Sel10172017

Last update12:46:39 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Pembangunan

Pembangunan

Bupati Poso hadiri langsung Penetapan Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional di Jakarta

  • PDF

Bertempat di Kantor  Kementerian  Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dilangsungkan kegiatan Penetapan Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional Kamis 14/4. Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu didampingi  Kepala Bappeda Poso Purnama megati, S.Sos, M.H dan  Kadis PMK Poso turut hadir dalam kesempatan itu untuk  memastikan Daerah Sintuwu Maroso Poso sebagai salah satu daerah di Indonesia yang masuk kawasan perdesaan Prioritas Nasional.
Menurut informasi dari Kepala Bappeda Poso bahwa tujuan kegiatan ini  adalah untuk  sinkoronisasi program pembangunan kawasan perdesaan yang  mana TA. 2015-2016 kab. Poso merupakan target lokasi sebagai  Pembangunan Kawasan Prioritas Nasional,  di mana se Indonesia hanya dilaksanakan di 14 Kabupaten termasuk Kabupaten Poso.
Lanjutnya bahwa, Kabupaten Poso sendiri telah difasilitasi  pada tahun  2015 lalu  oleh Kemendes  ditjen Pembangunan Kawasan Perdesaan. Adapun wilayah desa yang masuk kawasan tersebut berada di wilayah Kecamatan  Pamona Puselemba Desa Buyumpondoli, Tonusu, Leboni, Peura dan Wera dengan nama kawasan Agrowisata Lemba Mesale berbasis produk pangan dengan Potensi unggulannya kawasan wisata.alt

Sidak Pasar Oleh Bupati Poso

  • PDF

Sidak pasar yang dipimpin langsung Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu di dampingi wabup Poso Ir Syamsuri, M.Si dan sejumlah SKPD terkait berlangsung seharian (6/4/16) dengan mendengarkan keluh kesah para pedagang pasar yang sudah menempati pasar baru di Lembomawo beberapa hari yang lalu. Sejumlah pedagang dalam sidak tersebut mengeluhkan fasilitas dan prasarana yang masih dirasakan kurang kepada bupati dan rombongannya. Karenanya bupati dengan bijak memberikan penjelasan-penjelasan kepada sejumlah pedagang tersebut.
"Kita tahu bersama bahwa untuk pemindahan pasar tidak semudah membalik telapak tangan. Sebenarnya sebelum pindah fasilitas itu harus sudah siap, tapi dalam kenyataanya masih ada beberapa yang harus dibenahi. Mudah-mudahan dengan sisa waktu yang ada kami dari pemda akan membenahi semaksimal mungkin semua kekurangan yang ada," kata bupati  usai melakukan sidak di lokasi pasar dan terminal.
Menurutnya, terkait relokasi pasar lama, sejauh ini diterangkan bupati bahwa  pemerintah daerah telah mengeluarkan SK bupati. Namun masih ada permintaan dan pembahasaan di DPRD sehingga relokasi masih tertunda.

"Adapermintaan dari dewan dan masih dilakukan pembahasaan, dari hasil itu nantinya kalau disetujui dalam waktu dekat segera dilakukan," ungkap bupati. Dalam sidak tersebut bupati juga mengajak kepada seluruh pedagang yang masih berada di pasar lama untuk segera pindah ke pasar baru sambil pemerintah daerah akan  membenahi beberapa fasilitas yang masih dianggap kurang.

altalt

klik 2 kali untuk memperbesar gambaralt

Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Gereja GPdi Jemaat El-Gibbor Kele'i

  • PDF

Bupati Poso diwakili AsistenAdm. Pemerintahan & Kesramas Setdakab Poso Dr. Drs. YUS MADOLI, M.Si (8/3/16) Menghadiri sekaligus meletakkan batu pertama pembangunan gereja GPdi Jemaat El-Gibbor Kele'i kecamatan

Pamona Timur.

Pada hari yang sama  Bupati Poso Yang diwakili oleh Asisten Adm. Pemerintahan & Kesramas Setdakab Poso Dr. Drs. YUS MADOLI, MSi Menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatanPembukaan

Seminar Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Wilayah Kab. Poso yang dilaksanakan di desa peura kec. Pamona Puselemba pada hari ini jumat, 8 April 2016.

