Jum02232018

Last update03:47:30 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Pembangunan

Pembangunan

Gubernur Meresmikan Pengoperasian TPA Kota Poso

  • PDF
Kegiatan peresmian pengoperasian tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah kota poso diresmikan penggunaanya secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si bertempat dikelurahan kayamanya jalan lingkar moengko, senin (05/02/18).

Persemian pengoperasian TPA kota poso tahun 2018 ditandai dengan Penandatanganan Prasasti oleh Gubernur Sulawesi Tengah DRS. H. Longki Djanggola, M.SI didampingi Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si, Anggota FKPD, Kepala Dinas Cipta Karya dan SDA propinsi sulawesi tengah dan Kepala Dinas pekerjaan umum dan penata ruang (PUPR) kabupaten poso Dr. H. Faidul Keteng, M.Si, dilanjutkan penandatanganan berita acara serah terima pengelolaan barang milik negara pembangunan TPA sampah Kabupaten poso pihak pertama kepala satuan kerja pengembangan sistem penyehatan lingkungan permukiman (PSPLP) sulawesi tengah Caco Laratu, ST. M.Si dengan pihak kedua bupati poso Darmin A. Sigilipu, dan penyerahan bantuan alat berat excavator untuk pengoperasian TPA Kota Poso dari Kementerian PUPR RI ditandai dengan Penyerahan Kunci oleh Gubernur Sulawesi Tengah dan akan diterima oleh Bupati Poso, disaksikan para anggota DPRD kabupaten poso, para OPD, ketua MUI kabupaten poso pimpinan PT Melo Aneka Raya, BUMN/BUMD, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainya.

Kepala satuan kerja pengembangan sistem penyehatan lingkungan permukiman provinsi sulawesi tengah (PSPLP) Caco Larutu, ST., M.Si dalam laporannya mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah pusat dalam pembangunan khususnya sektor penyehatan lingkungan di kabupaten poso. Caco larutu, ST., M.Si juga mengatakan, bahwa adapun konstruksi utama yang dibangun adalah konstruksi zona landfill sebagai sarana utama penimbunan sampah dengan sistim controlled landdfiil yang dilapisi dengan lapisan geomembran, geotekstile dan lapisan gravel.serta saluran pengelah gas, konstruksi IPL (instalasi pengelolahan lindi) dan saluran drainase keliling landfiil.termasuk jalan operasionalnya, dan pembangunan ini.dilaksanakan melalui pihak ketiga PT. Melo Aneka Raya selama 265 hari kalender dengan pemeliharaannya selama 12 bulan.

Sementara Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu dalam sambutannya menyampaikan dukungan dan bantuan dari pemerintah pusat tersebut tentu patut kita syukuri bersama karena pemerintah pusat dan provinsi sulawesi tengah sangat memperhatikan dan peduli dengan pemerintah daerah dan masyarakat kabupaten poso yang bertekad mewujudkan cita-cita dan impian masyaralat meraih penghargaan adipura pada tahun 2018.

Darmin agustinus sigilipu juga mengharapkan, dukungan dan support pemerintah pusat dan pemerintah provinsi sulawesi tengah kepada pemda kabupaten poso merespon dengan bekerja keras dan bekerja cerdas yang dibarengi semangat pantang menyerah tanpa kenal lelah dan waktu untuk menjadikan kota poso/kabupaten poso sebagai kota cerdas yang ceriah, elok, ramah, damai, adil dan sejahtera, dengan pemandangan taman kota serta RTH dengan harapan tahun ini selesai yang refresentatif sebagai paru-paru udara ditengah kota yang juga merupakan sarana yang tidak kalah pentingnya dalam penilaian penghargaan Adipura dimaksud.

Beliau juga menyampaikan, dalam mendukung pekerjaan serta pengoperasian TPA sampah kota poso, pemerintah kabupaten poso telah menganggarkan jalan hotmiks sepanjang 650 meter serta pekerjaan pembangunan dua unit jembatan konvensional pada tahun 2018, ini sebagai sarana untuk memperlancar kendaraan keluar masuk menuju lokasi TPA sampah kota poso.

