerintah menuju Kabupaten Poso yang lebih baik.//ca’/pul

alt


Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Focal Point Dalam Penyusunan Perencanaan dan Pengaanggaran Responsif Gender (PPRG) Kabupaten Poso Tahun 2017

  Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri, M.Si membuka secara resmi acara Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Focal Point Dalam Penyusunan Perencanaan dan Pengaanggaran Responsif Gender (PPRG) Kabupaten Poso Tahun 2017 oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Poso, selasa 21/3/17  bertempat diaula Pogombo Kabupaten Poso.
  Melalui sambutanya Wakil Bupati Poso menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia dalam kegiatan ini, karena kegiatan seperti ini sangatlah penting dilaksanakan dalam upaya peningkatan kwalitas sumber daya manusia serta menjaga keharmonisan antar sesama yang dimulai minimal dari ruang lingkup terkecil yaitu keluarga. Tidak dapat dipungkiri, peran seorang istri akan turut mendukung kerja suami terlebih dalam mendidik dan membesarkan anak. Wakil Bupati Poso berharap dalam pelaksanaan ini nantinya  dapat memberikan kontribusi dan mengimplementasikan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender sehingga dapat memberikan dampak dan manfaat positif bagi masyarakat perempuan dan laki-laki. Seperti yang kita ketahui bersama, pengintegrasian gender dalam Program Pembangunan, antara lain bertujuan untuk mewujudkan kesetaraan kender di berbagai bidang pembangunan di daerah dan mewujudkan sistim politik yang demokratis,pemerintahan yang desentralistik, pembangunan daerah yang berkelan-jutan, serta pemberdayaan masyarakat yang partisipatif.
  Lanjut disampaikan oleh Wakil Bupati Poso untuk selalu saling menjaga dan melindungi anak kita sebagai generasi penerus bangsa, serta memberikan kesempatan kepada anak-anak kita untuk mengembangkan potensinya sehingga nantinya mereka dapat membanggakan keluarga,masyarakat,serta untuk daerah Kabupaten Poso.//ca’/pul

alt

Penyerahan Piagam Penghargaan Kepada Kepala Desa Tokorondo

  Kunjungan kerja Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu dalam rangka penyerahan piagam penghargaan kepada Kepala Desa Tokorondo Umar Dg. Situju, Babinsa DesaTokorondo Sertu Sudarman Safei, Babhinkamtibmas Desa Tokorondo Brig. Pol Nurlan, ST atas prestasinya telah berhasil menangkap bandar narkoba di Desa Tokorondo Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso, pelaksanaan kegiatan bertempat di Balai Pertemuan Desa Tokorondo, selasa 21/3/17. Hadir dalam acara tersebut, Komandan Kodim 1307 Poso Letkol. Inf. Dody Triyono Hadi, S.Sos, Komandan Batalyon 714 Sintuwu Maroso, Rektor Unsimar Poso Kisman Lantang, SE.M.Si,Wakil Ketua DPRD Kabupaten Poso Suharto Kandar, Wakapolres Poso, Kepala BNN Kabupaten Poso, Ir. Max Imanuel Tungka, M.Si, Unsur Tripika Kecamatan Poso Pesisir, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda dan seluruh warga masyarakat desa tokorondo.
   Dalam sambutan Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan bahwa untuk indonesia khususnya Kabupaten Poso pertama kalinya telah membuat perda No. 7 tahun 2016, tentang peredaran dan penyalahgunaan narkoba hal ini kita berbangga atas ditetapkannya perda tersebut agar pengedar dan pengguna narkoba jerah dan berhenti. Apalagi sudah banyak kita temui anak-anak kita yg masih duduk dibangku SD dan SMP yang mencoba-coba menyalah gunakan lem fox yang bisa memabukan dan beberapa anak sudah ditangkap oleh Sat Pol PP untuk dibina, agar tidak mengulangi kembali kejadian tersebut hal ini merupakan kerja keras pemerintah daerah kabupaten poso, TNI/Polri serta seluruh warga Masyarakat.
   Darmin Agustinus Sigilipu juga mengharapkan agar bersama-sama memerangi tiga musuh utama yaitu Teroris, Korupsi dan narkoba karena ini semua dapat merusak mental dan fisik generasi muda indonesia khusunya kabupaten poso, hal ini sudah ditunjukkan desa tokorondo yang sudah berhasil mengungkap dan menangkap bandar narkoba, saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras kepala desa, babinsa, bhabinkamtibmas dan seluruh warga masyarakat desa tokorondo.Mari bersama-sama kita jaga anak dan lingkungan kita dari bahaya narkoba.//ca’/pul\

