Jum09222017

Last update02:01:09 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Olahraga

fasilitasi penanganan bencana berbasis masyarakat Provinsi Sulawesi tengah

  • PDF

Pemerintah Daerah mempunyai kewajiban untuk melindungi masyarakat dengan melakukan langkah-langkah preventif bersama instansi terkait, pihak swasta dan masyarakat lainnya untuk menangani korban bencana secara cepat dan tepat, terpadu, terkordinasi, transparansi dan akuntabilitas serta nondiskriminatif”.

Hal ini disampaikan Wabup Poso Ir Samsuri, M.Si didalam membuka kegiatan fasilitasi penanganan bencana berbasis masyarakat Provinsi Sulawesi tengah di Kabupaten Poso Rabu, (13/09/17) di Hotel 77 Poso.

Acara pembukaan ditandai dengan pemasangan tanda peserta kepada dua perwakilan peserta yang mengikuti kegiatan fasilitasi bencana berbasis masyarakat oleh wabup Poso.


Menurut wabup, wilayah Sulawesi Tengah memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi di Indonesia, terutama gempa bumi karena wilayah ini berada di daerah patahan-patahan rangkaian jalur sesar aktif seperti Palu Koro dan Banggai Sula, Sesar Gorontalo, Sesar Busur Belakang Minahasa dan Sesar Poso. Lanjut wabup, ancaman bencana lainnya yang dapat mengancam kehidupan masyarakat Sulawesi Tengah adalah bencana akibat hidrometerologi dan biologi serta konflik social yang berlatar belakang perbedaan etnis kelompok kepentingan, agama dan adat istiadat. Menyikapi kondisi ancaman bencana tersebut, Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah secara berkelanjutan telah melakukan upaya-upaya pelaksanaan program dan kegiatan penanggulangan bencana khususnya pada status darurat bencana yang berbasis masyarakat.


“Permasalahan yang perlu di evaluasi dan diperbaiki dalam penanganan bencana selama ini diantaranya kesimpangsiuran data dan informasi korban bencana maupun kerusakan yang dapat mempersulit pengambilan kebijakan penanganan darurat. Distribusi bantuan dan pelayanan kurang cepat, kurang merata dan tidak tepat sasaran yang tidak terpantau dengan baik akibat kurangnya koordinasi antar instansi terkait, dunia usaha dan masyarakat dalam penanganan korban bencana.” Terang wabup.


Sementara itu, Mewakili Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Drs, Irvan Aryanto, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan fasilitasi penanganan darurat bencana berbasis masyarakat merupakan salah satu kegiatan implementasi program dan kegiatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah untuk memberdayakan masyarakat dalam meningkatkan kualitas penanganan darurat bencana di daerah, khususnya di Kabupaten 

Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) Provinsi Sulawesi Tengah ke-57

  • PDF

Gubernur sulawesi tengah Drs.H. Longki Djangola, M Si diwakili sekretaris dinas sosial provinsi sulawesi tengah Dra. Hj. Sitty Hasbiah N. Zaenong, M.Si membuka secara resmi kegiatan pelaksanaan bulan bakti karang taruna (BBKT) provinsi sulawesi tengah ke-57 tahun 2017 di kabupaten poso bertempat di desa tongko kecamatan lage, Rabu, (20/09/17). Hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut ketua DPRD kabupaten poso Ny. Elen Ester Pelealu, SE, Plt. Sekretaris daerah kabupaten poso Drs. Joksan Lakukua, Ketua dan pengurus karang taruna provinsi sulawesi tengah, kepala dinas sosial kabupaten poso Drs. G. V. Y. Tumonggi, M.Si, para kepala OPD terkait dilingkungan pemerintah daerah kabupaten poso, para pejabat sipil, TNI/Polri, para pimpinan organisasi kepemudaan, kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat serta jajaran karang taruna sewilayah kabupaten/kota, kecamatan dan kelurahan.


