Sab08192017

Last update04:53:29 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Olahraga

Kunjungan Kerja Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Ke Poso

  • PDF

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja sekaligus tatap muka ke Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, pada Senin (10/7/17).

alt

alt

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia diwakili oleh Kepala Pusat P2K2 Amerika/Eropa BPPK Kementerian Luar Negeri Leonard F. Hutabarat. Kunker Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia ini dalam rangka kegiatan penelitian terikat di Brunai Darusalam, Indonesia, Malasya, Philipina East Asean Grounth Area (BIMP-Eaga). wakil dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia ini diterima langsung oleh Bupati Poso, Darmin A. Sigilipu di Ruang Mpogombo Kantor Bupati Poso.

Upacara Peringatan HUT ke-71 Bhayangkara di Poso

  • PDF

Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Sulawesi Tengah Resort Poso menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-71 Tahun 2017 berlangsung secara hikmat, tertib dan aman. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, Komandan Upacara Polsek Poso Kota AKP. Robi Utomo, SH, MK, dan Perwira Upacara Kabagops Polres Poso, AKP. Anton H. Mohamad, SH dan sebagai peserta Upacara dari TNI, Subden 1 Den B Pelopor, Satlantas, Satbinmas dan Satintelkam, bertempat dihalaman Kantor Polres Poso, pada Senin, (10/07/17).

altalt

Dalam Amanat Presiden Republik Indonesia dibacakan langsung Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan bahwa sepanjang 71 tahun sejarah pengabdian Polri pada bangsa dan negara telah banyak berperan memberikan sumbangsih yang sangat besar dalam upayah pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum serta perlindungan, pengayom dan pelayan kepada masyarakat. Darmin Agustinus Sigilipu juga mengharapkan HUT Bhayangkara kali ini bukan hanya sekedar perayaan, tetapi dapat menjadi momentum untuk refleksi diri guna meningkatkan optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi Polri khususnya dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, diminta Polri mampu mengedepankan tindakan penangkalan dan pencegahan, petakan, deteksi dan antisipasi setiap potensi kerawanan yang ada, serta lakukan langkah penanganan yang tepat agar tidak terjadi gangguan kamtibmas yang meresahkan, sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan masyarakat dapat melaksanakan seluruh aktivitas dengan aman dan nyaman.

Bupati juga katakan bahwa dibidang penegakan hukum, lakukan pemberantasan terhadap setiap bentuk kejahatan dan tindak kriminalitas secara tegas, profesional, legitimate dan tidak diskriminatif, sehingga dapat menjamin kepastian hukum dan memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat, berantas praktek-praktek pungutan liar, mafia hukum, makelar kasus di kepolisian, perbaiki mutu dan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan pelayanan yang mudah, sederhana, tidak berbelit, prosedur yang jelas serta hindari adanya pungutan tambahan maupun aktivitas percaloan pada seluruh titik layanan polri. Diakhir amanat Presiden RI dibacakan Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu berharap, melalui tangan Polri negara dapat selalu hadir ditengah masyarakat dalam memberikan rasa aman, mampu membangun keteraturan dan keharmonisan sosial, menjadi tauladan dalam kepatuhan dan ketaatan terhadap hukum serta tidak sekalipun melakukan perbuatan menyimpang dan tercela, jadilah penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial diruang publik. 

Hadir dalam upacara tersebut Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Poso, Rektor Unsimar Poso Kisman Lantang, SE, M.Si, Kaops Tinombala, Para Kepala OPD Kabupaten Poso, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, pensiunan Polri dan segenap Anggota Polri Sulawesi Tengah Resort Poso serta undangan lainnya.

KKN Desa Sejahtera Mandiri di Kecamatan Pamona Selatan

  • PDF

Peserta Kuliah Kerjja Nyata (KKN) Universitas Hasanudin Makassar, diterima langsung oleh Wakil Bupati Poso, Ir. Samsuri, M.Si bertempat di Yonif 714/SM Kompi Senapan A Desa Pasir Putih Kecamatan Pamona Selatan. Hadir dalam kesempatan ini, Camat Pamona Selatan, Danramil Pamona Selatan, Kepala-kepala desa se Kecamatan Pamona Selatan terutama yang desanya menjadi tempat pelaksanaan KKN. Dosen Pendamping Mahasiswa KKN yang juga mewakili Rektor Unhas Dr. Andi Muhamad Haris, ST., MT dalam sambutanya menyampaikan bahwa Poso merupakan salah satu isu menarik yang menjadi dasar pemilihan lokasi KKN. Hadir juga anggota Kompi Senapan A serta para pewarta cetak,(10/7/17).