Diakhir sambutannya Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu berharap kiranya mendapat dukungan dari Gubernur, sehingga dengan cepat mendapat respon positif dari pihak kementerian PUPR RI khususnya Satker pengembangan sistem penyehatan lingkungan pemukiman provinsi sulawesi tengah serta dapat menfasilitasi untuk penambahan armada pengangkutan sampah/truk sampah yang baru karena kondisi truk sampah saat ini sudah mulai tua tidak layak pakai lagi.

Sementara ditempat yang sama gubernur sulawesi tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si dalam sambutannya menyampaikan TPA sampah adalah sarana fisik yang menunjang berlangsungnya kegiatan pembuangan sampah, yang juga sebagai mata rantai akhir dari pengelohan sampah perkotaan, sebagai sarana lahan untuk menimbun, mengolah dan mengurai sampah menjadi suatu yang bisa dimanfaatkan kembali, dan TPA sampah juga merupakan syarat untuk menjadi adipura dan harus ada ruang terbuka hijau (RTH) minimal 30 % dari luas wilayah kota poso atau sekitar 5 (lima) hektar lahan terbuka hijau, mudah-mudahan kota poso tahun 2018 menyusul meraih kota Adipura seperti kota Luwuk pada tahun 2017 kemarin.

Drs. H. Longki Djanggola juga mengharapkan, agar keberadaan TPA poso menjadi salah satu solusi mengurangi tumpukan sampah dan menolong lingkungan agar tetap bersih, indah, nyaman dan sehat. Beliau juga mengajak kepada warga untuk turut peduli dan pro aktif menyikapi permasalahan sampah di kota poso. Salah satunya dengan taat membuang sampah pada tempatnya dan bagaimana melahirkan pemberdayaan di masyarakat untuk mengolah sampah menjadi sesuatu yang punya nilai ekonomi sebab tidak menutup kemungkinan dari tumpukan sampah bisa membuka peluang rejeki yang tidak di duga-duga selama kita kreatif dan mau berupaya mewujudkannya.

Selanjutnya Gubernur Sulawesi Tengah didampingi Bupati Poso, Wakil Bupati Poso, Anggota FKPD, Anggota DPRD Kabupaten Poso, Kepala Dinas Cipta Karya dan SDA Propinsi Sulteng serta Kepala Dinas PUPR Kabupaten Poso menyaksikan demonstrasi pembuangan sampah dari truk ke lTPA untuk difermentasi selama 4 hari, dan air hasil fermentasi tersebut akan ditampung dan diolah sebelum dibuang kesaluran pembuangan sehingga tdk mencemari lingkunga.

Mengakhiri kunjungan kerjanya Gubernur Sulawesi Tengah, Bupati Poso dan Wakil Bupati Poso bersama rombongan mengujungi lokasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) eks pasar sentral poso. //ca’/pul

altaltalt

Peletakan Batu Pertama Pembangunan PAUD & Serbaguna Bukit Moria Pamona

  • PDF

Kehadiran Bupati Poso pada acara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-9 Jemaat Bukit Moria Pamona, membawa suka cita dan kegembiraan tersendiri bagi seluruh warga gereja. Didampingi oleh Kadis Pertanian, Kaban BKSDA, Kadis P & K, Kepala Inspektorat, Anggota DPRD Kabupaten Poso, Camat Pamona Puselemba, Kapolsek dan Danramil Pamona Puselemba, Lurah se – Kecamatan Pamona Puselemba, Majelis Jemaat Bukit Moria, Para Pendeta Senior, Kolonel Marinir Purnawirawan Darmin Agustinus Sigilipu juga melakukan Peletakan Batu Pertama tanda dimulainya pembangunan Gedung PAUD dan Serba Guna Jemaat GKST Bukit Moria Pamona. Jumat,(02/02/18).