Dalam sambutan bupati poso yang dibacakan langsung Plt. Sekretaris daerah kabupaten Drs. Joksan Lakukua sangat mengapresiasi karang taruna kabupaten poso khususnya para pemuda desa tongko yang menjadi tuan rumah kegiatan bertaraf provinsi, tentu hal ini membutuhkan keberanian dan kecerdasan dalam menggerakan sekala potensi yang ada disekeliling kita termasuk kesabaran dalam merespon tantangan yang dihadapi serta ucapan terimah kasih kepada pemuda desa tongko dan seluruh panitia sehingga even ini dapat berlangsung dengan baik, aman dan lancar. Drs. Joksan Lakukua juga katakan BBKT yang dilaksanakan hari ini sampai tanggal 21 september 2017 menjadi momen penting untuk membuktikan peran aktif pemuda khususnya karang taruna provinsi sulawesi tengah dan karang taruna kabupaten poso, pemuda desa dan pemuda karang taruna menjadi ujung tombak pembangunan diwilayah masing-masing serta ikut berpartisipasi dan berkolaborasi dengan pemda menciptakan karya-karya yang terbaik bagi bumi sulawesi tengah yang indah dan kaya. Diakhir sambutannya Drs. Joksan Lakukua berharap agar karang taruna poso khususnya desa tongko sebagai tuan rumah dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada para tamu yang datang khususnya peserta BBKT dari utusan masing-masing kabupaten se provinsi sulawesi rengah sehingga kelak dapat meninggalkan kesan yang baik dari seluruh tamu bahwa kabupaten poso memiliki keindahan panorama alam dan dapat menjalin keakraban dan persaudaraan sesama masyarakat sulawesi tengah, sesama anak bangsa indonesia.


Sementara ditempat yang sama Gubernur sulawesi tengah dalam sambutan resminya yang dibacakan oleh sekretais dinas sosial provinsi sulawesi tengah Drs. Hj. Sitty Hasbiah N. Zaenong, M.Si menyampaikan dengan BBKT tentunya akan dapat mengatasi berbagai masalah sosial karena lembaga-lembaga sosial perlu ditumbuhkan kembali utamanya dalam masyarakat yang dimulai dari keluarga dan juga lingkungan karena sebagai wadah utama membentuk pola perilaku infividu dan sistem sosial. Hj. Sitty Hasbiah N. Zaenong, M. Si juga berharap BBKT dapat memberi semangat kepada organisasi-organisasi sosial yang betul-betul tumbuh dari, oleh dan untuk masyarakat karena merupakan organisasi kepemudaan yang eksitensinya dibidang pembangunan kesejahteraan sosial sudah tidak diragukan lagi dan menjadi organisasi yang mandiri yang berpihak kepada kepentingan masyarakat. Diakhir sambutannya Hj. Sitty Hasbiah N. Zaenong, M.Si mengatakan mudah-mudahan BBKT tahun ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat agar sulteng lebih maju, mandiri dan berdaya saing.


Acara dilanjutkan dengan pemasangan pin BBGT kepada perwakilan kabupaten/kota secara simbolis oleh gubernur sulawesi tengah diwakili sekretaris dinas sosial provinsi sulawesi tengah, plt. sekretaris daerah kab. poso, Ketua DPRD kab. poso dan kepala dinas kabupaten poso kepada kabupaten touna, poso, parimo, donggala, banggai, sigi dan kota palu serta penyerahan piagam dan piala penghargaan prestasi satu dalam seleksi orientasi pilar bangsa berprestasi karang taruna tingkat kabupaten dan provinsi sulteng kepada karang taruna simpotowe desa tongko serta pemberian plakat penghargaan kepada duta karang taruna provinsi sulteng dan prestasi karang raruna nasional kepada karang taruna simpotowe desa tongko atas nama Yazid Amri dan juga penyerahan hadiah turnamen sepak bola pra-BBGT simpotowe cup kepada At-taqwa desa tongko, sepe FC desa sepe, persikabo desa tongko dan malei putra desa malei lage. Dan dilanjutkan dengan peninjauan stand pameran BBGT provinsi sulteng.

Rencana Pembangunan UPTD Perbibitan Ternak Sulawesi Tengah

  • PDF

Bertempat di Ruang Kerja Kantor Bupati, Bupati Poso menerima kunjungan kerja rombongan Dinas Pertanian Propinsi Sulawesi Tengah, (19/9/17). 

Menurut laporan hasil Survey yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Propinsi Sulteng bersama Tim dari Dinas Pertanian Kabupaten Poso, Padang penggembalaan yg potensial di sulteng terdapat di 2 Kabupaten, yaitu Morowali dan Poso. 


