Jum09222017

Last update02:01:09 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA Olahraga Tawongan Adakan Balap Ketiting

Tawongan Adakan Balap Ketiting

alt
alt
  • Sebelumnya
  • 1 of 2
  • Selanjutnya

Memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-72 Tahun 2017, Persatuan Balap KONELO Tawongan, Kabupaten Poso, menggelar lomba Balap Ketinting, pada Sabtu (26/8/17). Kegiatan lomba ini diikuti oleh beberapa diantaranya Tim, diantaranya Tawongan Team, Prima Sentosa, Kayu Nyole team.


Sebanyak 20 Peserta adu kecepatan perahu diperairan teluk Poso-Tawongan. Kurang lebih 1500 meter jarak yang ditempuh para pembalap Ketinting ini untuk sampai ke garis Finish. Selama 10 menit berada dilintasan air, Peserta lomba harus menakhlukkan rintangan, tikungan dan arus laut.


Kegiatan berlangsung pagi hari dibuka secara resmi oleh Bupati Poso yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra M. Ari Pamungkas, SH, MH.
Dalam acara tersebut Bupati Poso turut didampingi oleh Kepala Dinas Kumperindag Kabupaten Poso, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Poso, Sekretaris Kelurahan Tawongan, Kepala SMP Negeri 3 Poso, Serta undangan lainnya. 


Dilokasi lomba para peserta nampak bersemangat memacu ketinting yang dikemudinya. Sementara warga yang menyaksikan peserta yang memacu ketintingnya terlihat bersorak-sorai memberi semangat. Masing-masing berusaha menyalip peserta lainnya.

Azis (60), warga asal Dusun Kalamalea, Kelurahan Madale mengaku senang menyaksikan lomba balap Ketinting ini. "Lomba balap Ketinting ini jarang diadakan, dalam kurun setahun belum tentu ada, jadi rugi kalo kita te datang manonton" kata Azis yang datang bersama istri dan kedua anaknya.
Bupati Poso dalam sambutan tertulisnya menyatakan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Panitia Pelaksana bahkan seluruh peserta yang turut meramaikan perlombaan, karena merupakan sebagai salah satu wujud kecintaan masyarakat khususnya para nelayan terhadap daerah kabupaten Poso yang memiliki potensi laut dan bahari yang luar biasa, dan harus dijaga bersama karena menjadi ajang tontonan dan hiburan yang menarik bagi seluruh masyarakat Poso yang menyaksikan ketangguhan dan kelincahan para Nelayan dan Para Peserta Lomba dalam menahkodai perahu yang digandeng dengan mesin Katinting.


Diakhir sambutannya Bupati Poso mengharapkan dengan adanya kegiatan Lomba balap Ketinting ini, Seluruh warga masyarakat Poso dapat lebih mencintai, dan menghargai profesi para nelayan serta menjaga Lautan dari segala bentuk pencemaran yang bisa merusak biota dan mahluk hidup yang mencadi mata pencaharian para nelayan.

Sementara Darman Mustapa selaku Ketua Panitia Pelaksana dalam sambutannya mengajak semua elemen bahwa melalui ajang Lomba balap ketinting dalam rangka memeriahkan HUT proklamasi kemerdekaan RI ke 72 Tahun ini untuk kita terus berbenah di segala bidang, mewujudkan nasionalisme, Patriotisme, membangun semangat kegotong royongan, kultur budaya yang kuat untuk mencapai sebuah kedaulatan dan menjunjung tinggi Pancasila.


Darman juga berharap kiranya kegiatan Lomba ini dapat terus dikembangkan sebagai olahraga rekreasi masyarakat Poso yang juga merupakan potensi wisata untuk Kabupaten Poso ke Depan, Karena Kabupaten Poso juga kaya akan Keindahan Alam dan budaya mampu menarik banyak wisatawan domestik maupun mancanegara untuk mengunjungi tempat wisata seperti halnya lomba ketinting ini, jika perlu harus menjadi kegiatan tahunan," katanya.
Perahu Ketinting dalam bahasa masyarakat Poso disebut "Duanga". Duanga adalah jenis perahu kayu yang panjangnya 1 ½ samapai 5 meter. Dilengkapi dengan mesin sebagai roda penggeraknya.
Ketinting sala satu lomba perahu tradisional yang cukup ekstrem . Pengemudi harus berani duduk di ujung perahu membelakangi baling-baling besi bermesin 5 1/2 PK . Diperlukan keterampilan, keberanian dan keahlian khusus, menjinakkan laju kecepatan perahu. semua peserta diwajibkan harus pandai berenang dan mengenakan Pelampung.
Kegiatan lomba hanya mengikutsertakan 1 kelas yaitu kelas Standar. Dipilihnya teluk Poso sebagai Wahana lomba, karena sangat strategis, tidak memiliki ombak besar yang dapat mengakibatkan perahu ketinting terbalik, , serta sesuai standar nasional.

Salah satu peserta lomba, Ajam (37) mengatakan, selain memperkenalkan kelotok atau perahu ketinting pada anaknya, sangat senang dapat ikut berpartisipasi memeriahkan HUT RI yang ke 72.


Dalam kompetisi ini berturut-turut dimenangkan oleh Tawongan 26 sebagai Juara 1, Tawongan 03 Juara 2, Prima Sentosa 29 Juara 3, Tawongan 01 pada posisi ke 4. Peserta yang juaraadalah rata-rata mendapatkan hadiah menarik, dan Piala dari Panitia Pelaksana. Kegiatan lomba ini berlangsung dengan aman, tertib, dan cukup meriah.