altaltalt

Puncak HUT Kota Poso Yang Ke-122

alt

alt

alt

Jalan Sehat dilaksanakan oleh Pegawai Negeri Sipil bersama seluruh elemen masyarakat Poso untuk memperingati Puncak HUT Kota Poso Yang Ke-122, pada Jumatpagi (10/3/17).

Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu, secara langsung membuka dan melepas ribuan peserta jalan sehat bersama Wakil Bupati Poso, Sekab Poso, FKPD, Kepala-Kepala SKPD, Rektor UNSIMAR Poso, dan para undangan.

Peserta jalan sehat yang finish di alun-alun Sintuwu Maroso langsung diajak senam bersama oleh artis Ibukota, kemudian diteruskan dengan pemberian berbagai hadiah bagi pemenang undian oleh panitia.

Dalam rangkaian kegiatan HUT Poso yang ke-122 ini Bupati poso memotong tumpeng sebagai tanda syukur untuk memperingati lahirnya Kota Poso, serta ikut mendonorkan darahnya.

Dan pada malam harinya warga poso dihibur oleh artis/penyanyi ibukota, Syahrini.


Pelaksanaan acara HUT Poso ke-122 sudah berjalan sejak dua minggu dengan berbagai lomba yang dilaksanakan tingkat SKPD,Kecamatan, hingga Kelurahan. diantaranya Lomba Kebersihan dan Keindahan, Tarik Tambang,

Sepak Bola Dangdut, dll.

Bupati Poso Nikahkan 49 Warga Desa Barati

49 pasangan pasutri di Poso Sulawesi Tengah ikuti kegiatan pernikahan massal yang di pimpin langsung oleh Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu pada Rabu, 8 Maret 2017.alt

Pernikahan massal yang diantaranya diikuti pasangan berusia 55 tahun itu di khususkan bagi mereka yang pernikahannya belum tercatat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.


49 pasangan rentang usia 37 hingga 55 tahun pada Rabu, (8/3/17) ikuti pernikahan massal yang digelar di desa Barati, Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso Sulawesi Tengah.

Kegiatan pernikahan massal ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Poso untuk membantu 49 pasangan yang sudah sekian lama menikah namun belum tercatat secara resmi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Poso.

Para peserta pernikahan massal ini berasal dari sejumlah desa di Kecamatan Pamona Tenggara yang pada hari itu mengenakan pakaian adat berwarna merah berikrar saling saling setia kepada pasangan masing-masing yang di pimpin langsung oleh Bupati Poso Darmin Sigilipu yang sebelumnya memberikan tuntunan pernikahan.

Setelah kegiatan itu setiap pasangan mendapatkan akta pernikahan. Bupati Poso Darmin Sigilipu mengatakan kegiatan pernikahan massal serupa masih akan dilakukan di desa-desa lainnya untuk membantu pasangan-pasangan yang hingga kini belum mendapatkan akta nikah meskipun pernikahan mereka sudah dilakukan baik secara agama dan adat.

PEMDA POSO SALURKAN BANTUAN KE SATU KELUARGA YANG LUMPUH LAYU

Pemerintah Daerah Kabupaten Poso memberikan bantuan kepada keluarga Penyakit Disabilitas Berat atau penyakit lumpuh layu di Desa Barati Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Rabu pagi (9/3/17).

alt

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu didampingi Kapolres Poso AKBP Bogiek Sugiyarto dan sejumlah pejabat SKPD Pemda Poso mengunjungi rumah keluarga Penyakit Disabilitas Berat atau Penyakit lumpuh layu di Desa Barati Kecamatan Pamona Tenggara 


Bupati Poso yang datang bersama rombongan itu memberikan bantuan berupa sejumlah uang tunai, bahan makanan, dan alat tidur.

Selain itu Bupati Poso juga menyerahkan langsung  KTP Elektronik Dan Akta Kematian kepada salah satu Keluarga lumpuh layu yang meninggal dunia.  

