Kam08242017

Last update04:00:00 PM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Pendidikan KKN Desa Sejahtera Mandiri di Kecamatan Pamona Selatan

KKN Desa Sejahtera Mandiri di Kecamatan Pamona Selatan

alt
alt
  • Sebelumnya
  • 1 of 2
  • Selanjutnya

Peserta Kuliah Kerjja Nyata (KKN) Universitas Hasanudin Makassar, diterima langsung oleh Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri, M.Si bertempat di Yonif 714/SM Kompi Senapan A Desa Pasir Putih Kecamatan Pamona Selatan. Hadir dalam kesempatan ini, Camat Pamona Selatan, Danramil Pamona Selatan, Kepala-kepala desa se Kecamatan Pamona Selatan terutama yang desanya menjadi tempat pelaksanaan KKN. Dosen Pendamping Mahasiswa KKN yang juga mewakili Rektor Unhas Dr. Andi Muhamad Haris, ST., MT dalam sambutanya menyampaikan bahwa Poso merupakan salah satu isu menarik yang menjadi dasar pemilihan lokasi KKN. Hadir juga anggota Kompi Senapan A serta para pewarta cetak,(10/7/17).

.

Pembagian kelompok/posko yang akan menempati desa tertentu, dipilih secara acak dan disetiap posko mahasiswa KKN merupakan perwakilan dari berbagai Fakultas, diantaranya Kedokteran, Pertanian, dan berbagai bidang ilmu lain yang ada di Universitas Hasanudin Makassar. Posko 1 melaksanakan KKN di Desa Pendolo, Posko 2 di Desa Boe, Posko 3 di Desa Dulumai, Posko 4 di Desa Peura, Posko 5 di Desa Pasir Putih dan Posko 6 di Desa Bangun Jaya, Jumlah Peserta KKN sebanyak 55 Orang mahasiswa.

Keseluruhan peserta yang mengikuti KKN merupakan mahasiswa semester 7 dan masih harus menempuh 10 sks untuk menyelesaikan studi S1, diantaranya Skripsi. Jenis KKN yang dilaksanakan oleh Universitas Hasanudin terdiri dari 2 jenis. Berdasarkan Tematik, ditempatkan pada daerah-daerah di luar Sulawesi Selatan diantaranya, Kabupaten Poso, Fukuoka Jepang, Perbatasan Malaysia dan Indonesia, serta tempat lain yang dianggap strategis untuk bekal mahasiswa dalam pengembangan diri, bertindak spontan menurut keadaan yang terjadi serta meningkatkan kemampuan Mahasiswa beradaptasi di Masyarakat secara nyata, sementara KKN jenis Reguler ditempatkan diseputaran Sulawesi Selatan. Melalui sambutannya, Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Rektor Unhas yang telah mengalokasikan kegiatan KKN di Kabupaten Poso.

Selanjutnya Ir. Samsuri, M.Si memberikan materi umum terkait informasi mengenai Kabupaten Poso menurut kondisi yang ada dan dapat dijadikan acuan sebagai bahan kajian dalam KKN ini. Sumberdaya alam yang melimpah dapat dijadikan kekuatan untuk pembangunan ekonomi. Posisi Kabupaten Poso yang berada ditengah dijalur transportasi darat menjadi salah satu hal yang strategis, mobilisasi yang mudah menjadikan Kabupaten Poso kaya akan adat dan budaya yang beragam. Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Poso membuka sesi tanya jawab untuk memberikan kesempatan bagi para mahasiswa bertanya apa saja tentang Kabupaten Poso. Salah satu mahasiswa peserta KKN memberikan pertanyaan, apakah yang bapak harapkan dari kami terhadap pelaksanaan KKN, sehingga akan meninggalkan bekas positif bagi masyarakat. Wabup Poso menjawab, kehadiran adik-adik di desa tentunya akan memberikan warna baru dalam suatu proses pengenalan dan pembelajaran.

Masyarakat Poso terbuka akan segala hal baru yang dirasa mempunyai manfaat. Proses dialog yang dilakukan dengan penuh kearaban akan membuat apa yang adik-adik utarakan bisa didengar oleh masyarakat. Terutama pesan moral akan pentingnya menjaga kelestarian hutan, memanfaatkan potensi pertanian dengan menjunjung nilai kearifan lokal serta terbuka akan teknologi yang baru, sehingga tujuan Pembangunan di Kabupaten Poso yang dimulai dari desa mendapat respon karena adik-adik akan lebih mempertegasnya melalui kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan, serta bersinergi dengan program Pemda Kabupaten Poso untuk kemakmuran masyarakat agar lebih cepat terealisasi. Acara ditutup dengan doa. Usai makan siang, Wakil Bupati Poao melanjutkan dengan melakukan Sidak ke Puskesmas Korobono dan Kantor Camat Pamona Tenggara. Di Puskesmas Pendolo, Wabub Poso meninjau kamar mandi/wc yang salurannya tidak baik, mengakibatkan tersumbat dan menggenang dengan bau yang tidak enak dikarenakan pembuatannya yang asal jadi. Hal ini akan dibicarakan dengan Dinas Terkait, Konsultan serta Kontraktor yang menangani untuk didapatkan jalan keluar untuk perbaikan, terlebih kondisi gedung masih dalam masa perawatan. Tak berhenti disini, Wakil Bupati Poso terus mendatangi setiap kantor yang dilewati agar pelayanan kepada masyarakat lebih baik setiap harinya.