Sab08192017

Last update04:53:29 AM GMT

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel
Back Home BARUGA

Atraksi Heli Tempur Hingga Penghargaan Dari MURI Meriahkan Puncak HUT RI ke-72 Di Poso

Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-72 di Poso, Sulawesi Tengah berlansung hikmat, lancar, aman, dan meriah.altalt

Upacara perayaan tingkat Kabupaten Poso dipusatkan di lapangan Sintuwu Maroso Poso, pada Kamis (17/8/17).

Pada upacara tersebut Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu bertindak sebagai inspektur upacara, sedangkan Ketua DPRD Kabupaten Poso Ny. Elen Ester Pelealu, SE membacakan Naskah Proklamasi. Bertindak sebagai komandan upacara Kapten Inf. Moh. Ridho Sedangkan Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih dilaksanakan oleh Tim Diponegoro siswa-siswi SMA/SMK/MA baik Negeri maupun Swasta di Kabupaten Poso,Bertindak sebagai Komandan Paskibraka Lettu Razib Fibrian T, ST. HAN lulusan Akmil 2013 jabatan Danton II Kompi Senapan E Yonif 714/SM, Danton 17 Paskibraka Delanova Joshua Roosevel Tadjimo dari SMA Negeri 2 Poso Kota Selatan dan Danton 8 Paskibraka Aditya Prasetya Rambing dari SMA GKST 2 Tentena. Pembawa bendera Merah Putih Setvanie Pricylla Theresya Logugu siswi SMA N 2 Tentena dan petugas pembentang bendera Marzuki dari SMA Negeri 3 Poso sementara penarik bendera Sikanna dari SMA Negeri 2 Poso Kota selatan.

Usai prosesi upacara, Bupati Poso membacakan 5 pesan kepada agar seluruh warga masyarakat Poso, yang berbunyi : (1).Waspadalah terhadap setiap ideologi (paham yang bertentangan dengan pancasila, UUD 1945 dan NKRI,(2).Jadikanlah pancasila sebagai ideologi berbangsa dan bernegara, (3). NKRI adalah bentuk negara yang berdaulat yang harus dipertahankan hingga tetes darah yang terakhir, (4). Mari kita rawat kebhinekaan untuk saling menghormati perbedaan sebagai rahmat dan anugerah Tuhan Yang Maha Esa, (5). Jagalah Persatuan dan kesatuan, bina persaudaraan dalam suasana yang aman dan tertib menuju poso CERDAS (Ceria, Elok, Ramah, Damai, adil dan sejahtera).agar berjalan dengan lancar

Kemeriahan puncak peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72 tahun 2017 dimeriahkan atraksi kesenian yakni konfigurasi gebyar bendera merah putih,pelepasan ribuan balon merah putih ke udara, tarian massal sintuwu maroso yang dibawakan oleh kurang lebih 400 siswa siswi SMP, SMA, SMK negeri/Swasta se-kota poso membentuk konfigurasi HUT RI ke-72, dan gebyar konfigurasi merah putih ini ditampilkan sebagai manifestasi pendidikan karakter bangsa untuk pancasila, UUD 1945 dan NKRI serta drama kolosal bertema perjuangan, patriotisme, dan nasionalisme, dari Kodim 1307 Poso.

Selain itu kemeriahan puncak HUT RI ke-72 di Poso, menampilkan drum band SD Negeri 7 Poso, SMP Negeri 3 Poso dan dari SMA Negeri 1 Poso, serta penampilan dan atraksi dari TNI diantaranya aksi Heli Bell milik TNI AD yang terbang diatas peserta upacara dan melemparkan stiker bertema nasionalisme dan bendera.

Yang paling menggembirakan adalah penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Poso. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Manejer Muri Andre Purwandono kepada Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu atas pemasangan stiker sebanyak 27.817, yang merupakan simbol 72 tahun kemerdekaan RI, angka 8 menandakan bulan agustus dan angka 17 menandakan tahun 2017.

Menutup rangkaian upacara tersebut dilaksanakan penyerahan piagam penghargaan dan hadiah bagi pemenang lomba memperingati HUT Kmerdekaan RI ke-72, diantaranya lomba desa/kelurahan tingkat kabupaten poso, yang diraih oleh desa maliwuko kecamatan lage, juara 2 desa sedoa kecamatan lore utara, juara 3 mayakeli kecamatan pamona puselemba, untuk kategori kelurahan juara 1 gebang rejo barat kecamatan poso kota, juara 2 kelurahan ranononcu kecamatan poso kota selatan, juara 3 kelurahan sawidago kecamatan pamona utara, sementara penyerahan piagam penghargaan bagi kepala desa, kapolmas, babinsa desa tokorondo kecamatan poso pesisir yang membantu pemberantasan narkoba, penyerahan piagam penghargaan dari gubernur sulawesi tengah bagi koperasi berprestasi yang diraih oleh koperasi patagraha desa tambarana kecamatan poso pesisir utara, penyerahan piagam penghargaan dan hadiah berupa piala bagi tim paduan suara dinas koperasi, umkm dan perdagangan kabupaten poso atas prestasi meraih juara 1 lomba paduan suara antar dinas koperasi, umkm dan perdagangan tingkat propinsi sulawesi tengah dalam rangka hari ulang tahun koperasi ke-70 tahun 2017 yang dilaksanakan di kabupaten parigi moutong, penyerahan kartu indonesia sehat integrasi jamkesda kabupaten poso kepada masyarakat kurang mampu serta penyerahan remisi bagi 50 orang nara pidana rutan kelas II B poso. Penyerahan piagam penghargaan dan hadiah diserahkan oleh Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si, dan Forkopinda Kabupaten Poso.

