Jum02232018

Last update03:47:30 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Olahraga

Diklat Juru Ukur Tanah/Asisten Surveyor Kadaster Berlisensi

  • PDF

Kegiatan Diklat Juru Ukur Tanah/Asisten Surveyor Kadaster Berlisensi Kerjasama Pemerintah daerah Kabupaten poso Poso dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN)/ATR Provinsi Sulawesi tengah dibuka secara resmi dan ditandai dengan penyamatan tanda peserta kepada perwakilan peserta oleh Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu didampingi kantor wilayah badan pertanahan nasional provinsi sulawesi tengah dan BKPSDM kabupaten poso, bertempat di gedung diklat BKPSDM kabupaten poso jalan tras sulawesi desa maliwuko kecamatan lage, Senin (12/02/18).

Dalam kegiatan diklat tersebut dilakukan Penandatanganan nota kesepahaman antara pemerintah daerah kabupaten poso oleh Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu selaku pihak pertama dengan kantor wilayah badan pertanahan nasional provinsi sulteng Ir. H. Jonahar, ME. Dev, tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Juru Ukur Tanah/Asisten Surveyor Kadaster di Kabupaten Poso Tahun 2018, dan dilanjutkan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Poso Yan Edward Guluda, SH, MH dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulteng selaku pihak kedua tentang Pelaksanaan Pekerjaan Pendidikan dan Pelatihan Juru Ukur Tanah/Asisten Surveyor Kadaster di Kabupaten PosoTahun 2018, disaksikan oleh FKPD, para OPD terkait, para peserta diklat dan undangan lainnya.

Dalam laporan kepala BKPSDM kabupaten poso Yan Edward Guluda, SH, MH selaku ketua panitia menyampaikan, adapun sasaran penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan asisten surveyor kadaster berlisensi adalah dapat memberikan pelayanan dibidang survey dan pemataan yang diindikasikan dengan kemampuan diantaranya memahami ukur tanah, memahami tata cara pendaftaran tanah, memahami kerangka dasar pemantaan, memahami pengelolahan data berkomputer, memahami gambar ukur pengembalian batas, memahami survey kadadteral dan memahami praktek profesional dan etika profesi surveyor.

Yan Edward Guluda, SH, MH juga melaporkan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama 15 hari atau 120 jam pembelajaran mulai hari senin tanggal 12 februari sampai dengan 5 maret 2018, dengan jumlah peserta diklat sebanyak 45 orang terdiri dari 40 orang adalah mereka yang telah melalui proses seleksi sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan dalam profesi tersebut dan 5 orang adalah pegawai pemerintah daerah yang bertugas sebagai juru ukur.

Sementara kepala kantor wilayah badan pertanahan nasional provinsi sulawesi tengah Ir. H. Jonahar, ME. Dev dalam sambutannya menyampaikan kegiatan diklat ini baru pertama kali dilaksanakan di kabupaten Poso sehingga nantinya tidak ada lagi kekurangan asisten surveyor kadaster belisensi untuk melayani masyarakat dengan baik, beliau juga katakan ada 80 ribu data pengumpulan pendaftaran tanah pada bulan maret sampai dengan mei dan harus diicapai bulan juni sampai dengan juli 2018 harus selesai pengurusan administrasinya serta pengumpulan data yang yuridis sehingga lebih mudah proses penyelesaiannya, dan ini merupakan program nawacita bapak Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan hanya daerah sulawesi tengah yang dapat melaksanakan kegiatan ini yang dilimpahkan oleh menteri pertanahan RI dan selanjutnya dilimpahkan ke dirjen.

Sementara ditempat yang sama Bupati Poso Darmin Agustinis Sigilipu menyampaikan, dimana tenaga juru ukur tanah baik surveyor kadaster maupun asisten surveyor kadaster berlisensi masih sangat terbatas jumlahnya yang ada di kabupaten poso, oleh karena itu pemda bekerja sama dengan kanwil BPN provinsi sulawesi tengah sepakat menyelenggarakan diklat tersebut.

Darmin Agustinus Sigilipu juga mengatakan, bahwa dalam diklat ini pemda poso dan kanwil BPN provinsi sulawesi tengah akan membekali para pemuda yang yang telah terpilih dengan keterampilan melakukan survey dan pemetaan pertanahan dalam rangka pendaftaran tanah, yang sudah pasti akan menjadi salah satu bekal hidup mereka dalam pengabdian dan pelayanan ditengah-tengah masyarakat, bangsa dan negara selain itu tentunya secara berkesinambungan akan membantu proses percepatan pendaftaran tanah di kabupaten poso dan akan berdampak bagi kemajuan daerah yang kita cintai. Beliau juga berharap para pimpinan unit kerja atau OPD, dimana mereka bertugas dan pihak BPN kabupaten poso nantinya benar-benar memanfaatkan dan memberikan kesempatan untuk terus mempraktekan dan mempermahir keterampilan yang ditunjang dengan SDM yang mereka dimiliki melaui tugas pengukuran di wilayah kabupaten poso.

