Kam10192017

Last update12:46:39 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Politik Dan Keamanan Dialog Kebangsaan "Merajut Kebersamaan Untuk Poso Damai Dalam Bingkai NKRI"

Dialog Kebangsaan "Merajut Kebersamaan Untuk Poso Damai Dalam Bingkai NKRI"

alt
alt
  • Sebelumnya
  • 1 of 2
  • Selanjutnya

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, Menghadiri sekaligus menjadi nara sumber pada acara Dialog Kebersamaan yang diselenggarakan oleh Stasiun Radio RRI Palu dan dilangsungkan di halaman Batalyon 714 Sintuwu Maroso. Dihadiri juga oleh beberapa Nara Sumber lainnya, dalam Kegiatan ini : Pangdam XIII Merdeka, Kapolda Sulawesi Tengah, Tokoh Agama/Masyarakat serta diikuti oleh para perwakilan pemuda dari beberapa Kabupaten di Sulawesi Tengah.

Menurut Pangdam XIII Merdeka, sebagaimana pertanyaan para peserta yang sedang mengikuti kegiatan Bela Negara dan tergabung dalam Pemuda Sulawesi Tengah Bersatu, Mengenai eksistensi TNI/POLRI dalam menjaga kedamaian di wilayah Poso. TNI/POLRI bertugas berdasarkan aturan serta kondisi yang mengharuskan, sehingga harus cermat dilapangan. Eksistensi yang selama ini telah dibuktikan melalui operasi yang sedang dijalankan dan sudah banyak prestasi yang dicapai meski tidak semuanya harus diekspos.

Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan, sebagai Imbas dari konflik yang terjadi diberbagai tempat di Indonesia, mengakibatkan Poso juga sebagai wilayah yang secara strategis berada di tengah jalur darat dan terdiri dari berbagai suku, agama dan etnis serta budaya yang berbeda menjadi sasaran empuk bagi oknum yang tidak bertanggung jawab. Kelompok-kelompok yang ingin merusak kedamaian, secara sporadis melancarkan aksi-aksi dan efeknya sangat merugikan baik dari sisi ekonomi daerah maupun dari sisi kebersamaan.

Pertanyaan lain dari salah seorang peserta apel kebangsaan bernama Rahmat Joko, kenapa penanganan poso dari TNI baru sekarang di kerjakan secara maksimal. ditambahkan oleh peserta yang lain apakah bisa dana desa dialokasikan untuk kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kebangsaan. Asdar Sugianto menanyakan, ada DPO yang telah ditangkap dan dilepaskan kembali tanpa diproses, hal ini bisa membuat oknum tersebut kembali melakukan kejahatan yang sama.
Tanggapan Ganip Warsito, TNI bergerak berdasarkan situasi dan kondisi yang mengharuskan. Jika Negara berada dalam suatu kondisi darurat, maka saat itulah pelibatan TNI. Menyangkut Kedaulatan, Keutuhan dan Keselamatan maka TNI akan hadir disana untuk membela Negara. Narkoba, Radikalisme, Terorisme bahkan Korupsi itulah hal yang berpotensi untuk menghancurkan negara.
Sebagai Tokoh agama dan Tokoh masyarakat Kabupaten Poso (Ketua MUI Kabupaten Poso), terus mengupayakan kerja bersama. FKUB terus diioptimalkan kinerjanya untuk mendukung Pembangunan yang ada di kabupaten Poso, sehingga kedamaian dan kerukunan di wilayah Poso akan terus terjaga dengan baik.

Menurut Bupati Poso, penggunaan dana desa sudah ada alokasinya, seperti karang taruna dan kegiatan kepemudaan. Maka dapat digunakan juga untuk kegiatan bela negara yang tentunya harus atas dasar kesepakatan bersama seluruh warga masyarakat.

Ditambahkannya bahwa saat ini Kabupaten Poso tengah membangun kantor bersama untuk memaksimalkan kinerja tiga piklar desa, karena Pemerintah Daerah menyadari bahwa penguatan segala aspek penunjang Pembangunan, dimulai dari Desa.