Diawali dengan doa syukur dan dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua panitia HUT, Gerson Wanundo. Panitia HUT menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas kesediaan Bupati Poso untuk menghadiri kegiatan ini. Bahwa selama 9 tahun jemaat ini berdiri, telah dilayani oleh 4 Pendeta. Sudah banyak melakukan perubahan fisik Gereja, dan yang paling kelihatan adalah pembuatan taman dan lapangan olah raga disekitar halaman Gereja. Banyak yang sudah dilakukan, walaupun masih banyak pula yang harus dilengkapi, diantaranya adalah pembangunan Gedung PAUD dan Serba Guna.

Laporan Panitia Pembangunan Eksaf Sigilipu, S.Th menambahkan, sejak tahun 2015 telah ditetapkan Visi dan Misi Jemaat, diantaranya Mandiri dibidang Theologi, Daya dan Dana. Pembangunan Gedung yang hari ini ditandai dengan peletakkan batu pertama direncanakan akan dibangun 2 lantai dengan peruntukkannya masing-masing. Lantai 1 untuk 2 ruang paut, 1 ruang guru dan 1 ruang perpustakaan. Lantai 2 untuk gedung serba guna. Kebutuhan dana ditaksir sejumlah Rp. 850.000.000,- dan berasal dari swadaya anggota jemaat, serta donatur yang tidak mengikat.

Sambutan Ketua Majelis Sinode GKST, Pdt. Jetroson Rense, M.Th. mengatakan bahwa sudah banyak perubahan yang terjadi di wilayah ini, teristimewa dengan berdirinya sebuah Gereja di atas Bukit. Pemeliharaan dan Penjagaan Tuhan sungguh besar sampai saat ini. Spiritualitas Keugarahian, yang mempunyai makna: adil untuk semua. Pembuatan Gedung PAUD digunakan untuk melatih anak usia dini agar lebih mandiri dan belajar mengenal lingkungan sosial. Gedung serba guna yang akan dibangun, dapat digunakan oleh seluruh jemaat untuk pelaksanaan kegiatan/acara besar, dapat terjangkau karena merupakan usaha bersama untuk pengadaannya.

Pada kesempatan yang sama Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu dalam sambutannya antara lain mengatakan kehadiran gereja melalui suatu persekutuan yang indah, memiliki peran penting dalam hal pembinaan warga gereja yang semakin dewasa. Selain itu kehadiran gereja di tengah-tengah masyarakat bukan hanya sekedar untuk memikirkan dirinya sendiri, tetapi juga bagaimana gereja bertumbuh dalam suatu kebersamaan dalam memberikan sumbangsih melalui partisipasi aktif dalam mendukung program pemerintah. Karena itu Bupati Darmin berharap agar momentum penting itu dapat dijadikan kesempatan untuk mengintrospeksi diri baik selaku warga jemaat maupun sebagai pelayan, sehingga dalam perjalanan pelayanan dan kegiatan pembangunan diaras Jemaat Bukit Moria akan semakin maju dan berkembang seirama dengn pertumbuhan iman jemaat. Bupati Darmin juga memberi apresiasi kepadaa jemaat Moria yang dalam waktu tidak begitu lama tetapi mampu membangun gedung gereja yang megah serta beberapa program pembangunan yang akan segera dikerjakan. Ini suatu bukti kebersamaan dan kedewasaan jemaat yang patut dibanggakan, tegas Bupati.

Dalam Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Jetroson Rense menekankan pada pentingnya suatu persekutuan yang rukun dari seluruh warga jemaat, sehingga sebesar apapun program yang akan dilaksanakan pasti dapat terwujud. Bupati Darmin juga menyempatkan
untuk membawakan lagu Hidup ini Adalah Kesempatan. Memberikan bantuan baik lewat lelang lagu maupun lelang bahan makanan dan diikuti oleh seluruh kepala OPD yang hadir. Perayaan HUT Jemaat Bukit Moria ini diakhiri dengan acara tiup lilin bersama.

alt

Memberdayakan Masyarakat Dalam Pengelolahan Hutan Demi Terciptanya Eco Wisata Yang Mampu Mengangkat Derajat Kesejahteraan.