Ratusan warga turut hadir menyaksikan proses pemberian bantuan oleh Pemda Poso ini.

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu mengatakan pihak Pemda Poso sangat peduli dengan Keluarga yang terkena penyakit lumpuh layu ini, sehingga bantuan yang diberikan diharapkan berguna dan bisa mengurangi beban hidup selama ini.

Menurut Bupati, setiap bulannya Pemda Poso akan menyiapkan bantuan serta pengobatan kesehatan gratis untuk keluarga lumpuh layu ini. 

Seperti Di Ketahui Empat Kakak Beradik Yang Lumpuh Layu Itu Adalah Yerid Burunguju (48), Lonis Burunguju (35), Ebit Burunguju (33), dan Nigar Burunguju (31).

Keempat warga Barati itu sudah berpuluh-puluh tahun hanya menghabiskan hidupnya terbaring di tempat tidur. Salah satunya dari mereka Yerid Burunguju sudah meninggal dunia beberapa waktu yang lalu.

Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa Kunker Ke Poso

Untuk pertama kali Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pada Sabtu, (17/2/16).

altaltalt

Dalam kunjungan selama satu hari Menteri Sosial (mensos) bersama rombongan didampingi Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu selain memberikan sejumlah bantuan sosial dihadapan ratusan warga poso mensos khofifah selalu berpesan kepada warga poso agar selalu menjaga kerukunan antar umat beragama.Penyerahan bantuan sosial oleh mensos ini dipusatkan di koramil1307-09 kelurahan Kasiguncu Kecamatan Poso Pesisir.

Disaksikan secara langsung Danrem 132 Tadulako Kolonel Muhamad Saleh Mustafa serta Bupati Poso.Bantuan sosial yang disalurkan terdiri dari program keluarga harapan, bansos disabilitas, bansos lansia, beras sejahtera, bantuan kube, bansos keserasian sosial, dan bantuan hibah dalam negeri.Menteri sosial Khofifah usai penyerahan bansos meminta keluarga penerima manfaat program keluarga harapan untuk ikut serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan mengawal sekaligus menjaga kebhinekaan bangsa.


Menurutnya sudah menjadi kenyataan yang harus diterima jika bangsa indonesia adalah bangsa yang majemuk berbeda-beda suku/ras dan budaya, sehingga toleransi adalah hal yang mutlakdiperlukan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Mensos juga berharap seluruh bantuan yang diberikan bisa bermanfaat terutama untuk anak-anak indonesia akanterlahir dan besar sebagai anak-anak yang sehat dan pintar.Pihak kementerian sosisal menjelaskan pemerintah pusat setidaknya telah mengucurkan dana bantuan sosial ke Sulawesi Tengah mencapai rp,402,5 miliar.

Jumlah tersebut dikucurkan secara khusus untuk Kabupaten Poso dengan jumlah bansos yangdisalukan sebanyak rp 36,9 miliar yang disebar secara merata hingga ke pelosok desa dengan harapan untuk mengurangi tingkatkemiskinan.Dalam kunjunganya menteri sosial juga sekaligus melakukan penandatanganan prasasti keserasian sosial, yangdirangkai dengan peninjauan taman baca lintas agama dan rumahkopi poso di Koramil 1307 poso. khusus taman baca dan rumah kopiposo diinisiasi langsung oleh ibu guru kembar Sri Rossyati dan Sriirianingsih bersama Persatuan Istri Tentara di poso.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa juga berkesempatan  meninjau aktifitas menjahit para ibu rumah tangga dari terduga kelompok bersenjata di Rumah Jahit yang mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial berupa 28 Mesin Jahit. Lokasi tersebut berada di wilayah dusun Tamanjeka, Kecamatan Poso Pesisir.