.

alt

alt

Pembagian kelompok/posko yang akan menempati desa tertentu, dipilih secara acak dan disetiap posko mahasiswa KKN merupakan perwakilan dari berbagai Fakultas, diantaranya Kedokteran, Pertanian, dan berbagai bidang ilmu lain yang ada di Universitas Hasanudin Makassar. Posko 1 melaksanakan KKN di Desa Pendolo, Posko 2 di Desa Boe, Posko 3 di Desa Dulumai, Posko 4 di Desa Peura, Posko 5 di Desa Pasir Putih dan Posko 6 di Desa Bangun Jaya, Jumlah Peserta KKN sebanyak 55 Orang mahasiswa.

Keseluruhan peserta yang mengikuti KKN merupakan mahasiswa semester 7 dan masih harus menempuh 10 sks untuk menyelesaikan studi S1, diantaranya Skripsi. Jenis KKN yang dilaksanakan oleh Universitas Hasanudin terdiri dari 2 jenis. Berdasarkan Tematik, ditempatkan pada daerah-daerah di luar Sulawesi Selatan diantaranya, Kabupaten Poso, Fukuoka Jepang, Perbatasan Malaysia dan Indonesia, serta tempat lain yang dianggap strategis untuk bekal mahasiswa dalam pengembangan diri, bertindak spontan menurut keadaan yang terjadi serta meningkatkan kemampuan Mahasiswa beradaptasi di Masyarakat secara nyata, sementara KKN jenis Reguler ditempatkan diseputaran Sulawesi Selatan. Melalui sambutannya, Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Rektor Unhas yang telah mengalokasikan kegiatan KKN di Kabupaten Poso.

Selanjutnya Ir. Samsuri, M.Si memberikan materi umum terkait informasi mengenai Kabupaten Poso menurut kondisi yang ada dan dapat dijadikan acuan sebagai bahan kajian dalam KKN ini. Sumberdaya alam yang melimpah dapat dijadikan kekuatan untuk pembangunan ekonomi. Posisi Kabupaten Poso yang berada ditengah dijalur transportasi darat menjadi salah satu hal yang strategis, mobilisasi yang mudah menjadikan Kabupaten Poso kaya akan adat dan budaya yang beragam. Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Poso membuka sesi tanya jawab untuk memberikan kesempatan bagi para mahasiswa bertanya apa saja tentang Kabupaten Poso. Salah satu mahasiswa peserta KKN memberikan pertanyaan, apakah yang bapak harapkan dari kami terhadap pelaksanaan KKN, sehingga akan meninggalkan bekas positif bagi masyarakat. Wabup Poso menjawab, kehadiran adik-adik di desa tentunya akan memberikan warna baru dalam suatu proses pengenalan dan pembelajaran.

Masyarakat Poso terbuka akan segala hal baru yang dirasa mempunyai manfaat. Proses dialog yang dilakukan dengan penuh kearaban akan membuat apa yang adik-adik utarakan bisa didengar oleh masyarakat. Terutama pesan moral akan pentingnya menjaga kelestarian hutan, memanfaatkan potensi pertanian dengan menjunjung nilai kearifan lokal serta terbuka akan teknologi yang baru, sehingga tujuan Pembangunan di Kabupaten Poso yang dimulai dari desa mendapat respon karena adik-adik akan lebih mempertegasnya melalui kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan, serta bersinergi dengan program Pemda Kabupaten Poso untuk kemakmuran masyarakat agar lebih cepat terealisasi. Acara ditutup dengan doa. Usai makan siang, Wakil Bupati Poao melanjutkan dengan melakukan Sidak ke Puskesmas Korobono dan Kantor Camat Pamona Tenggara. Di Puskesmas Pendolo, Wabub Poso meninjau kamar mandi/wc yang salurannya tidak baik, mengakibatkan tersumbat dan menggenang dengan bau yang tidak enak dikarenakan pembuatannya yang asal jadi. Hal ini akan dibicarakan dengan Dinas Terkait, Konsultan serta Kontraktor yang menangani untuk didapatkan jalan keluar untuk perbaikan, terlebih kondisi gedung masih dalam masa perawatan. Tak berhenti disini, Wakil Bupati Poso terus mendatangi setiap kantor yang dilewati agar pelayanan kepada masyarakat lebih baik setiap harinya.