  • PDF

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menerima kunjungan Bernd Unger (CTA) Forest Programme III (REDD +) bersama Dr. Ahmadrizal (Konsultan), Dedy Asriady, S.Si., MP (Ka.BBTNLL), Kamaluddin, S.Si., M.Si, dra. Titik Wardiningsih, M.Si (Ka BPDASHL), Adriono dan Wahid C. Noor (BPDASHL), bertempat diruang rapat kerja Bupati Poso (01/01/18).

Kerjasama antara Pemerintah Indonesia (Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia) dan Jerman Deutsche Zusammenarbeit diruang kerjanya tadi pagi, didampingi Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si dan Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setdakab Poso M. Ari Pamungkas, Sh., MH. Kunjungan ini untuk membicarakan rencana kerja tahun 2017 – 2023. Sebagai pelaksana Direktorat PIKA (KSDAE) dengan melibatkan 3 satuan kerja (satker) yaitu :

1. Balai Besar Tanam Nasional Lore Lindu (BBTNLL),

2. Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Hutan dan Lahan (BPDASHL Palu Poso),

3. Balai Perhutanan Sosial dan Kemitaan Lingkungan (BPSKL) dengan menggunakan Pola  pedekatan kawasan integratif.

Tahun 2017 mulai melakukan pendataan di 14 Desa yang ada di Kabupaten Poso serta melakukan seleksi bagi fasilitator desa, melakukan patroli di Taman Nasional Lore Lindu dan biodiversity monitoring bersama masyarakat, Studi Baseline Social-ekonomi (oleh Universitas Tadulako), dan Reaktivasi Cagar Biosfer Lore Lindu (oleh GIZ). Di tahun 2018, yang terpilih untuk implementasi kegiatan meliputi: Lore Barat (Tuare, Kageroa, Kolori, Lelio dan Tomihipi), Lore Peore (Watutau) dan Lore Utara (Kadua dan Sedoa).

BBTNLL telah melakukan Sosialisasi Role Model TNLL – pengelolaan TN berbasis masyarakat, Pelatihan untuk masyarakat, Penanaman Batas Hidup (Living Boundary), Eko Wisata: Studi, Pelatihan dan Infrastruktur dan Biodiversity: Baseline Studi tetang Key-Species (Maleo, Anoa, Babirusa dan jenis endemik lainnya) serta monitoring rutin bersama masyarakat, Patroli TNLL bersama masyarakat, Kemitraan Konservasi Masyarakat (KKM), Persiapan Agroforestry (pola kemitraan) dalam TNLL dan Supervisi komponen Penelitian. BPDASHL Palu-Poso telah melakukan : Agroforestry di APL, Kebun Bibit Rakyat, Studi DAS (Lore Barat), Identifikasi potensi rehabilitasi Hutan Lindung, Capacity Buidling untuk KPH, Pemda serta Pelatihan untuk masyarakat. BPSKLtelah melakukan : Participative Landuse Planning (PLUP), Persiapan Agroforestry (pola kemitraan) dalam TNLL, Analisis Pasar tentang produk Agroforestry, Persiapan Perhutanan Sosial, Mendukung kelompok perempuan dan Pelatihan untuk masyarakat.