Kabupaten Poso yang saat ini mendapat prioritas pengembangan karena mempunyai prospek yang lebih baik, disesuaikan dengan kondisi yang ada. Terletak disekitar jalan trans Poso - Napu tepatnya berada di desa Watutau. 


Kabupaten Poso sudah diusulkan ke Kementrian Pertanian untuk menjadi lokasi penggembalaan ternak, dan sekitar 500 Ha dipersiapkan untuk areal peternakan sapi dengan biaya sekitar 3,5 M. Sapi indukan akan diberikan kepada tiap kelompok untuk menjadi modal dan harus dikembangkan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. 
Menurut Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Propinsi Sulawesi Tengah Nahyun Biantong yang didampingi Sekretaris bersama staf, merupakan alasan non teknis yang menjadikan desa Watutau menjadi padang penggembalaan karna Lembah Napu, sangat melimpah pakan ternak karena terdiri dari areal padang yang sangat luas. 
Kadis Perkebunan dan Peternakan Propinsi dalam kesempatan ini sangat mengharapkan kerja sama Pemda Kabupaten Poso agar kegiatan ini mendapat persetujuan sehingga hal yang menyangkut legalitas bisa disiapkan sebelum realisasi. 


Menurut 
Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, setahun lalu ada kunjungan dari Kementrian Pertanian di dampingi oleh Pangdam dan Danrem. Dari Kementrian menyarankan untuk membuat proposal, hal ini langsung ditindaklanjuti oleh Bupati Poso dan sudah diserahkan kepada Pangdam. 

Bupati Poso, sangat mendukung kegiatan ini, karena dibalik semuanya itu, mempunyai tujuan utama yaitu untuk kesejahteraan rakyat. Pertemuan ini dihadiri oleh Kadis Pertanian Kab Poso bersama Staf, Kepala Bappeda Kab Poso dan Kabag Hukum. 

Mengakhiri pertemuan ini, Bupati Poso mengharapkan kepada semua pihak, baik Propinsi, Kabupaten dan masyarakat untuk menerapkan Kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan krja nyata. Agar yang menjadi program dapat berjalan baik serta sesuai tujuannya.

Peresmian Gereja Katolik, Kristus Raja Damai Wuasa

  • PDF

Tolerasi Adalah Perekat Utama Menuju Pembangunan yang Berkarakter dan Beriman. Wuasa, Lore Utara. 20-09-2017.

Peresmian Gereja Katolik, Kristus Raja Damai Wuasa Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso Propinsi Sulawesi Tengah,(20/9/17) berlangsung dengan meriah dan hikmat. 
Hadir dalam acara ini, 
Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu bersama FORKOPIMDA Kabupaten Poso dan didampingi oleh kepala-kepala OPD. Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Provinsi bersama anggota FORKOPIMDA Sulawesi Tengah. 



Hadir juga, Ketua Umum Majelis Sinode GKST, Uskup Keuskupan Manado Monsinyur Benedictus Estephanus Rolly Untu Msc. Para Pendeta dari Denominasi Gereja, Para Pastor dan Biarawan, Para Ustad, Kepala Binmas Kristen Kantor Agama, Camat Lore Utara, Kepala-kepala Desa di Kecamatan Lore Utara, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Panitia Pembangunan serta Segenap warga masyarakat, anggota Jemaat Katolik Kristus Raja Damai, dan para pewarta baik elektronik maupun cetak.


Bupati Poso dalam sambutannya mengingatkan bahwa pembangunan yang Cerdas adalah wujud dari toleransi. Cerdas karena membangun tana Poso sesuai dengan kebutuhan yang menjadi keinginan seluruh masyarakat. Kebersamaan ternyata mampu memberikan dampak dasyat terhadap tercapainya suatu tujuan. Hal ini terbukti dengan suka cita yang dirasakan oleh seluruh jemaat saat ini dengan diresmikannya Gereja Katolik Kristus Raja Damai. 