BPJS KETENAGAKERJAAN DISOSIALISASIKAN DI POSO

Poso_Rapat Koordinasi sekaligus Sosialisasi BPJS Ketanagakerjaan di Kabupaten Poso dibuka langsung Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu di Gedung Pogombo Kantor Bupati Poso Rabu, (15/12/16) dihadiri beberapa kepala skpd terkait. Bupati dalam kesempatan tersebut didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palu Zulkarnaen Nasution dan BPJS Ketenagakerjaan Poso Herdin.

alt

Dalam sambutannya bupati menyampaikan bahwa, Bpjs ketenagakerjaan yang dulunya dikenal sebagai PT Jamsostek bertransformasi sejak juli 2015 sesuai dengan UU Nomor 24 tahun 2011, dimana kehadiran bpjs menggantikan sejumlah lembaga jaminan sosial yang telah ada sebelumnya askes diganti menjadi bpjs kesehatan dan jamsostek diganti menjadi bpjs ketenagakerjaan. Menurut bupati, untuk memahami BPJS Ketenagakerjaan sangat perlu dilaksanakan sosisalisasi dan koordinasi dengan instansi terkait sehingga informasi penting dari kehadiran bpjs sebagai salah satu lembaga jaminan sosial di Indonesia yang kini juga telah hadir di wilayah kabupaten Poso dapat diketahui masyarakat banyak.

Dalam kesempatan lain Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palu Zulkarnaen Nasution sebagai narasumber juga memaparkan sekelumit program jaminan Bpjs Ketenagakerjaan antara lain jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan pensiun kepada para peserta sosialisasi dengan bahasa yang komunikatif. Sosialisasi yang berlangsung setengah hari tersebut turut dihadiri Sekab Poso Drs, Sin Songgo, MM, para kepala skpd terkait dan para undangan lainnya.

konsultasi pemantauan Komnas Perempuan tentang pemenuhan hak-hak konstitusional perempuan korban kekerasan dan diskriminasi

Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si membuka secara resmi kegiatan pertemuan konsultasi pemantauan Komnas Perempuan tentang pemenuhan hak-hak konstitusional perempuan korban kekerasan dan diskriminasi dalam berbagai konteks konflik di indonesia, bertempat di ruang Mpogombo Kantor Bupati Poso, Rabu/14/12/16.

altalt

 Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komnas Perempuan yang berkedudukan di jakarta ibu Azriana, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB Kab. Poso drg. Urip Heriyanto, M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Poso dr Jani moula serta para SKPD terkait.

PASAR MURAH NATAL 2016

Dalam rangka menyambut hari natal tanggal 25 Desember pemerintah derah Kabupaten Poso melalui dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah bertempat dipasar sentral siwagi lemba Tentena Kecamatan Pamona Puselemba Kamis 1 Desember 2016.

alt

Acara dihadiri Camat Pamona Puselemba bersama Danramil dan Kapolsek serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat lainya.Sekretaris daerah kabupaten Poso Drs, Sin. S. Songgo, MM yang mewakili bupati Darmin Agustinus Sigilipu dalam sambutan tertulisnya bupati menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah merupakan program pemerintah yang setiap tahun diadakan untuk hadir ditengah-tengah masyarakat yang ingin merayakan hari raya baik itu lebaran maupun natal, sesungguhnya pemerintah sangat memahami kebutuhan masyarakat sehingga diharapakan dengan pasar murah ini akan mengurangi sedikit beban pada masyarakat yang ingin merayakan natal.

Bupati juga berharap melalui pasar murah ini persatuan dan kesatuan tetap terjaga sehingga kedamaian dan kesejukan natal dapat terpelihara.Sementara itu kepala bidang UMKM dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Ibu Merry CH Nggau Rompas melaporkan tujuan pelaksanaan Pasar murah ini adalah sebagai wujud rasa simpatik dan kepedulian yang tinggi dari pemerintah daerah pada semua masyarakat kurang mampu yang berada di Kabupaten Poso serta memperpendek arus distribusi barang kepada masyarakat kurang mampu sehingga barang kebutuhan menjelang hari raya natal dapat terpenuhi.

Adapun kupon yang dibagikan kepada masyarakat melalui dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan sebanyak 750 lembar kupon, di tambah dengan Hyper Mart Poso yang juga berpartisipasi pada pasar murah ini dengan menyediakan 200 paket murah, jadi secara keseluruhan jumlah paket murah tersedia sebanyak 950 paket.Diakhir acara sekretaris daerah kabupaten Poso menyerahkan secara simbolis paket murah kepada perwakilan masyarakat yang telah mendapat kupon paket murah.

