Sab11182017

Last update02:34:06 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Pemerintahan Upacara Bendera Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-89 Dirangkaikan Dengan Pembukaan Gala Desa Nasional Tingkat Kabupaten Poso Tahun 2017

Upacara Bendera Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-89 Dirangkaikan Dengan Pembukaan Gala Desa Nasional Tingkat Kabupaten Poso Tahun 2017

alt
alt
alt
alt
  • Sebelumnya
  • 1 of 4
  • Selanjutnya

Upacara bendera dalam rangka peringatan hari sumpah pemuda ke-89 dirangkaikan dengan pembukaan gala desa nasional tingkat kabupaten poso tahun 2017 dipusatkan di lapangan puselemba tentena kecamatan pamona puselemba berlangsung dengan aman, terib dan hikmat, dan kali ini seluruh tamu undangan yang hadir bahkan peserta upacara menggunakan pakaian adat serta tali bonto dan siga, bertindak sebagai pembina upacara bupati poso Darmin Agustinus Sigilipu.
Selaku pemimpin upacara Jordan Yorry Moula, SH, M.Si, dan pengucap undang-undang dasar tahun 1945 dan pembacaan keputusan kongres pemuda indonesia 1982 dari siswa SMA GKST 1 tentena serta pembacaan deklarasi kebangsaan perguruan tinggi seindonesia melawan radikalisme oleh rektor universitas kristen tentena.

Turut hadir dalam upacara tersebut wakil bupati poso Ir. Samsuri, M.Si, forum koordinasi pimpinan daerah kabupaten poso, ketua DPRD kabupaten poso Ny. Elen Ester Pelealu, SE, wakil ketua DPRD kabupaten poso Suharto Kandar, SE bersama anggota, para pejabat dilingkungan pemerintah daerah kabupaten poso, tokoh agama, tokoh adat, tokoh wanita, tokoh pemuda serta undangan lainnya. Sementara peserta upacara diikuti oleh TNI/Polri, para pegawai ASN kecamatan pamona bersaudara, purna paskibraka serta siswa-siswi tingkat SD, SMP, SMK/SMA sekecamatan pamona puselemba.

Dalam pidato tertulis menteri pemuda oleh raga republik indonesia dibacakan langsung bupati poso Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan presiden RI yang pertama Bung Karno pernah menyampaikan "jangan mewarisi abu sumpah pemuda, tapi warisilah api sumpah pemuda. Kalau sekedar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa dan satu tanah air, tapi ini bukan tujuan akhir". Pesan yang disampaikan ini sangat mendalam khusunya bagi generasi muda indonesia, api sumpah pemuda harus kita ambil dan terus kita nyalakan, kita harus berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, kita juga harus berani melawan ego kesukuan, keagamaan dan kedaerahan kita, ego ini yang kadangkala mengemuka dan menggerus persaudaraan kita sesama anak bangsa, kita harus berani mengatakan bahwa persatuan indonesia adalah segala-galanya, jauh diatas persatuan keagamaan, kesukuan, kedaerahan, apalagi golongan. Mari kita cukupkan persatuan dan kesatuan indonesia, stop segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa, kita seharusnya malu dengan para pemuda 1928 dan juga kepada Bung Karno, karena masih harus berkutat di soal-soal ini, sudah saatnya kita melangkah ketujuan lain yang lebih besar yaitu mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.

Diakhir pidatonya bupati poso Darmin Agustinus sigilipu menambahkan pembudayaan dan pengembangan olah raga di masyarakat perdesaan melalui program nasional kemenpora gala desa dengan enam cabang olah raga populer di indonesia seperti sepak bola, bulu tangkis, sepak takraw, bola volly, tenis meja dan pencak silat. Ayo olah raga adalah program gala desa bersifat kompetisi yang dikemas secara profesional dengan melibatkan secara masif dan mengena diberbagai segmen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam berolahraga baik secara individu atau kelompok.

Selanjutnya bupati poso darmin agustinus sigilipu menerima piala dari tim airsoftgun Detasemen Airsoft Sintuwuraya (DAS) poso kepada atas prestasi yang diraih mengikuti kejuaraan airsoftgun piala gubernur cup ke-2 festival olahraga rekreasi nasional ke-4 (fornas) federasi olahraga rekreasi masyarakat indonesia (formi) pada cabang olahraga airsoftgun kategori open turnament 3 on 3 tanggal 22 s.d 24 oktober 2017 di banjarmasin kalsel, dengan menurunkan 2 tim dengan atlit yaitu safri A. bukhori, Yasin lakita, Muhammad putra dan Erwin lakita berhasil menyabet juara 3 terbaik nasional dengan memperoleh medali perunggu dan piala tetap. Acara dilanjutkan dengan penendangan bola pertama oleh Bupati Poso pada pertandingan Sepak Bola antara Tim Sepak Bola dr SMA GKST 2 Tentena VS Tim Sepak bola SMA Negeri 1 Lage didampingi wakil bupati poso, serta Forkopinda kabupaten poso.

Bupati poso Darmin Agustinus Sigilipu dan Dandim 1307 poso Letkol. Inf. Dody Triyo Hadi, S.Sos juga secara langsung memimpin pasukan terbaik baris berbaris terhadap siswa siswi SMA 1 GKST tentena. Dengan rasa gembira dan bangga, tanpa disangka dan diketahui Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu memberikan hadiah 2 (dua) unit sepeda sporty kedua siswa SMA GKST 1 tentena yang bertugas sebagai pengucap pembukaan UUD 1945 dan pembacaan keputusan kongres pemuda indonesia 1928 secara baik dan benar. //ca'/pul