alt


Bupati Poso Buka Musrenbang 2016 di Pamona

  • PDF

Pj. Bupati Poso Drs S.Songgo, MM membuka langsung Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) tingkat Kecamatan Pamona Puselemba Rabu, 10/2 di Tentena Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso. Bupati dalam kesempatan tersebut di dampingi  Ketua DPRD Poso Ester Ellen Pelealu, SE, Kepala Bappeda Poso Purnama Megati, S.Sos, MH, dan beberapa Anggota DPRD Poso lainnya.
Bupati  dalam sambutannya antara lain menyampaikan bahwa,  proses penyusunan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah memerlukan koordinasi antar instansi pemerintah daerah dan partisipasi seluruh pelaku pembangunan melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), baik di tingkat desa/ kelurahan, tingkat kecamatan sampai ke tingkat kabupaten, selanjutnya dilanjutkan ke tingkat propinsi dan nasional.
“ Sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah nomor 8 tahun 2010 tentang sistem perencanaan pembangunan daerah pasal 19, ayat (3) menyatakan bahwa, peserta musrenbang kecamatan sekurang-kurangnya terdiri atas unsur pemerintahan desa/kelurahan, lembaga kemasyarakat desa, organisasi sosial/organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan dan tokoh masyarakat setempat, yang didampingi aparat pemerintah daerah dengan melibatkan peran serta perempuan,   hal itu menunjukan betapa pentingnya peranan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan, karena pembangunan adalah untuk masyarakat, maka mereka secara perwakilan juga terlibat langsung dalam perencanaan. “ Terang Bupati dalam sambutan resminya
   Menurut bupati,  musrenbang tahun 2016 kali ini sangat penting dan strategis karena tahun 2016 selain merupakan tahun pertama pelaksanaan visi misi bupati terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah Dikabupaten Poso periode 2016 – 2021, juga merupakan tahun kedua implementasi undang-undang nomor 6 tahun 2014 Tentang Desa, yang telah dijabarkan dalam peraturan pemerintah (pp) nomor 43 tahun 2014 tentang peraturan pelaksanaan undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa dan peraturan pemerintah nomor 60 tahun 2014 Tentang Dana Desa yang bersumber dari APBN.
“ Untuk itu kita harus benar-benar memperhatikan kewenangan desa sebagaimana diatur dalam peraturan pemerintah tersebut, sehingga tidak akan terjadi tumpang tindih (overlap) dalam pelaksanaan pembangunan di desa.” Katanya.

alt


GUBERNUR BUKA RESMI FORKKOM KE-14 BAPPEDA SE-SULAWESI TENGAH DI POSO

  • PDF

  Gubernur Sulawesi Tengah Drs, Longki Djanggola, M.Si diwakili Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah Prof . Dr. Rer.pol. Patta Tope, SE didampingi Pj. Bupati Poso Drs. S. Songgo, MM membuka langsung  forum koordinasi dan komunikasi (FORKKOM) Bappeda XIV se Sulawesi Tengah yang dilaksankan di Siuri Cottage Kec. Pamona Barat Kabupaten Poso, jumat 29/1 2016.

  Kepala Bappeda dalam kesempatan itu menyampaikan selamat datang kepada para peserta Forkkom khususnya kepala Bappeda Kota/Kabupaten yang telah hadir dalam mengikuti kegiatan tersebut sekaligus memaparkan tentang pembangunan infrastuktur yang merupakan landasan khusus pembagunan secara berkualitas dengan menjaga kelestarian hutan, air dan energi di Sulteng  sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.“ Seluruh birokrat  diwajibkan membangun infrastruktur sehingga akan terjadi efisiensi birokrasi yang cukup tinggi dengan mengedepankan  tiga poin yaitu, peningkatan kualitas SDM, berdaya saing dan kemampuan membangun  jaringan infrastruktur yang kuat “ Jelasnya.

  Sementara sambutan Pj. Bupati Poso mengatakan bahwa  momen pertemuan Bappeda se Sulawesi Tengah menjadi bukti bahwa kondisi Poso aman dan nyaman untuk siapa saja yang mau datang mengunjunginya yang berbeda dengan berita- berita dari luar yang sering menginformasikan  Poso tidak aman. Bupati juga mengharapkan melalui kegiatan forkkom tersebutMenurut Bupati aktivitas pembangunan tidak boleh merusak, menurunkan daya dukung lingkungan dan keseimbangan ekosistem dalam upaya menghasilkan pertumbuhan, dan kesejahteraan yang berkelanjutan.

  Lanjutnya, pembangunan infrastruktur diperlukan, utamanya untuk mendukung agenda prioritas pembangunan yang meliputi : kedaulatan pangan, kedaulatan energi, kemaritiman, pariwisata dan industri dengan sasaran kelompok sosial yang luas dan sasaran wilayah yang memperhatikan pemerataan dan dalam upaya kita mensejajarkan provinsi Sulawesi Tengah dengan provinsi maju lainnya di Indonesia Timur.

  Acara pembukaan yang berlangsung malam hari tersebut dimeriahkan dengan berbagai atraksi tarian daerah dari siswa-siswi SMA GKST Tentena. Turut hadir dalam kesempatan itu pemateri dari Deputi Kelembagaan Kementerian Pan dan RB RI Selvina Herla Limban, SH, Rektor Unsimar Poso Kisman Lantang, SE, MM, Rektor Ungkrit, para pejabat di lingkungan pemda Poso dan undangan lainnya…Sekian .. Sumber berita Humas Pemda Poso . MC Poso/@Farham/Rusman

alt