Sosialisasi Hasil Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) VIII PKK Tahun 2016

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Setdakab Poso Zadrak matasak, ST, membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Hasil Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) VIII PKK Tahun 2016 bagi TP. PKK Kecamatan Se Kabupaten Poso, bertempat di Gedung Torulemba Rumah Jabatan Bupati Poso, Rabu 30/11/16. Turut hadir dalam kegiatas sosialisasi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Poso Ny. Indah Sri Setyowati Samsuri, SH, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Poso Ny. Marie Posundu Tungka, Para SKPD, seluruh peserta sosialisasi TP. PKK Kabupaten dan Kecamatan Se Kabupaten Poso.

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu dalam sambutannya disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Zadrak Matasak, ST, mengatakan pada dasarnya pemerintah sangat mendukung eksitensi TP. PKK yang selama ini telah dikenal sebagai organisasi yang mampu mengorganisir diri sendiri, keluarga dan juga masyarakat yang bisa mewujudkan masyarakat yang sejahtera bagi indonesia.Bupati Poso juga mengharapkan agar dapat memberikan masukan yang baik bagi semua kader TP.

PKK bisa terus eksis, memahami kondisi daerahnya masing-masing dan mengajak seluruh kaum perempuan dan seluruh Kader PKK khususnya di Kabupaten Poso untuk bergandengan tangan membangun semangat juang untuk berkarya dalam bidang dan profesi masing-masing.

Sementara itu Ketua TP. PKK Kabupaten Poso Ny. Indah Sri Setyowati Samsuri, SH menyampaikan dalam sambutannya, Gerakan Nasional PKK adalah merupakan gerakan nasional yang bertujuan memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia dan berbudi luhur, sehat, sejahtera dan mandiri. Disamping itu Sosialisasi RAKERNAS VIII adalah momen untuk mensosialisasikan program lima tahun kedepan yang telah disepakati di Tingkat Nasional dan dijabarkan sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing,Diakhir sambutannya Ny. Indah Sri Setyowati Samsuri, SH selaku Ketua TP.

PKK Kabupaten Poso selalu berkomitmen dan serius untuk mendukung pelaksanaan dan percepatan keberhasilan pembangunan dalam rangka mewujudkan Kabupaten Poso CERDAS (Ceria, Elok, Rapih, Damai, Adil.dan Sejahtera).Wakil Ketua TP. PKK Kabupaten Poso Ny. Marie Posundu Tungka selaku Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Sosialisasi Hasil Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) VIII PKK Tahun 2016 bagi TP. PKK Kecamatan Se Kabupaten Poso melaporkan bahwa adapun maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah untuk menyebarkan infrmasi hasil RAKERNAS VIII PKK kepada seluruh TP. PKK di Tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan serta meningkatkan pemahaman, persamaan persepsi terhadap hasil-hasil RAKERNAS VII Tahun 2015.

MUSDA KE-3 MASYARAKAT ADAT PAMONA

Wakil bupati Poso Ir, Syamsuri, M.si membuka secara resmi musyawarah daerah (MUSDA) ke- 3 masyarakat adat Pamona Kabupaten Poso bertempat di gedung diklat Aparatur Sipil Negara desa Maliwuko kecamatan Poso Kota Selatan, Senin 28 Nopember 2016.

alt

Sambutan tetulis bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu yang dibacakan wakil bupati menyampaikan pelaksanaan musyawarah adat adalah pertemuan akbar yang merupakan hal terpenting untuk mempersatukan hati dan pikiran kita sehingga akan lebih mengedepankan jalinan tali silaturahim dan komunikasi yang baik antara satu etnis, agama dan suku.

Oleh karena itu bupati berharap melalui musda masyarakat adat pamona ini dapat melahirkan suatu kesamaan persepsi dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa dan daerah khususnya persoalan kebhinekaan yang akhir-akhir ini mendapat ujian dan cobaan.

Sebelumnya ketua pelaksana musyawarah adat Pamona Kabupaten Poso Bapak Hendrik Tauro menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan musda ini antara lain bahwa musyawarah adat Pamona dapat merumuskan konsep nilai-nilai dasar tatanan kehidupan masyarakat yang berbudaya, dengan semangat sintuwu maroso yang diikat oleh hukum adat sebagai kekuatan moril dalam bingkai koridor hukum positif, dan juga majelis adat adalah mitra pemerintah untuk melaksanakan pembinaan ketertiban dan ketentraman dalam kehidupan masyarakat kabupaten Poso yang CERDAS.