Diakhir sambutannya Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu berharap, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan ikuti segala ketentuan dan peraturan yang berlaku dalam proses diklat karena tidak sedikit orang-orang seusia anda yang gagal dalam menggapai cita-cita karena ketidakseriusan dan ketidaktaatan dalam proses diklat, olehnya itu belajarlah dengan giat dan jangan melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri. //ca’/pul

alt

 alt

alt

Wabup Buka Musrembang cluster 2 untuk wilayah Lore Utara dan Lore Timur

  • PDF

Setelah Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Cluster 1 dibuka secara resmi oleh Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu rabu lalu di desa Watutau, kini giliran Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si membuka Musrembang cluster 2 untuk wilayah Lore Utara dan Lore Timur yang dilaksanakan di desa Wuasa, kecamatan Lore Utara, jumat (09/02/18).

Acara yang diawali dengan laporan Camat Lore Utara Yanson Tokare, S.Sos, yang mengusulkan sejumlah 20 kegiatan yang terdiri dari Infrastruktur 10 kegiatan, Sosial budaya 5 kegiatan dan 5 kegiatan untuk bidang ekonomi,dan tersebar di 7 desa. Sementara Camat Lore Timur sesuai perankingan juga mengusulkan 20 kegiatan yang meliputi Infrastruktur 10 kegiatan, Sosial budaya 5 kegiatan dan bidang ekonomi 5 kegiatan, yang tersebar di 5 desa.

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Dharma Gideon Mondolu, SH mengatakan DPRD senantiasa mengawal dan mendukung seluruh program pembangunan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah mulai dari tingkat Kabupaten sampai ke tingkat Desa/Kelurahan. Dharma menilai langkah pemerintah dalam memacu percepatan pembangunan di Kabupaten Poso saat ini merupakan suatu hal yang perlu mendapat apresiasi serta dukungan dari semua pihak, termasuk DPRD selaku mitra pemerintah daerah yang juga ikut bertanggung jawab terhadap suksesnya pembangunan di Kabupaten Poso.

Sementara itu, Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si ketika membacakan sambutan Bupati mengatakan, pelaksanaan musrenbang yang dlaksanakan pada tahun 2018 melalui pola baru, memiliki makna strategis yang dimaksudkan untuk menyaksikan dan mendengar langsung berbagai keluhan dan masukan dari masyarakat yang selanjutnya dikemas melalui tahapan perankingan yang dibahas secara bersama dan akan diteruskan ke tingkat kabupaten untuk dibahas. Hal ini dijelaskan Wabup guna menepis anggapan segelintir orang seakan Musrenbang tidak mempunyai makna. Itulah sebabnya kata Wakil Bupati Poso, Musrenbang tahun ini dikemas dalam bentuk cluster yang diawali dengan mogombo lipu, dengan maksud agar seluruh aspirasi masyarakat dapat terserap dan terakomodir dan yang terpenting semua program pemerintah bersifat transparan dan pengalokasiannya tepat sasaran berdasarkan skala prioritas sesuai kondisi wilayah setempat.

Musrenbang Cluster 2 dipimpin langsung Wabup Ir. Samsuri, M.Si, dengan moderator Kepala Bapelitbangda Suratno, SP,M.Si, didampingi sejumlah para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta dikuti para peserta yang merupakan perutusan dari 12 desa yang ada di dua kecamatan yakni Lore Utara dan Lore Timur. //ca’/pul

 alt

Sekitar Danau Poso Akan Menjadi Taman Konservasi

  • PDF

Bupati Poso melakukan kunjungan kerja ke PLTA Poso Energy di Sulewana untuk mendengar dan berdialog langsung tentang rencana Usulan Penataan Sungai Poso, kamis (08/02/18). Sepanjang Km 0 - Km 4 pinggiran danau akan dirapikan. Mulai dari jembatan lama/Pamona 1 mengarah ke sungai Dongi. Sedimen-sedimen yang menumpuk di pinggiran danau Poso akan dibersihkan. Disesuaikan dengan tata ruang Kabupaten Poso. Panjang jembatan 200 meter, dan akan ditambah pencahayaannya, agar masyarakat merasa nyaman berlalu lalang dan beraktifitas pada waktu malam hari. Akan dibangun juga taman konservasi bagi jenis burung endemik. Dari luasan yang ada, 20 % digunakan untuk area publik, sementara 80% digunakan untuk area non publik. Dari total 35 hektar, 7 ha akan dipakai sebagai area publik. Dalam kesempatan itu juga, Pihak poso energy menyampaikan progres pembangunan PLTA Poso I yang ditaksir telah rampung 80 %.