Bupati Poso melanjutkan, Gereja memiliki fungsi sosial dimana akan memberikan peran serta nyata dalam kemaslahatan masyarakat sekitar. Untuk itu diharapkan bagi kita sekalian agar selalu menjaga dan merawat gedung Gereja ini, sehingga setiap saat melalui peribadatan akan lebih meningkatkan kualitas Iman kita kepada Tuhan. Toleransi untuk kebebasan menjalankan ibadah setiap Agama adalah mutlak harus dilakukan, sehingga tujuan bersama untuk membangun Kabupaten Poso sebagai Kota CERDAS bisa terwujud. Mari terus menjaga kerukunan dan saling bergandengan tangan agar kita mampu menghadapi segala permasalahan dan menemukan solusi yang tepat. 


Selanjutnya melalui sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sangat mengapresiasi apa yang telah diperbuat oleh Bapak, Ibu sekalian para Jemaat Gereja Katolik Kristus Raja Damai yang ada di Wuasa sebagai upaya menguatkan ibadah Pelayanan, mudah-mudahan rumah ibadah yang akan diresmikan ini benar-benar dapat melayani kepada seluruh jemaatnya sebagai panggilan Tuhan. Selain memiliki fungsi utama sebagai rumah doa, keberadaan Gedung Gereja juga dapat dimanfaatkan dengan kegiatan kerohanian lainnya sebagai upaya pembinaan kehidupan umat untuk membentuk jemaat tangguh dalam menghadapi beragam pengaruh dan harus terus meningkatkan kebersamaan dan kerukunan sesama Umat Beragama. Kerukunam beragama harus tercermin jiwa toleransi dengan sesama dengan saling menghormati dan menghargai sekaligus memberi perhatian dan kepedulian kita pada sesama. Agar Sulteng yang maju, mandiri dan berdaya saing akan menjadi nyata. 


Bupati Poso bersama Asisten 1 Provinsi Sulawesi Tengah menekan tombol dan gunting pita sebagai tanda diresmikannya penggunaan Gereja Katolik Kristus Raja Damai dan menandatangani prasasti.
Mengakhiri lawatanya di Wuasa, 
Bupati Poso menyempatkan diri untuk berkunjung ke sekolah yamg mengalami kerusakan akibat Gempa dan menikmati keindahan alam padang Lembah Napu.

Seluruh Jemaah Haji Poso Tiba Dengan Selamat

  • PDF

Tujuh puluh lima jemaah haji asal Kabupaten Poso yang tergabung dalam Kelompok terbang (kloter) 9 bersama kabupaten Buol, Donggala dan Kota Palu melalui embarkasi Balikpapan tiba di Bandara Mutiara Palu tepat jam 8.00 wita Kamis, (21/9/17).

altalt

yang langsung menuju Asrama Haji untuk diserahkan ke Pemda masing-masing. Kabag Kesramas Poso Muhammad Yunus S.Pd, M.Pd selaku Panitia Penyelenggara Ibadah Haji baca:PPIH mewakli PPIH kabupaten dan kota menerima secara resmi penyerahan jemaah haji dari PPIH Provinsi Sulawesi Tengah di Asrama Haji Palu.


Sesuai dengan waktu yang dijadwalkan Jemaah Haji Poso yang menempuh perjalanan Palu-Poso selama kurang lebih enam jam akhirnya tepat pukul 16.00 wita tiba di Poso disambut langsung Wabup Poso Ir, Samburi, M.Si bersama anggota FKPD Poso, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Poso DR.Najamuddin, M.Ag, Ketua MUI Poso H.Arifin Tuamaka, Rektor Unsimar Poso, para pejabat dilingkup Pemda Poso, keluarga para jemaah haji dan undangan lainnya.


Wabup dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang atas kembalinya para jemaah haji asal kabupaten Poso yang telah melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekkah. Wabup juga meminta maaf atas kekurangan-kekurangan dalam pelaksanaan Ibadah haji tahun ini. Karena menurut wabup yang terus memantau pelaksanaan ibadah haji telah berupaya semaksimal mungkin bersama seluruh panitia haji lainnya termasuk dari kementerian Agama Kabupaten Poso serta Instansi terkait. 
Menutup sambutannya wabup mengharapkan para jemaah haji asal Poso yang nantinya kembali ke masyarakat untuk menjadi manusia-manusia yang baik, dapat mempertahankan predikat haji mabrur yang disandang para haji serta menjadi tauladan didalam bertutur, bertindak dan berbuat yang terbaik bagi kemajuan daerah menuju Kabupaten Poso Cerdas meraih adipura