HUT PGRI KE-71 DAN HARI GURU NASIONAL TAHUN 2016

Ratusan Guru yang berada dikabupaten Poso mulai dari Guru Taman Kanak-Kanak , Sekolah Dasar , SLTA, dan SMU sederajat menghadiri Upacara perayaan hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ke-71 dan Hari Guru Nasioanal yang dipusatkan di Desa Gintu Kecamatan Lore Selatan Jumat 25 Nopember 2016.

altalt

Wakl Bupati Poso Ir, Syamsuri, M.si selaku inspektur upacara pada Hut PGRI dan Hari Guru Nasional itu membacakan sambutan Tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan republik Indonesia Prof, DR, Muhadjir Efendi, MAP yang menyatakan bahwa Guru memiliki peran yang amat mulia dan strategis berbanggalah menjadi seorang Guru sebab tidak ada sosok sukses tanpa melewati sentuhan seorang Guru, kita bisa berdiri tegak saat ini juga karena pernah ditempa oleh para Guru. Untuk itu pemerintah telah bertekad menigkatkan kesejahteraan guru melalui pemberian tunjangan profesi dan tunjangan khusus bagi guru yang sudah bersertifikat pendidik. 

Wakil bupati juga menutup secara resmi rangkaian kegiatan PORSENI yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT PGRI ke-71 dan Hari Guru Nasional tahun 2016 yang di tandai dengan pemukulan drum band.Diakhir acara wakil bupati memberikan secara simbolis sekuntum bunga untuk para guru sebagai tanda gerakan menghormati Guru.

UPACARA HUT KORPRI KE- 45

Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Poso memadati lapangan Alun_alun Sintuwu Maroso untuk mengikuti upacara memperingati hari ulang tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-45 Tahun 2016 yang dilaksanakan di alun-alun lapangan Sintuwu Maroso, Selasa (29/11/16).Wakil bupati poso Ir. Syamsuri, M.si yang menjadi inspektur upacara membacakan sambutan tertulis Presiden Republik Indonesia Ir, Joko Widodo menyampaikan momentum pilkada serentak 2017 sebagai ajang ujian atas netralitas dan profesionalisme saudara-saudara. ujian untuk menerapkan panca prasetya korpri.

ingatlah bahwa pengabdian anggota korpri bukanlah pada kepentingan kelompok maupun individu. melainkan pengabdian anggota korpri hanyalah kepada negara, bangsa, dan rakyat.Ketika kita bicara tentang pemberantasan praktik korupsi dan pungli, ketika kita bicara tentang peningkatan kualitas pelayanan publik, tentang memenangkan kompetisi global dengan pelayanan publik yang prima, maka sesungguhnya anggota korpri berada digaris depan perjuangan.

agar indonesia bisa menjadi bangsa pemenang dalam era kompetisi global maka rakyat membutuhkan anggota korpri yang disiplin, bertanggung jawab, dan berorientasi kerja. segera tinggalkan pola pikir masa lalu seperti ego sektoral, mental priyayi, mental penguasa, dan mental koruptif, yang hanya terpaku pada formalitas belaka. fokuskan energi pada intisari dari pelayanan publik yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat. untuk itu setiap anggota korpri haruslah menjadi aset bangsa, yang menjadi bagian dari solusi bangsa, dan bukannya bagian dari masalah bangsa. artinya teruslah melakukan inovasi-inovasi agar pelayanan publik bisa makin murah, makin cepat, makin akurat, dan makin baik. hilangkan berbagai kendala yang dapat mengurangi produktivitas dan menghambat akselerasi pembangunan nasional.

Presiden berharap korps profesi pegawai aparatur sipil negara menjadi pusat inovasi dan tempat lahirnya loncatan loncatan kemajuan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintahan, korps berperan menjaga kode etik profesi, standar pelayanan profesi dan mewujudkan jiwa korps aparatur sipil negara sebagai pemersatu bangsa.

