Kam02222018

Last update12:37:21 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Pembangunan Peletakan Batu Pertama Pembangunan PAUD & Serbaguna Bukit Moria Pamona

Peletakan Batu Pertama Pembangunan PAUD & Serbaguna Bukit Moria Pamona

  • PDF
alt

Kehadiran Bupati Poso pada acara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-9 Jemaat Bukit Moria Pamona, membawa suka cita dan kegembiraan tersendiri bagi seluruh warga gereja. Didampingi oleh Kadis Pertanian, Kaban BKSDA, Kadis P & K, Kepala Inspektorat, Anggota DPRD Kabupaten Poso, Camat Pamona Puselemba, Kapolsek dan Danramil Pamona Puselemba, Lurah se – Kecamatan Pamona Puselemba, Majelis Jemaat Bukit Moria, Para Pendeta Senior, Kolonel Marinir Purnawirawan Darmin Agustinus Sigilipu juga melakukan Peletakan Batu Pertama tanda dimulainya pembangunan Gedung PAUD dan Serba Guna Jemaat GKST Bukit Moria Pamona. Jumat,(02/02/18).

Diawali dengan doa syukur dan dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua panitia HUT, Gerson Wanundo. Panitia HUT menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas kesediaan Bupati Poso untuk menghadiri kegiatan ini. Bahwa selama 9 tahun jemaat ini berdiri, telah dilayani oleh 4 Pendeta. Sudah banyak melakukan perubahan fisik Gereja, dan yang paling kelihatan adalah pembuatan taman dan lapangan olah raga disekitar halaman Gereja. Banyak yang sudah dilakukan, walaupun masih banyak pula yang harus dilengkapi, diantaranya adalah pembangunan Gedung PAUD dan Serba Guna.

Laporan Panitia Pembangunan Eksaf Sigilipu, S.Th menambahkan, sejak tahun 2015 telah ditetapkan Visi dan Misi Jemaat, diantaranya Mandiri dibidang Theologi, Daya dan Dana. Pembangunan Gedung yang hari ini ditandai dengan peletakkan batu pertama direncanakan akan dibangun 2 lantai dengan peruntukkannya masing-masing. Lantai 1 untuk 2 ruang paut, 1 ruang guru dan 1 ruang perpustakaan. Lantai 2 untuk gedung serba guna. Kebutuhan dana ditaksir sejumlah Rp. 850.000.000,- dan berasal dari swadaya anggota jemaat, serta donatur yang tidak mengikat.

Sambutan Ketua Majelis Sinode GKST, Pdt. Jetroson Rense, M.Th. mengatakan bahwa sudah banyak perubahan yang terjadi di wilayah ini, teristimewa dengan berdirinya sebuah Gereja di atas Bukit. Pemeliharaan dan Penjagaan Tuhan sungguh besar sampai saat ini. Spiritualitas Keugarahian, yang mempunyai makna: adil untuk semua. Pembuatan Gedung PAUD digunakan untuk melatih anak usia dini agar lebih mandiri dan belajar mengenal lingkungan sosial. Gedung serba guna yang akan dibangun, dapat digunakan oleh seluruh jemaat untuk pelaksanaan kegiatan/acara besar, dapat terjangkau karena merupakan usaha bersama untuk pengadaannya.

Pada kesempatan yang sama Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu dalam sambutannya antara lain mengatakan kehadiran gereja melalui suatu persekutuan yang indah, memiliki peran penting dalam hal pembinaan warga gereja yang semakin dewasa. Selain itu kehadiran gereja di tengah-tengah masyarakat bukan hanya sekedar untuk memikirkan dirinya sendiri, tetapi juga bagaimana gereja bertumbuh dalam suatu kebersamaan dalam memberikan sumbangsih melalui partisipasi aktif dalam mendukung program pemerintah. Karena itu Bupati Darmin berharap agar momentum penting itu dapat dijadikan kesempatan untuk mengintrospeksi diri baik selaku warga jemaat maupun sebagai pelayan, sehingga dalam perjalanan pelayanan dan kegiatan pembangunan diaras Jemaat Bukit Moria akan semakin maju dan berkembang seirama dengn pertumbuhan iman jemaat. Bupati Darmin juga memberi apresiasi kepadaa jemaat Moria yang dalam waktu tidak begitu lama tetapi mampu membangun gedung gereja yang megah serta beberapa program pembangunan yang akan segera dikerjakan. Ini suatu bukti kebersamaan dan kedewasaan jemaat yang patut dibanggakan, tegas Bupati.

Dalam Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Jetroson Rense menekankan pada pentingnya suatu persekutuan yang rukun dari seluruh warga jemaat, sehingga sebesar apapun program yang akan dilaksanakan pasti dapat terwujud. Bupati Darmin juga menyempatkan
untuk membawakan lagu Hidup ini Adalah Kesempatan. Memberikan bantuan baik lewat lelang lagu maupun lelang bahan makanan dan diikuti oleh seluruh kepala OPD yang hadir. Perayaan HUT Jemaat Bukit Moria ini diakhiri dengan acara tiup lilin bersama.