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Sampe Tuah, SH beserta jajarannya. Didampingi Kadis Pariwisata, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Badan Lingkungan Hidup, Kadis Perhubungan, Sekretaris Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian & Pengembangan Daerah Kabupaten Poso, Kabag Humas dan Protokol Setdakab Poso serta perwakilan dari beberapa OPD lainnya menghadiri undangan dari PLTA Poso Energy di Sulewana. Bupati Poso bersama rombongan, disambut oleh Manager Teknik Support Poso Energy Basri Djalil bersama jajarannya dan langsung menuju ruang rapat Kantor PLTA Poso Energy. Diawal pertemuan, Basri Djalil menyampaikan terima kasih atas kesediaan Bupati Poso menghadiri undangan kami dalam rangka usulan rencana penataan sungai poso yang sepenuhnya diusung oleh pihak Poso Energy. Pertemuan tersebut membicarakan beberapa hal tentang kerjasama antara Pemda Kabupaten Poso dan PT Poso Energy mengenai penataan sungai Poso yang nantinya akan memberikan manfaat bagi masyarakat disekitarnya.

Pemaparan usulan dari pihak Poso Energy yang diwakili oleh CSR, Irma menyampaikan tentang rencana usulan penataan sungai Poso diruas danau Poso berdasarkan rekomendasi Tata Ruang Kabupaten Poso. Untuk dijadikan objek wisata Taman Konservasi Dongi dan kawasan perlindungan burung. Didalam kawasan ruang publik tersebut, akan dibangun area wisata air, area bermain anak dan sarana olah raga (joging track) dan bagi baik lansia ada tempat untuk melakukan terapi kesehatan.

Taman Konservasi ini nantinya jika dilihat dari udara, akan tampak seperti Ikan Sidat yang merupakan salah satu Icon Kabupaten Poso. Selanjutnya, renovasi jembatan tua Pamona menjadi lebih indah dan elegan namun tidak menghilangkan keaslian atau nilai historinya. Selanjutnya Pihak Poso Energy memberikan penjelasan mengenai progres pembangunan PLTA Poso Energy 1 yang jaraknya tidak begitu jauh dari PLTA Poso Energy 2. PLTA Poso Energy 1 memiliki bendungan dengan daya tampung air lebih besar, sehingga mampu menghasilkan sumber daya listrik yang lebih maksimal. Agar kebutuhan listrik masyarakat khususnya diwilayah Sulawesi Tengah dapat terpenuhi secara maksimal.

Selanjutnya Bupati Poso bersama rombongan meninjau langsung ruang kontrol pengawasan PLTA Poso Energy 2 didampingi Manager Teknik Support dan langsung meninjau lokasi PLTA Poso Energy 1. Melihat langsung pembuatan pipa besar serta proses pembangunan bendungan yang memiliki mesin turbin lebih besar. Dilanjutkan dengan peninjauan langsung lokasi yang nantinya akan dijadikan Taman Konservasi.

Diskusi bersama tentang usulan penataan sungai Poso, dari rencana yang sudah disampaikan oleh pihak PLTA Poso Energy, Pemerintah Daerah Kabupaten Poso memberikan beberapa usulan untuk lebih melengkapi keberadaan Taman Konservasi. Diantaranya, akses jalan masuk akan diperlebar dan dibuat dua jalur untuk memudahkan pengunjung serta akan diberi penerang yang memadai pada malam hari. Harus ada sosialiasi bersama masyarakat setempat terutama yang berada disekitar lokasi taman, perlu dibangun sarana penginapan serta penamaan spot center/wahana dengan bahasa lokal dan menambah akses internet di spot edukasi.