Pada hari ulang tahun korpri itu wakil bupati melakukan pengambilan sumpah janji PNS dilingkungan pemerintah Daerah Kabupaten Poso sebanyak 369 orang PNS. Setelah selesai upacara dan pengambilan sumpah janji PNS wakil bupati didampingi sejumlah kepala SKPD melakukan ziarah dan tabur bunga ditaman makam pahlawan Kawua kemudian dilanjutkan dengan anjang sana di yayasan pondok pasentren Hidayatullah untuk memberikan bantuan sembako.Pemberian bantuan ini adalah bagian dari kegiatan yang dilakukan pemerintah dalam hal ini Korpri setiap tahun. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini dapat bermanfaat bagi para santri dan yayasan ungkap wakil bupati.

Upacara Hari Pahlawan Digelar di Tugu Monumen Tadulako

Pemerintah Daerah Kabupaten Poso bersama pihak TNI menggelar upacara peringatan hari pahlawan (10/11/16)  ke-71 di lokasi gugurnya 13 prajurit TNI dengan helikopter saat bertugas pada operasi tinombala didusun Patirobajo, Kelurahan Kasiguncu, Poso Pesisir.

altaltalt

Bupati Poso Darmin A. Sigilipu bertindak sebagai inspektur upacara peringati hari pahlawan ke-71 sekaligus meresmikan Tugu Monumen Tadulako dilokasi jatuhnya helikopter yang menewasakan 13 anggota TNI termasuk Danrem 132 Tadulako Kolonel Syaiful Anwar pada minggu 20 maret 2016 lalu.


Upacara ini diikuti pihak TNI/Polri, PNS, seluruh unsur tripika, para pelajar, dan sejumlah forum kordinasi pimpinan daerah. turut hadir dalam upacara ini Danrem 132 tadulako Kolonel Inf. Saleh Mustafa.


Bupati Poso Darmin Agustinus Siilipu dalam sambutannya membacakan amanat tertulis Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa yang mengatakan bahwa peristiwa 10 November memberikan pelajaran moral bahwa warisan terbaik para pahlawan bangsa bukanlah politik ketakutan, melainkan politik harapan. seberat apapun tantangan yang dihadapi dan keterbatasan yang ada, tidak akan menyurutkan semangat perjuangan.

"Ke-13  anggota TNI yang gugur itu merupakan para pejuang yang mengabdi demi negara dan bertugas untuk mengamankan wilayah Poso. oleh sebab itu maka harus diberikan penghormatan khusus atas jasa mereka dalam membela bumi sintuwu maroso" kata Darmin usai upacara.

Para keluarga hingga istri korban tak kuat menahan tangis saat proses menabur bunga di Tugu Monumen Tadulako.

Sementara menurut Danrem 132 Tadulako Kolonel Inf. Saleh Mustafa, monumen yang dibuat pemda poso ini sebagai wujud dari kepedulian masyarakat poso terhadap pengorbanan ke 13 prajurit TNI yang telah gugur saat dalam Operasi Tinombala 2016.


Setelah upacara di Tugu Monumen Tadulako rangkaian memperingati hari pahlawan ke- 71 di poso dilanjutkan dengan upacara dan tabur bunga di lokasi pelabuhan Poso yang diikuti unsur TNI/Polri,PNS, para pelajar, muspida, se-Kecamatan kota Poso bersaudara.

Menpora Tiba Di Poso

Menteri Pemuda dan Olah Raga (menpora) Imam Nahrawi tiba di di Bandara Kasiguncu, pada Kamis pagi (3/11/16).

alt

Kunjungan Menpora di Kabupaten Poso didampingi  Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Mulyadin Malik, M.Si. Rombongan tiba langsung disambut oleh Bupati Poso Darmin A. Sigilipu, Danrem 132 Tadulako Kol Inf Muhamad Saleh Mustafa, Dandim 1307 Poso, Letkol Ryan Hanandi dan sejumlah Kepala Dinas Pemda Poso.

Kunjungan Menpora bersama rombongan ini dalam rangka mengunjungi acara Festival Danau Poso (FDP) XIX di Tentena. Sebelum ke lokasi FDP Menpora berkunjung ke  Pesantren Gontor 13 di Desa Tokorondo Kecamatan Poso Pesisir.
Menpora  di jadwalkan akan membuka lari marathon yang mengambil titik start di gunung Padamarari dan berakhir di lokasi FDP Tentena (4/11/16).