Kegiatan ini disambut Bupati dan Wakil Bupati Poso dengan antusias, karena pola yang diterapkan merupakan harapan bagi bersinerginya masyarakat dengan alam (lingkungan sekitar). Mengelola taman nasional lore berbasis masyarakat. Masyarakat juga punya peranan penting dalam upaya menjaga kelestarian hutan. Setiap desa akan dibuat kebun rakyat sesuai dengan potensi yang ada diwilayahnya serta kebutuhan dan keinginan masyarakat. Menurut Bupati Darmin, Inodo adalah salah satu jenis kayu asli yang bisa dijadikan bahan membuat pakaian. Masyarakat Bada, sangat menginginkan agar jenis kayu ini dapat dibudidayakan agar pakaian adat sebagai ciri khas akan terus bertahan. Hutan negara yang mendapat ijin dapat dikelola untuk kesejahteraan masyarakat. Demikian juga halnya dengan hutan lindung, jika di ijinkan bisa dimanfaatkan, namun secara terbatas dan bukan untuk pemukiman.

Master plan eco wisata untuk cagar biosfer sudah ada sejak tahun1977. Cagar biosfer di Taman Nasional Lore Lindu diakukui olen UNESCO sebagai salah satu paru-paru dunia dan melihat poso sebagai daerah yang mempunyai daya tarik wisata. Dengan melihat potensi ini, maka akan dilakukan studi mengenai eco wisata di taman nasional lore lindu. Destinasi wisata untuk cagar budaya. Di harapkan akan memberikan benefit bagi masyarakat, lebih elok apabila wisatawan yang datang berkunjung, bisa menikmati hiburan (atraksi) setempat dan terdapat penginapan yang memungkinkan mereka untuk bermalam.

Harapan masyarakat dapat menikmati jalan lingkar yang menghubungan Poso, Bada dan Napu akan terealisasi dengan berjalannya kegiatan ini. //ca’/pul

alt


 alt

Peresmian Baruga Desa Betalemba Kecamatan Poso Pesisir

  • PDF

Selasa, (30/01/17) Peresmian Baruga di desa betalemba kecamatan poso pesisir selatan, diresmikan langsung penggunaanya oleh wakil bupati poso Ir. Samsuri, M.Si, dengan prosesi penjemputan lewat tari motaro dan pemasangan siga serta pengalungan enu kalide.

Peresmian baruga tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti, pembukaan papan selubung dengan tombol sirine, pengguntingan pita dan pembukaan pintu oleh wakil bupati poso Ir. Samsuri, M. Si, didampingi camat poso pesisir selatan bersama unsur tripika kecamatan, kepala desa betalemba dan disaksikan oleh sekretaris dinas pemberdayaan masyarakat desa kabupaten poso, para kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta warga masyarakat desa betalemba dan sekitarnya.

Dilanjutkan dengan makan bersama atau dalam bahasa poso molimbu yang dilaksanakan di dalam baruga, pelaksanaan molimbu menjadi satu inspirasi bagi pemerintah setempat dan masyarakat desa betalemba, ini baru pertama kali dilaksanakan, karena masyarakatnya yang majemuk terdiri dari suku bali dan suku pamona.

Dalam sambutan kepala desa betalemba yarson Sapelemba Naro'u mengatakan bahwa baruga ini berdiri karena berkat dukungan dan usaha kita semua serta menelan anggaran kurang lebih Rp. 417.000.000, dari dana PAD dan dana ADD, ditambah 2 (dua) bangunan lainnya. Diakhir sambutannya Yarson Sapelemba Naro'u berharap, agar kedepannya desa betalemba lebih maju lagi dengan tersediannya sarana dan prasarana untuk digunakan bersama, dan ucapan terima kasih kepada seluruh perangkat desa serta warga masyarakat desa betalemba dengan usaha kerja kerasnya membuahkan hasil hasil yang baik.