Bupati Darmin berharap agar penataan danau Poso ini nantinya akan berjalan lancar dan mendapat dukungan masyarakat, karena tujuanya semata-mata hanya untuk Pendidikan, kesehatan serta kemakmuran rakyat. Disamping itu juga akan dibangun spot kuliner bagi masyarakat yang ingin menjajakan makanan. Mengakhiri kunjungan kerjanya, Bupati Darmin memberikan pantun : "Ikan Sepat Ikan Gabus. Semakin Cepat, semakin Bagus". Sebuah tanda agar pihak PLTA Poso Enegy segera merealisasikan rencananya. //ca’/pul

alt

altaltalt

Penandatanganan MOU antara Kepala Kejaksaan Negeri Poso dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Poso

  • PDF

Penandatanganan Nota Kesepahaman Kerjasama / Memorandum of Understanding (MOU) antara Kepala Kejaksaan Negeri Poso dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Poso dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing atas berbagai kegiatan dan program yang berkonsekuensi pada anggaran APBD dan APBN serta jenis-jenis anggaran lainnya. Kamis 8 Februari 2018, bertempat di Aula Kejaksaan Negeri Poso, Sukarman, SH, MH Kepala Kejaksaan Negeri Poso memberikan sambutan selamat datang kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah yang didampingi oleh Para Asisten & Koordinator dari Kajati Sulteng.

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu mengatakan, kerja sama sebagai sebuah konsekuensi logis dalam menerjemahkan terwujudnya good governance (Pemerintahan yang baik) dan clean governance (Pemerintahan yang bersih). Perlu dipahami bersama bahwa dalam mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih diperlukan sikap dan tindakan aparatur yang terhindar dari pelanggaran hukum misalnya penyalahgunaan wewenang tindak pidana korupsi. Karena selaku Kepala Daerah, saya telah memberikan penekanan bahwa aparatur sipil negara hendaklah menghindarkan diri dari berbagai hal yang terkait dengan penyimpangan atau pelanggaran-pelanggaran hukum di dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat termasuk OPD Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kabupaten Poso, ungkap Bupati Poso dalam sambutannya.

Sedangkan dalam sambutan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Sampe Tuah, SH mengapresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Poso kepada pihak Kejaksaan sehingga dalam pelaksanaan pembangunan daerah Tim pengaman dan pengawal dari Kejaksaan dapat bekerja sama dengan OPD terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Poso tanpa ada rasa saling curiga dan menaruh rasa kepercayaan sepenuhnya terhadap pengawalan yang dilakukan oleh Kejaksaan. Kabupaten Poso yang dipimpin oleh Darmin-Samsuri ini memiliki slogan Cerdas sehingga dalam pelaksanaan roda pemerintahannya pun selalu mengupayakan kerjasama yang baik dengan semua pihak.

Melalui nota kerjasama kesepahaman ini kedua belah pihak dapat saling memahami tugas dan fungsi masing-masing sehingga menjadi pedoman bersama untuk mengoptimalkan, meningkatkan kerjasama dan saling koordinasi serta efektivitas dalam pelaksanaan tugasnya. Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng yang melakukan kunjungan ke-3 kalinya di Kabupaten Poso ini juga mengajak seluruh stakeholder untuk menyamakan niat dalam bekerja secara jujur, transparan dan kompak sehingga sesuai dengan slogan Bumi Sintuwu Maroso yang berarti bersatu kita kuat lewat kepemimpinan Bupati Darmin Agustinus Sigilipu menciptakan masyarakat yang cerdas dalam kerja nyata.

Dalam pertemuan yang berlangsung dengan akrab ini, dimana sesekali Kajati terlihat bercanda dengan Bupati DAS yang menurutnya adalah Bupati pertama yang ditemui di Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng, menerima pengalungan enu kalide dan sempat menyaksikan atraksi tarian “Tetomu” tarian penyambutan yang dikawal oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Poso. //ca’/pul

altaltaltalt

Bupati Poso Membuka Langsung MUSRENBANG RKPD Tahun 2019

  • PDF

Rabu, (07/08/18) Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) di Kecamatan Tahun 2019, Cluster 1 Kecamatan Lore Tengah dan Lore Peore dibuka langsung oleh Bupati Darmin didampingi sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah seperti Inspektur Inspektorat, Kepala Bappelitbangda, Kepala Dinas Pendapatan, Kepala Dinas PMD, Kepala BPBD, Kepala Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Kepala Badan Kesbang, Kepala Dinas Nakertrans, Kepala Dispora, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kelautan & Perikanan, Kepala Dishub serta Kepala Dinas P3A.

Diawali dengan Sambutan dari Anggota DPRD Kabupaten Poso yang disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Kab. Poso Darma Gideon Mondolu, SH menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Poso yang terus concern dan peduli dengan kepentingan rakyat dimana selalu secara cepat dan tanggap terhadap apa yang menjadi kebutuhan atau permasalahan yang terjadi di masyarakat. Adapun yang menjadi penekanan atau titipan aspirasi rakyat yang disampaikan melalui anggota dewan tersebut adalah beberapa masalah tentang pendistribusian tenaga pendidik & tenaga kesehatan yang masih menjadi sorotan utama khususnya di masyarakat Tampo Lore ini.

