Kam10192017

Last update12:46:39 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA BARUGA Keagamaan Peresmian Gereja Katolik, Kristus Raja Damai Wuasa

Peresmian Gereja Katolik, Kristus Raja Damai Wuasa

Tolerasi Adalah Perekat Utama Menuju Pembangunan yang Berkarakter dan Beriman. Wuasa, Lore Utara. 20-09-2017.

Peresmian Gereja Katolik, Kristus Raja Damai Wuasa Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso Propinsi Sulawesi Tengah,(20/9/17) berlangsung dengan meriah dan hikmat. 
Hadir dalam acara ini, 
Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu bersama FORKOPIMDA Kabupaten Poso dan didampingi oleh kepala-kepala OPD. Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Provinsi bersama anggota FORKOPIMDA Sulawesi Tengah. 



Hadir juga, Ketua Umum Majelis Sinode GKST, Uskup Keuskupan Manado Monsinyur Benedictus Estephanus Rolly Untu Msc. Para Pendeta dari Denominasi Gereja, Para Pastor dan Biarawan, Para Ustad, Kepala Binmas Kristen Kantor Agama, Camat Lore Utara, Kepala-kepala Desa di Kecamatan Lore Utara, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Panitia Pembangunan serta Segenap warga masyarakat, anggota Jemaat Katolik Kristus Raja Damai, dan para pewarta baik elektronik maupun cetak.


Bupati Poso dalam sambutannya mengingatkan bahwa pembangunan yang Cerdas adalah wujud dari toleransi. Cerdas karena membangun tana Poso sesuai dengan kebutuhan yang menjadi keinginan seluruh masyarakat. Kebersamaan ternyata mampu memberikan dampak dasyat terhadap tercapainya suatu tujuan. Hal ini terbukti dengan suka cita yang dirasakan oleh seluruh jemaat saat ini dengan diresmikannya Gereja Katolik Kristus Raja Damai. 


Bupati Poso melanjutkan, Gereja memiliki fungsi sosial dimana akan memberikan peran serta nyata dalam kemaslahatan masyarakat sekitar. Untuk itu diharapkan bagi kita sekalian agar selalu menjaga dan merawat gedung Gereja ini, sehingga setiap saat melalui peribadatan akan lebih meningkatkan kualitas Iman kita kepada Tuhan. Toleransi untuk kebebasan menjalankan ibadah setiap Agama adalah mutlak harus dilakukan, sehingga tujuan bersama untuk membangun Kabupaten Poso sebagai Kota CERDAS bisa terwujud. Mari terus menjaga kerukunan dan saling bergandengan tangan agar kita mampu menghadapi segala permasalahan dan menemukan solusi yang tepat. 


Selanjutnya melalui sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sangat mengapresiasi apa yang telah diperbuat oleh Bapak, Ibu sekalian para Jemaat Gereja Katolik Kristus Raja Damai yang ada di Wuasa sebagai upaya menguatkan ibadah Pelayanan, mudah-mudahan rumah ibadah yang akan diresmikan ini benar-benar dapat melayani kepada seluruh jemaatnya sebagai panggilan Tuhan. Selain memiliki fungsi utama sebagai rumah doa, keberadaan Gedung Gereja juga dapat dimanfaatkan dengan kegiatan kerohanian lainnya sebagai upaya pembinaan kehidupan umat untuk membentuk jemaat tangguh dalam menghadapi beragam pengaruh dan harus terus meningkatkan kebersamaan dan kerukunan sesama Umat Beragama. Kerukunam beragama harus tercermin jiwa toleransi dengan sesama dengan saling menghormati dan menghargai sekaligus memberi perhatian dan kepedulian kita pada sesama. Agar Sulteng yang maju, mandiri dan berdaya saing akan menjadi nyata. 


Bupati Poso bersama Asisten 1 Provinsi Sulawesi Tengah menekan tombol dan gunting pita sebagai tanda diresmikannya penggunaan Gereja Katolik Kristus Raja Damai dan menandatangani prasasti.
Mengakhiri lawatanya di Wuasa, 
Bupati Poso menyempatkan diri untuk berkunjung ke sekolah yamg mengalami kerusakan akibat Gempa dan menikmati keindahan alam padang Lembah Napu.