Sementara ditempat yang sama wakil bupati poso Ir. Samsuri, M.Si dalam sambutan tertulis bupati poso mengharapkan, bahwa bangunan baru baruga menelan biaya yang tidak sedikit agar dijaga, dipelihara dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan bersama masyarakat desa betalemba kecamatan poso.pesisir selatan, jadikan bangunan baru ini sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan-kegiatan yang istimewa dengan melibatkan seluruh masyarakat sehingga rasa kebersamaan dan rasa memiliki baruga dapat dirasakan bersama. "Sinergitas dan dukungan seluruh stakholder termasuk seluruh lapisan masyarakat desa betalemba sebagai bagian dari elemen masyarakat melalui kerja keras dan kerja cerdas dalam bidang pekerjaan masing-masing sangat dibutuhkan peran aktifnya, sehingga mewujudkan masyarakat kabupaten poso cerdas menuju kota adipura dapat kita raih dalam waktu yang begitu tidak lama". Ungkap Ir. Samsuri, M.Si dalam sambutan tertulis bupati poso. Ir. Samsuri, M.Si juga katakan bahwa gunakan fasilitas baruga ini dengan sebaik-baiknya serta pelihara dan rawat gedung ini agar dapat digunakan dalam waktu yang cukup lama sehingga dapat diwariskan kepada anak cucu kita kelak.

Diakhir sambutannya wakil bupati poso Ir. Samsuri, M.Si menambahkan,
hal Yg penting bagaimana kita menjaga keharmonisan dan memerlukan suatu pemahaman kepada seluruh warga masyarakat agar dapat menjaga keamanan dan keteriban karena sekarang ini kabupaten poso semakin baik dan masyarakatnya semakin dewasa. Intinya harus punya kebersamaan, jangan menyalahi siapa, mari kita saling nenghormati dan menghargai serta mengevaluasi diri sendiri dalam ritual beribadah sesuai kepercayaan masing-masing, serta semakin bersyukur dan dekat dengan Tuhan Yang Maha Esa, yakin dan percaya akan tumbuh toleransii sesama umat beragama. //ca’/pul

 alt

alt

Jumpa Berlian Setiap Minggu!

  • PDF

Jumat Pagi Bersihkan Lingkungan Anda, Slogan yang bukan hanya sekedar retorika. Hal ini terlihat dari antusiasme seluruh OPD bekerja bersama untuk membersihkan lingkungan sesuai dengan pembagian wilayah tugas masing-masing yang telah terjadwal. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menciptakan kebersihan dan keindahan kota, menjaga kesehatan lingkungan serta untuk meraih Adipura.

Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri, M.Si altmeninjau langsung kegiatan Jumat Pagi Bersihkan Lingkungan Anda (Jumpa Berlian) dimulai dari Kecamatan Poso Kota Utara yang dipusatkan di Kelurahan Bonesompe, terkhusus di sekitar pertokoan lama yang belum lama ini terkena musibah kebakaran.

Di sambut oleh Camat Poso Kota Utara, Efendy Chafi'i, S.Sos, Lurah Bonesompe, Kabag Ops Polres Poso, dan Danramil Poso Kota Bersaudara. Terlihat staf Kecamatan, Kelurahan, anggota TNI dan anggota Polres Poso, anak-anak SD bersama masyarakat bahu membahu membersihkan puing sisa kebakaran. Merobohkan tembok bangunan yang sudah goyah untuk menghindari bahaya bagi masyarakat yang berlalu lalang disekitar lokasi kebakaran. Kegiatan ini juga melibatkan Badan Satpol PP dan Pemadam Kebakaran. Menggunakan truck sampah, untuk mengangkat reruntuhan bangunan.

Selanjutnya Wakil Bupati Samsuri, melanjutkan untuk meninjau lokasi kegiatan Jumpa Berlian di Jalan Bali, dan seputaran kota Poso. Kemudian melanjutkan untuk meninjau Terminal Siwagi Lemba dan Poso Kota Selatan. Dalam setiap kunjungannya, Wakil Bupati Poso mnyempatkan diri untuk berdiskusi dengan kepala OPD yang dijumpai dan melihat sejauh mana Jumpa Berlian menjadi legiatan pokok bagi masyarakat di Kabupaten Poso.

Demi tercapainya Adipura, budayakanlah Jumpa Berlian sebagai bagian dari diri kita.