Ribuan peserta hadir mengikuti upacara ini yang terdiri dari, Pasukan TNI, Polri, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Poso, Korpri, PNS, PGRI, Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Kepemudaan, Mahasiswa, Pelajar dan Pramuka. Ratusan undangan juga terlihat antara lain Pimpinan Forkompinda, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Poso, Rektor Unsimar Poso, Kisman Lantang, SE, M.Si, Plt. Sekretaris Daerah Drs. Joksan Lakukua, Para pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso,Tokoh Agama,Tokoh Pemuda serta Tokoh Wanita.

Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUt RI ke-72

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menghadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci Dalam Rangka Peringatan Ke-72 Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, bertempat di Taman Makam Pahlawan Kawua, 17/08/17.

altalt

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Dandim 1307 Poso Tetkol. Inf. Dody Triyo Hadi, S.Sos dan Komandan Upacara Kapten Inf. Asrar.

Dalam Teks apel kehormatan dan renungan suci dibacakan oleh Letkol Inf. Dody Triyo Hadi, S.Sos mengatakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik indonesia ke-72 tanggal 17 Agustus 2017 maka kami yang hadir pada hari ini kamis, 17 Agustus 2017 pukul 00.00 wita pada upacara mengenang arwah dan jasa para pahlawan nusa dan bangsa yang telah bersemayam di taman makam pahlawan nusa dan bangsa yang telah bersemayam di taman makam pahlawan ini sebanyak 58 orang yaitu angkatan bersenjata 57 orang, Pegawai Negeri Sipil 1 orang, Begitupun pahlawan yang tidak dikenal nama dan tempatnya, di kota-kota, di dusun-dusun, di lereng-lereng gunung, di lembah-lembah dan di dasar-dasar lautan kami menyatakan kehormatan dan kesucian pengorbanan saudara-saudara dalam mengabdi kepada perjuangan demi kebahagian nusa dan bangsa, kami bersumpah dan berjanji, perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami pula dan jalan kebaktian yang saudara-saudar tempuh adalah jalan bagi kami pula, kami berdo’a semoga arwah saudara-saudara diterima disisi Tuhan yang Maha Esa serta mendapat tempat yang sebaik-baiknya.

Acara dilanjutkan dengan mengheningkan cipta dipimpin oleh inspektur upacara Letkol Inf. Dody Triyo hadi, S.Sos dan peletakan karangan bunga, obor dan lilin-lilin dinyalakan di atas makam para pahlawan yang dilakukan oleh anggota pramuka.

Hadir dalam renungan suci Wakil Bupati Poso Ir. Samsuri, M.Si, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupatebn Poso, Rektor Unsimar Poso, Kisman Lantang, SE, M.Si, Para Asisten dan Staf Ahli Di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, Para Kepala OPD Kabupaten Poso, Personil TNI/Polri, Pol. PP, KNPI, Pramuka, dan Undangan lainnya. 

Gladi Kotor Terakhir Digelar Dilapangan Sintuwu Maroso Poso

Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-72 di Poso melaksanakan Gladi Kotor Upacara Hari Kemerdekaan RI yang ke-2 (terakhir) pada Senin (14/8/17) di Lapangan Sintuwu Maroso Poso usai melakukan apel pagi. Gladi Kotor ke-2 ini dilakukan sebelum pelaksanaan gladi bersih pertama yang rencananya akan digelar pada hari Selasa (15/7/17) esok pada pukul 08.00 wita.

altalt

alt

Gladi kotor kedua ini dipimpin oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Poso, Frits Sampurnama, SH, MH. Pada kesempatan tersebut Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu turut hadir untuk memantau semua prosesi.

Para peserta upacara turut yang terdiri dari Pimpinan OPD, karyawan-karyawati PNS, TNI-Polri, serta seluruh petugas upacara nampak mengikuti seluruh proses Gladi Upacara 17 Agustus. Sedangkan gladi bersih dalam rangka persiapan pelaksanaan upacara memperingati HUT RI ke-72 akan berlangsung 2 kali pada hari Selasa (14/8/17) dan Rabu (15/8/17).

