Kam02222018

Last update12:37:21 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Pembangunan Gubernur Meresmikan Pengoperasian TPA Kota Poso

Gubernur Meresmikan Pengoperasian TPA Kota Poso

  • PDF
alt
alt
alt
  • Sebelumnya
  • 1 of 3
  • Selanjutnya
Kegiatan peresmian pengoperasian tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah kota poso diresmikan penggunaanya secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si bertempat dikelurahan kayamanya jalan lingkar moengko, senin (05/02/18).

Persemian pengoperasian TPA kota poso tahun 2018 ditandai dengan Penandatanganan Prasasti oleh Gubernur Sulawesi Tengah DRS. H. Longki Djanggola, M.SI didampingi Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si, Anggota FKPD, Kepala Dinas Cipta Karya dan SDA propinsi sulawesi tengah dan Kepala Dinas pekerjaan umum dan penata ruang (PUPR) kabupaten poso Dr. H. Faidul Keteng, M.Si, dilanjutkan penandatanganan berita acara serah terima pengelolaan barang milik negara pembangunan TPA sampah Kabupaten poso pihak pertama kepala satuan kerja pengembangan sistem penyehatan lingkungan permukiman (PSPLP) sulawesi tengah Caco Laratu, ST. M.Si dengan pihak kedua bupati poso Darmin A. Sigilipu, dan penyerahan bantuan alat berat excavator untuk pengoperasian TPA Kota Poso dari Kementerian PUPR RI ditandai dengan Penyerahan Kunci oleh Gubernur Sulawesi Tengah dan akan diterima oleh Bupati Poso, disaksikan para anggota DPRD kabupaten poso, para OPD, ketua MUI kabupaten poso pimpinan PT Melo Aneka Raya, BUMN/BUMD, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainya.

Kepala satuan kerja pengembangan sistem penyehatan lingkungan permukiman provinsi sulawesi tengah (PSPLP) Caco Larutu, ST., M.Si dalam laporannya mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah pusat dalam pembangunan khususnya sektor penyehatan lingkungan di kabupaten poso. Caco larutu, ST., M.Si juga mengatakan, bahwa adapun konstruksi utama yang dibangun adalah konstruksi zona landfill sebagai sarana utama penimbunan sampah dengan sistim controlled landdfiil yang dilapisi dengan lapisan geomembran, geotekstile dan lapisan gravel.serta saluran pengelah gas, konstruksi IPL (instalasi pengelolahan lindi) dan saluran drainase keliling landfiil.termasuk jalan operasionalnya, dan pembangunan ini.dilaksanakan melalui pihak ketiga PT. Melo Aneka Raya selama 265 hari kalender dengan pemeliharaannya selama 12 bulan.

Sementara Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu dalam sambutannya menyampaikan dukungan dan bantuan dari pemerintah pusat tersebut tentu patut kita syukuri bersama karena pemerintah pusat dan provinsi sulawesi tengah sangat memperhatikan dan peduli dengan pemerintah daerah dan masyarakat kabupaten poso yang bertekad mewujudkan cita-cita dan impian masyaralat meraih penghargaan adipura pada tahun 2018.

Darmin agustinus sigilipu juga mengharapkan, dukungan dan support pemerintah pusat dan pemerintah provinsi sulawesi tengah kepada pemda kabupaten poso merespon dengan bekerja keras dan bekerja cerdas yang dibarengi semangat pantang menyerah tanpa kenal lelah dan waktu untuk menjadikan kota poso/kabupaten poso sebagai kota cerdas yang ceriah, elok, ramah, damai, adil dan sejahtera, dengan pemandangan taman kota serta RTH dengan harapan tahun ini selesai yang refresentatif sebagai paru-paru udara ditengah kota yang juga merupakan sarana yang tidak kalah pentingnya dalam penilaian penghargaan Adipura dimaksud.

Beliau juga menyampaikan, dalam mendukung pekerjaan serta pengoperasian TPA sampah kota poso, pemerintah kabupaten poso telah menganggarkan jalan hotmiks sepanjang 650 meter serta pekerjaan pembangunan dua unit jembatan konvensional pada tahun 2018, ini sebagai sarana untuk memperlancar kendaraan keluar masuk menuju lokasi TPA sampah kota poso.

Diakhir sambutannya Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu berharap kiranya mendapat dukungan dari Gubernur, sehingga dengan cepat mendapat respon positif dari pihak kementerian PUPR RI khususnya Satker pengembangan sistem penyehatan lingkungan pemukiman provinsi sulawesi tengah serta dapat menfasilitasi untuk penambahan armada pengangkutan sampah/truk sampah yang baru karena kondisi truk sampah saat ini sudah mulai tua tidak layak pakai lagi.

Sementara ditempat yang sama gubernur sulawesi tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si dalam sambutannya menyampaikan TPA sampah adalah sarana fisik yang menunjang berlangsungnya kegiatan pembuangan sampah, yang juga sebagai mata rantai akhir dari pengelohan sampah perkotaan, sebagai sarana lahan untuk menimbun, mengolah dan mengurai sampah menjadi suatu yang bisa dimanfaatkan kembali, dan TPA sampah juga merupakan syarat untuk menjadi adipura dan harus ada ruang terbuka hijau (RTH) minimal 30 % dari luas wilayah kota poso atau sekitar 5 (lima) hektar lahan terbuka hijau, mudah-mudahan kota poso tahun 2018 menyusul meraih kota Adipura seperti kota Luwuk pada tahun 2017 kemarin.

Drs. H. Longki Djanggola juga mengharapkan, agar keberadaan TPA poso menjadi salah satu solusi mengurangi tumpukan sampah dan menolong lingkungan agar tetap bersih, indah, nyaman dan sehat. Beliau juga mengajak kepada warga untuk turut peduli dan pro aktif menyikapi permasalahan sampah di kota poso. Salah satunya dengan taat membuang sampah pada tempatnya dan bagaimana melahirkan pemberdayaan di masyarakat untuk mengolah sampah menjadi sesuatu yang punya nilai ekonomi sebab tidak menutup kemungkinan dari tumpukan sampah bisa membuka peluang rejeki yang tidak di duga-duga selama kita kreatif dan mau berupaya mewujudkannya.

Selanjutnya Gubernur Sulawesi Tengah didampingi Bupati Poso, Wakil Bupati Poso, Anggota FKPD, Anggota DPRD Kabupaten Poso, Kepala Dinas Cipta Karya dan SDA Propinsi Sulteng serta Kepala Dinas PUPR Kabupaten Poso menyaksikan demonstrasi pembuangan sampah dari truk ke lTPA untuk difermentasi selama 4 hari, dan air hasil fermentasi tersebut akan ditampung dan diolah sebelum dibuang kesaluran pembuangan sehingga tdk mencemari lingkunga.

Mengakhiri kunjungan kerjanya Gubernur Sulawesi Tengah, Bupati Poso dan Wakil Bupati Poso bersama rombongan mengujungi lokasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) eks pasar sentral poso. //ca’/pul