Dalam sambutannya, Bupati Poso mengatakan Musrenbang kecamatan tahun ini sangat agak berbeda dibanding tahun sebelumnya dimana pada tahun ini Musrenbang tingkat kecamatan dilaksanakan per cluster sedangkan proses desknya dilakukan di setiap kecamatan melalui kegiatan “mogombo lipu” yang pelaksanaannya dilaksanakan sebelum Musrenbang cluster kecamatan ini. Musrenbang tahun ini sangat penting dan strategis bagi Pemda Kabupaten Poso, karena Musrenbang tahun 2019 mengusung Tema "Percepatan Pencapaian Prioritas Pembangunan Infrastruktur, Sosial dan Ekonomi Yang Terintegritas Menuju Poso Cerdas". Yaitu merupakan tahun percepatan pembangunan, dalam rangka mewujudkan target- target daerah melalui pelaksanaan program prioritas baik di bidang infra struktur maupun bidang ekonomi dan bidang sosial, ungkap Bupati Poso.

Setelah acara Pembukaan dilanjutkan dengan Pembacaan hasil Perangkingan/Prioritas Musrenbang Desa/Kelurahan oleh Camat Lore Tengah dan Lore Peore. Untuk Lore Peore diantaranya seperti masalah infrastruktur Penguatan tebing pemukiman warga yang diajukan oleh Desa Betue dan pembuatan bendungan di desa Watutau, sedangkan di bidang sosial budaya seperti pembangunan gedung Perpustakaan SD di desa Talabosa dan pembangunan rumah dinas guru SD di Desa Wanga, dan di bidang ekonomi seperti bibit kakao sambung pucuk dari desa Betue dan peningkatan usaha tani di desa Wanga. Sementara untuk Lore Tengah di bidang infrastruktur seperti bendungan dari desa Bariri dan jembatan dari desa Torire, untuk bidang ekonomi seperti pembangunan dam parit di desa Baliura dan pengadaan bibit kerbau dari desa Doda, di bidang sosial budaya ada pembangunan ruang perpustakaan & guru SD Baliura.

Kegiatan ini pun berlangsung secara santai namun serius dimana Bupati Darmin memboyong sejumlah Pimpinan OPD untuk memberikan tanggapan langsung berkaitan dengan usulan desa/kelurahan dan sekaligus penyampaian informasi kegiatan. Pada kesempatan tersebut, sejenak Bupati Poso berdiri meninggalkan tempat duduk di depan dan berjalan menuju tempat-tempat duduk para peserta Musrenbang untuk mengecheck langsung kesiapan para peserta, jangan sampai ada yang kedapatan tertidur pada saat kegiatan pembahasan berlangsung. Pimpinan Daerah ini menunjukkan bukti keseriusannya dalam melayani masyarakat Poso sehingga beliau secara langsung memantau dan mengikuti sampai akhir pelaksanaan Musrenbang Cluster I ini.

Pada sesi dialog bersama Pemda Poso ini kembali beberapa Pimpinan OPD ditantang untuk menjawab sekaligus menjelaskan tentang program-program yang terkait dengan leading sectornya masing-masing seperti pada Dinas Kesehatan menawarkan program rehabilitasi Puskesmas Watutau, laboratorium Schistosomiasis, pengadaan peralatan lab Schisto, sedangkan Dinas Pertanian diantara lain pengadaan/bantuan bibit kopi 11.000 pohon, pengadaan/bantuan ternak itik jantan 700 ekor & betina 100 ekor untuk Lore Peore dan pembangunan irigasi pintu air desa Doda senilai Rp 117.867.000,- dan pengadaan/bantuan bibit jagung plus pupuk untuk 1500ha di Lore Tengah. Dari Dinas PUPR diantaranya rehab drainase hanggira-baleura, rehab jalan hanggira- bariri, rehab jalan kota desa Doda Dusun I untuk Lore Tengah dan rehab jalan kota desa Watutau Dusun I, rehab jaringan irigasi Wanga, peningkatan cakupan SPAM desa Siliwanga untuk Lore Peore.

Kegiatan ini pun diakhiri dengan Penandatanganan Berita Acara oleh Camat Lore Tengah dan Lore Peore dan Penyerahan daftar usulan prioritas program/kegiatan hasil Musrenbang Kecamatan kepada Bupati Poso yang didampingi oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Poso bersama Kepala Bappelitbangda. //ca’/pul

altaltalt