Klik 2x pada gambar untuk memperbesar


Jutaan Bendera dan Umbul-umbul Semarakkan HUT RI Ke-72 Di Poso

alt\altalt

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sejak tanggal 1 Agustus 2017 di Poso, Sulawesi Tengah disemarakkan dengan bendera merah putih dan umbul-umbul. Hal ini terlihat dari pelosok hingga daerah perkotaan, disetiap rumah warga, perkantoran, dan sepanjang pinggiran jalan diseluruh daerah Kabupaten Poso

Pengibaran bendera merah putih dan umbul-umbul ini, dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-72 dan sebagai wujud partisipasi daerah Kabupaten Poso menyemarakkan Bulan Kemerdekaan yang ditetapkan pemerintah pusat.

Bahkan Pemerintah Kabupaten Poso juga menyemarakkannya dengan membagikan stiker yang ber-tagline “INDAH : Indonesia Dihatiku” serta bendera ikat kepada seluruh warga masyarakat.

“Pembagian stiker ini telah didaftarkan di rekor MURI oleh pemerintah derah kabupeten poso” ungkap Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu.

Klik 2x pada gambar untuk memperbesar

Dialog Kebangsaan "Merajut Kebersamaan Untuk Poso Damai Dalam Bingkai NKRI"

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, Menghadiri sekaligus menjadi nara sumber pada acara Dialog Kebersamaan yang diselenggarakan oleh Stasiun Radio RRI Palu dan dilangsungkan di halaman Batalyon 714 Sintuwu Maroso. Dihadiri juga oleh beberapa Nara Sumber lainnya, dalam Kegiatan ini : Pangdam XIII Merdeka, Kapolda Sulawesi Tengah, Tokoh Agama/Masyarakat serta diikuti oleh para perwakilan pemuda dari beberapa Kabupaten di Sulawesi Tengah.

altalt

Menurut Pangdam XIII Merdeka, sebagaimana pertanyaan para peserta yang sedang mengikuti kegiatan Bela Negara dan tergabung dalam Pemuda Sulawesi Tengah Bersatu, Mengenai eksistensi TNI/POLRI dalam menjaga kedamaian di wilayah Poso. TNI/POLRI bertugas berdasarkan aturan serta kondisi yang mengharuskan, sehingga harus cermat dilapangan. Eksistensi yang selama ini telah dibuktikan melalui operasi yang sedang dijalankan dan sudah banyak prestasi yang dicapai meski tidak semuanya harus diekspos.

Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan, sebagai Imbas dari konflik yang terjadi diberbagai tempat di Indonesia, mengakibatkan Poso juga sebagai wilayah yang secara strategis berada di tengah jalur darat dan terdiri dari berbagai suku, agama dan etnis serta budaya yang berbeda menjadi sasaran empuk bagi oknum yang tidak bertanggung jawab. Kelompok-kelompok yang ingin merusak kedamaian, secara sporadis melancarkan aksi-aksi dan efeknya sangat merugikan baik dari sisi ekonomi daerah maupun dari sisi kebersamaan.

Pertanyaan lain dari salah seorang peserta apel kebangsaan bernama Rahmat Joko, kenapa penanganan poso dari TNI baru sekarang di kerjakan secara maksimal. ditambahkan oleh peserta yang lain apakah bisa dana desa dialokasikan untuk kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kebangsaan. Asdar Sugianto menanyakan, ada DPO yang telah ditangkap dan dilepaskan kembali tanpa diproses, hal ini bisa membuat oknum tersebut kembali melakukan kejahatan yang sama.
Tanggapan Ganip Warsito, TNI bergerak berdasarkan situasi dan kondisi yang mengharuskan. Jika Negara berada dalam suatu kondisi darurat, maka saat itulah pelibatan TNI. Menyangkut Kedaulatan, Keutuhan dan Keselamatan maka TNI akan hadir disana untuk membela Negara. Narkoba, Radikalisme, Terorisme bahkan Korupsi itulah hal yang berpotensi untuk menghancurkan negara.
Sebagai Tokoh agama dan Tokoh masyarakat Kabupaten Poso (Ketua MUI Kabupaten Poso), terus mengupayakan kerja bersama. FKUB terus diioptimalkan kinerjanya untuk mendukung Pembangunan yang ada di kabupaten Poso, sehingga kedamaian dan kerukunan di wilayah Poso akan terus terjaga dengan baik.

Menurut Bupati Poso, penggunaan dana desa sudah ada alokasinya, seperti karang taruna dan kegiatan kepemudaan. Maka dapat digunakan juga untuk kegiatan bela negara yang tentunya harus atas dasar kesepakatan bersama seluruh warga masyarakat.

Ditambahkannya bahwa saat ini Kabupaten Poso tengah membangun kantor bersama untuk memaksimalkan kinerja tiga piklar desa, karena Pemerintah Daerah menyadari bahwa penguatan segala aspek penunjang Pembangunan, dimulai dari Desa.