HUT Desa Sangginora Ke- 77

  • PDF

Kampung Waroe merupakan sebuah Kampung yang di huni oleh sebagian warga suku Pebato, seiring dengan berkuasanya Kolonial Belanda diwilayah Pebato maka warga Waroe dipaksa untuk meninggalkan kampung halamanya. Exodus warga Waroe yang mencari tempat untuk bermukim, mereka menemukan tempat yang dirasa cocok untuk dijadikan sebagai pemukiman yang bernama Poencu (Pindah/Bergeser) yang merupakan Tanah Ulayat. Pada tanggal 06 Juli 1940 Kampung Sangginora disahkan menjadi Desa definitif. Nama Sangginora diambil dari salah satu jenis tumbuhan yang tumbuh ditepi aliran sungai Puna yang konon akarnya berkhasiat menyembuhkan penyakit sampar yang menyerang masyarakat pada masa itu. Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Joksan Lakukua, menghadiri HUT Desa Sangginora Ke- 77 Tahun 2017, bertempat di depan Kantor Desa Sangginora Kecamatan Poso Pesisir Selatan Kabupaten Poso, kamis (06-07-2017). Dimulai dengan acara penyambutan, Plt. Sekda Kabupaten Poso diiringi dengan tarian menuju tempat acara bersama Camat Poso Pesisir Selatan, Danramil, Kapolres serta Ketua Penggerak PKK Kecamatan Poso Pesisir Selatan dan disambut secara adat Pekasiwia.

Selanjutnya Ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt. Frans Untundjepa, Sth. Selanjutnya sambutan kepala Desa Sangginora Yusia Panjopu, SP. Menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas waktu yang sudah diberikan kepada masyarakat Sangginora untuk menghadiri HUT Desa dan merupakan kebanggan bagi masyarakat karena bisa merayakan Bersama Bupati Poso yang diwakili oleh Plt. Sekda Kabupaten Poso hari bersejarah bagi masyarakat Desa Sangginora. Secara Geografis, luas wilayah Desa Sangginora 18.589 Km dengan jumlah penduduk 880 Jiwa. Laki-laki 446 Jiwa dan Perempuan 434 Jiwa dengan Jumlah KK 254.

Melalui sambutan Bupati Poso yang disampaikan oleh Plt. Sekda Kabupaten Poso menyampaikan selamat atas HUT Desa Sangginora yang ke- 77, sudah banyak perubahan yang terjadi di Desa Sangginora dari segi Pembangunan, dan akan terus melanjutkan Pembangunan di Desa ini agar kesejahteraan masyarakat bisa tercapai dengan merata. Kerjasama saling bahu membahu seluruh elemen masyarakat harus terus ditingkatkan untuk mencapai tujuan bersama yaitu membangun Kabupaten Poso sehingga slogan CERDAS akan terwujud secara nyata. Disela-sela sambutaan Bupati Poso yang dibacakan oleh Plt Sekda Kabupaten Poso, menghimbau bagi masyarakat Wajib mengibarkan bendera Merah Putih selama bulan Agustus dan harus dibuat sebaik mungkin terlebih harus kuat. Upacara Kemerdekaan RI tahun ini harus bernuansa merah Putih. Mengakhiri sambutan Bupati Poso oleh Plt. Sekda Kabupaten Poso diajarkan yel-yel Kabupaten Poso yang harus diketahui oleh seluruh masyarakat sebagai salah satu ciri masyarakat Poso. Jika Pemberi salam menyampaikan Selamat Pagi, Siang, Sore atau malam maka yang mejawab harus mengatakan pagi, siang, sore atau malam sebanyak 3 kali dan diakhiri dengan kalimat Maroso secara tegas. Hal ini menjadi salah satu ciri khas bagi masyarakat Poso untuk penyemangat. Selanjutnya oleh panitia dibacakan nama-nama Kepala Desa Sangginora sejak Tahun 1940 s/d sekarang dan memberikan piagam penghargaan, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah bagi Dasa Wisma yang berhasil memenangkan lomba kebersihan lingkungan.alt

Peresmian Gedung Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Jemaat Salukaia

