Sen01222018

Last update02:08:50 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Pembangunan Membangun Desa Untuk Perubahan

Membangun Desa Untuk Perubahan

  • PDF
alt

Program Inovasi Desa_ Bursa Inovasi Desa Kabupaten Poso Tahun 2017, Mengangkat tema “Melalui Program Inovasi Desa, Kita Wujudkan Desa CERDAS, Kreatif & Inovatif Untuk Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Desa”. Dengan semboyan bagi para peserta yaitu Datang, Komit, Tiru dan Maju. Agar peserta nantinya mampu mengadopsi hal yang dapat diterapkan di desanya agar lebih potensial dan berkembang secara berkesinambungan.

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menghadiri skaligus membuka secara resmi kegiatan Bursa Inovasi Desa Tahun 2017, didampingi oleh FKPD Kabupaten Poso, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Propinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang Penataan dan Perkembangan Desa Drs. Ahsan, M.Si, Asisten Pemerintahan dan Pembangunan, kepala-kepala OPD, para camat,  Kepala Desa, perangkat desa, Serta dihadiri juga oleh rekan wartawan, baik media elektronik maupun cetak, kamis (21/12/17).

Dalam laporan Panitia yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Poso Ir. Lusiana Sigilipu, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan kepada desa-desa dalam penataan terhadap segala aspek pembangunan.

Sambutan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Propinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang Penataan dan Perkembangan Desa, lebih menitikberatkan pada tujuan sehingga acara ini perlu untuk dilaksanakan. Mendistribusikan informasi dan sebagai bahan study bagi desa. Memberikan dan menjaring informasi yang belum terdokumentasi. Membuat kegiatan yang tepat untuk desa dengan merangkul peserta maupun tenaga kerja yang ada di desa tersebut. Sehingga tercapai tujuan pembangunan daerah yang Maju, mandiri dan berdaya saing.


Selanjutnya dalam sambutannya Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan, diharapkan dengan diselenggaraiannya kegiatan ini, desa mampu untuk mengurus masyarakatnya sendiri secara efektif untuk tercapainya kesejahteraan. Kegiatan Inovasi Desa ditujukan juga bagi peningkatan penggunaan Dana Desa terhadap kebutuhan desa yang prioritas dan tepat sasaran.
Program Inovasi desa dirancang untuk mendorong peningkatan produktifitas masyarakat, melalui pengembangan produk lokal yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), maupun peningkatan sumber daya manusia (SDM). Produktifitas desa ditentukan oleh kualitas SDM yang mampu berinovasi dalam menggerakan desa untuk bergerak maju. Hal yang mendasar dari pelaksanaan kegiatan ini, inovasi dalam praktik pembangunan desa diharapkan mampu untuk menyediakan pemenuhan terhadap kesejahteraan masyarakat. Program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan desa terutama hal teknis.

Lebih lanjut Bupati Poso menyampaikan bahwa tahun 2018 akan ada penambahan terhadap kuantitas Dana Desa, sehingga diharapkan bahwa desa melalui peran perangkat desa akan lebih bijaksana dalam pengelolaannya. Agar tujuan diberikannya bantuan tersebut oleh Pemerintah Pusat dapat dimanfaatkam secara maksimal untuk kesejahteraan rakyat. Beberapa waktu lalu beberapa kepala desa melakukan studi contoh ke jakarta, dengan tujuan supaya membawa apa yang telah didapatkan dijakarta untuk dicontohkan dan diterapkan di desanya masing-masing.

Melalui kesempatan ini, Bupati Poso menyerahkan bantuan sejumlah Rp. 50.000.000,- bantuan Modal Kepada BUMDES dari Kementrian Desa, PDT dan Transmigrasi Republik Indonesia. Bantuan ini diberikan kepada 8 BUMDES, yaitu BUMDES Pebete Ando Desa Peura, BUMDES Katundana Desa Bancea, BUMDES Simpotowe Desa Pantangolemba, BUMDES Mayasari Desa Mayasari, BUMDES Anuntaloko Desa Toini, BUMDES Sedana Mekar Desa Mekarsari, BUMDES Bersinar Desa Lape, BUMDES Tangkadao Desa Dulumai.

Mengakhiri kegiatan ini, Bupati Poso menyempatkan waktu untuk mengunjungi stand, melihat perkembangan dan manfaat dari program ini bagi desa yang telah melaksanakannya di wilayah Propinsi Sulawesi Tengah. Desa adalah permata yang belum disepuh, olehnya harus melakukan inovasi agar wajah desa berubah menjadi senyum sejahtera. //ca’/pul