Kam02222018

Last update12:37:21 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Pembangunan Sekitar Danau Poso Akan Menjadi Taman Konservasi

Sekitar Danau Poso Akan Menjadi Taman Konservasi

  • PDF
alt
alt
alt
alt
  • Sebelumnya
  • 1 of 4
  • Selanjutnya

Bupati Poso melakukan kunjungan kerja ke PLTA Poso Energy di Sulewana untuk mendengar dan berdialog langsung tentang rencana Usulan Penataan Sungai Poso, kamis (08/02/18). Sepanjang Km 0 - Km 4 pinggiran danau akan dirapikan. Mulai dari jembatan lama/Pamona 1 mengarah ke sungai Dongi. Sedimen-sedimen yang menumpuk di pinggiran danau Poso akan dibersihkan. Disesuaikan dengan tata ruang Kabupaten Poso. Panjang jembatan 200 meter, dan akan ditambah pencahayaannya, agar masyarakat merasa nyaman berlalu lalang dan beraktifitas pada waktu malam hari. Akan dibangun juga taman konservasi bagi jenis burung endemik. Dari luasan yang ada, 20 % digunakan untuk area publik, sementara 80% digunakan untuk area non publik. Dari total 35 hektar, 7 ha akan dipakai sebagai area publik. Dalam kesempatan itu juga, Pihak poso energy menyampaikan progres pembangunan PLTA Poso I yang ditaksir telah rampung 80 %.

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Sampe Tuah, SH beserta jajarannya. Didampingi Kadis Pariwisata, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Badan Lingkungan Hidup, Kadis Perhubungan, Sekretaris Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian & Pengembangan Daerah Kabupaten Poso, Kabag Humas dan Protokol Setdakab Poso serta perwakilan dari beberapa OPD lainnya menghadiri undangan dari PLTA Poso Energy di Sulewana. Bupati Poso bersama rombongan, disambut oleh Manager Teknik Support Poso Energy Basri Djalil bersama jajarannya dan langsung menuju ruang rapat Kantor PLTA Poso Energy. Diawal pertemuan, Basri Djalil menyampaikan terima kasih atas kesediaan Bupati Poso menghadiri undangan kami dalam rangka usulan rencana penataan sungai poso yang sepenuhnya diusung oleh pihak Poso Energy. Pertemuan tersebut membicarakan beberapa hal tentang kerjasama antara Pemda Kabupaten Poso dan PT Poso Energy mengenai penataan sungai Poso yang nantinya akan memberikan manfaat bagi masyarakat disekitarnya.

Pemaparan usulan dari pihak Poso Energy yang diwakili oleh CSR, Irma menyampaikan tentang rencana usulan penataan sungai Poso diruas danau Poso berdasarkan rekomendasi Tata Ruang Kabupaten Poso. Untuk dijadikan objek wisata Taman Konservasi Dongi dan kawasan perlindungan burung. Didalam kawasan ruang publik tersebut, akan dibangun area wisata air, area bermain anak dan sarana olah raga (joging track) dan bagi baik lansia ada tempat untuk melakukan terapi kesehatan.

Taman Konservasi ini nantinya jika dilihat dari udara, akan tampak seperti Ikan Sidat yang merupakan salah satu Icon Kabupaten Poso. Selanjutnya, renovasi jembatan tua Pamona menjadi lebih indah dan elegan namun tidak menghilangkan keaslian atau nilai historinya. Selanjutnya Pihak Poso Energy memberikan penjelasan mengenai progres pembangunan PLTA Poso Energy 1 yang jaraknya tidak begitu jauh dari PLTA Poso Energy 2. PLTA Poso Energy 1 memiliki bendungan dengan daya tampung air lebih besar, sehingga mampu menghasilkan sumber daya listrik yang lebih maksimal. Agar kebutuhan listrik masyarakat khususnya diwilayah Sulawesi Tengah dapat terpenuhi secara maksimal.

Selanjutnya Bupati Poso bersama rombongan meninjau langsung ruang kontrol pengawasan PLTA Poso Energy 2 didampingi Manager Teknik Support dan langsung meninjau lokasi PLTA Poso Energy 1. Melihat langsung pembuatan pipa besar serta proses pembangunan bendungan yang memiliki mesin turbin lebih besar. Dilanjutkan dengan peninjauan langsung lokasi yang nantinya akan dijadikan Taman Konservasi.

Diskusi bersama tentang usulan penataan sungai Poso, dari rencana yang sudah disampaikan oleh pihak PLTA Poso Energy, Pemerintah Daerah Kabupaten Poso memberikan beberapa usulan untuk lebih melengkapi keberadaan Taman Konservasi. Diantaranya, akses jalan masuk akan diperlebar dan dibuat dua jalur untuk memudahkan pengunjung serta akan diberi penerang yang memadai pada malam hari. Harus ada sosialiasi bersama masyarakat setempat terutama yang berada disekitar lokasi taman, perlu dibangun sarana penginapan serta penamaan spot center/wahana dengan bahasa lokal dan menambah akses internet di spot edukasi.

Bupati Darmin berharap agar penataan danau Poso ini nantinya akan berjalan lancar dan mendapat dukungan masyarakat, karena tujuanya semata-mata hanya untuk Pendidikan, kesehatan serta kemakmuran rakyat. Disamping itu juga akan dibangun spot kuliner bagi masyarakat yang ingin menjajakan makanan. Mengakhiri kunjungan kerjanya, Bupati Darmin memberikan pantun : "Ikan Sepat Ikan Gabus. Semakin Cepat, semakin Bagus". Sebuah tanda agar pihak PLTA Poso Enegy segera merealisasikan rencananya. //ca’/pul