  • PDF

Gedung Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Jemaat Salukaia kecamatan Pamona Barat dipersembahkan untuk kemuliaan nama Tuhan Ditahbiskan dan diresmikan oleh Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu ditandai dengan pembukaan tirai plank gereja, penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita didampingi oleh Pimpinan Pusat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Uni Kongrens Indonesia Kawasan Timur Pdt. Heppy Sibilang, MPS, MA, Ed, Pimpinan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Daerah Misi Sulawesi Tengah Pdt. Abraham Lumowa, M.Min (06/07/17).

altalt

Peresmian dan Pentahbisan Gedung Gereja Masehi Hari Ketujuh Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu bersama rombongan disambut dengan tari adat cakalele dan pengalungan bunga, hadir dalam kegiatan tersebut adalah Danyon 1307 Poso, Para pejabat dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, Dansub Den Pom 1322 Poso I Gusti Nyoman Darmayasa, Camat bersama Unsur Pimpinam Kecamatan Pamona Barat, Kepala Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, para jemaat serta warga masyarakat Desa Salukaia. Dalam Laporan ketua panitia Max Giman Pematai menyampaikan Selama belasan tahun, penganut Advent Hari Ketujuh Jemaat Salukaia berkeinginan memiliki rumah ibadah yang layak, sama seperti rumah ibadah yang dimiliki panganut umat Kristiani lainnya yang ada di kabupaten Poso Sulawesi Tengah, ini merupakan suatu keistimewaan dan penuh khidmat bagi kami sebagai pengantut advent menggelar acara pentahbisan dan peresmian gedung Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK).

Max Giman Pematai juga mengatakan bahwa gereja yang dibangun dari dana bantuan swadaya masyarakat dan hasil pengumpulan jemaat selama 15 tahun, berhasil didirikan yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp. 850 juta, walaupun jumlah jemaatnya sedikiit, perlahan-lahan dana dapat terkumpul sehingga bangunan permanen gereja saat ini dapat dibangun. Sementara itu Dalam Sambutan Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan keberadaan gereja tersebut diharapkan dapat menumbuhkan motivasi kepada para jemaat untuk selalu rajin beribadah, sehingga kasih dan damai dari Tuhan Yesus Kristus sebagai kepala gereja senantiasa melingkupi setiap umat tuhan yang selalu taat dan setia melakukan firmannya.

Darmin Agustinus Sigilipu juga berpesan agar para jemaat dapat memelihara dan merawat gereja tersebut dengan sebaiknya. "Bangunan gereja yang baru dibangun dengan pengorbanan waktu dan tenaga serta biaya yang tidak sedikit ini, hendaknya dihargai sebagai berkat tuhan yang luar biasa dan tentunya kita wajib untuk memelihara dan merawat dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat digunakan dalam waktu yang lama hingga pada generasi berikutnya, Diakhir sambutannya Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu mengingatkan kepada warga masyarakat salukaia tentunya dapat menjadi motivasi dan kekuatan tersendiri untuk melakukan perubahan positif agar terus bersinergi dan berekselarasi dengan pemerintah desa, pemerintah kecamatan dan pemerintah daerah didalam mewujudkan cita-cita masyarakat menuju poso cerdas meraih piala adipura dimasa yang akan datang. Sementara ditempat yang sama Pimpinan Pusat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Uni Konfrens Indonesia Kawasan Timur Pdt. Heppy Sibilang, MPS, MA, Ed dalam sambutannya menyampaikan gereja yang akan duresmikan tersebut milik semua umat kristiani, semua manusia bisa datang untuk memohon berkat, Pdt. Heppy Sibilang juga katakan kita gereja advent bukan umat yang ekslusif, tetapi bisa menjadi berkat dari semua umat. Dan acara dilanjutkan dengan ibadah dan makan siang bersama, setelah itu Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu bersama rombongan meninjau lokasi sekaligus mengecek tempat penambangan galian C di desa Meko Kecamatan Pamona Barat, ini salah satu bentuk kepedulian Bupati terhadap warga masyarakat yang nantinya terjadi dampak negatif seperti tanah longsor dan bencana alam lainnya, karena lokasi galian C tersebut belum memiliki surat izin pengoperasian dan sementara waktu dilarang kendaraan memuat galian C dan diberhentikan segala aktifitas yang ada dilokasi penambangan menunggu kepastian hukum, ini nantinya melibatkan semua pihak baik dari pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah.

Klik 2x untuk memperbesar gambar