Kam02222018

Last update12:37:21 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Pendidikan SMK Kristen 2 Tentena menggelar Cupping Day

SMK Kristen 2 Tentena menggelar Cupping Day

alt

SMK Kristen 2 Tentena menggelar Cupping Day (pemasangan KAP).
Kegiatan yang digelar di Gedung Wanita Bethel Kelurahan Pamona, Kecamatan Pamona Puselemba, Kamis (25/1), berlangsung sukses.
Kegiatan ini diikuti siswa SMK Kristen 2 Tentena yang terdiri dari 43 Siswa Keperawatan Kelas X, 332 Siswa kelas XI dan kelas XII "Pemasangan KAP, sebagai tanda kesiapan Siswa untuk diterjunkan ke rumah sakit, klinik atau puskesmas di Wilayah Kabupaten Poso dan di luar wilayah kabupaten Poso seperti RSUD Undata Palu, RSUD Anutapura Palu, RS Bhayangkara Palu, dan Universitas Pelita Harapan Jakarta," kata Ketua YPPK Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah W.Posumah, BA.


Bupati Poso dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Plt.Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs.Joksan Lakukua mengatakan bahwa Capping Day merupakan langkah awal di dalam menciptakan seorang tenaga perawat yang profesional, untuk itu hendaknya seluruh siswa dapat memanfaatkan momen ini sebaik mungkin.
Lanjut Dikatakan Bupati Darmin dalam sambutan tertulisnya, dengan mengikuti proses pemasangan cap ini, berarti para Siswa SMK Kristen 2 Kelas X telah dipersiapkan untuk memberi pelayanan langsung kepada pasien dilahan prakteknya pada semester 3. Olehnya kata Bupati, setiap siswa perawat hendaknya memiliki jiwa penolong dalam memberikan pelayanan kepada orang lain dan harus benar benar dilaksanakan dengan sepenuh hati. “Seperti “Florence Nightngle” yang merupakan pelopor keperawatan di dunia, Florence ini adalah yang merawat tentara-tentara amerika yang terluka tanpa mengenal lelah dan hanya menggunakan sebuah lentera dalam melayani pasiennya pada malam hari,”. Selain itu nilai etika dan disiplin serta kekompakan juga perlu dikedepankan. Sehingga nantinnya memberikan rasa nyaman kepada pasien ketika para siswa tersebut belajar klinik. Oleh sebab itu, bupati darmin dalam sambutan tertulisnya menekankan agar para siswa yang baru saja melakukan pemasangan cap tersebut dapat memberikan pelayanan yang profesional dan berkualitas, harus memiliki integritas, etika, mampu berfikir, kritis dalam setiap tindakan, memiliki motivasi internal yang kuat dan dapat diandalkan.


Tambah Sekda, setiap perawat dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai pelayan kesehatan harus didukung dengan beberapa kemampuan, antara lain adalah kemampuan berkomunikasi dengan orang lain. Karena komunikasi yang baik tentu akan menimbulkan ketenangan dan kenyamanan bagi orang lain yang dilayani sehingga mampu memberikan motivasi untuk sembuh.” Banyak orang yang sakit menjadi sembuh karena cara berkomunikasi perawat yang menanganinya, demikian juga sebaliknya,” sebutnya.


Lebih jauh dikatakannya para siswa perlu juga membangun karakter yang menggambarkan penguasaan terhadap disiplin ilmu yang dimiliki. Dengan sikap dan karakter yang baik tersebut, tentu akan meningkatkan simpati masyarakat terhadap pelayanan yang telah diberikan. Apalagi ketika selesai dari pendidikan Akper nanti, para siswa tersebut akan dihadapkan pada tantangan dinamika masyarakat yang terus berkembang. “Tantangan tersebut haruslah disikapi dengan peningkatan pengetahuan dan pengembangan diri yang dilakukan secara terus menerus,” jelasnya.
Sementara itu laporan panitia Kristina Dote, S.Pd menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan setelah siswa mengikuti proses pembelajaran selama 1 semester, “hal ini dikandung maksud agar siswa-sisiwi mengetahui dan memahami apa dan bagaimana tugas dan peran seorang perawat”. Jelasnya.
Lanjut disampaikannya jumlah mahasiswa yang dikukuhkan menjadi calon perawat melalui pelaksanaan caping day pada hari ini sejumlah 43 orang, masing-masing laki-laki 10 orang dan perempuan sebanyak 33 orang. sumber dana adalah berasal dari partisipasi Orang Tua Siswa dan Dewan Guru. Lebih jauh dilaporkan dalam proses pembelajaran pada angkatan X ini telah menggunakan kurikulum pendidikan keperawatan berbasis kompetensi yang diselaraskan dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang diharapkan dapat memberikan arah dan pedoman bagi penyelenggara pendidikan dalam melaksanakan proses pembelajaran untuk dapat menghasilkan lulusan yang kompoten dan siap bersaing dipasar global nantinya.

Turut hadir dalam acara ini adalah Kadis Kesehatan yang diwakili oleh Kapus Tentena, Kepala Dinas Kesehatan Kab.Poso yang di wakili oleh Kepala UPTD Kecamatan Pamona Puselemba, Unsur Tripika Kecamatan Pamona Utara, Dewan Guru serta staf Tata Usaha SMK Kristen 2 Tentena, para orang tua siswa, serta undangan lainnya.